episode 6 Kain Pembalut

"tubuhku terasa gerah, aku ingin mandi." Mala berguman sendiri."

Mala berusaha bangkit dari ranjangnya. Ia berjalan tertatih menuju kamar mandi yang ada didapur. Ia berniat untuk membersihkan tubuhnya.

"bang Roni kemana sih? kenapa belum pulang sedari tadi." ucapnya lirih. lalu melanjutkan niatnya untuk mandi.

setelah sampai didapur, Ia mengatur nafasnya. wajahnya pucat karena banyak mengeluarkan darah. Ia meraih daun pintu dan membukanya.

bau amis darah menusuk indra penciumannya. bau itu berasal dari selangkangannya.

"banyak sekali darah ini, kalau bukan darah sendiri bisa pingsan aku"ucapnya lirih.

Mala memiliki phobia terhadap darah. jika melihat darah terlalu banyak, Ia akan tiba-tiba pingsan.

"huuueek.." tiba-tiba Mala merasa mual mencium bau amis darah nifasnya. kepalanya mendadak pusing. Ia mempercepat mencuci pembalutnya yang sangat tebal, karena berupa kain sarung yang dilipat kecil. setiap kali Ia memerasnya akan menghasilkan darah yang bercampur air. lalu membuang air pencuciannya kedalam closet.

setelah selesai dengan pembalutnya. Ia mulai membersihkan tubuhnya yang terasa lengket, serta berkeramas.

setelah selesai, kini tubuhnya terasa segar. Ia keluar menggunakan handuk yang tergantung didinding kamar mandi.

Ia keluar dari kamar mandi, menuju kekamarnya. tampa Mala sadari, darah nifasnya menetesi dilantai, dari dapur menuju kamarnya.

sesampai dikamarnya, Ia menutup pintu kamar untuk berganti pakaian yang bersih.

****

Didapur, tampak sesosok makhluk berjenis wanita, bergaun putih dengan rambut tergerai panjang. wajahnya hancur dengan banyak luka dan aroma busuk. matanya merah menyala. gigi-giginya tak beraturan dengan taring yang tajam. kukunya panjang menjutai.

makhluk itu tampak antusias menjilati sisa darah yang tercecer dilantai. Ia begitu rakus. sehingga lantai itu bersih tanpa noda darah.

lalu Ia menghilang setelah mendengar seseorang mengucapkan salam.

****

"Assalammualaikum. dik..dik Mala." suara Roni yang menerobos masuk kedalam rumah.

Roni menuju dapur, dia mencium aroma sabun mandi dan shampo dari arah kamar mandi.

Roni mengecek isi kamar mandi. dan yidak mendapati apapun disana.

"heeemm..mungkin dik mala yang habis mandi." Roni membatin.

Ia lalu mengeluarkan kantong kresek yang dibawanya. Ia mulai memasak sayur sup dengan bahan-bahan yang dibelinya dari akang sayur.

saat sedang asyik memasak, Roni mencium bau amis darah, bercampur aroma busuk. Indra penciumannya, menuntunnya untuk menuingkap kolong meja dapur yang hanya ditutupi tirai.

"baunya berasal dati sini." ucap Roni, lalu ingin menuingkap tirai kolong meja dapur.

"bang Roni. baru balik bang?" ucap Mala yang tiba-tiba saja datang dari arah kamar.

Roni yang disapa dengan tiba-tiba, terkejut hingga tubuhnya tersentak.

"dik Mala ngagetin saja, hampir copot ne jantung." ucap Roni kepada istrinya dengan jantung yang masih berdetak kencang.

"maaf bang, Mala gak niat ngagetin abang kok." ucap Mala. dengan jujur.

"lagian abang nyariin apa sih dikolong meja dapur?" ucap Mala penasaran.

"tadi abang mencium bau amis darah yang membusuk dari kolong meja ini." jawab Roni menjelaskan.

"coba Mala periksa sini." ucap Mala berniat membantu.

"sudah, tidak usah, biar abang saja. kamu kan belum pulih." titah Roni kepada Istrinya.

