Kemarahan Dewa

Boas bisa keluar dari gerbang neraka, karena diselamatkan sekor singa jantan yang memiliki sayap dan memiliki kekuatan yang besar, binatang mitologi itu, pelindung Boas di masa lalu saat ia menjadi raja dulu, Hewan bersayap itu, diberi nama Dos, selain memiliki kekuatan yang luar biasa, Dewa juga memberinya kelebihan yang lain yakni; bisa bicara layaknya manusia. Tetapi binatang pendamping itu ternyata ikut mendapat hukuman seperti tuannya, karena saat sang Raja melakukan pembantaian Dos juga ikut membantu sang Raja.

Oleh sebab itu, Dewa ikut menghukum Dos menempatkannya di istana para Dewa, ia hanya melihat dan mengawasi sang tuan di dunia. Dos, sebagai penjaga sang Raja, melihat tuannya merasa kesepian dan melihatnya melakukan pekerjaan sendiri tanpa dibantu siapa-siapa itu sudah sudah sebuah hukuman berat untuknya.

Sering sekali singa bersayap itu memohon pada Dewa tertinggi, agar diberi hukuman tinggal dan hidup bersama Boas . Tetapi, Dewa tertinggi menolak, ia meminta hanya bisa memantaunya dari istana langit . Tetapi saat Boas malam itu terseret ke istana neraka yang di jaga seorang Ratu iblis, iblis yang menghancurkan kehidupannya dengan sang Raja. Lalu dengan sepenuh hati dengan tangisan Dos memohon pada Dewa langit atau Dewa tertinggi agar membuka portal. Sebuah lubang yang menuju pintu neraka, ia meminta untuk mengirimnya ke sana, agar bisa membantu Bias selamat dari iblis betina yang bernama Sura.

Awalnya Dewa langit menolak, karena setiap orang yang ada dalam istana Para Dewa tidak boleh mencampuri urusan penghuni neraka. Karena hal itu bertentangan dengan peraturan Para Dewa. Tetapi, ia kasihan melihat Dos yang terus memohon.

Dewa langit memperbolehkannya, akhirnya membuka portal, lalu Dos turun dan menyelamatkan sang Raja.

**

Di rumah sakit.

“Tuan Batu, kamu dari mana saja? Kenapa meninggalkanku di sini sendirian?” tanya Shena menangis ketakutan, ia tidak mendapat penangan yang baik, karena tidak ada orang yang bertanggung jawab untuknya.

“Tenanglah jangan menangis lagi, tadi malam saya punya pekerjaan yang mendesak, istirahatlah agar kamu cepat pulih”

“Aku lapar, dari tadi malam belum makan apa-apa,” ujarnya dengan wajah sendu dengan bibir di majukan ke depan, ia mengadu pada Boas, seolah-olah Boas Egdan adalah ayahnya atau orang paling dekat dengannya.

“Apa perawat di sini tidak memberimu makan?” tanya Boas dengan tatapan menyelidiki.

“Tidak, jangankan di beri makan, diperdulikan juga tidak”

Boas menghela nafas panjang, bahkan perban yang membalut luka bakar di kakinya juga tidak diperhatikan.

“Kenapa seperti ini?” tanya Boas dengan wajah kesal.

“Apa kamu tahu, ungkapan yang menyebut; ada uang kamu disayang, tidak ada uang kamu diabaikan, aku tidak punya uang, Tuan Batu …. Makanya mereka mengabaikan ku,” ujar Shena dengan mata berkaca-kaca.

Kali ini, hatinya ikut sedih melihat gadis mudah itu, biar bagaimanapun, karena ia, gadis mudah itu terkena masalah, Setan Kadas itu tidak menyukai ia dekat dengan manusia manapun.

“Apa memang benar uang yang dikawatirkan rumah sakit ini, hingga harus mengabaikan pasien miskin seperti mereka?” Ia menyisihkan gorden pembatas ke pasian lain, ternyata bukan hanya Shena yang diabaikan rumah sakit besar itu, mereka-mereka korban kebakaran yang sama dengan Shena juga mengalami nasib yang sama, karena rumah-rumah yang terbakar itu rumah kalangan rendah seperti Shena. Rumah sakit menganggap mereka hanya beban, karena tidak akan sanggup membayar.

Melihat seorang anak kecil yang menangis kelaparan di samping ranjang ibunya yang mendapat perawatan. Boas merasa sangat marah, lalu ia berjalan menghampiri meja resepsionis.

“Apa yang bisa kami bantu Pak?” tanya perawat wanita saat melihat Boas berdiri dengan kemarahan.

“Katakan di mana para dokter di sini?” tanya Boas dengan nada tinggi.

“Tenang dulu Pak, katakana apa yang Bapak perlukan?” tanya perawat dengan wajah takut-takut.

