BAB 19

Sephora menggigit bibir bawahnya dengan perasaan kesal. Padahal dia benar-benar penasaran pekerjaan apa yang lakukan Ariel di RC yang jelas adalah perusahaan besar, bahkan sebenarnya dia datang ke RC untuk mengajukan kerja sama yang belum tentu akan diterima oleh RC yang sangat detail dan memilih itu. Ini sudah ke empat kalinya dalam setahun perusahaan orang tuanya Bram menawarkan kerja sama bahkan rela mendapatkan keuntungan lebih sedikit agar bisa menarik RC ke perusahaannya, baru nanti bisa memperlebar relasi dengan embel-embel RC.

" Kau tidak di minta duduk di dalam, tapi berdiri di sini malah seperti pak satpam. Pergilah sana! Kasihan pak satpam karena pekerjaannya jadi tidak fokus karena ada sampai di dekatnya. Iya kan pak satpam? "

Satpam yang sedari tadi hanya pura-pura tidak lihat hanya bisa memaksakan senyumnya. Ah, siapa sih yang tidak tahu Ariel? Dia itu kan sudah di umumkan menjadi asisten pribadi Presdir Nard yang bahkan katanya sabat misterius dan juga introvet luar biasa.

" Ariel, kau sekarang sudah sangat berani membalas ucapan ku, dan juga menghinaku ya? " Sephora menatap dengan tatapan marah, dia juga dengan jelas menunjukkan lewat mimik wajahnya bahwa dia seperti bersiap untuk membalas dendam dengan Ariel.

Ariel menghela nafas sebalnya. Iya, kalau di ingat-ingat lagi, kenapa dia dulu begitu bodoh dan menerima saja saat diperlakukan tidak adil ya? Padahal jelas sekali rasanya sangat lega saat dia bisa membalas dan membalikkan hinaan kepada sang penghina itu sendiri.

" Aku malah tidak habisnya heran dengan mu, Sephora. Kau ini kan sudah tua, kau sudah pasti bukan hanya ewita dengan Bram saja kan? Tapi kenapa kau masih tidak bisa berpikir dewasa? Katanya ada yang bilang kalau ewita itu dapat merefresh otak agar menjadi jernih dan bisa berpikir positif, tapi kenapa tidak ada gunanya padamu? Kau pasti dengan laki-laki lain ewita, dengan tetangga yang kau pacari waktu itu juga kau ewita di mobil kan? Ah, dengan teman Ayah juga kau ewita juga kan? Cih! Padahal ewita di sini ewita disana tapi otaknya malah amblas. "

Sephora terperangah dengan kata-kata Ariel yang luar biasa lepas tidak pakai filter.

" Ariel, otakmu benar-benar terkontaminasi dengan kata aneh itu kan?! Bagaimana bisa pikiran mu seaneh itu! Ingat juga, umurku baru dua puluh enam! Mana boleh kau mengatai ku tua?! Masalah berhubungan badan, aku tidak segencar itu dengan semua pria! "

Ariel menaikkan sisi bibirnya.

" Yah mana aku tahu. Yang aku pergoki si cuma sama tetangga di mobil, terus yang kedua dengan Bram. Aduh, kalau ingat itu aku jadi ingat dengan dada mu yang besar sebelah. Hehehe.... "

Sephora memejamkan mata sebentar mengatur nafas untuk bisa menahan diri agar jangan membuat masalah di sana karena takutnya itu tidak akan baik untuk Bram nantinya.

" Waktu itu kami kan dalam posisi yang tidak benar, jadi bisa saja kau salah lihat! "

" Masa iya? Tapi aku juga lihat tanda lahir mu di dekat itu loh, hahaha..... ''

Sephora sudah tidak tahan lagi, dia sudah maju selangkah untuk memukul Ariel, tali suara Bram terdengar dan membuatnya menggagalkan niatnya itu.

" Honey? "

Ariel terperangah mendengar panggilan sayang dari Bram untuk Sephora. Honey? Huek! Ingin muntah sekali rasanya.

" Love? Sudah selesai? "

Love? Ariel menaikkan sisi bibirnya dengan tatapan jijik. Honey? Love? Iuh!!!! Boleh muntah dimuka mereka tidak sih?!

" Sudah, tapi- " Kalimat Bram tak dilanjutkan karena Bram kaget juga melihat Ariel berada disana.

" Ariel? Kau kenapa ada disini? "

Ariel menghela nafas, dia sebentar menatap Bram yang juga tengah menatapnya, tapi segera di buang pandangan karena ogah sekali berlama-lama menatap si Lope Lope nya Sephora ngok ngok itu!

" Kenapa aku disini, yang jelas aku tidak sedang mengikuti kalian berdua. " Jawab Ariel tegas.