Mala menuruti perintah suaminya. Ia memilih duduk dikursi plastik dekat meja makan.

saat Roni menyingkap dengan cepat tirai kolong meja, Ia tak menemui apapun disana.

wuuusss...desiran angin keluar dari balik tirai yang disingkap. aroma amis memenuhi ruangan dapur.

"bau apa ini ya bang?" tanya mala kepada suaminya.

"iya bau banget." ucap Roni menimpali.

"oooo..mungkin bekas pembalut Mala bang, tadi lupa untuk menjemurnya. mala ambil dulu dari kamar mandi" ucap Mala menjelaskan.

Mala bergegas kemar mandi, mengambil bekas pembalutnya, lalu menjemurnya dijemyran yang ada didekat sumur belakang.

"sebaiknya kulanjutkan memasak sup ini." Mala pasti lapar, dan perlu asupan gizi untuk memulihkan kondisi fisiknya." ucap Roni bersemangat.

****

"dik, yuuk makan, abang sudah siap masak ne." ucap Roni yang sudah menyiapkan makan siang.

"iya bang. Mala kesana." jawab nya .

Mala yang berbaring santai di kursi tamu, beranjak dari duduknya, menuju meja makan yang ada didapur.

"heeeemm..aromanya wangi banget bang. pasyi enak deh masakan abang." puji Mala kepada siaminya.

"iya dong sayang, apalagi memasaknya dengan cinta." jawab Roni seraya mencium kepala istrinya dengan penuh kasih sayang.

"yuuk makan, dah laper banget ne." ucap Mala denhan tersenyum.

"yuuuk.." balas Roni, lalu menggeser kursi dan menyantap masakannya.

****

hari menjelang maghrib, safak dilangit bagian barat tampak memerah. pertanda maghrib akan tiba.

beberapa saat kemudian, terdengar suara adzan yang begitu merdu, dari arah mesjid yang berjarak dua ratus meter dari rimah Mala.

"bang..bang Roni, bantuin Mala bang." teriak Mala dari dalam kamar.

"ada apa dik?" tanya Roni kepada istrinya.

"angkatin kain pembalut adik bang, tadi adik jemur dijemuran belakang dekat sumur." jawab Mala menjelaskan.

"emang gak ada pembalut lain?" tanya Roni kembali.

"Habis bang, dari pagi sampai sore sudah berganti tiga kali adik bang." jawab mala.

"iya. sebentar abang ambilin." balas Roni, lalu bergegas menuju pintu dapur dibagian belakang.

suasana diluar rumah sudah meremang. Roni menuju jemuran, menemukan kain bekas pembalut istrinya terbentang dan tertiup angin sepoi-sepoi, sehingga seperti sedang melambai-lambai.

"mungkin itu pembalutnya." Roni berguman sendiri.

saat akan meraih kain itu, tiba-tiba saja bulu kuduknya meremang. punggungnya seperti merasakan ada sesuatu yang menempel.

Roni bergegas meraih kain pembalut istrinya. lalu segera memasuki rumah.

"dik, ini kain pembalutnya." ucap Roni. lalu menyerahkan kain itu kepada istrinya.

"terimakasih yang bang." ucap Mala kepada suaminya.

Mala lalu melipat kain itu menjadi kecil, dan menjadikannya pembalut darah nifas.

wuuusss.. seperti ada desiran angin yang masuk kedalam rahimnya, bersamaan Ia memakai pembalutnya.

Terpopuler

Comments

Bunda Silvia

Bunda Silvia

emang itu cerita era apa ko kaya jamane aq SD pake kain buat nampung haid 🙈

2024-08-31

0

Isnaaja

Isnaaja

kalau aku lihat banyak darah suka pusing,terus mual.apa itu juga pobia?

