BAB 14. Gadis Yang Baik

Panitia segera menghampiri para abdi negara yang baru masuk itu untuk berkenalan dengan para guru tersebut. Andra segera memanggil anggotanya dan berjalan bersama-sama menghampiri para guru untuk memperkenalkan diri.

Mereka saling lempar senyum dan berjabat tangan serta memperkenalkan diri.

Ketika Andra berdiri tepat didepan Viara, mata mereka beradu pandang dan saling menyunggingkan senyum. Jantung Viara berdegup kencang saat akan menyambut uluran tangan Andra padanya.

Dengan tangan gemetar, Viara memegang tangan Andra dan mulai menyebutkan namanya serta daerah asalnya. Andra tertegun mendengar nama Viara dan ingin sekali bertanya banyak tentang Viara, namun karena banyaknya pasukan yang mengantri dibelakangnya, akhirnya Andra hanya tersenyum pada Viara berjalan melewatinya. Sementara Viara terperangah dengan apa yang baru saja terjadi di depannya

"Apa dia sudah melupakanku?" Batin Viara bertanya-tanya.

"Aku akan mencobanya pada tentara yang satu ini. Semoga dia tidak melupakanku" batin Viara menjabat tangan tentara di depannya

"Perkenalkan nama saya Viara, saya berasal dari daerah........"

"Hai salam kenal, perkenalkan nama saya Pandu" Ucap Pandu. Pandu terdiam menatap Viara cukup lama, setelah itu Pandu tersenyum manis pada Viara dan kembali melewatinya sehingga Viara kembali bertanya-tanya

"Astaghfirullah, kenapa mereka tidak mengenaliku? Apa wajahku telah berubah jauh dari wajahku saat remaja dulu. Mengapa bang Andra dan Pandu sama sekali tidak mengenaliku" batin Viara khawatir.

Viara melihat tentara di depannya yang juga Viara kenali

"Bahaya jika tentara yang satu ini juga Melupakanku" batin Viara mulai mejabat tangan tentara di depannya

"Hai perkenalkan namaku..... "Ucap Viara terputus karena tentara di depannya langsung memotong ucapannya

"Viara, kau berasal dari daerah...... Dan anak dari paman Vian" jawab iqbal tepat

"Alhamdulillah kau masih mengenaliku, kupikir kau telah melupakanku" Ucap Viara bernafas lega

"Hahah, tidak mungkin aku melupakanmu Ara" ucap Iqbal melakukan tos pertemanannya bersama Viara hingga keduanya tertawa bersama.

Setelah semua acara selesai, Viara dan teman-temannya segera berjalan pulang menuju rumah dinas mereka. Para tentara juga berjalan bersama mereka karena pos mereka terletak tepat di depan rumah dinas para guru.

Telihat jika Viara dan Iqbal tengah berjalan beriringan di depan para guru dan juga para tentara yang berjalan pulang bersama keduanya

"Kak, bisakah kakak menjaga rahasiaku. Tolong kakak Jangan menceritakan darimana asalku dan siapa aku ketika ada teman-teman kakak yang bertanya tentangku pada kakak" pinta Viara sedikit berbisik

"Emang kenapa Ara?" Tanya Iqbal bingung

"Ada sesuatu yang harus kulakukan. Jika saatnya tiba nanti akan aku ceritakan pada kakak. Turuti permintaanku yah kak" bujuk Viara memelas

"Hahah, sifatmu yang seperti ini belum juga hilang yah. Baiklah akan ku rahasiakan semua tentangmu pada teman-temanku" balas Iqbal mengusap puncak kepala Viara. Mereka berdua kembali bercengkrama dan tertawa bersama hingga mengabaikan teman-teman mereka yang memperhatikan keduanya sejak tadi.

Setelah berjalan kaki selama 15 menit, kini mereka telah sampai di rumah dinas masing-masing dan para tentara juga telah kembali ke pos mereka.

"Kalau kau perlu sesuatu, atau apapun itu segera hubungi kakak yah, kakak harus segera kembali ke pos kakak" kata iqbal

"pos kakak bukan di depan sana yah?" Tanya Viara

"Bukan Ara, pos kakak ada di desa sebelah. ingat pesan kakak yah"

"Iyah kak" balas Viara sambil tersenyum dan melambaikan tangannya pada iqbal

"Hei Viara, siapakah tentara itu? Kalian terlihat sangat akrab" Tanya Syifa

"Dia sahabatku sewaktu kami kecil Ila" jawab Viara sambil tersenyum

"Apa dia sudah memiliki kekasih?" Tanya Syifa kembali

"Kenapa hayo? Kalau nggak ada kenapa?" Tanya Ila

"Alhamdulillah Kalo nggak ada" cengir Syifa

"Hahaha kalian ini, ayo masuklah. Kita harus mempersiapkan semuanya" tutur Viara diangguki oleh kedua rekannya

"Alhamdulillah aku bisa menemuinya hari ini. Tapi kenapa dia tidak mengenaliku. Apakah dia telah menemukan orang yang baru?" guman Viara sedikit khawatir.

