BAB 20

Sephora membuang tasnya begitu saja ke atas tempat tidur. sepulang dari RC untuk menemani Bram dia benar-benar seperti singa yang baru saja kehilangan jatah makannya. Tentu saja itu karena melihat bagaimana Presdir Nard memperlakukan Ariel dengan baik, sementara menjabat tangannya saja dia tidak bersedia.

Ibunya Sephora yang melihat bagaimana putrinya kembali dengan wajah yang terlihat sangat kesal, akhirnya mendatangi Sephora demi untuk menanyakan apa yang terjadi pada putrinya itu.

" Sephora, kau ini kenapa? Apa kau bertengkar dengan Bram? " Tanya Ibunya Sephora, dia kini sudah duduk di sebelah Sephora, menatap penuh perhatian karena memang Sephora adalah anak satu-satunya, ditambah lagi Sephora kan akan menikah dengan Bram yang nantinya akan bisa membantu keuangannya orang tuanya, terlebih dia sebagai Ibu.

Sephora membuang nafas sebalnya sebelum memulai untuk bicara dan menceritakan apa yang dia lakukan dan apa yang dia rasakan saat ini.

" Ibu tahu kan hari ini aku menemani Bram untuk pergi ke perusahaan RC? " Ibunya Sephora mengangguk karena memang dia tahu, Sephora dan Bram kan sudah meminta izin sebelum pergi tadi pagi.

" Disana aku bertemu dengan Ariel, Ibu. ibu pasti tidak akan percaya kalau Ariel benar-benar sudah berubah. Dia sekarang ini jadi sangat pandai bicara, bahkan juga membalikkan ucapan dia dengan mudah bisa membuatku tidak bisa berkata-kata lagi. "

Ibunya Sephora menghela nafas panjangnya.

" Ya sudahlah, tinggal pukul saja dia seperti biasanya. Nanti dia juga akan diam kok. Duku itu dia kan suka melotot kesal setiap kali kita marahi, tali karena kita sering pukul dia, dia tetap tidak berani melawan kan? "

" Tali yang membuatku kesal bukan hanya itu, Ibu! " Protes Sephora yang merasa masih belum menceritakan inti masalah yang membuatnya kesal.

" Memang apa masalahnya? "

" Ibu tahu Presdir RC kan? "

" Tidak tahu, dia itu orangnya sangat misterius, juga tidak sembarangan orang bisa bertemu dengannya. "

" Tidak Bu! Aku bertemu dengannya! Aku pernah melihat wajah itu dari paparazi. Kalau di lihat aslinya, Presdir Nard itu sangat tampan Ibu, wajahnya seperti wajah campuran. Matanya kecoklatan, rambutnya agak coklat dan juga sangat tebal. Alisnya tebal, hidungnya sangat mancung, bibirnya kemerahan, dan dia terlihat sangat seksi. Ah, apalagi suaranya, dan saat melihat tubuhnya yang bidang tinggi besar itu, aku deg-degan sekali. "

Ibunya Sephora mengeryit bingung, kini dia hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Jadi, masalahnya ada dimana? Apakah dia sedang jatuh cinta dengan Presdir Nard dan itu adalah sebuah masalah?

" Ibu tahu tidak? "

" Tidak. "

" Ah, Ibu! " Kesal Sephora.

" Ibu masih tidak mengerti apa dan dimana masalahnya. "

Sephora membuang nafas sebalnya.

" Masalah terbesarnya adalah, aku menjabat tangan kepada Presdir Nard, tapi dia bilang kalau dia gila kebersihan jadi tidak mau menjabat tanganku. Anehnya setelah mengatakan itu, dia memegang kepala Ariel dan membawanya masuk ke dalam mobilnya. "

" Apa?! " Ibunya Sephora terkejut bukan main. Bagaimana tidak? Ariel kenapa bisa dekat dengan Presdir Nard yang sangat misterius itu? Padahal kalau Sephora bisa dekat dengan Presdir Nard, itu benar-benar adalah sebuah berkah yang luar biasa. RC itu kan sangat terkenal, gaji karyawan biasa saja di sana juga terbilang besar dan di atas upah minimum reguler.