2023-09-25

0

Yuli Eka Puji R

Yuli Eka Puji R

kenapa bapaknya mala ga tau ya apa ga mau bantu atas kemalangan anaknya biasanya dukun itu tau dan lebih jeli

2022-12-24

0

lihat semua
Episodes
1 episode 1 keguguran
2 episode 2 si mbok
3 episode 3 gosip menyebar
4 episode 4 fitnah keji
5 episode 5 Pov Bidan Sri
6 episode 6 Kain Pembalut
7 episode 7 Teror
8 episode 8 mbah karso
9 episode 9 Garam
10 episode 10 Tulang dan Kopi
11 Penumpang Gelap
12 Mimpi Buruk
13 Bunga Kenanga
14 Bangkai Burung Gagak
15 Sumur Belakang Rumah
16 Noda
17 PoV Roni
18 Sesaji
19 ilmu pukau dan obat pencahar
20 Pov REZA Siasat
21 Garis dua
22 eksekusi terhadap Rianti
23 Pengalihan Tumbal
24 kontraksi
25 Menjadi yang Tertuduh
26 Kecemburuan Roni
27 Lumpuh dan Dendam
28 Kunjungan Reza dan Nini Maru
29 Rianti
30 Secarik Kertas Pov Roni
31 Mira
32 Gunjingan
33 Kedatangan Hamdan
34 Kecemburuan Rianti
35 Pipa Air Pecah
36 Pohon Mangga
37 Licik
38 Pencerahan
39 Teror Nini Maru untuk Hamdan
40 Perdebatan
41 Hilangnya Nyawa
42 Tanpa Dosa
43 jum'at kliwon 1 suro
44 perdebatan tentang bunga kenanga
45 Arwah Mira
46 Lahirnya anak silang pov Nini Maru
47 Rianti dan kamar rahasia
48 Arwah Mira menghantui bidan Sri
49 Musibah Beruntun
50 Hilangnya Janin Mala
51 Bram dan Jayanti
52 Perjanjian Rianti dan Nini Maru
53 Jalanan Setapak
54 21 Tahun Kemudian
55 Bermimpi
56 Rey Si Tampang Menyeramkan
57 Seperti Pernah Merasakan
58 Mati Atau Berlutut.
59 Berselisih Arah
60 Darah yang mengalir ditubuh Satria
61 Kebal Hukum Pov Rey
62 Rasa Itu
63 Cinta Yang Pernah Hilang
64 Bisnis Gelap
65 Usaha Jayanti untuk pencabutan Skorsing Satria
66 Siapa Menyangka
67 Bertemu tanpa mengenal
68 Hilang
69 Mirna
70 Pulang Kampung
71 Bram
72 Misteri Shinta
73 Menjadi Kanibalisme
74 Menghilangnya Satu Tawanan
75 Reza Mengejar Mala
76 Kesalahan
77 Rey semakin menggila
78 kerangkeng besi untuk Rey
79 Tersebarnya Video Rianti
80 Mengirim Rey Ke Hutan
81 Satria dan Hadi Meretas
82 Bram Tak Pernah Kembali
83 pov Jayanti
84 Tes DNA
85 Nini Maru Menyasar Warga
86 Genderuwo menghebohkan penjara
87 Pak Bayu
88 Rey Menangkap Warga
89 Sate Gagak
90 Shinta
91 Penemuan kaki Palsu
92 Pov Rey
93 Perhatian Bayu
94 Bertemu Dokter Fadly
95 Mencari Kebenaran
96 Hasil yang Mengejutkan
97 Hadi
98 Pengakuan Jayanti
99 Layu Sebelum Berkembang
100 Mencapai kemurnian
101 Setelah 40 hari dan perjalanan yang menyeramkan
102 Mencari Rianti
103 Roni Berhalusinasi
104 Kurang Peka
105 Kehadiranmu
106 Saling Bingung
107 pengakuan
108 Bayangan Hitam
109 Pemujaan Pov Nini Maru
110 Dendam Lama
111 Pertempuran Ghaib
112 Warisan Leluhur
113 Rianti Binasa Dalam Kesesatan
114 Pewaris Tahta dan Harta
