BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?

Bang pandu tersenyum pada Viara yang masih setia melambaikan tangannya pada truk yang telah menjauh

"Masih kangen yah sama ayahnya?" Tanya Pandu tiba-tiba

"Ehh Iyah bang, baru dua menit ketemu ayah, ayah udah pergi aja" ucap Viara mencoba tersenyum

"Begitulah resiko menjadi anak tentara dek, apalagi ayahmu adalah seorang komandan Batalyon" Viara menghela nafas dan tersenyum pada bang Pandu

"Ini dek, abang udah ambilin baju bang Andra" Kata Pandu menunjukkan paper bag yang dipegangnya

"Terimakasih bang. Kita singgah di rumah nenek dulu yah untuk minta izin, setelah itu kita langsung ke rumah sakit"

"Oke dek" jawab Pandu dan mulai menjalankan truknya. Setelah mengantar Viara ke rumah neneknya, mereka berdua kembali melewati jalanan terjal dan berlubang demi menuju ke rumah sakit.

Setelah menempuh perjalanan selama 25 menit, kini Viara dan Pandu telah sampai di rumah sakit tujuan

"Terimakasih bang sudah repot-repot nganterin adek sampe sini"

"Iyah sama-sama dek, abang lanjut patroli lagi yah, jika adek butuh sesuatu segera beritahu abang"

"Iyah siap bang" jawab Viara tersenyum dan melambaikan tangannya pada truk yang semakin menjauh. Viara segera masuk ke dalam rumah sakit dan berjalan ke ruang rawat Andra yang ada di lantai dua.

"Ehh dek Viara, kebetulan udah datang jadi kita langsung masuk aja yah" Ucap dokter Rebecca, dokter yang memeriksa kondisi Andra tadi pagi.

"Baik dokter" balas Viara tersenyum dan berjalan memasuki ruang rawat Andra. Tak berselang lama, terlihat 2 orang perawat yang datang membawa perlengkapan untuk membersihkan tubuh pasien

"Rika,Tara segera layani pasien yah, saya baru saja mendapat panggilan darurat" perintah Dokter Rebecca setelah menerima panggilan

"Baik dokter" jawab kedua perawatan itu serentak dan dokter Rena langsung pergi keluar ruangan meninggalkan Viara dan dua perawatan di depannya

Perawat yang bernama Rika tersenyum dan mulai mendekati brankar Andra untuk membuka pakaian Andra. Saat Rika telah menyentuh baju Andra, wajah Andra terlihat berubah cemas dan mengerutkan alisnya

"Tunggu dulu Rika, sepertinya pasien tidak nyaman jika kau menyentuhnya" Cegah Tara

"Apa maksudmu Tara, ini hal yang biasa dan sering terjadi" Kata Rika kembali menyentuh pakaian Andra. Viara melirik wajah Andra dan melihat jika Andra kembali mengerutkan alisnya membenarkan ucapan Tara tadi

"Permisi kakak, mungkin yang dikatakan kak Tara benar jika pasien tidak ingin disentuh oleh Anda" ucap Viara sopan. Rika beralih menatap Viara dan tersenyum sinis padanya

"Tahu apa kamu soal dunia keperawatan. Enak sekali kau berkata begitu seolah aku bukanlah perawat yang bisa diandalkan" tutur Rika sinis

"Bukan begitu maksud saya kak, tapi kenyamanan pasien yang harus diutamakan. Saya memang bukan seorang perawat dan saya masih sangat remaja, tapi saya hanya berpikir jika seorang pasien harus dilayani dengan baik dan juga menyenangkan. Bukankah itu moto rumah sakit ini"

"Kau mau mengajariku anak kecil, coba kau yang berada di posisiku. Cobalah kau membersihkan tubuh pasien ini. kita lihat saja bagaimana kenyamanan pasien yang kau maksud itu. Aku yakin pasien juga tidak nyaman saat disentuh olehmu" ucap Rika sinis dan mulai berpindah posisi. Viara hanya tersenyum dan berdiri di posisi Rika tadi

