Bab 12

Setelah selesainya ujian sekolah, SMA Confident memberikan libur selama 2 hari untuk semua murid kelas X, tapi untuk kelas XI dan XII akan tetap masuk seperti biasa.

Ellard yang sudah merasa bosan dengan kegiatannya di rumah seperti membaca buku, melukis ataupun melatih bidikannya memutuskan untuk bermain piano di ruang pribadinya. Ellard juga sangat ahli dalam bermain piano, dan itu semua karena ibunya yang sering mengajarkan pada Ellard saat Ellard masih kecil.

Kehidupan masa kecil Ellard bukanlah kehidupan yang sama seperti anak-anak pada umumnya. Anak-anak lain akan menghabiskan masa kecil mereka dengan bermain bersama teman-teman mereka. Tapi Ellard berbeda dengan hal itu.

Masa kecil Ellard adalah masa dimana Ellard akan dilatih cara bagaimana bersikap seperti layaknya keluarga kelas elit oleh ibunya. Belum lagi ajaran milter ayahnya yang terkadang membuat Ellard kewalahan untuk umurnya yang masih kecil.

Karena itu saat Ellard sudah tumbuh besar, perlahan sikapnya yang sebelumnya lemah lembut menjadi sadis dan tidak punya perasaan. Dia bahkan bisa saja melawan seisi dunia untuk membuat apa yang dia inginkan terjadi.

Saat Ellard sedang fokus dalam bermain piano, tiba-tiba saja ayahnya datang ke ruangan Ellard. Tidak biasanya ayahnya pulang ke rumah. Karena sibuknya dengan pekerjaan ayah dan ibu Ellard, mereka bahkan jarang sekali pulang ke rumah. Tapi bagi Ellard itu terserah mereka saja. Dia tak akan peduli dengan hal itu, dari kecil kehidupannya memang seperti itu, tak pernah berubah.

Ellard langsung berhenti bermain piano lalu menoleh ke arah ayahnya yang tampak berdiri menikmati Ellard memainkan lantunan suara piano yang merdu.

"Kenapa kau berhenti? Lanjutkan lagi, ayah sudah lama tidak melihatmu bermain piano," ucap ayahnya.

"Tumben sekali ayah datang," ucap Ellard dengan tatapan datarnya pada ayahnya.

"Ellard, ayah sudah memikirkannya!" ucapnya dengan tatapan serius pada Ellard.

"Memikirkan apa?" tanya Ellard yang sama sekali tidak merasa penasaran dari maksud ayahnya.

"Ayah akan menyutujui kau bergabung dengan anggota militer ayah!" ucap Ayahnya yakin dengan keputusannya yang sebelumnya sangat melarang putra tunggalnya itu bergabung dengan organisasi anggota militer.

"Apakah ayah yakin? Bisakah ayah jelaskan alasan ayah mengubah keputusan?" tanya Ellard.

"Setelah ayah melihat kemampuanmu yang luar biasa kemarin, ayah pikir kau akan baik-baik saja jika bergabung dengan anggota militer," jawab ayahnya yakin.

Renald Damarion adalah pemimpin organisasi militer 'Alicon' yang bergerak di kota Jepang. Organisasi militer 'Alicon' terkadang juga bergerak secara sembunyi-sembunyi. Karena itu organisasi mereka dipanggil organisasi militer rahasia 'Alicon'.

Organisasi militer itu adalah salah satu organisasi kelas elit yang memimpin negara Jepang. Dan sebagian anggota saat ini juga bergerak di kota-kota lain yang berada di negara Jepang.

"Baiklah, aku akan menerimanya. Lagipula itu tidaklah merepotkan bagiku," ucap Ellard setelah dia mendengar penjelasan dari ayahnya.

"Baiklah, hari ini ayah akan mengumumkan kau sebagai anggota milter baru 'Alicon' malam nanti di markas besar," ucap ayahnya lalu pergi meninggalkan Ellard.

Setelah ayahnya pergi Ellard berjalan mendekati pintu jendela lalu dia membuka pintu jendela membirkan hembusan angin sejuk masuk mengitari tubuh Ellard.

Ellard menutup matanya merasakan hembusan angin sejuk yang perlahan masuk ke dalam tubuhnya. "Ini akan menjadi hari di mana aku akan bermain-main," ucap Ellard sambil dia menarik nafas lalu menghembuskannya secara perlahan.

Lalu tidak lama kemudian Gorgio masuk ke dalam ruangan pribadi Ellard. "Tuan muda, apakah tuan Renald tadi pulang ke rumah?" tanya Gorgio sopan pada Ellard.

