BAB 13. Aku Menemukanmu

"Hati-hati yah nak, jaga diri baik-baik disana. Jika kamu sudah sampai segera hubungi bunda yah" ucap Hana memeluk putrinya yang akan segera pergi mewujudkan impiannya

"Iyah bunda, Viara akan merindukan ayah sama bunda selalu. Tunggu Viara pulang yah nanti" Kata Viara membalas pelukan ibunya

"Iyah sayang. Bunda akan selalu mendoakanmu dari sini. Pergilah nak, kapalmu akan segera berlayar" ucap Hana menghapus air matanya dan tersenyum kepada putri kesayangannya

"Iyah bunda. Assalamu'alaikum bunda, ayah" ucap Viara menyalami kedua tangan orang tuanya

"Walaikumsalam sayang" balas keduanya serentak sambil melambaikan tangannya pada Viara yang berjalan menaiki kapal

"Bismillah, semoga disetiap langkahku ini ada jalan bahagia yang ditakdirkan Tuhan untukku sebelum aku pergi untuk Menghadap-nya" gumam Viara menatap langkah kakinya

Setelah kapal yang dinaikinya telah berlayar, Viara pergi ke depan kapal dan menikmati indahnya pemandangan yang disinari cahaya senja

"Sungguh indah ciptaan-Mu ya Allah, aku selalu berpikir apakah besok aku masih diberi kesempatan untuk menikmati keindahan ini" batin Viara menjatuhkan air matanya

"Hei sobat, kenapa kamu menangis?" Tanya seorang wanita yang termasuk peserta yang lolos seperti Viara

"Ahh tidak, aku hanya mengagumi indahnya ciptaan Tuhan" Ucap Viara sambil tersenyum

"Kau benar, belum tentu esok hari kita bisa menikmati indahnya ciptaan Tuhan seperti ini" ucap gadis itu diangguki oleh Viara

"Ngomong-ngomong siapa namamu? Perkenalkan namaku ila" Tanya wanita itu menyodorkan tangannya yang disambut oleh viara

"Salam kenal ila, namaku Viara"

"Wah nama yang indah. Kita bisa berteman baik setelah ini" ucap ila dan mulai mencari tema pembicaraan. Ila adalah gadis yang ceria dan juga ramah. Oleh karena itu Viara sangat mudah untuk akrab dan berteman dengannya. Selama Berhari-hari berada di kapal, Viara dan ila selalu menghabiskan waktu bersama mulai dari makan, bermain, tidur dan menikmati waktu senja, semua itu mereka lakukan bersama. walaupun Viara dan ila mulai terbuka, namun Viara tetap menyembunyikan penyakit yang dideritanya kepada orang lain. Bukan karena Viara tak mau diperhatikan, tapi Viara takut akan membebani pkiran orang-orang terdekatnya. Cukup dokter Citra dan Tasya saja yang tahu semua rahasia yang dijaganya selama ini

______________

Setelah menempuh perjalanan selama 5 hari diatas air, mereka melanjutkan perjalanan kembali melewati jalanan darat menuju ke daerah penempatan. Viara tak henti-hentinya menyunggingkan senyumnya melihat pemandangan sawah dan lebatnya hutan hijau yang mereka lewati, sedangkan teman-temannya yang lain tak henti-hentinya mengoceh karena kondisi jalan yang belubang dan juga terjal

"Aduh, ini jalan atau apa sih? Di dalam ini sudah seperti gempa bumi" kesal Syifa

"Iya nih, punggungku sakit karena sejak tadi jalannya nggak ada yang mulus" balas Ila ikut menggerutu

"Seperti apa yah nasib kita disana?" Tanya Syifa cemas

"Entahlah, yang pasti harus tetap nikmati pekerjaan itu setahun. Mau resikonya apapun harus kita jalani"

"Sudah-sudah, daripada ribut mending kita nyanyi bareng aja. Biar nggak kerasa waktu perjalannya" Ujar Devan mulai memainkan gitarnya. Semua orang dalam bus mulai bernyanyi bersama mengikuti nada gitar yang dimainkan Devan, sedangkan Viara segera maju ke depan dan duduk disamping kursi pengemudi

"Loh nak, kenapa nggak ikutan nyanyi bareng teman-temannya? Perjalannya masih jauh loh"

