BAB 17. Kejahilan Pandu

Viara tersenyum menatap punggung Andra yang sudah semakin masuk kedalam pos dan kembali melamun tentang cintanya pada Andra. Namun lamunan Viara seketika buyar saat mendengar seseorang berbicara dengannya

"Lagi ngapain dek" Tanya Pandu

"Astaghfirullah abang!!! ucapkan salam dulu sebelum berbicara kali" ucap Viara mengelus dadanya

"Hehehh Assalamu'alaikum adek"

"Walaikumsalam abang, abang darimana? Kok bawa jambu air sama mangga?" Tanya Viara menatap kantung kresek di tangan Pandu

"Ohh ini dikasih sama pak dimas, habis tangkap ular besar di kebunnya tadi" Ucap Pandu sambil memikirkan sesuatu untuk gadis di depannya

"Kebun pak dimas?" Tanya Viara sedikit cemas

"Iyah dek,kebun yang dibelakang rumah dinas adek. Ularnya ada dua dek, satu berhasil ditangkap dan satunya lepas dek" kata Pandu mencoba menakuti Viara

"Lepas? Terus kemana ularnya bang?" Tanya Viara ketakutan. Pandu yang melihat seorang anak lelaki memainkan ular mainan di samping teras rumah dinas Viara mengedipkan matanya pada anak itu. Anak itu yang mengerti maksud Pandu berjalan mendekati Viara dan meletakkan ular mainan dilantai tepat dibelakang Viara

"Di belakang adek" mendengar ucapan Pandu, Viara berbalik perlahan-lahan dan terperanjat kaget melihat ular tepat dibelakang kakinya

"Astagfirullah Abang!!!!" Teriak Viara ketakutan meremas tangan Pandu dengan kencang

"Ya ampun dek, nggak ada ular disitu kok" Ucap Pandu menahan tawa

"Beneran bang? Tapi tadi ada ular" kata Viara dengan suara bergetar

"Coba lihat sendiri" kata Pandu menyeringai. Viara memberanikan diri untuk melihat ke belakang dan benar saja ular disana sudah tidak ada lagi

"Loh tapi disini tadi ada ular bang, adek nggak bohong" ucap Viara ketakutan berusaha menyakinkan Pandu

"Kalau memang ada dimana dek?" Tanya Pandu menahan tawa melihat wajah ketakutan Viara. Pandu memainkan matanya pada anak yang bersembunyi di balik teras agar anak itu segera pergi.

Sementara Viara hanya terdiam dalam ketakutannya. Dia meremas ujung bajunya dan menundukkan pandangannya karena merasa malu pada bang Pandu

"Tapi aku yakin disini tadi ada ular" batin Viara mengontrol ketakutannya

"Kenapa dek?" Tanya Pandu lembut

"Nggak Apa-apa bang" jawab Viara berusaha tersenyum pada Pandu

"Yaudah ke pos abang yuk, kita buat rujak dengan jambu dan mangga ini" ajak Pandu

"Baik bang" jawab Viara mengenggam tangan Pandu dan berjalan disampingnya. Pandu tertegun merasa detak jantungnya semakin cepat ketika tangan Viara menyentuh dan mengenggam tangannya

"Ada apa ini? Apa aku punya penyakit jantung yah?" batin Pandu sambil menahan dadanya merasakan debar jantungnya

Setelah sampai didalam pos, Viara mendudukkan dirinya di lantai karena masih dilanda ketakutan, sementara Pandu langsung ke dapur untuk mencuci buahnya.

Andra yang melihat wajah ketakutan Viara dari arah dapur lalu mengambil air dan berjalan menghampirinya

"Dek, ada apa? Kok kayak takut gitu mukanya. Ini minumlah dulu" ucap Andra menyodorkan air yang langsung diteguk oleh Viara

"Kamu ini dek, kayak habis lihat hantu aja" ucap Andra mengelus punggung Viara

"Bang.. Bang... " lirih Viara ketakutan

"Ada apa dek?" Tanya Andra lembut

"Disini aman kan? Nggak ada ular disini kan?" Tanya Viara mengenggam tangan Andra