"Semangat yah dek. Adek pasti bisa" kata Tara menyemangati

"Terimakasih kak Tara, mohon bimbingannya yah" ucap Viara diangguki Tara sambil tersenyum. Viara memajukan tubuhnya dan berdiri tepat disamping Brankar Andra

"Abang, hari ini abang harus bersin-bersin badan. Boleh nggak jika adek membuka pakaian abang?" Tanya Viara mencoba berbicara pada Andra yang masih setia menutup mata

"Cih,dasar murahan" gerutu Rika dalam hati.

Mendengar suara lembut Viara, wajah Andra berubah teduh dan menampilkan senyum tipisnya

"Terimakasih abang" ucap Viara setelah mendapatkan izin dari Andra dan mulai membuka baju di tubuh Andra. Tara tersenyum melihat wajah Andra yang tersenyum tipis saat Viara dengan telaten membuka pakaiannya, sedangkan Rika melongo tak percaya melihat yang terjadi di depannya

"Selanjutnya bagaimana kak Tara?" Tanya Viara setelah membuka baju Andra.

"Basahkan tubuh pasien dengan air sedikit-sedikit dek, bisa menggunakan tangan atau kain basah" ucap Tara menjelaskan. Viara tersenyum dan terus mengikuti arahan Tara. Viara membasahi kain dengan air dan mulai menggosok kain itu di tubuh Andra. Viara melakukannya dengan senang hati sambil memperhatikan wajah teduh Andra.

"Tubuh dan badan pasien udah bersih kak, selanjutnya bagaimana?"

"Langkah selanjutnya adalah membersihkan kaki dan bagian paha pasien" Kata Tara menjelaskan

"Tapi kak, yang akan melakukan langkah yang kakak sebutkan adalah perawat lelaki kan?" Tanya Viara kembali

"Tepat sekali dek, oleh karena itu kita berhenti sejenak sambil menunggu kedatangan perawat Galang datang"

"Nggak perlu nunggu kak Galang mending langsung aja bersihinnya" Kata Rika datar

"Kita tidak boleh seperti itu kak, pasien adalah laki-laki, maka yang akan melakukan langkah selanjutnya adalah yang sesama jenis dengannya. Kita bukanlah istrinya jadi kita tidak berhak menyentuhnya" ucap Viara bijak.

"DIAM kau anak kecil, urus aja urusanmu sendiri dan nggak usah sok pintar didepanku. Jika kalian tidak mau membersihkannya biar aku saja" Tegas Rika dan mendorong tubuh Viara agar menjauh darinya.

Tara refleks menangkap Viara yang terhuyung kebelakang akibat didorong Rika

"Kamu tidak apa-apa dek?" Tanya Tara khawatir

"Nggak apa-apa kak, apa kakak punya minyak kayu putih?" Tanya Viara yang kembali merasa sesak nafas dibalik masker yang terus dipakainya

"Iyah dek, ini" Viara segera mengambil minyak kayu putih itu dan menghirupnya agak lama. Setelah nafasnya kembali teratur, Viara mengembalikan minyak kayu putih itu kepada Tara dan kembali mengamati Rika yang bersiap siap ingin membersihkan tubuh Andra

Rika tanpa rasa malu mulai membuka kancing celana Andra. Viara mengamati wajah Andra yang kembali mengerutkan alisnya karena tidak nyaman dengan sentuhan Rika walaupun dia tengah tertidur lelap.