"Nggak apa-apa pak, saya hanya ingin melihat pemandangan dan jalan-jalan yang kita lewati saat ini" balas Viara tersenyum

"Nak, kamu sakit yah? Wajahmu sangatlah pucat" Tanya pak sopir sambil memperhatikan jalanan

"Saya nggak apa-apa pak, mungkin hanya kelelahan saja" sangkal Viara mencoba tersenyum, sedangkan dalam dadanya kembali mengalami sesak yang membuatnya sedikit kesulitan bernafas. Viara segera merogoh tasnya dan mulai menggunakan alat bantu pernapasan. Setelah nafasnya kembali normal, Viara yang kelelahan akhirnya tertidur pulas disepanjang jalan

______________

"Viara, ayo bangun" ucap Ila menepuk pipi Viara yang masih terlelap. Viara yang merasa ada yang menepuk pipinya perlahan-lahan membuka mata dan melihat wajah cemas Ila

"Ada apa ila?" Tanya Viara dengan suara serak khas bangun tidur

"Kita sudah sampai Viara, maaf membangunkanmu. Ayo kita turun. Panitia sudah ada di luar" ucap Ila membantu Viara untuk turun dari bus.

Setelah semua guru telah berkumpul, panitia memberi arahan agar para guru segera masuk ke rumah yang disediakan kepala desa untuk mereka beristirahat malam ini sebelum tinggal di rumah dinas mereka

"Sebaiknya kalian segera beristirahat malam ini. Besok kalian harus mengahadiri acara serah Terima dan penyambutan dari warga desa ini" ucap Panitia memberi perintah yang di anggukan oleh para guru.

Ila segera memapah Viara untuk masuk ke rumah yang ditempati mereka malam ini

"Apa kamu sakit Viara? Kenapa wajahmu sangatlah pucat" Tanya ila cemas

"Aku nggak apa-apa kok, hanya kecapean aja" balas Viara tersenyum

"Yaudah kau istirahat dulu yah, aku menemui teman-teman didepan. Jika kau ingin bergabung segera menyusul yah"

"Oke ila". Ila tersenyum dan segera keluar kamar untuk bergabung dengan teman-temannya yang tengah bercengkrama bersama kepala desa

"Ya Tuhan ku, aku telah sampai di tempat dimana dia berada, maka janganlah kau cabut nyawaku dulu ya Allah, izinkan aku hidup lebih lama lagi agar aku bisa mengumpulkan pundi-pindi kebaikan sebelum aku kembali. Izinkan aku bertemu dengannya ya rabb. Permudahkan jalanku" gumam Viara memohon

__________

Keesokan paginya, Viara terbangun dengan senyuman yang menghiasi wajahnya. Hari ini adalah hari yang dia tunggu-tunggu setelah 8 tahun. Setelah shalat subuh, Viara segera keluar rumah dan berjalan-jalan di sekitar rumah kepala desa

"Alhamdulillah, aku masih diberi nafas sampai hari ini. Udaranya sangat segar disini" gumam Viara menghirup udara pagi pedesaan dan meregangkan otot-ototnya.

"Permisi bu Viara, apakah teman-teman anda sudah bangun?" Tanya panitia

"Sepertinya mereka belum bangun pak. Coba bapak cek dulu" ucap Viara mempersilahkan pak panitia untuk masuk ke rumah itu. Pak panitia mengetuk pintu setiap kamar dan mulai memberitahu alasannya datang sepagi ini

"Kalian harus segera bersiap karena acaranya akan segera dimulai. Para warga sudah berdatangan di balai desa" ucap panitia membuat semua guru itu menganga

"Tapi pak, ini masih jam 6 pagi" ucap Devan tak percaya

"Jangan samakan pedesaan dengan kota. Daripada banyak bertanya segeralah bersiap-siap karena setelah acara selesai, kami harus segera kembali ke kota" lanjut panitia

"Baik Pak" jawab semuanya serentak dan mulai bersiap-siap menhadiri acara serah terima mereka.