"Disini aman dek, adek tenang aja yah nggak ada ular disini" kata Andra mengelus puncak kepala Viara. Viara menyunggingkan senyumannya menatap wajah Andra sedekat ini setelah terpisah dan tidak pernah lagi menatap matanya selama 8 tahun. Viara ingin sekali memeluk tubuh pria di depannya meluapkan rindu yang selama ini terpendam,namun Viara menahan niatnya agar rencananya tidak gagal nanti

"Terimakasih yah bang" ucap Viara sambil tersenyum

"Sama-sama dek. Daripada adek bengong disini mending ke dapur yuk, kita memasak bersama" ajak Andra diangguki Viara sambil tersenyum. Andra membantu Viara berdiri dan mengenggam tangannya sambil berjalan bersama ke dapur

Di dapur, sudah ada 4 orang prajurit termasuk Pandu yang tengah mengiris buah. Viara segera bergabung dengan para prajurit dan mulai membantu mengolah bahan makanan yang tersedia. Viara sangat senang bahkan tertawa mendengar candaan sertu Bayu dan sertu bagas, mereka berdua adalah prajurit yang ramah dan juga sangat baik bagi Viara

Sementara Andra terus mengamati Viara yang duduk disampingnya sambil tersenyum,begitu juga dengan Pandu yang sesekali melirik kearah Viara yang menyiapkan makanan di piring bersama Andra

"Gadis yang baik dan juga unik" gumam Pandu

______

"Ayo semuanya makan dulu" ajak Andra pada semua personilnya. Mendengar panggilan Danru mereka, para prajurit mulai berdatangan di ruang tengah dan duduk berjejer. Para prajurit mulai menyendokkan makanan di piring mereka dan menyantapnya dengan lahap. Sementara Viara yang duduk disamping Andra tengah menyendokkan makanan di piringnya

"Dek, boleh ambilkan ikan bakarnya nggak untuk abang" pinta Andra karena jarak piring ikan bakar jauh darinya

"Ini bang, dimakan yah" ucap Viara meletakkan pirinpg ikan bakar di depan Andra. Mereka pun makan bersama dengan khidmat, hanya suara dentingan sendok yang terdengar di ruangan itu

"Loh dek, adek nggak makan ikan bakar?" Tanya Andra

"Nggak usah bang, ini cuman cukup untuk abang-abang lainnya" jawab Viara ramah

"Yaudah kita makan bareng yuk dek, kita bagi dua ikannya yah, abang nggak tega lihatin kamu nggak makan ikan bakar. Kan kamu yang bantu abang bakar ikannya tadi" Ucap Andra memasukkan daging ikan di mulut Viara. Viara menyunggingkan senyumnya dan menganggukkan kepalanya pada Andra. Andra membalas senyuman Viara dan kembali memakan ikan bakarnya sambil memperhatikan gadis disampingnya

Sedangkan Pandu yang sejak gadis mengamati dua orang di depannya bmerasa sedikit kesal pada Andra yang terus menatap gadis disampingnya

"Kalau makan ikan itu perhatikan ikannya, bukan gadis di sampingmu" gerutu Pandu dalam hati

"Uhuk.. Arghh" ringis Andra yang tertelan tulang ikan

"Astaghfirullah abang" ucap Viara cemas dan segera mengambilkan air untuk Andra, begitu juga dengan prajurit lainnya yang cemas melihat Andra

"Diminum bang, pelan-pelan" ucap Viara mengelus tengkuk Andra yang tengah meneguk segelas air

"Masih nyangkut tulangnya bang?" Tanya Viara

"Iyah dek argh" ringsis Andra. Viara segera menggumpalkan nasi di piringnya dan langsung dimasukkan kedalam mulut Andra

"Jangan dikunyah bang, langsung ditelan nasinya" perintah Viara menyentuh tengkuk Andra. Andra mengikuti ucapan Viara untuk menelan nasi itu, dan benar saja tulang yang tersangkut di tenggorokannya sudah tidak ada lagi. Andra menatap wajah Viara yang berjarak sangat dekat dengannya, begitu juga dengan Viara yang menatap Andra dalam diam.

"Mata ini,seolah mata cemas ini pernah aku lihat" batin Andra menatap lekat mata Viara

"Ekhhmmmm" Pandu yang jengah dengan kedekatan keduanya berdehem dan membuyarkan tatapan mata keduanya

"Makanya makan itu diperhatikan bang, jangan asal makan aja" ucap Pandu sedikit kesal

"Yah enak sih, jadinya nggak diperhatikan tulangnya" sangkal Andra sambil tersenyum.

