hatinya saat ini begitu menggila, Ia melihat Mala yang berjalan tanpa busana menuju kamar mandi yang berada didapur.
pohon mangga menjadi tempat pengintainnya, pandangannya menembus jendela kaca dapur. namun sesaat, hatinya perih, mendapati Roni suami Mala yang juga membuntuti dari arah belakang.
Reza mengepalkan tinjunya, pohon mangga berukuran besar, yang ukurannya tak mampu dipeluk dua orang dewasa menjadi saksi kepedihan hatinya. dengan geram, Reza meninjukan kepalan tangannya kepohon mangga.
Ia berjalan menyusuri jalanan setapak disemak belukar. jalanan itu hanya Ia saja yang mengetahuinya dan melewatinya setiap saat akan mengintai keberadaan Mala.
Reza sampai dirumahnya. rumah mewah nan megah berlantai tiga. Ia termasuk orang yang jutawan di desa itu. Ia memiliki usaha RAM (tempat penampungan jual-beli kelapa sawit sebelum dijual ke pabrik). usahanya mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ia memiliki harta yang melimpah. namun setelah kematian Istrinya saat keguguran, Ia terus menduda selama 13 tahun lamanya.
sepertinya Ia sedang menanti seseorang, yang tidak pernah tau kapan akan datang.
usaha yang dilakoni Reza tidak membatasi aktivitasnya, karena ada orang-orang kepercayaannya, yang menjalankan usahanya.
Ia membuka sebuah kamar yang terdapat di lantai tiga. tidak ada seorangpun yang boleh masuk kedalam kamar itu, selain dirinya.
Ia hanya tinggal sendirian dirumah mewah nan megah itu. pembantu rumah tangga hanya datang sesaat saja, setelah menyelesaikan pekerjaannya, mereka langsung pulang. begitu juga dengan tukang kebun dan supir. jika Reza memerlukan jasa supir, Ia tinggal menelefonnya saja, tanpa harus tinggal dirumahnya.
Ia melangkah masuk kedalam kamar itu, menguncinya, lalu menghidupkan saklarnya. tampak suasana kamar itu sangat menyeramkan, sebuah alat-alat mistis terdapat disitu. ada keris, dupa, dan sesaji yang setiap malam jum'at kliwon selalu disajikannya. dan disalah satu dinding kamar itu, terdapat foto wajah wanita cantik, yaitu foto Mala.
Reza menyalakan dupa, mulutnya berkomat kamit membaca mantra, memanggil sesuatu. pria tampan tersebut memejamkan matanya, berkonsentrasi penuh, lalu Ia mengucapkan sesuatu..
"Nini Maru..Nini Maru.. datanglah, aku memanggilmu. aku telah menyediakan sesaji untukmu. ada daging burung gagak nan lezat untukmu." ucap Reza dengan mata terpejam.
[wuuuussshhh...] bayangan putih yang menyerupai asap tiba-tiba saja datang dihadapan Reza. makhluk berjenis kelamin wanita itu, berdiri menyeringai kepada Reza. rambutnya yang panjang dan kusut, serta jemari yang berukuran panjang keriput dengan kuku yang tajam. makhluk itu merangkak, menghampiri sesaji yang disediakan oleh Reza.
Ia menghisap sari dari sesaji tersebut. bola matanya besar dan melebar, menatap nanar kepada Reza, bau busuk memenuhi ruangan kamar itu. namun sepertinya Reza sudah terbiasa dengan aroma busuk tersebut.
Tangan keriput dengan jemari ceking nan keriput, membelai rambut Reza, Ia seperti mengucapkan terimakasih, karena Reza merawatnya dengan benar.
"ada apa kamu memanggilku cucuku." ucap makhluk menyeramkan itu dengan nada berat.
mendengar suaranya saja rasanya ingin pingsan jika orang normal melihatnya, apalagi dengan wujudnya.