Rika tersenyum puas saat berhasil melepaskan kancing dan resleting celana Andra. Rika dengan perlahan menurunkan celana Andra sehingga dalaman Andra mulai terlihat. Viara kembali melihat jika wajah Andra semakin cemas dan mengerutkan alisnya segera menahan tangan Rika sebelum Rika menurunkan dan membuka celana Andra

"Tahan kak, bukankah sudah ku peringatkan agar jangan menyentuhnya. Kau tahu pasien sangat tidak suka disentuh olehmu" Tegas Viara

"Emang kenapa, saya hanya menjalankan tugas saya. Soal pasien senang atau tidak senang saya tidak peduli. Saya tetap akan melakukannya sampai saya puas" ucap Rika tersenyum sinis kepada Viara. Viara yang geram segera menarik tangan Rika dan mendorong keras tubuh Rika hingga Rika terhuyung kebelakang. Tara tersenyum melihat keberanian Viara yang melawan orang yang lebih tua darinya karena Viara menjunjung tinggi etikanya dibandingkan egonya

"Berani sekali kau anak kecil" geram Rika melayangkan tangannya bersiap menampar Viara, namun Viara refleks menahan tangan Rika dan memelintirnya kebelakang

"Sebelum aku melakukan sesuatu yang buruk padamu, sebaiknya segera tinggalkan ruangan ini dan jangan ganggu kami" Tegas Viara mendorong Rika agar keluar dari ruang rawat Andra. Viara tersenyum licik melihat wajah ketakutan Rika dan menutup pintu ruang rawat Andra.

Viara segera mendekati Andra dan memperbaiki celana Andra yang turun sampai ke lututnya. Viara dengan telaten menaikan celana Andra sampai ke posisi sempurna.

"Maaf jika adek menyentuhmu bang" ucap Viara meresleting celana Andra. Wajah Andra berubah teduh dan tersenyum tipis karena nyamannya perhatian dan sentuhan Viara. Tara yang melihat perhatian Viara dan perubahan diwajah Andra merasa senang dan memuji-muji Viara dalam hati.

"Maaf atas keterlambatan saya, motor saya kempes saat perjalanan kemari. Untung ada pak tentara yang mengantarku kesini. Tentara yang kamu suka Tara" Ucap perawat Galang

"Benarkah, aku akan segera menemuinya" ucap Tara antusias dan segera berjalan keluar ruang rawat Andra.

"Dokter tolong jagain abang saya yah, saya akan keluar sebentar"

"Iyah siap dek" jawab Galang tersenyum. Viara mengangguk dan segera keluar ruangan karena Galang yang akan membersihkan tubuh Andra.

________________

"Abang,sejak kapan abang ada disini?" Tanya Tara yang duduk disamping Pandu

"Sejak 3 hari yang lalu" Jawab Pandu datar.

Menyadari jika Pandu masih saja bersikap datar padanya, membuat Tara menghela nafasnya kasar dan berusaha tetap tersenyum pada mantan kekasihnya itu

"Abang, adek punya cerita saat berada di ruangan pasien tadi. Pasien itu juga seorang tentara sama seperti abang"

"Abang punya teman tentara yang dirawat disini dek, namanya Andra" jawab pandu

"Nah itu dia bang, abang lihat gadis remaja disana?" Tanya Tara menunjuk Viara yang tengah duduk dipinggir kolam ikan rumah sakit

"Iyah dek, dia warga desa tempat abang bertugas. Ada apa dengannya?" Tanya Pandu kembali. Tara kemudian menceritakan keberanian Viara saat berada di ruangan Andra tadi. Pandu yang mendengar penjelasan Tara tersenyum dan manggut-manggut sambil melirik Viara yang tengah menabur makanan ikan di kolam ikan

"Gadis yang baik"

Bersambung......