" Kenapa bisa ada Ariel disana?! "

" Aku sih mendengar kalau Presdir Nard memanggil Ariel dengan sebutan Asisten Marile. "

Ibunya Sephora terdiam sembari berpikir, seperti biasanya, dia akan menggigit kuku jempolnya saat sedang berpikir keras. Hal ini mana bisa di biarkan begitu saja? Kalau Ariel sampai dekat dengan Presdir Nard, bukan tidak mungkin kalau nanti Presdir Nard akan membantu Ariel membebaskan Ibunya dari tahanan kan? Tidak! Ini benar-benar adalah masalah besar, kalau si Leo sih mana bisa melakukan hal itu? Leo itu kan hanya cucu manja dari seorang pembisnis batu bara, jadi tidak mungkin dia bisa memiliki kemampuan untuk membebaskan Ibunya Ariel.

" Sephora, kau carilah cara supaya Ariel tidak terlalu dekat dengan Presdir Nard! "

Sephora mengeryit bingung.

" Bagaimana caranya Ibu? Melihat cara Presdir Nard memperlakukan Ariel, aku rasa agak sulit deh melakukanya. " Ujar Sephora karena memang dia bisa melihat sendiri bagaimana dinginnya Presdir Nard, dan jelas sekali dia bukan orang yang bisa dibodohi seperti Bram.

" Cari cara saja, kau bisa coba bekerja disana juga kan? Pokoknya jangan sampai kalau Ariel terlalu dekat dengan Presdir Nard. Karena Presdir Nard adalah orang yang punya pengaruh besar, bukan tidak mungkin kalau nanti dia akan membantu Ariel membebaskan Ibunya. Kalau sampai itu terjadi, posisi kita tidak akan aman, kita juga bisa mati kutu. "

Sephora membuang nafas sebalnya.

" Nanti akan kucari caranya, tapi Ibu jangan terllau panik begitu. Toh wanita itu kan tidak akan mungkin berani melakukan apa-apa kepada kita. " Ujar Sephora.

***

Ariel terdiam sembari membatin heran. Sebenarnya apa yang dia lihat tadi itu nyata atau tidak sih? Padahal selama ini yang dia kenal Presdir Nard adalah pria yang sangat mudah tersenyum, suka sembarangan menyentuh, bicaranya juga agak aneh seperti pria yang sedang menggoda wanita. Tapi tadi, cara menatap Presdir Nard benar-benar mirip seperti yang dikatakan tiga gadis yang ia temui di toilet beberapa hari yang lalu.

" Kau membawa bekal? Kenapa tidak di makan? "

Ariel terperanjak kaget karena suara dari orang yang sedang dibicarakan di dalam hati terdengar olehnya.

" Oh iya, nanti Presdir Nard. Aku juga belum terlaku lapar. "

" Makan saja, perjalanan ke bandara kan lumayan jauh, masih ada empat puluh lima menit. Jadi mumpung masih ada waktu, cepatlah makan. "

Tuh kan? Mana coba sifat aslinya yang sebenarnya? Kalau dia sok perhatian seperti ini, sebenarnya malah lebih membuat Ariel merinding dari pada Presdir Nard yang dingin seperti beberapa saat lalu. Apalagi kalau melihat cara dia tersenyum seperti sedang menggodanya, rasanya ingin sekali dia tusuk kedua mata itu dengan garpu. Aduh, sudahlah, tenangkan diri saja dan makan dengan baik, batin Ariel.

" Presdir Nard, ini sungguhan tidak apa-apa aku makan di mobil? Apa tidak takut mobilnya jadi bau? " Tanya lagi Ariel karena takutnya nanti dia kena omel.

" Santai saja, makanlah yang banyak. " Ariel membulatkan matanya karena terkejut dengan tangan Presdir Nard yang lagi-lagi mengacak rambutnya, seperti Ariel adalah adik kandung atau kekasihnya saja.

Kalau saja dia bukan Presdir di tempatku bekerja, aku pasti akan menendang telor kembar mu karena terus bersikap seolah aku ini wanita yang mudah di rayu. Maaf saja, aku sudah trauma dengan pria tampan. Kalau dipikir-pikir, Bram saja yang tidak setampan Presdir Nard saja berkhianat, apalagi kalau Presdir Nard sendiri, Ih! setan sekali, sudah berapa juta lubang donat perempuan dia icip icip?

Bersambung.