Untuk menghilangkan rasa khawatirnya, Viara keluar dari rumah dinasnya dan berjalan mengelilingi wilayah sekitar

"Wah, ternyata di daerah ini udara malamnya lumayan dingin sama seperti di desa nenek, jadi rindu nenek" gumam Viara berjalan di jalan setapak sambil membalas sapaan warga sekitar yang menyapanya

"Warganya juga ramah, jadi semakin betah disini untuk satu tahun kedepan" seru Viara senang.

Ketika Viara melewati penjual sate, Viara melihat ada 3 anak kecil diseberang jalan yang hanya bisa menatap para pembeli yang menyantap sate di hadapan mereka.

Viara menyunggingkan senyumnya pada anak-anak itu dan segera menghampiri penjual sate tersebut

"Bang, satenya 6 porsi yah" pinta Viara

"Maaf neng, satenya cuman tinggal 5 porsi aja" Ucap Pak penjual sate

"Ohh nggak apa-apa bang, 5 porsi aja" lanjut Viara

"Baik neng" ucap penjual tersebut dan mulai memanggang sate pesanan Viara. 10 menit kemudian, pesanan Viara telah jadi dan langsung diterima oleh Viara

"Alhamdulillah terimakasih pak, ini uangnya" ucap Viara memberikan 2 lembar uang merah

"Tunggu yah neng, saya tukar dulu kembalinya" kata penjual sate

"Ahh nggak usah pak, buat bapak aja" Ucap Viara ramah

"Alhamdulillah terimakasih neng, semoga makin dilimpahkan rezekinya yah neng" ucap bapak penjual itu bersyukur

"Aamiin, Sama-sama Pak" balas Viara tersenyum dan segera menghampiri anak-anak di seberang jalan tadi

"Dek, ini kakak punya sedikit rezeki, diterima yah dek" Ucap Viara lembut sambil merogoh kantung kresek di tangannya

"Tapi kak, kami tidak punya uang untuk membelinya" ucap anak itu menjatuhkan air matanya

"Adek nggak usah bayar, ini kakak kasih untuk kalian, gratis kok"

"Benaran kak?" Tanya ketiga anak itu berbinar

"Iyah dek, ayo dimakan" ucap Viara memberikan 2 bungkus sate yang langsung dilahap oleh anak-anak itu

Sementara di tempat penjual sate diseberang jalan

"Ehh pak, 4 porsi satenya yah" ucap bang pandu sambil merogoh dompetnya

"Yah maaf bang, satenya udah abis terjual" ucap bapak itu membuat mata Pandu membola sempurna

"Cepet amat habisnya pak, biasanya jam segini tinggal 5 porsi saja"

"Iyah benar bang, tapi sudah ada seorang gadis yang baru saja membelinya" tutur Pak penjual sate

"Baru saja? Lalu dimana gadis itu?" Tanya Pandu

"Disana bang" tunjuk bapak itu kearah seberang jalan. Pandu mengikuti arah pandang bapak penjual itu dan ikut mengamati gadis yang tengah bercengkrama dengan anak-anak kecil itu

"Kakak nggak makan sate? Sini kita makan sama-sama Kak" ajak anak itu menyodorkan 2 tusuk sate kepada Viara

"Kalian habiskan saja yah, makan sampe kenyang satenya, bagian kakak sudah ada kok" ucap Viara mengelus kepala ketiga anak itu

"Alhamdulillah terimakasih banyak yah kak, sudah lama pengen makan sate, tapi baru bisa sekarang" ucap anak kecil itu mengelap mulutnya

"Iyah dek, sama-sama. Tapi satenya kok nggak dihabiskan?" Tanya Viara lembut

"Sisanya untuk kasih bapak sama ibu di rumah. Mereka pasti senang bisa rasain sate ini. Kami pamit pulang dulu yah kak, udah nggak sabar pengen kasih orang di rumah. Assalamu'alaikum kakak" seru anak-anak itu menyalami tangan Viara satu persatu

"Walaikumsalam anak-anak" balas Viara tersenyum membalas lambaian tangan ketiga anak itu. Pandu yang sejak tadi mengamati Viara dan anak-anak itu menerbitkan senyumnya menatap Viara tanpa henti

"Gadis yang baik" gumam Pandu tersenyum

Bersambung......

