Kini para iblis mencari keberadaan Dos,
ia mencari ke lembah di mana, saat kerajaan itu lagi berjaya, satu lembah yang menjadi favoritnya, saat ia masih peliharaan seorang raja, yang berkuasa pada zaman dulu,
“Kemana kamu mahluk terkutuk
keluarlah aku ingin melenyapkan mu menjadi debu!”
teriak ratu iblis.
Ia tidak tahu kalau Para Dewa sudah mengubahnya menjadi seekor kucing, dan menempatkannya bersama Boas,
Hewan bersayap itu tahu, Sura si Ratu Iblis mencarinya,
ia bisa melihatnya dengan kekuatan indra penglihatan yang ia miliki.
“Yang Mulia,
mari kita pergi mencari bagian dari batu kristal,
saya bisa merasakan kalau Kadas makhluk suruhan si iblis betina itu, sudah mendekat pada batu kristal”
“Apa kamu yakin?
Di mana tempatnya?”
tanya Boas dengan semangat, tidak ada yang lebih menyenangkan dalam hidupnya selain mendengar kabar, tentang keberadaan batu kristal yang ia cari.
“Perjalanan kita panjang yang Mulia,
menurut informasi yang aku dapat selama saya di istana Dewa,
saya sudah mengumpulkan informasi dari segala penjuru dunia, saya memperkirakan batu-batu itu ada di beberapa titik ini”
Dos mengeluarkan gulungan kulit kayu dari balik bulunya, dan memberikannya pada Boas,
“Darimana kamu mendapatkan informasi ini?”
tanya Boas dengan wajah bersemangat,
sudah sangat lama ia tidak merasakan hati yang senang seperti saat itu.
“Saya mempunyai hewan, yang hidup abadi juga di dunia ini tuan, seekor burung jalak kecil,
saya meminta tolong padanya bila melihat dan merasakan kekuatan dari batu kristal berwarna biru”
“Tapi ini di mana,
aku tidak pernah melihat ataupun mendengar nama dalam peta ini?”
Boas memperjelas penglihatannya pada pada peta yang di pegang.
“Itu Planet Thimes Tuan”
“Haa?
Planet lain di luar dunia ini?”
“Iya Tuan
jadi perjalanan kita selajutnya adalah planet itu ,
tenang Tuan,
saya punya jalan singkat menuju planet itu,
sebua portal pintu dimensi, sebuah pintu hanya terbuka sekali seratus tahun menuju dunia itu, saya yakin dulu pememegang batu itu masuk melalui pintu tersebut”
“Oh, baiklah saya akan bersiap,”ujar Boas bersemangat.
“Tuan …!”
panggilnya lagi dengan tatapan mata serius menatap majikannya.
“Iya”
“Wanita iblis itu mencariku ke dunia ini,
kita harus segera pergi sebelum ia datang ke sini, dan mengacaukan dunia yang Tuan tinggali”
“Baiklah Dos, kita akan segera pergi”
Tidak lama kemudian, wujudnya kembali menjadi kucing lucu yang mengemaskan.
Boas membawanya kembali turun, setelah mengobrol.
“Eh, kucing imut apa kamu sudah beristirahat dengan baik?”
tanya Shena berlari ke hadapan Boas, dan mengambil kucing manis itu dari tangan Boas,
apa yang dipikirkan Boas benar, tidak tahu kapan Shena mempersiapkan pakain kucing, tiba-tiba ia sudah memakaikannya untuk Dos
singa Jantan kuat, seketika di ubah menjadi kucing yang imut,
ia dipakaikan pakaian yang ia sangat di benci, sebuah celana yang dipadukan dengan rompi.
“Bisa kamu singkirkan baju jelek ini dari badanku, ini sangat gatal,”
Ujar Dos dengan bahasa kucing, mengeong dan mencakar-cakar pakaian di tubuhnya.
Shena menghiraukan,
sikap penolakan yang diberikan kucing itu kepadanya.
Tetapi Boas mengerti apa yang dirasakan dan dikatakan hewan berbulu itu,
Boas mengerti bahasa binatang bukan hanya kucing, hampir semua binatang mengerti dengan apa yang mereka ucapkan.