"Iya ... " jawab Ellard sambil dia merasakan hembusan angin sejuk yang masuk dari pintu jendela.

"Apakah beliau mengatakan sesuatu pada tuan muda?" tanya Gorgio dengan wajah penasarannya.

"Apakah kau ingin tahu, Gorgio?" tanya Ellard sambil dia menoleh ke arah Gorgio.

Hembusan angin dan sinar matahari yang menyinari wajah Ellard membuat Gorgio terkagum-kagum ketika dia melihat Ellard yang terlihat menawan seperti seorang pengeran.

"Hmm? Gorgio, kenapa kau diam saja?" tanya Ellard pada Gorgio yang melamun masih mengagumi keindahan wajah dan tubuh Ellard layaknya seorang pangeran dari dunia fantasy.

Lalu Gorgio tersadar dari lamunannya, "Maafkan saya tuan muda. Tadi saya melamunkan tuan muda," ucap Gorgio sopan.

"Kau melamun apa tentangku?" tanya Ellard dengan tatapan datarnya.

"Bukan apa-apa tuan muda. Lupakan saja apa yang sudah saya katakan. Saya permisi, tuan muda," ucap Gorgio yang langsung berjalan pergi meninggalkan ruangan pribadi Ellard.

Ellard kembali melihat luar jendela, "Hmmm, apakah dunia militer akan menarik?" pikir Ellard.

Malam harinya, Ellard diantar Gorgio menuju markas besar organisasi militer 'Alicon'. Setibanya di sana, Ellard melihat gedung yang sangat besar dan begitu luas dan mewah. Ellard baru pertama kali melihat markas besar organisasi militer Alicon, saat Ellard masih kecil dia hanya diperlihatkan markas kecilnya saja oleh ayahnya. Walau markas kecilnya saja yang sudah begitu mewah, tapi untuk markas besarnya sangat begitu besar dan mewah, layaknya kelas elit.

"Hmm, ternyata lebih mewah," ucap Ellard yang masih dengan tatapan datarnya saat dia melihat markas besar yang jika bukan Ellard yang melihatnya, mereka pasti akan terkagum-kagum melihat markas itu.

Saat Ellard baru saja memasuki gedung, dia sudah disambut hangat oleh anggota-anggota milter lainnya, mereka seperti sudah tahu jika Ellard adalah putra dari pimpinan mereka.

"Selamat datang, saya Kaizo. Saya yang akan mengajak tuan Ellard untuk mengelilingi seluruh tempat markas ini," ucap salah satu anggota.

"Panggil saja aku Ellard. Bersikaplah biasa saja padaku. Aku bukanlah raja ataupun pangeran di sini," ucap Ellard dengan wajah datarnya.

"Baiklah, maafkan aku Ellard. Baiklah, aku akan mengajakmu berkeliling," ajak Kaizo.

"Tidak perlu! Aku ingin langsung saja, bawa aku kepada ayahku," ucap Ellard.

"Oh, baiklah," lalu Kaizo pun mengajak Ellard untuk bertemu ayahnya yang sedang bersiap untuk pengumuman anggota baru yaitu Ellard di aula perkumpulan semua anggota militer Alicon.

"Ayah ... " panggil Ellard.

"Kau sudah datang, ya. Baiklah, kita bisa memulainya," ucap ayahnya.

Semuanya terlihat lancar-lancar saja saat ayahnya memperkenalkan putranya Ellard yang akan menjadi anggota baru organisasi militer Alicon. Salah satu anggota militer yang sebelumnya pernah bertemu Ellard di perusahaan Alico, dia benar-benar merasa senang saat Ellard bergabung. Karena dia juga masih kagum saat melihat kemampuan hebat Ellard.

"Semuanya terlihat baik-baik saja, ya," batin Ellard.

Saat acara sudah selesai, anggota militer itu datang menghampiri Ellard. "Apakah kau putra dari kapten Renald?" tanya anggota itu yang sebelumnya pernah bertemu Ellard di perusahaan Alico.

"Benar," jawab Ellard datar.

"Namaku Tomohisa, aku adalah anggota Alicon yang sebelumnya ikut dengan kapten Renald saat dia akan bertemu denganmu di perusahaan Alico," ucapnya bersemangat.

"Begitu, ya," ucap Ellard lalu dia langsung pergi meninggalkan Tomohisa, Ellard pergi melihat-lihat sekeliling markas.

"Markas ini cukup hebat dan mewah. Organisasi milter kelas elit memanglah luar biasa," batin Ellard.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!