Suasana rumah sakit besar itu sedang lagi ramai, bahkan di luar rumah sakit terlihat beberapa wartawan yang ingin meliput korban kebakaran, hanya berapa saja, karena komplek yang terbakar itu hanya rumah-rumah orang miskin, mereka berpikir tidak akan mendapat nilai jual kalau para wartawan meliputnya.

Tetapi di tangan Boas semua bisa. Boas masih marah, bahkan ia mengebrak meja dan mengundang perhatian semua pengunjung bahkan wartawan yang ada di luar rumah sakit menerobos masuk.

“Saya bilang panggilkan, dokter, saya tidak butuh anda, yang saya butuhkan dokter!” teriak Boas marah.

“Kalau bapak tidak tenang, kami terpaksa menyeret Bapak keluar karena menganggu pasien lain,” ucap seorang perawat laki-laki, ia menekan nomor petugas keamanan, namun dengan satu kedipan telepon itu rusak.

“Saya tidak ingin keributan, saya ingin bilang kenapa para pasien miskin itu ditelantarkan seperti binatang?” tanya Boas, seorang wartawan berhasil masuk dan menyiarkan aksi Boas “Mereka semua manusia sama seperti kalian dan saya, tetapi kalian mengabaikannya, mereka terlantar dan kesakitan dan kelaparan. Katakan berapa yang harus saya bayar untuk mereka, katakana? Bahkan rumah sakit ini bisa saya beli dan semua dokter di sini!” teriak Boas marah besar.

Melihat kehebohan itu semua dokter berlari.

“Pak Boas? Apa yang bisa saya bantu pak?” tanya seorang kepala rumah sakit dengan wajah pucat.

“Tidak usah basa-basi, bakar saja rumah sakit ini, kalau tidak memiliki rasa kemanusiaan dan empati. Bagaimana mungkin rumah sakit sebesar ini, mengabaikan pasien korban kebakaran karena mereka miskin!”

“T-t-tidak ada yang seperti itu Pak, kita menangani semua pasien rumah sakit yang datang,” ujar Dokter Georgi dengan suara bergetar dan panik, ia adalah kepala rumah sakit di rumah sakit swasta itu.

“Oh, Dokter pikir saya berbohong? Mari ikut saya, sini para wartawan masuk dan liput semuanya, biar masyarakat yang menilai ucapanku apa mereka benar. Apa hanya saya yang terlalu berkoar-koar,” ujar Boas membawa mereka semua ke dalam ruangan korban kebakaran,

Kondisi yang sangat memprihatinkan, bahkan ada yang berbaring di lantai dengan alasan kamar penuh, semua terlihat menghawatirkan, banyak suara-suara rintihan kesakitan dan kelaparan dari mulut pasien, saat Boas dan rombongan dokter masuk ke kamar itu.

Tetapi Boas menyengitkan kedua alisnya karena bingung, sebab, pada saat ia tiba tadi, tidak ada pasien yang meringis kesakitan dan kelaparan, tadi mereka semua diam dengan ketidak berdayaan. Ternyata Shena yang membuat drama itu semakin panas, saat ia melihat Boas pergi ingin memarahi dokter, ia meminta pasien itu melakukan apa yang dikatakan Shena. Maka sebuah dramapun akhirnya terjadi.

Karena sudah diliput banyak media dan dimarahi seorang Boas, akhirnya para pasien miskin itu, mendapat penanganan yang sangat baik.

'Dewa penolong sesungguhnya adalah; seseorang yang perduli pada sesamanya, tidak perduli mereka miskin ataupun kaya, karena kekayaan duniawi tidaklah dibawa mati, tetapi yang akan di bawa mati nantinya kebaikan dan amal baik, hal itulah yang jadi bekal manusia kelak jika sudah mati dan aku menantikan hal itu' by Boas Egdan

Bersambung ...