Reza menghadap kepada Makhluk itu dengan santai, tidak ada rasa ketakutan sedikitpun diwajahnya. sepertinya Reza telah mengikat persekutuan dengan makhluk menyeramkan itu.
"aku menginginkan dia Ni.. aku tak mampu lagi terus menerus menahan hasratku." ucap Reza dengan wajah sendu. makhluk menyeramkan itu membelai wajah Reza, Ia merasakan apa yang dirasakan Reza saat ini. rasa sakit hati yang begitu dalam.
"bukankah kemarin kau telah menodainya? apakah itu tak cukup bagimu?" ucap Makhluk yang dipanggil Nini oleh Reza.
"aku menginginkan lebih dari itu. aku sangat menggilainya. aku cemburu Nini, jika melihatnya bercumbu dengan suaminya." ucap Reza lirih.
makhluk itu memandangi Reza dengan seksama. Ia mengerti apa yang ada didalam benak Reza.
"aku akan membantumu" ucap Makhluk itu dengan nada berat, namun membuat mata Reza berbinar dan memberikan secercah harapan.
wajahnya semakin cerah.
"apa yang harus aku lakukan Ni?" ucap Reza tak sabar.
makhluk itu semakin menyeringai, Ia merasa menang karena manusia yang bersekutu dengannya semakin jauh masuk kedalam jurang kesesatan. makhluk itu semakin menjerumuskan manusia yang tipis imannya, demi memuaskan hasrat dunianya.
"aku akan memberikanmu ilmu pukau, dimana korbanmu tidak akan mampu melawan jika Ia tersadar, namun jika kondisi tertidur, Ia akan sulit bangun dan membuka matanya, korbanmu akan sadar jika telah kamu meninggalkannya." ucap Makhluk itu dengan nada kemenangan . Ia berhasil memperdaya anak Adam kedalam kesesatan.
"dengan ilmu itu aku dapat melakukan apa saja terhadap Mala, Ni?" ucap Reza menggebu.
"ya, bahkan kau akan awet muda, jika meminum madu miliknya setelah selesai bercinta dengannya." ucap makhluk itu menjelaskan.
Reza yang mendengarkan penuturan makhluk itu semakin terpedaya dengan hasutan iblis yang semakin bersorak kemenangan.
"lalu bagaimana dengan suaminya, Ni? malam ini suaminya berada dirumah, bagaimana caranya agar suaminya keluar rumah?" ucap Reza. meminta solusi kepada makhluk laknat tersebut.
"itu urusanmu, carilah cara agar tidak terlihat mencolok" ucap Makhluk itu.
Reza mengangguk, Ia telah menemukan siasat untuk mengatur rencananya malam ini.
"tapi ini semua tidak gratis..!" ucap Makhluk itu, meminta imbalan.
"apa yang Nini inginkan?" ucap Reza. penasaran.
makhkluk itu kembali menyeringai, merasa Reza sudah terpedaya.
"aku ingin kamu membuahi rahim Mala, dan janin itu serahkan kepadaku, seperti biasanya." ucap Makhluk menyeramkan.
"tetapi mengapa harus buah dari janinku? bukankah selama ini, janin yang kuserahkan hasil hubungan dengan suaminya?" ucap Reza penasaran.
selama dua belas tahun belakangan ini, setiap janin Mala yang gugur adalah tumbal dari peliharaan Reza. karena Reza tidak rela jika ada keturunan yang lahir dari buah Roni. Ia sangat membenci Roni. karena Ia merasa, Roni-lah penyebab Ia gagal mendapatkan Mala sang pujaan hatinya.
"tetapi Nini ingin merasakan bagaiamana rasanya janin yang kau buahi, hasil hubungan haram, dari orang yang telah bersekutu denganku" ucap Makhluk itu menyeringai. memaksa Reza menyetujui keinginannya.
"tetapi, sore tadi mereka baru saja bercinta, bisa saja itu nanti hasil pembuahan suaminya" ucap Reza lirih.