Terpopuler

Comments

Maya Puspita

Maya Puspita

lanjut thor,gmn reaksi Andra apakah masih ingat viara

2022-07-18

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Awal Pertemuan
2 BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3 BAB 3. Dasar Anak Muda
4 BAB 4. Ketakutan Viara
5 BAB 5. Peluru Beracun
6 BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7 BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8 BAB 8. Menjagamu
9 BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10 BAB 10. Menantimu Selalu
11 BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12 BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13 BAB 13. Aku Menemukanmu
14 BAB 14. Gadis Yang Baik
15 BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16 BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17 BAB 17. Kejahilan Pandu
18 BAB 18. Maafkan Aku Viara
19 BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20 BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21 BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22 BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23 BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24 BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25 BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26 BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27 BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28 BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29 BAB 29. Kelapa Muda
30 BAB 30. Takut Kehilanganmu
31 BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32 BAB 32. Calon Suami??
33 BAB 33. Demam
34 BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35 BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36 BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37 BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38 BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39 BAB 39. HUT Desa S
40 BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41 BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42 BAB 42. Kebakaran
43 BAB 43. Dokter Menyebalkan
44 BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45 BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46 BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47 BAB 47. Takdir Cintaku
48 BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49 BAB 49. Belajar Mencintaimu
50 BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51 BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52 BAB 52. Jebakan Kiara
53 BAB 53. Karena Ulah Kiara
54 BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55 BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56 BAB 56. Tertembak Peluru
57 BAB 57. Pemenang Dihatiku
58 BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59 BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60 BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61 BAB 61. Wanita Pilihanku
62 BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63 BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64 BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65 BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66 BAB 66. Mencemaskanmu
67 BAB 67. Foto Skandal
68 BAB 68. Dengarkan Aku
69 BAB 69. Kuatkan Langkahku
70 BAB 70. Hati Yang Rapuh
71 BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72 BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73 BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74 BAB 74. Pesan Terakhirku
75 BAB 75. Tegar
76 BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77 BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78 BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79 BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80 BAB 80. Kediaman Maheswara
81 BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82 BAB 82. Hari Bahagia
83 BAB 83. Datang Bulan
84 BAB 84. Aku Milikmu
85 BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86 BAB 86. Membantu Warga
87 BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88 BAB 88. Debat
89 BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90 BAB 90. Permainan Putar Botol
91 BAB 91. Transaksi Ilegal
92 BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93 BAB 93. Salah Paham
94 BAB 94. Wanita Terbaik
95 BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96 BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97 BAB 97. Panggilan Negara
98 BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99 BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100 BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101 BAB 101. Perang Didepan Mata
102 BAB 102. Nyawa Di Peluru
103 BAB 103. Bu Danki Sayang
104 104. Untuk Kamu
105 BAB 105. Kakek Darman
106 BAB 106. Naik Pangkat
107 BAB 107. Janin Kembar
Episodes

Updated 107 Episodes

1
BAB 1. Awal Pertemuan
2
BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3
BAB 3. Dasar Anak Muda
4
BAB 4. Ketakutan Viara
5
BAB 5. Peluru Beracun
6
BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7
BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8
BAB 8. Menjagamu
9
BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10
BAB 10. Menantimu Selalu
11
BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12
BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13
BAB 13. Aku Menemukanmu
14
BAB 14. Gadis Yang Baik
15
BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16
BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17
BAB 17. Kejahilan Pandu
18
BAB 18. Maafkan Aku Viara
19
BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20
BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21
BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22
BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23
BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24
BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25
BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26
BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27
BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28
BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29
BAB 29. Kelapa Muda
30
BAB 30. Takut Kehilanganmu
31
BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32
BAB 32. Calon Suami??
33
BAB 33. Demam
34
BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35
BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36
BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37
BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38
BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39
BAB 39. HUT Desa S
40
BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41
BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42
BAB 42. Kebakaran
43
BAB 43. Dokter Menyebalkan
44
BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45
BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46
BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47
BAB 47. Takdir Cintaku
48
BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49
BAB 49. Belajar Mencintaimu
50
BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51
BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52
BAB 52. Jebakan Kiara
53
BAB 53. Karena Ulah Kiara
54
BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55
BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56
BAB 56. Tertembak Peluru
57
BAB 57. Pemenang Dihatiku
58
BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59
BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60
BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61
BAB 61. Wanita Pilihanku
62
BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63
BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64
BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65
BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66
BAB 66. Mencemaskanmu
67
BAB 67. Foto Skandal
68
BAB 68. Dengarkan Aku
69
BAB 69. Kuatkan Langkahku
70
BAB 70. Hati Yang Rapuh
71
BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72
BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73
BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74
BAB 74. Pesan Terakhirku
75
BAB 75. Tegar
76
BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77
BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78
BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79
BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80
BAB 80. Kediaman Maheswara
81
BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82
BAB 82. Hari Bahagia
83
BAB 83. Datang Bulan
84
BAB 84. Aku Milikmu
85
BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86
BAB 86. Membantu Warga
87
BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88
BAB 88. Debat
89
BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90
BAB 90. Permainan Putar Botol
91
BAB 91. Transaksi Ilegal
92
BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93
BAB 93. Salah Paham
94
BAB 94. Wanita Terbaik
95
BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96
BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97
BAB 97. Panggilan Negara
98
BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99
BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100
BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101
BAB 101. Perang Didepan Mata
102
BAB 102. Nyawa Di Peluru
103
BAB 103. Bu Danki Sayang
104
104. Untuk Kamu
105
BAB 105. Kakek Darman
106
BAB 106. Naik Pangkat
107
BAB 107. Janin Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!