"Aduuhh aku bahkan belum tidur genap 2 jam" kata Devan yang diangguki teman sekamarnya

"Loh kenapa?" Tanya Viara

"Banyak nyamuk viara, kakiku sampai gatal-gatal nih"

"Benar, sepertinya mereka bahagia menyambut kedatangan kita"

"Kasian... Ayo segeralah bersiap, sebelum kita dihujani kata-kata tegas panitia"

________

Setelah semuanya siap, mereka berjalan kaki menuju Balai Desa yang jaraknya tidak terlalu jauh dari penginapan mereka. Disana terlihat banyak sekali warga desa yang datang sejak tadi. Selain para guru, ada juga beberapa perawat dan bidan yang bertugas di desa ini yang akan menghadiri acara serah terima juga.

Dada Viara berdebar-debar saat melihat sekumpulan tentara yang menjaga keamanan sehingga dia semakin mengenggam tangan ila erat

"Kenapa Viara? Kenapa tegang?"

"Ahh nggak apa-apa kok" balas Viara tersenyum. Setelah memasuki balai desa, acara serah terima pun dimulai. Acara pertama diawali dengan sambutan dari kepala desa, TNi dan juga polri. Setelah itu dilanjutkan dengan acara pengenalan diri dari para guru dan juga bidan yang baru datang dan bertugas disini

Mereka berdiri menghadap masyarakat dan mulai memperkenalkan diri. Setelah para bidan dan perawat selesai memperkenalkan diri, tiba giliran pada guru untuk memperkenalkan diri

"Assalamu'alaikum semua, perkenalkan nama saya Viara, saya berasal dari kota B, provinsi Sulawesi ******** saya guru mata pelajaran matematika" Teman-teman Viara juga melakukan hal yang sama dengan memperkenalkan diri dan daerah asal mereka.

Setelah memperkenalkan diri, semua warga bertepuk tangan sehingga suara riuh mereka memenuhi ruangan itu. Viara terus mengedarkan pandangannya di semua orang yang menghadiri acara itu untuk mencari sosok yang dirindukannya selama ini. Viara menatap para tentara satu persatu namun sosok yang dicarinya tidak dia temukan di mana-mana

"Dimana dia? Kenapa dia tidak ada disini" batin Vian menahan air matanya sambil terus mengedarkan pandangannya. Tak berselang lama, terlihat beberapa tentara dan polisi yang baru masuk kedalam balai desa.

Viara mengenali dua orang tentara yang baru masuk itu, namun kedua tentara itu bukanlah sosok yang Viara cari. Mata Viara beralih menatap punggung seorang tentara yang tengah bercengkrama dengan polisi. Saat tentara itu beralik badan, Viara mengembangkan senyumnya dan menjatuhkan air mata melihat tentara itu. Tentara yang selalu dirindukannya selama ini, sosok yang dicintainya meski tak pernah lagi menatap matanya, dan sosok yang ingin dia temui sebelum ajal menjemputnya.

Andra adalah nama yang indah didalam hatinya, nama yang selalu terucap di ribuan doa yang dia langitkan bersama sujudnya

"Aku menemukanmu"

Bersambung......