Terpopuler

Comments

kuaci

kuaci

trauma org tampan ariel

2024-09-01

0

oncom

oncom

🙃😭😭😭

2024-07-02

0

Marhaban ya Nur17

Marhaban ya Nur17

piktor mele se marile neh ke nard or leon

2023-05-18

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 Final Episode!
117 Bonus chapter 1
118 Bonus Chapter 2
119 Bonus Chapter 3
120 Bonus Chapter 4
121 Pengumuman!
122 Bonus Chapter 5
123 Bonus Chapter 6
124 Bonus Chapter 7
125 Bonus Chapter 8
126 Bonus Chapter 9
127 Bonus Chapter 10
128 Bonus Chapter 11
129 Bonus Chapter 12
130 Bonus Chapter 13
131 Bonus Chapter 14
132 Bonus Chapter 15
133 Bonus Chapter 16
134 Bonus Chapter 17
135 Bonus Chapter 18
136 Bonus Chapter 19
137 Bonus Chapter 20
138 Bonus Chapter 21
139 Bonus Chapter 22
140 Bonus Chapter 23
141 Bonus Chapter 24
142 Bonus Chapter 25
143 Bonus Chapter 26
144 Bonus Chapter 27
145 Bonus Chapter 28
146 Bonus Chapter 29
147 Bonus Chapter 30
148 Bonus Chapter 31
149 Bonus Chapter 32
150 Bonus Chapter 33
151 Bonus Chapter 34
152 Bonus Chapter 35
153 Bonus Chapter 36
154 Bonus Chapter 37
155 Bonus Chapter 38
156 Bonus Chapter 39
157 Bonus Chapter 40
158 Bonus Chapter 41
159 Bonus Chapter 42
160 Bonus Chapter 43
161 Bonus Chapter 44
162 Bonus Chapter 45
163 Bonus Chapter 46
164 Bonus Chapter 47
165 Bonus Chapter 48
166 Bonus Chapter 49
167 Bonus Chapter 50
168 Bonus Chapter 51
169 Bonus Chapter 52
170 Bonus Chapter 53
171 Bonus Chapter 54
172 Bonus Chapter 55
173 Bonus Chapter 56
174 Bonus Chapter 57
175 Bonus Chapter 58
176 Bonus Chapter 59
177 Bonus Chapter 60
178 Bonus Chapter 61
179 Bonus Chapter 62
180 Bonus Chapter 63
181 Bonus Chapter 64
182 Bonus Chapter 65
183 Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184 Wajib Di Baca!
185 Promo Novel Terbaru
186 promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...
Episodes

Updated 186 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
Final Episode!
117
Bonus chapter 1
118
Bonus Chapter 2
119
Bonus Chapter 3
120
Bonus Chapter 4
121
Pengumuman!
122
Bonus Chapter 5
123
Bonus Chapter 6
124
Bonus Chapter 7
125
Bonus Chapter 8
126
Bonus Chapter 9
127
Bonus Chapter 10
128
Bonus Chapter 11
129
Bonus Chapter 12
130
Bonus Chapter 13
131
Bonus Chapter 14
132
Bonus Chapter 15
133
Bonus Chapter 16
134
Bonus Chapter 17
135
Bonus Chapter 18
136
Bonus Chapter 19
137
Bonus Chapter 20
138
Bonus Chapter 21
139
Bonus Chapter 22
140
Bonus Chapter 23
141
Bonus Chapter 24
142
Bonus Chapter 25
143
Bonus Chapter 26
144
Bonus Chapter 27
145
Bonus Chapter 28
146
Bonus Chapter 29
147
Bonus Chapter 30
148
Bonus Chapter 31
149
Bonus Chapter 32
150
Bonus Chapter 33
151
Bonus Chapter 34
152
Bonus Chapter 35
153
Bonus Chapter 36
154
Bonus Chapter 37
155
Bonus Chapter 38
156
Bonus Chapter 39
157
Bonus Chapter 40
158
Bonus Chapter 41
159
Bonus Chapter 42
160
Bonus Chapter 43
161
Bonus Chapter 44
162
Bonus Chapter 45
163
Bonus Chapter 46
164
Bonus Chapter 47
165
Bonus Chapter 48
166
Bonus Chapter 49
167
Bonus Chapter 50
168
Bonus Chapter 51
169
Bonus Chapter 52
170
Bonus Chapter 53
171
Bonus Chapter 54
172
Bonus Chapter 55
173
Bonus Chapter 56
174
Bonus Chapter 57
175
Bonus Chapter 58
176
Bonus Chapter 59
177
Bonus Chapter 60
178
Bonus Chapter 61
179
Bonus Chapter 62
180
Bonus Chapter 63
181
Bonus Chapter 64
182
Bonus Chapter 65
183
Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184
Wajib Di Baca!
185
Promo Novel Terbaru
186
promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!