115 Balada Cinta Suci Gadis Yang Ternoda
116 Luka parah Pov Nini Maru
117 Pertemuan
118 Kesesatan yang Nyata
119 Resign
120 Tentang Rasa
121 Salah Faham
122 Tuntutan
123 Jawaban Hati
124 Senandung Cinta Mirna
125 Pengajuan
126 Lamaran
127 Terpana
128 Undangan Makan Malam
129 Pernikahan dan keputusan
130 Awal Kehancuran
131 Sesaji Pertama.
132 Membuntuti.
133 Perjalanan
134 Awal
135 Merindukan masa itu
136 Dua Pria Tampan
137 Titisan Yang Menghilang
138 siluet
139 Draft
140 kehamilan Shinta
141 Draft
142 Pengintai
143 Sesaji
144 sesaji bag2
145 Tersenggol
146 Draft
147 Rumah itu
148 Foto itu
149 Paksaan
150 Mengorbankan
151 Aroma Daging Segar
152 Daging Merah
153 Draft
154 Draft
155 Petaka Memakan Ayam Bakar Sesaji
156 Pov Mala
157 Ketika Cinta Shinta di Uji
158 Draft
159 Harapan
160 Renovasi
161 Mencari
162 Dia
163 draft
164 Draft
165 Draft
166 Draft
167 draft
168 draft
169 draft
170 Draft
171 draft
172 Belenggu Rindu Terlarang
173 Pintu Yang Lain
174 Wasiat
175 Kebingungan
176 Hilang Arah
177 Amarah
178 Hilang
179 Simpati atau Kesempatan
180 Dua Karakter
181 Susuatu
182 Hamdan
183 pengobatan Shinta
184 Terseret
185 Sampai
186 Lemari Itu
187 Suasana saat kembali
188 Misteri Seikat Bunga
189 Berontak
190 Darah
191 Pertolongan
192 Mengalihkan
193 Tiba-Tiba.
194 Meminta Ijin
195 Perjalanan Ke Hutan Terlarang
196 Perjalanan Ke Hutan Larangan 2
197 Pernyataan
198 Rey
199 Kehampaan
200 Sebuah Tamparan
201 Berangkat Ke Kota
202 Pejalanan 3
203 Perjalanan 4 Gadis Cantik Mistetius
204 Misteri Bukket Lili Putih
205 Misteri Buket lili-2
206 Kegelisahan
207 Perjalanan ke Hutan larangan-5 Terjebak di Istana siluman Ular
208 Terjebak Di Istana Siluman Ular
209 Terjebak diIstana Siluman-2
210 Penantian Tak berujung
211 Bertemu Peri Bergaun Biru-2
212 Senandung Cinta Mirna Semakin Dekat
213 Merasakan
214 Keributan
215 Keributan-2
216 Keributan-3
217 Keributan-4
218 Keributan-5 Pov Nini Maru
219 Perjalanan ke hutan larangan-6
220 Perjalanan ke hutan Larangan-7
221 Goa
222 Goa-2
223 Goa-3
224 Goa-4
225 Goa-5
226 Goa-6
227 Konspirasi
228 Konspirasi-2
229 Pernikahan Tak Terduga
230 Terasa Kaku
231 kaku-2
232 Serba Salah
233 Serba Salah-2
234 Serbah Salah-3
235 Goa-7
236 Goa-8
237 Goa-9
238 Pertemuan
239 Pertemuan-2
240 Pertemuan-3
241 Kaget
242 Kaget-2
243 Kaget-3
244 Kaget-4
245 Kaget-5
246 Kaget-6
247 Kaget-7
248 Kaget-8
249 Goa-10
250 Goa-11
251 Goa-12
252 Perjalanan Pulang
253 Perjalanan Pulang-2
254 Masalah Besar
255 Masalah Besar-2
256 Kepulangan-3
257 Dilema-1
258 Dilema-2
259 Dilema-3
260 Dilema-4
261 Dilema-5
262 Dilema-6
263 Perbincangan Warga
264 Pindah Rumah
265 Janji Suci dan Petaka
266 The End
267 Kuntil season2
Episodes