"Sudah-sudah bang, ayo lanjutkan lagi makannya" perintah Viara pada semua prajurit

Setelah makan bersama dan membersihkan semua piring bekas makanan, kini semua prajurit kembali ke aktivitas normal mereka. Sementara Viara masih berdiri dengan perasaan was-was di depan pos tentara, menatap horor pada jalanan di depannya

"Aduh bagaimana ini, aku pulang nggak yah? Nanti ada ular tadi bagaimana?" batin Viara cemas sambil mondar-mandir

"Ada apa dek? Lihat hantu lagi?" Tanya Andra

"Nggak lihat hantu bang, adek hanya takut balik sendiri" Ucap Viara sambil tersenyum

"Mau dianterin dek?" tawar Andra

"Mau sih bang, tapi takut merepotkan abang. Kan rumahnya cuman di depan sana" Ucap Viara

"Nggak Apa-apa, sebentar abang panggilin Pandu dulu yah, abang harus ketemu kepala desa malam ini soalnya" kata Andra lembut

"Ohh boleh bang" balas Viara tersenyum. Tak berselang lama, Pandu keluar dari dapur dan berjalan menghampiri Viara

"Kenapa dek? Takut pulang sendiri yah" goda Pandu

"Nggak lah bang, kan jaraknya dekat dari sini. Tapi adek masih takut sama ular itu bang" jawab Viara mengontrol rasa khawatrinya

"Hahha yaudah sini abang antar" ucap Pandu mengenggam tangan Viara dan berjalan bersamanya. Viara segera menghampiri Pak dimas yang kebetulan lewat di depan rumahnya

"Ehh pak, maaf sebelumnya apa ular yang lepas itu sudah ditangkap pak?" Tanya Viara cemas. Pak Dimas yang melihat isyarat Pandu yang berdiri dibelakang Viara mengerti dan mulai menjawab pertanyaan Viara

"Iyah neng, ularnya masih berkeliaran" ucap pak Dimas membuat Pandu tersenyum senang. Viara berlari cepat masuk ke rumahnya sambil ketakutan setengah mati dan meninggalkan dua orang itu

"Terimakasih yah pak" Ucap Pandu senang

"Sama-sama bang, tapi apa nggak apa-apa bohongin neng nya tadi, takutnya nanti terjadi Apa-apa" ucap pak Dimas sedikit khawatir

"Nggak usah khawatir pak, saya yakin gadis tadi akan baik-baik saja. Jika terjadi sesuatu maka saya yang akan bertanggung jawab" jawab Pandu santai

"Baiklah bang, saya permisi" ucap pak Dimas segera berlalu meninggalkan Pandu

"Gadis yang manis, sepertinya aku punya hobi baru sekarang"