"tenang saja, aku sudah mengunci rahim Mala untuk suaminya, sehingga tidak akan pernah terjadi kehamilan, dan aku akan membuka kembali rahimnya untukmu, saat kau bercinta dengannya." ucap Makhluk itu.
Reza mengangguk setuju. Ia menyusun siasat yang sudah ada dibenaknya. dimulai dengan mengerjai mbah karso. pria paruh baya itu harus merasakan sakit yang dirasakannya. karena Mbah karso pernah menolak lamarannya saat itu.
**
ingatan Reza kembali ke masa 13 tahun silam. dimana saat itu, Ia datang kerumah mbah Karso untuk melamar Mala gadis pujaannya. Reza sebenarnya pria yang baik, berwajah tampan. dan memiliki bentuk tubuh yang sempurnah.
namun takdir berkata lain, keinginan untuk mempersunting gadis pujaannya kandas sudah, karena mbah Karso bersumpah tidak akan pernah menerimanya menjadi menantu, hanya karena ayah Reza juga seorang dukun hitam yang sama dengan mbah Karso. persaingan sesama dukun hitam menjadi penghalang bagi cintanya.
Reza putus asa, lalu Ia menikahi gadis yang sama sekali tak Ia cintai. gadis itu menjadi pelampiasan syahwatnya saja. namun cintanya tetap tertuju pada Mala.
namun naas, nasib wanita yang menjadi istri Reza itu kurang beruntung, Ia meninggal saat keguguran. dan Reza lebih memilih menduda, bukan karena cintanya terhadap istri yang telah meninggal, tetapi karena menunggu Mala. ambisinya untuk mendapatkan Mala semakin besar.
setahun setelah kematian Istrinya, hatinya semakin patah, karena mendapati Roni menikahi Mala, Ia semakin terpuruk. lalu terdengar isu, bahwa mbah Karso bertaubat, Ia membuang semua ilmu hitam yang dianutnya, bahkan membuang peliharaannya, berupa iblis dalam wujud wanita mengerikan.
Reza menemui ayahnya, meminta bantuan ayahnya, agar peliharaan mbah Karso yang telah dibuang, dapat dialihkan ke padanya, untuk membalaskan dendamnya. ayahnya menyetujui, lalu membuat ritual ghaib yang membuat persekutan buhul antara Nini Maru dan Reza.
setelah persekutuan itu terjalin, Reza merasa puas, karena setiap saat Mala hamil, janinnya selalu keguguran, dan janin itu dipersembahkan kepada Nini Maru sebagai balasan persekutuan.
Namun, membuat Mala tidak memiliki keturunan belum membuatnya merasa puas. kecantikan Mala yang tak pernah luntur, membuatnya semakin gila. Ia ingin merasakan hangatnya madu cinta milik Mala.
lalu Ia berhasil mendapatkannya malam itu. dan kini Ia ingin mengulanginya lagi, dengan meminta bantuan Nini Maru. setelah merasakan hangatnya madu cinta milik Mala, Ia semakin candu, bahkan dia berniat mencelakai Roni, agar kelak Ia mendapatkan Mala seutuhnya.
apalagi kini, mbah Karso sudah tidak memiliki kekuatan apapun. semua kesaktiannya telah Ia lepaskan. Reza akan dengan mudah mengalahkannya.
"Mala...aku tak sabar menunggu malam ini." ucap Reza lirih.. diiring gelak tawa Nini Maru, yang membuat bulu kuduk siapa saja akan meremang jika mendengarnya. lalu Makhuk itu menghilang bersamaan dengan tawanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 267 Episodes
Comments
Ronati Pertiwi
Reza memang biafap
2025-03-09
0
Mimik Pribadi
Ooohhh!! jadi biang kerok pemilik hantu dan yng menumbalkan janin itu jga orng yng sama dngn yng menggagahi Mala,,,,,kasian bngt Mala
2023-11-08
1
Josss
josssss
2022-10-16
3