Terpopuler

Comments

Albertus Sinaga

Albertus Sinaga

itulah hidup yg banyak perbedaan

2023-10-24

0

Rihan Jamaien

Rihan Jamaien

Boas hebat👍👍👍

2023-08-10

0

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus Sehat

2023-07-26

0

lihat semua
Episodes
1 Kematian Di Balas Kematian
2 Menjadi Manusia Abadi
3 Ingin Menjadi Manusia Normal
4 Bertemu Iblis Masa Lalu
5 Pedang Menembus Jantung
6 Terjebak Di Gerbang Neraka
7 Portal Neraka
8 Kemarahan Dewa
9 Ratu Iblis
10 Shena
11 Diubah Menjadi Kucing
12 Ratu Iblis Mencari Dos
13 Binatang Kuat Yang Bisa Terbang
14 Shena Gadis Yang Ceria
15 Bertarung Dengan Serigala
16 Perjalanan Menuju Planet Star
17 DiJadikan Makanan Ikan
18 Perbudakan Para Alien
19 Bertarung dengan Alien
20 Hukum Rajam
21 Tolong Ampuni Nyawaku
22 Tunangan
23 Perjanjian Dengan Iblis
24 Ritual Penyatuan Tubuh
25 Rencana Mengagalkan Ritual
26 Tidur Denganku Akan Aku Berikan Imbalan
27 Wanita Penghianat
28 Mendapatkan Batu Kristal Ke Dua
29 Berselisih Dengan Dewa
30 Iblis Beruwujud Kelabang Raksasa
31 Tiba Di Kota Mati
32 Tempat Yang Dikutuk
33 Menyelamatkan Para Biksu
34 Anak-Anaka Di Desa Mati
35 Tiba Di Kuil Suci
36 Dikepung Pasukan Kerajaan
37 Dibantu Utusan Dewa
38 Anak Dewa
39 Perjalanan Menuju Kuil Suci Lagi
40 Pertarungan Dengan Ular Raksasa
41 Hukuman Berat Dari Dewa
42 Jebakan Untuk Iblis
43 Merebut Istana Kembali
44 Membangun Kehidupan Baru
45 Menolak Dijodohkan
46 Patah Hati
47 Menemukan Batu Ke Tiga
48 Terluka
49 Jatuh cinta
50 Ayo Kita Menikah
51 Malam Pengantin
52 Malam Yang Panas
53 Malam Panas Membawa Petaka
54 Masuk Rumah Sakit Kerena malam Pertama
55 Aku Merenggut Kesucianmu
56 Menolak Menikah
57 Wanita Yang Masih Labil
58 Kemarahan Shena
59 Kemarahan Pada Dewa Api
60 Istana Para Dewa
61 Bertarung Dengan Dewa
62 Dewa Yang Tamak
63 Manusia VS Dewa
64 Dewa Dihukum Jadi Manusia
65 Apa Dia Wanitamu
66 Gagal Kencan
67 Kekuatan Penuh Dari Batu Kristal
68 Bangkitnya Raja Iblis
69 Kamu Seorang Dewa Yang Di Hukum
70 Semburan Racun Ratu Iblis
71 Cemburu Membawa Petaka
72 Pertarungan Dewa Dengan Raja Iblis
73 Saat Raja Iblis Mengusik Manusia
74 Shena Dijadikan Tawanan
75 Memancing Kemarahannya
76 Balada Istri Keempat
77 Jurus Tapak Dewa
78 Pemilik Batu Kristal Terakhir
79 Shena Keturunan Sahabat
80 Pengorbanan Cinta
81 Meyesal.
82 Ingin Terlahir Kembali Menjadi Manusia
83 Kehidupan yang Baru
84 Tidak Saling Mengenal
85 Saling Membenci
86 Ingin Hamil
87 Malam Pertama Di Hutan
88 Menyerahkan Pada Suami
89 Iblis Dari Masa Lalu
90 Saudara Kembar
91 Merasa Dipermainkan
92 Balas Dendam Yang Sepadan
93 Kami Kembar
94 Malam Pengantin Yang Sah
95 Ritual Malam Pengantin
96 Aresya Meninggalkannya
97 Merindukan Aresya
98 Aresya Selamat
99 Berubah Demi Aresya
100 Marisa Sayang Pada Aresya
101 HIdup Selalu Dalam Masalah
102 Semua Wanitanya Meninggalkan Boas Egdan
103 Anakku Kembali Tanpa Aresya
104 Dia Bukan Aresya
105 Dimensi Waktu
106 Tubuh Baru Lagi
107 Bos Baru
108 Mnyelidiki Satu Persatu
109 Masuk Ke Tubuh Lelaki Yang Malang
110 Siapa Dokter Cantik Itu?
111 Mereka Kembali Bertemu Tetapi Tidak Kenal
112 Ternyata Dia Wanita Dari Masalaluku
113 Shena adalah Tivani
114 Kembalinya Ingatan Masa Lalu
115 Ingatan Yang Pulih
116 Rencana Yang Gagal
117 Surattan Takdir
118 Gaun Pengantin
119 Menikah
120 Portal Waktu Ke Masa Lalu
121 Demi Meyakinkan Wanita Yang Dicintai
122 Melihat Pergorbanan Shena di Masa lalu
123 Melihat Pergorbanan Shena Di Masa Lalu