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

Suryani Syafar

Suryani Syafar

lanjut

2022-07-20

0

Maya Puspita

Maya Puspita

semoga Andra cepat mengetahui klau itu viaranya

2022-07-20

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Awal Pertemuan
2 BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3 BAB 3. Dasar Anak Muda
4 BAB 4. Ketakutan Viara
5 BAB 5. Peluru Beracun
6 BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7 BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8 BAB 8. Menjagamu
9 BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10 BAB 10. Menantimu Selalu
11 BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12 BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13 BAB 13. Aku Menemukanmu
14 BAB 14. Gadis Yang Baik
15 BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16 BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17 BAB 17. Kejahilan Pandu
18 BAB 18. Maafkan Aku Viara
19 BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20 BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21 BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22 BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23 BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24 BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25 BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26 BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27 BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28 BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29 BAB 29. Kelapa Muda
30 BAB 30. Takut Kehilanganmu
31 BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32 BAB 32. Calon Suami??
33 BAB 33. Demam
34 BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35 BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36 BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37 BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38 BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39 BAB 39. HUT Desa S
40 BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41 BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42 BAB 42. Kebakaran
43 BAB 43. Dokter Menyebalkan
44 BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45 BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46 BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47 BAB 47. Takdir Cintaku
48 BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49 BAB 49. Belajar Mencintaimu
50 BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51 BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52 BAB 52. Jebakan Kiara
53 BAB 53. Karena Ulah Kiara
54 BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55 BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56 BAB 56. Tertembak Peluru
57 BAB 57. Pemenang Dihatiku
58 BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59 BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60 BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61 BAB 61. Wanita Pilihanku
62 BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63 BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64 BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65 BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66 BAB 66. Mencemaskanmu
67 BAB 67. Foto Skandal
68 BAB 68. Dengarkan Aku
69 BAB 69. Kuatkan Langkahku
70 BAB 70. Hati Yang Rapuh
71 BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72 BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73 BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74 BAB 74. Pesan Terakhirku
75 BAB 75. Tegar
76 BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77 BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78 BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79 BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80 BAB 80. Kediaman Maheswara
81 BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82 BAB 82. Hari Bahagia
83 BAB 83. Datang Bulan
84 BAB 84. Aku Milikmu
85 BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86 BAB 86. Membantu Warga
87 BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88 BAB 88. Debat
89 BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90 BAB 90. Permainan Putar Botol
91 BAB 91. Transaksi Ilegal
92 BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93 BAB 93. Salah Paham
94 BAB 94. Wanita Terbaik
95 BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96 BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97 BAB 97. Panggilan Negara
98 BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99 BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100 BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101 BAB 101. Perang Didepan Mata
102 BAB 102. Nyawa Di Peluru
103 BAB 103. Bu Danki Sayang
104 104. Untuk Kamu
105 BAB 105. Kakek Darman
106 BAB 106. Naik Pangkat
107 BAB 107. Janin Kembar
Episodes

Updated 107 Episodes

1
BAB 1. Awal Pertemuan
2
BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3
BAB 3. Dasar Anak Muda
4
BAB 4. Ketakutan Viara
5
BAB 5. Peluru Beracun
6
BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7
BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8
BAB 8. Menjagamu
9
BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10
BAB 10. Menantimu Selalu
11
BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12
BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13
BAB 13. Aku Menemukanmu
14
BAB 14. Gadis Yang Baik
15
BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16
BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17
BAB 17. Kejahilan Pandu
18
BAB 18. Maafkan Aku Viara
19
BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20
BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21
BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22
BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23
BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24
BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25
BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26
BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27
BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28
BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29
BAB 29. Kelapa Muda
30
BAB 30. Takut Kehilanganmu
31
BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32
BAB 32. Calon Suami??
33
BAB 33. Demam
34
BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35
BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36
BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37
BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38
BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39
BAB 39. HUT Desa S
40
BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41
BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42
BAB 42. Kebakaran
43
BAB 43. Dokter Menyebalkan
44
BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45
BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46
BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47
BAB 47. Takdir Cintaku
48
BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49
BAB 49. Belajar Mencintaimu
50
BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51
BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52
BAB 52. Jebakan Kiara
53
BAB 53. Karena Ulah Kiara
54
BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55
BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56
BAB 56. Tertembak Peluru
57
BAB 57. Pemenang Dihatiku
58
BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59
BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60
BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61
BAB 61. Wanita Pilihanku
62
BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63
BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64
BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65
BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66
BAB 66. Mencemaskanmu
67
BAB 67. Foto Skandal
68
BAB 68. Dengarkan Aku
69
BAB 69. Kuatkan Langkahku
70
BAB 70. Hati Yang Rapuh
71
BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72
BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73
BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74
BAB 74. Pesan Terakhirku
75
BAB 75. Tegar
76
BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77
BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78
BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79
BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80
BAB 80. Kediaman Maheswara
81
BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82
BAB 82. Hari Bahagia
83
BAB 83. Datang Bulan
84
BAB 84. Aku Milikmu
85
BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86
BAB 86. Membantu Warga
87
BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88
BAB 88. Debat
89
BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90
BAB 90. Permainan Putar Botol
91
BAB 91. Transaksi Ilegal
92
BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93
BAB 93. Salah Paham
94
BAB 94. Wanita Terbaik
95
BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96
BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97
BAB 97. Panggilan Negara
98
BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99
BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100
BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101
BAB 101. Perang Didepan Mata
102
BAB 102. Nyawa Di Peluru
103
BAB 103. Bu Danki Sayang
104
104. Untuk Kamu
105
BAB 105. Kakek Darman
106
BAB 106. Naik Pangkat
107
BAB 107. Janin Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!