Episodes
1 BAB 1. Awal Pertemuan
2 BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3 BAB 3. Dasar Anak Muda
4 BAB 4. Ketakutan Viara
5 BAB 5. Peluru Beracun
6 BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7 BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8 BAB 8. Menjagamu
9 BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10 BAB 10. Menantimu Selalu
11 BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12 BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13 BAB 13. Aku Menemukanmu
14 BAB 14. Gadis Yang Baik
15 BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16 BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17 BAB 17. Kejahilan Pandu
18 BAB 18. Maafkan Aku Viara
19 BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20 BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21 BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22 BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23 BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24 BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25 BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26 BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27 BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28 BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29 BAB 29. Kelapa Muda
30 BAB 30. Takut Kehilanganmu
31 BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32 BAB 32. Calon Suami??
33 BAB 33. Demam
34 BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35 BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36 BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37 BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38 BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39 BAB 39. HUT Desa S
40 BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41 BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42 BAB 42. Kebakaran
43 BAB 43. Dokter Menyebalkan
44 BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45 BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46 BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47 BAB 47. Takdir Cintaku
48 BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49 BAB 49. Belajar Mencintaimu
50 BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51 BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52 BAB 52. Jebakan Kiara
53 BAB 53. Karena Ulah Kiara
54 BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55 BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56 BAB 56. Tertembak Peluru
57 BAB 57. Pemenang Dihatiku
58 BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59 BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60 BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61 BAB 61. Wanita Pilihanku
62 BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63 BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64 BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65 BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66 BAB 66. Mencemaskanmu
67 BAB 67. Foto Skandal
68 BAB 68. Dengarkan Aku
69 BAB 69. Kuatkan Langkahku
70 BAB 70. Hati Yang Rapuh
71 BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72 BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73 BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74 BAB 74. Pesan Terakhirku
75 BAB 75. Tegar
76 BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77 BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78 BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79 BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80 BAB 80. Kediaman Maheswara
81 BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82 BAB 82. Hari Bahagia
83 BAB 83. Datang Bulan
84 BAB 84. Aku Milikmu
85 BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86 BAB 86. Membantu Warga
87 BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88 BAB 88. Debat
89 BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90 BAB 90. Permainan Putar Botol
91 BAB 91. Transaksi Ilegal
92 BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93 BAB 93. Salah Paham
94 BAB 94. Wanita Terbaik
95 BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96 BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97 BAB 97. Panggilan Negara
98 BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99 BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100 BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101 BAB 101. Perang Didepan Mata
102 BAB 102. Nyawa Di Peluru
103 BAB 103. Bu Danki Sayang
104 104. Untuk Kamu
105 BAB 105. Kakek Darman
106 BAB 106. Naik Pangkat
107 BAB 107. Janin Kembar
Episodes