124 Portal Waktu Menuju Kehidupan Saat Jadi Aresya
125 Bersatu Kembali (TAMAT)
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Kematian Di Balas Kematian
2
Menjadi Manusia Abadi
3
Ingin Menjadi Manusia Normal
4
Bertemu Iblis Masa Lalu
5
Pedang Menembus Jantung
6
Terjebak Di Gerbang Neraka
7
Portal Neraka
8
Kemarahan Dewa
9
Ratu Iblis
10
Shena
11
Diubah Menjadi Kucing
12
Ratu Iblis Mencari Dos
13
Binatang Kuat Yang Bisa Terbang
14
Shena Gadis Yang Ceria
15
Bertarung Dengan Serigala
16
Perjalanan Menuju Planet Star
17
DiJadikan Makanan Ikan
18
Perbudakan Para Alien
19
Bertarung dengan Alien
20
Hukum Rajam
21
Tolong Ampuni Nyawaku
22
Tunangan
23
Perjanjian Dengan Iblis
24
Ritual Penyatuan Tubuh
25
Rencana Mengagalkan Ritual
26
Tidur Denganku Akan Aku Berikan Imbalan
27
Wanita Penghianat
28
Mendapatkan Batu Kristal Ke Dua
29
Berselisih Dengan Dewa
30
Iblis Beruwujud Kelabang Raksasa
31
Tiba Di Kota Mati
32
Tempat Yang Dikutuk
33
Menyelamatkan Para Biksu
34
Anak-Anaka Di Desa Mati
35
Tiba Di Kuil Suci
36
Dikepung Pasukan Kerajaan
37
Dibantu Utusan Dewa
38
Anak Dewa
39
Perjalanan Menuju Kuil Suci Lagi
40
Pertarungan Dengan Ular Raksasa
41
Hukuman Berat Dari Dewa
42
Jebakan Untuk Iblis
43
Merebut Istana Kembali
44
Membangun Kehidupan Baru
45
Menolak Dijodohkan
46
Patah Hati
47
Menemukan Batu Ke Tiga
48
Terluka
49
Jatuh cinta
50
Ayo Kita Menikah
51
Malam Pengantin
52
Malam Yang Panas
53
Malam Panas Membawa Petaka
54
Masuk Rumah Sakit Kerena malam Pertama
55
Aku Merenggut Kesucianmu
56
Menolak Menikah
57
Wanita Yang Masih Labil
58
Kemarahan Shena
59
Kemarahan Pada Dewa Api
60
Istana Para Dewa
61
Bertarung Dengan Dewa
62
Dewa Yang Tamak
63
Manusia VS Dewa
64
Dewa Dihukum Jadi Manusia
65
Apa Dia Wanitamu
66
Gagal Kencan
67
Kekuatan Penuh Dari Batu Kristal
68
Bangkitnya Raja Iblis
69
Kamu Seorang Dewa Yang Di Hukum
70
Semburan Racun Ratu Iblis
71
Cemburu Membawa Petaka
72
Pertarungan Dewa Dengan Raja Iblis
73
Saat Raja Iblis Mengusik Manusia
74
Shena Dijadikan Tawanan
75
Memancing Kemarahannya
76
Balada Istri Keempat
77
Jurus Tapak Dewa
78
Pemilik Batu Kristal Terakhir
79
Shena Keturunan Sahabat
80
Pengorbanan Cinta
81
Meyesal.
82
Ingin Terlahir Kembali Menjadi Manusia
83
Kehidupan yang Baru
84
Tidak Saling Mengenal
85
Saling Membenci
86
Ingin Hamil
87
Malam Pertama Di Hutan
88
Menyerahkan Pada Suami
89
Iblis Dari Masa Lalu
90
Saudara Kembar
91
Merasa Dipermainkan
92
Balas Dendam Yang Sepadan
93
Kami Kembar
94
Malam Pengantin Yang Sah
95
Ritual Malam Pengantin
96
Aresya Meninggalkannya
97
Merindukan Aresya
98
Aresya Selamat
99
Berubah Demi Aresya
100
Marisa Sayang Pada Aresya
101
HIdup Selalu Dalam Masalah
102
Semua Wanitanya Meninggalkan Boas Egdan
103
Anakku Kembali Tanpa Aresya
104
Dia Bukan Aresya
105
Dimensi Waktu
106
Tubuh Baru Lagi
107
Bos Baru
108
Mnyelidiki Satu Persatu
109
Masuk Ke Tubuh Lelaki Yang Malang
110
Siapa Dokter Cantik Itu?
111
Mereka Kembali Bertemu Tetapi Tidak Kenal
112
Ternyata Dia Wanita Dari Masalaluku
113
Shena adalah Tivani
114
Kembalinya Ingatan Masa Lalu
115
Ingatan Yang Pulih
116
Rencana Yang Gagal
117
Surattan Takdir
118
Gaun Pengantin
119
Menikah
120
Portal Waktu Ke Masa Lalu
121
Demi Meyakinkan Wanita Yang Dicintai
122
Melihat Pergorbanan Shena di Masa lalu
123
Melihat Pergorbanan Shena Di Masa Lalu
124
Portal Waktu Menuju Kehidupan Saat Jadi Aresya
125
Bersatu Kembali (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!