Updated 267 Episodes

1
episode 1 keguguran
2
episode 2 si mbok
3
episode 3 gosip menyebar
4
episode 4 fitnah keji
5
episode 5 Pov Bidan Sri
6
episode 6 Kain Pembalut
7
episode 7 Teror
8
episode 8 mbah karso
9
episode 9 Garam
10
episode 10 Tulang dan Kopi
11
Penumpang Gelap
12
Mimpi Buruk
13
Bunga Kenanga
14
Bangkai Burung Gagak
15
Sumur Belakang Rumah
16
Noda
17
PoV Roni
18
Sesaji
19
ilmu pukau dan obat pencahar
20
Pov REZA Siasat
21
Garis dua
22
eksekusi terhadap Rianti
23
Pengalihan Tumbal
24
kontraksi
25
Menjadi yang Tertuduh
26
Kecemburuan Roni
27
Lumpuh dan Dendam
28
Kunjungan Reza dan Nini Maru
29
Rianti
30
Secarik Kertas Pov Roni
31
Mira
32
Gunjingan
33
Kedatangan Hamdan
34
Kecemburuan Rianti
35
Pipa Air Pecah
36
Pohon Mangga
37
Licik
38
Pencerahan
39
Teror Nini Maru untuk Hamdan
40
Perdebatan
41
Hilangnya Nyawa
42
Tanpa Dosa
43
jum'at kliwon 1 suro
44
perdebatan tentang bunga kenanga
45
Arwah Mira
46
Lahirnya anak silang pov Nini Maru
47
Rianti dan kamar rahasia
48
Arwah Mira menghantui bidan Sri
49
Musibah Beruntun
50
Hilangnya Janin Mala
51
Bram dan Jayanti
52
Perjanjian Rianti dan Nini Maru
53
Jalanan Setapak
54
21 Tahun Kemudian
55
Bermimpi
56
Rey Si Tampang Menyeramkan
57
Seperti Pernah Merasakan
58
Mati Atau Berlutut.
59
Berselisih Arah
60
Darah yang mengalir ditubuh Satria
61
Kebal Hukum Pov Rey
62
Rasa Itu
63
Cinta Yang Pernah Hilang
64
Bisnis Gelap
65
Usaha Jayanti untuk pencabutan Skorsing Satria
66
Siapa Menyangka
67
Bertemu tanpa mengenal
68
Hilang
69
Mirna
70
Pulang Kampung
71
Bram
72
Misteri Shinta
73
Menjadi Kanibalisme
74
Menghilangnya Satu Tawanan
75
Reza Mengejar Mala
76
Kesalahan
77
Rey semakin menggila
78
kerangkeng besi untuk Rey
79
Tersebarnya Video Rianti
80
Mengirim Rey Ke Hutan
81
Satria dan Hadi Meretas
82
Bram Tak Pernah Kembali
83
pov Jayanti
84
Tes DNA
85
Nini Maru Menyasar Warga
86
Genderuwo menghebohkan penjara
87
Pak Bayu
88
Rey Menangkap Warga
89
Sate Gagak
90
Shinta
91
Penemuan kaki Palsu
92
Pov Rey
93
Perhatian Bayu
94
Bertemu Dokter Fadly
95
Mencari Kebenaran
96
Hasil yang Mengejutkan
97
Hadi
98
Pengakuan Jayanti
99
Layu Sebelum Berkembang
100
Mencapai kemurnian
101
Setelah 40 hari dan perjalanan yang menyeramkan
102
Mencari Rianti
103
Roni Berhalusinasi
104
Kurang Peka
105
Kehadiranmu
106
Saling Bingung
107
pengakuan
108
Bayangan Hitam
109
Pemujaan Pov Nini Maru
110
Dendam Lama
111
Pertempuran Ghaib
112
Warisan Leluhur
113
Rianti Binasa Dalam Kesesatan
114
Pewaris Tahta dan Harta
115
Balada Cinta Suci Gadis Yang Ternoda
116
Luka parah Pov Nini Maru
117
Pertemuan
118
Kesesatan yang Nyata
119
Resign