“Tuan Batu, kenapa kucing ini, kenapa ia menolak pakaian yang aku berikan?”
tanya Shena, saat kucing berbulu kuning keemasan itu menggaruk dan mengigit pakaian yang diberikan Shena.
“Ia hanya merasa senang karena baru kali ini ia diberi pakaian,” ujar Boas dengan santai.
Dos mengeong kesal saat majikanya ikut meledeknya.
“Oh, benarkah, di luar dingin kamu harus memakai kaos kaki dan topi,syal juga,”
ujar Shena menarik kucing yang ingin melarikan diri itu lalu mendandaninya mirip seperti boneka.
“Ah … berhenti, berhenti, saya tidak suka,” ujar Dos
dengan bahasa kucingnya, ia terus mengeong dan berontak, tidak mau di beri pakaian.
“Tenanglah kucing manis, kamu tidak nyaman karena belum terbiasa, kalau kamu sudah terbiasa kamu akan nyaman nantinya,”
ucap Shena, Seolah-olah ia tahu kalau kucing itu mengetahui apa yang di katakan.
“Kamu tidak tahu kalau aku ini seekor mahluk kuat.
Saya ini singa jantan yang bisa terbang membelah langit,” ujarnya kemudian dengan meongan yang lebih keras, tanda penolakan.
“Tenanglah, semua kucing yang kamu temukan juga menyebut diri mereka dengan sebutan yang bermacam-macam padaku, sama sepertimu yang menyebut dirinya seekor singa jantan.
Boas terdiam dan menatap Shena, dan menatap Dos dengan tatapan bingung,
“Tuan, apa wanita muda ini, mengerti apa yang aku katakan?”
tanya sikucing dengan meongan, matanya menatap Boas dengan penuh penyelidikan.
“Shena, apa kamu mengerti apa yang dikatakan kucing itu?”
tanya Boas menatap Shena dengan tatapan menyelidiki.
“Iya mengerti, ia bilang kalau namannya Dos, ia juga bilang kalau ia seekor singa”
“Apa kamu bisa melihat wujud aslinya?”
tanya Boas penasaran dengan kekuatan yang dimiliki Shena.
“Wujudnya, kucing bukan?”
ujar shena tertawa.
“Tetapi sejak kapan kamu bisa mengerti bahasa kucing?”
Boas menatapnya dengan makin ingin tahu, bukan hanya dia yang di buat penasaran,
si kucing berbulu kuning itu diam menatap Shena,
tentu saja ia ikut pesanan di buatnya,
karena hanya orang-orang yang punya kemampuan khusus, yang mengerti bahasa binatang.
“Bukan hanya bahasa kucing yang aku tau,
bahkan melihat setan juga, aku bisa, banyak kemampuan yang aku miliki, "ucap Shena.
Gadis muda berwajah cantik itu, selalu jadi korban pembulian di sekolahnya.
“Sejak kapan kamu memiliki kemampuan itu?”
“Sejak ibu meninggal dan kamu kasih gelang ini untukku.”
Shena memperlihatkan gelang warna coklat memiliki batu rubi di satu sisi”
“OH. Saya melupakan hal itu, saya pernah memberimu gelang pelindung, tetapi tidak tahu kalau kamu akan punya kekuatan, dapat melihat karena gelang itu, sekarang berikan padaku kamu tidak membutuhkannya lagi, pakai ini saja, agar mahluk tidak bisa melihatmu dan tidak menganggumu, kamu juga tidak bisa melihat mereka.”
Boas memberi satu benda yang bisa melindungi Shena, dari semua mahluk termasuk Sura dan Kadas.
Sebuah cincin bermata batu rubi.
CIncin berharga milik istri sang raja, karena ia tidak mau, wanita muda itu di lukai iblis,
maka ia memberi cincin itu untuk melindunginya.
Bersambung
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH
Terimakasih untuk tips ya
Baca juga karyaku yang lain
-Aresya(TERBARU)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (Tamat)
-Menjadi tawanan bos (Tamat)
Bintang kecil untuk Faila (tamat)
Bersambung...
Bersambung ….
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 125 Episodes
Comments
Albertus Sinaga
lanjut
2023-10-24
0
Ida
sepertinya bakl calon istri boas deh si shena
2022-12-21
0
rjvjr
lagi tidur
2022-10-01
0