Updated 107 Episodes

1
BAB 1. Awal Pertemuan
2
BAB 2. Kisah 8 Tahun Yang Lalu
3
BAB 3. Dasar Anak Muda
4
BAB 4. Ketakutan Viara
5
BAB 5. Peluru Beracun
6
BAB 6. Bolehkah Aku Merawatmu?
7
BAB 7. Aku Mengagumimu Viara
8
BAB 8. Menjagamu
9
BAB 9. Sosok Yang Dirindukan
10
BAB 10. Menantimu Selalu
11
BAB 11. Ku Temukan Keberadaanmu
12
BAB 12. Hari Ujian berbuah kelulusan
13
BAB 13. Aku Menemukanmu
14
BAB 14. Gadis Yang Baik
15
BAB 15. Aku Masih Mencarimu
16
BAB 16. Bersembunyi Untuk Sementara
17
BAB 17. Kejahilan Pandu
18
BAB 18. Maafkan Aku Viara
19
BAB 19. Bentuk Terimakasihnya Abang Pandu
20
BAB 20. Genggam Tanganku Selalu
21
BAB 21. Pasangan Tapi Tersembunyi
22
BAB 22. Kotak Pemberian Pandu
23
BAB 23. Cintanya Abang Pandu
24
BAB 24. Selamanya Dada Ini Siap Menjadi Sandaranmu
25
BAB 25. Dua Hati Untuk Satu Wanita
26
BAB 26. Kebenaran Yang Diketahui Pandu
27
BAB 27. Kuinginkan Dirimu Menjadi Milikku
28
BAB 28. Menjauh Untuk Sementara
29
BAB 29. Kelapa Muda
30
BAB 30. Takut Kehilanganmu
31
BAB 31. Kejutan Untuk Andra
32
BAB 32. Calon Suami??
33
BAB 33. Demam
34
BAB 34. Viara Si Gadis Remaja Bermasker!!!
35
BAB 35. Kebenaran Viara Yang Terungkap!!!
36
BAB 36. Biarlah Cinta Tetap Ada Dihatiku
37
BAB 37. Rasa Yang Terpendam
38
BAB 38. Melindungimu Sepenuh Hatiku
39
BAB 39. HUT Desa S
40
BAB 40. Lomba Memeriahkan HUT Desa S
41
BAB 41. Takut Melukai Hati Yang Lain
42
BAB 42. Kebakaran
43
BAB 43. Dokter Menyebalkan
44
BAB 44. Lebih Tepatnya Calon Istri
45
BAB 45. Tak Ingin Berpisah
46
BAB 46. Satu Nama Dihati Sang Prajurit
47
BAB 47. Takdir Cintaku
48
BAB 48. Keputusan Terberat Viara
49
BAB 49. Belajar Mencintaimu
50
BAB 50. Hariku Bersamamu Lettu
51
BAB 51. Milik Viara Bukan Kiara
52
BAB 52. Jebakan Kiara
53
BAB 53. Karena Ulah Kiara
54
BAB 54. Izinkan Aku Bahagia
55
BAB 55. Cepatlah Pulang, Aku Menunggumu
56
BAB 56. Tertembak Peluru
57
BAB 57. Pemenang Dihatiku
58
BAB 58. Masa Depanku Bersamamu
59
BAB 59. Cintaku Selalu Ada Untukmu
60
BAB 60. Pandu Hanya Milikku
61
BAB 61. Wanita Pilihanku
62
BAB 62. Hidup didalam Kenangan
63
BAB 63. Jangan Pergi Meninggalkanku
64
BAB 64. Namamu Ada Di hatiku Lettu
65
BAB 65. Cincin Abang Dimana?
66
BAB 66. Mencemaskanmu
67
BAB 67. Foto Skandal
68
BAB 68. Dengarkan Aku
69
BAB 69. Kuatkan Langkahku
70
BAB 70. Hati Yang Rapuh
71
BAB 71. Bertemu Ayah Vian
72
BAB 72. Sampaikan Rindu Untuknya
73
BAB 73. Jangan Mencariku Lagi
74
BAB 74. Pesan Terakhirku
75
BAB 75. Tegar
76
BAB 76. Kesembuhan Untuk Viara
77
BAB 77. Inilah Perjalanan Cintaku
78
BAB 78. Kekasih Sang Prajurit
79
BAB 79. Bagian Dari Takdirku
80
BAB 80. Kediaman Maheswara
81
BAB 81. Pergi Karena Tugas, Pulang Karena Cinta
82
BAB 82. Hari Bahagia
83
BAB 83. Datang Bulan
84
BAB 84. Aku Milikmu
85
BAB 85. Ku lindungi Dirimu
86
BAB 86. Membantu Warga
87
BAB 87. Menjagamu Sepenuh Hatiku
88
BAB 88. Debat
89
BAB 89. Tentara Tampan Itu Suamiku
90
BAB 90. Permainan Putar Botol
91
BAB 91. Transaksi Ilegal
92
BAB 92. Pemilik Cinta Sang Mantan Ketua Osis
93
BAB 93. Salah Paham
94
BAB 94. Wanita Terbaik
95
BAB 95. Jangan Lupakan Aku
96
BAB 96. Hidupku Hanya Untukmu
97
BAB 97. Panggilan Negara
98
BAB 98. Karena Aku Mencintaimu
99
BAB 99. Panggilan Ibu Pertiwi
100
BAB 100. Bertemu Tanpa Sengaja
101
BAB 101. Perang Didepan Mata
102
BAB 102. Nyawa Di Peluru
103
BAB 103. Bu Danki Sayang
104
104. Untuk Kamu
105
BAB 105. Kakek Darman
106
BAB 106. Naik Pangkat
107
BAB 107. Janin Kembar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!