120
Tentang Rasa
121
Salah Faham
122
Tuntutan
123
Jawaban Hati
124
Senandung Cinta Mirna
125
Pengajuan
126
Lamaran
127
Terpana
128
Undangan Makan Malam
129
Pernikahan dan keputusan
130
Awal Kehancuran
131
Sesaji Pertama.
132
Membuntuti.
133
Perjalanan
134
Awal
135
Merindukan masa itu
136
Dua Pria Tampan
137
Titisan Yang Menghilang
138
siluet
139
Draft
140
kehamilan Shinta
141
Draft
142
Pengintai
143
Sesaji
144
sesaji bag2
145
Tersenggol
146
Draft
147
Rumah itu
148
Foto itu
149
Paksaan
150
Mengorbankan
151
Aroma Daging Segar
152
Daging Merah
153
Draft
154
Draft
155
Petaka Memakan Ayam Bakar Sesaji
156
Pov Mala
157
Ketika Cinta Shinta di Uji
158
Draft
159
Harapan
160
Renovasi
161
Mencari
162
Dia
163
draft
164
Draft
165
Draft
166
Draft
167
draft
168
draft
169
draft
170
Draft
171
draft
172
Belenggu Rindu Terlarang
173
Pintu Yang Lain
174
Wasiat
175
Kebingungan
176
Hilang Arah
177
Amarah
178
Hilang
179
Simpati atau Kesempatan
180
Dua Karakter
181
Susuatu
182
Hamdan
183
pengobatan Shinta
184
Terseret
185
Sampai
186
Lemari Itu
187
Suasana saat kembali
188
Misteri Seikat Bunga
189
Berontak
190
Darah
191
Pertolongan
192
Mengalihkan
193
Tiba-Tiba.
194
Meminta Ijin
195
Perjalanan Ke Hutan Terlarang
196
Perjalanan Ke Hutan Larangan 2
197
Pernyataan
198
Rey
199
Kehampaan
200
Sebuah Tamparan
201
Berangkat Ke Kota
202
Pejalanan 3
203
Perjalanan 4 Gadis Cantik Mistetius
204
Misteri Bukket Lili Putih
205
Misteri Buket lili-2
206
Kegelisahan
207
Perjalanan ke Hutan larangan-5 Terjebak di Istana siluman Ular
208
Terjebak Di Istana Siluman Ular
209
Terjebak diIstana Siluman-2
210
Penantian Tak berujung
211
Bertemu Peri Bergaun Biru-2
212
Senandung Cinta Mirna Semakin Dekat
213
Merasakan
214
Keributan
215
Keributan-2
216
Keributan-3
217
Keributan-4
218
Keributan-5 Pov Nini Maru
219
Perjalanan ke hutan larangan-6
220
Perjalanan ke hutan Larangan-7
221
Goa
222
Goa-2
223
Goa-3
224
Goa-4
225
Goa-5
226
Goa-6
227
Konspirasi
228
Konspirasi-2
229
Pernikahan Tak Terduga
230
Terasa Kaku
231
kaku-2
232
Serba Salah
233
Serba Salah-2
234
Serbah Salah-3
235
Goa-7
236
Goa-8
237
Goa-9
238
Pertemuan
239
Pertemuan-2
240
Pertemuan-3
241
Kaget
242
Kaget-2
243
Kaget-3
244
Kaget-4
245
Kaget-5
246
Kaget-6
247
Kaget-7
248
Kaget-8
249
Goa-10
250
Goa-11
251
Goa-12
252
Perjalanan Pulang
253
Perjalanan Pulang-2
254
Masalah Besar
255
Masalah Besar-2
256
Kepulangan-3
257
Dilema-1
258
Dilema-2
259
Dilema-3
260
Dilema-4
261
Dilema-5
262
Dilema-6
263
Perbincangan Warga
264
Pindah Rumah
265
Janji Suci dan Petaka
266
The End
267
Kuntil season2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!