Terpopuler

Comments

Maya Puspita

Maya Puspita

lanjut thor

2022-07-18

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Awal Pertemuan
2 BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3 BAB 3. Dasar Anak Muda
4 BAB 4. Ketakutan Viara
5 BAB 5. Peluru Beracun
6 BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7 BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8 BAB 8. Menjagamu
9 BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10 BAB 10. Menantimu Selalu
11 BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12 BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13 BAB 13. Aku Menemukanmu
14 BAB 14. Gadis Yang Baik
15 BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16 BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17 BAB 17. Kejahilan Pandu
18 BAB 18. Maafkan Aku Viara
19 BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20 BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21 BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22 BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23 BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24 BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25 BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26 BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27 BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28 BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29 BAB 29. Kelapa Muda
30 BAB 30. Takut Kehilanganmu
31 BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32 BAB 32. Calon Suami??
33 BAB 33. Demam
34 BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35 BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36 BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37 BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38 BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39 BAB 39. HUT Desa S
40 BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41 BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42 BAB 42. Kebakaran
43 BAB 43. Dokter Menyebalkan
44 BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45 BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46 BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47 BAB 47. Takdir Cintaku
48 BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49 BAB 49. Belajar Mencintaimu
50 BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51 BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52 BAB 52. Jebakan Kiara
53 BAB 53. Karena Ulah Kiara
54 BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55 BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56 BAB 56. Tertembak Peluru
57 BAB 57. Pemenang Dihatiku
58 BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59 BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60 BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61 BAB 61. Wanita Pilihanku
62 BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63 BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64 BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65 BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66 BAB 66. Mencemaskanmu
67 BAB 67. Foto Skandal
68 BAB 68. Dengarkan Aku
69 BAB 69. Kuatkan Langkahku
70 BAB 70. Hati Yang Rapuh
71 BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72 BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73 BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74 BAB 74. Pesan Terakhirku
75 BAB 75. Tegar
76 BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77 BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78 BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79 BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80 BAB 80. Kediaman Maheswara
81 BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82 BAB 82. Hari Bahagia
83 BAB 83. Datang Bulan
84 BAB 84. Aku Milikmu
85 BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86 BAB 86. Membantu Warga
87 BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88 BAB 88. Debat
89 BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90 BAB 90. Permainan Putar Botol
91 BAB 91. Transaksi Ilegal
92 BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93 BAB 93. Salah Paham
94 BAB 94. Wanita Terbaik
95 BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96 BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97 BAB 97. Panggilan Negara
98 BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99 BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100 BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101 BAB 101. Perang Didepan Mata
102 BAB 102. Nyawa Di Peluru
103 BAB 103. Bu Danki Sayang
104 104. Untuk Kamu
105 BAB 105. Kakek Darman
106 BAB 106. Naik Pangkat
107 BAB 107. Janin Kembar
Episodes

Updated 107 Episodes

1
BAB 1. Awal Pertemuan
2
BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3
BAB 3. Dasar Anak Muda
4
BAB 4. Ketakutan Viara
5
BAB 5. Peluru Beracun
6
BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7
BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8
BAB 8. Menjagamu
9
BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10
BAB 10. Menantimu Selalu
11
BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12
BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13
BAB 13. Aku Menemukanmu
14
BAB 14. Gadis Yang Baik
15
BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16
BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17
BAB 17. Kejahilan Pandu
18
BAB 18. Maafkan Aku Viara
19
BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20
BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21
BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22
BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23
BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24
BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25
BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26
BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27
BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28
BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29
BAB 29. Kelapa Muda
30
BAB 30. Takut Kehilanganmu
31
BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32
BAB 32. Calon Suami??
33
BAB 33. Demam
34
BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35
BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36
BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37
BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38
BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39
BAB 39. HUT Desa S
40
BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41
BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42
BAB 42. Kebakaran
43
BAB 43. Dokter Menyebalkan
44
BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45
BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46
BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47
BAB 47. Takdir Cintaku
48
BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49
BAB 49. Belajar Mencintaimu
50
BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51
BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52
BAB 52. Jebakan Kiara
53
BAB 53. Karena Ulah Kiara
54
BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55
BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56
BAB 56. Tertembak Peluru
57
BAB 57. Pemenang Dihatiku
58
BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59
BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60
BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61
BAB 61. Wanita Pilihanku
62
BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63
BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64
BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65
BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66
BAB 66. Mencemaskanmu
67
BAB 67. Foto Skandal
68
BAB 68. Dengarkan Aku
69
BAB 69. Kuatkan Langkahku
70
BAB 70. Hati Yang Rapuh
71
BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72
BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73
BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74
BAB 74. Pesan Terakhirku
75
BAB 75. Tegar
76
BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77
BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78
BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79
BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80
BAB 80. Kediaman Maheswara
81
BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82
BAB 82. Hari Bahagia
83
BAB 83. Datang Bulan
84
BAB 84. Aku Milikmu
85
BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86
BAB 86. Membantu Warga
87
BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88
BAB 88. Debat
89
BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90
BAB 90. Permainan Putar Botol
91
BAB 91. Transaksi Ilegal
92
BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93
BAB 93. Salah Paham
94
BAB 94. Wanita Terbaik
95
BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96
BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97
BAB 97. Panggilan Negara
98
BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99
BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100
BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101
BAB 101. Perang Didepan Mata
102
BAB 102. Nyawa Di Peluru
103
BAB 103. Bu Danki Sayang
104
104. Untuk Kamu
105
BAB 105. Kakek Darman
106
BAB 106. Naik Pangkat
107
BAB 107. Janin Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!