" Ariel, kau pasti belum bisa moge on dariku kan? Tapi kau kan sudah menikah dengan pria selingkuhan mu itu. Kau juga sedang hamil, jadi jangan mengharapkan aku lagi, aku dan Sephora akan bertunangan. "

Hamil? Pria selingkuhan? Ariel menatap Sephora dengan tatapan kesal, tapi Sephora justru membuang muka dan itu cukup membuktikan bahwa pria bodoh yang tak lain adalah Bram ternyata hanyalah seorang pria tanpa otak. Yah, tidak perlu menjelaskan apapun, nyatanya Ariel juga harus bersyukur juga dengan kejadian ini dia bisa melihat dengan jelas bahwa Bram adalah pria yang tidak patas untuk dia cintai.

" Ah, terserah kau saja mau bilang apa, dasar cucung imut! "

Ariel tadinya memang ingin melangkah meninggalkan Bram dan Sephora disana. Tali suara yang sangat laki-laki macho itu terdengar di belakang tubuhnya.

" Asisten Marile, aku sudah menunggumu sedari tadi, tapi kau malah berdiskusi dengan orang yang tidak penting disini. "

Ariel menoleh kebelakang, berbarengan dengan tubuhnya yang mengikuti. Dia tersenyum kikuk karena merasa tak enak, sementara Sephora menatap kagum pria yang menegur Ariel, dan pria itu adalah Presdir Nard.

" Presdir Nard, aku salah. Maaf kan aku, aku tidak akan mengulang lagi. " Ariel menunduk sopan memohon maaf.

" Sudahlah, aku kan sudah bilang jangan terlalu formal denganku. "

Presdir Nard? Sontak Sephora semakin melotot kaget juga kagum dengan betapa gagahnya Presdir Nard, bahkan wangi tubuhnya benar-benar terasa menyenangkan. Bram, pria itu bangga juga karen pada akhirnya dia bisa bertemu secara langsung dengan Presdir RC yang sulit untuk ditemui, bahkan Ayahnya atau rekan bisnis terkenal yang Ayahnya kenal juga kesulitan untuk bertemu dengan Presdir Nard.

" Selamat pagi menjelang siang, Presdir Nard? Maaf saya menyela pembicaraan. Saya Bramantyo, saya anak dari pemilik perusahaan Loxson. Hari ini saya datang untuk mengajukan kerja sama dengan RC. Dokumennya sudah saya serahkan kepada Resepsionis yang bekerja hari ini. " Bram membungkuk hormat, sementara Sephora masih memandang dengan senyum yang tak teralihkan karena pesona Presdir Nard memang sangat kuat.

" Oh, baiklah. " Jawab Presdir Nard dengan wajah yang datar tali terasa hawa dingin yang menekan sulit untuk dijelaskan lebih rinci rasanya.

Ya Tuhan, suaranya sangat seksi!

Sephora mengangkat telapak tangannya, laku menyodorkan ke hadapan Presdir Nard berharap untuk di sambut.

" Selamat pagi, Presdir Nard? Perkenalkan, nama saya Sephora. Saya adalah kakaknya Ariel, ah maksudnya Marile. " Sephora tersenyum manis berharap tangannya akan segera disambut.

Ariel, gadis cantik itu lagi-lagi hanya bisa mencaci lewat sisi bibirnya yang ia naikan dengan tatapan kesal. Sementara Presdir Nard, pria tampan itu masih membiarkan kedua tangannya berada di dalam saku celananya.

" Maaf, aku tidak terbiasa menjabat tangan orang sembarangan. Aku gila kebersihan, mohon di maklumi. " Jawab presdir Nard dengan wajah yang bisa dibilang agak dingin.

" Pft! " Ariel menahan tawanya.

Sephora tersenyum kikuk, lalu menurunkan tangannya.

Benar-benar pria yang sangat keren! Batin Sephora.

" Presdir Nard, kita berangkat sekarang? "

" Tidak, bulan depan saja! " Presdir Nard meraih belakang kepala Ariel, lalu mendorongnya agar dia segera melangkah masuk kedalam mobil dan itu sukses membuat Bram dan Sephora menganga bingung.

Kenapa dengan Ariel mereka seperti sangat akrab?

Bersambung.

Terpopuler

Comments

kuaci

kuaci

itu suamimu riel

2024-08-31

0

Rara Kusumadewi

Rara Kusumadewi

ya karena dia suaminya.....dasar kau sepora....kok mirip nama jamur ya😂

2023-10-20

0

wil wil

wil wil

Ariel Ariel kamu mah bikin ngakak 😂😂

2022-10-25

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 Final Episode!
117 Bonus chapter 1
118 Bonus Chapter 2
119 Bonus Chapter 3
120 Bonus Chapter 4
121 Pengumuman!
122 Bonus Chapter 5
123 Bonus Chapter 6
124 Bonus Chapter 7
125 Bonus Chapter 8
126 Bonus Chapter 9
127 Bonus Chapter 10
128 Bonus Chapter 11
129 Bonus Chapter 12
130 Bonus Chapter 13
131 Bonus Chapter 14
132 Bonus Chapter 15
133 Bonus Chapter 16
134 Bonus Chapter 17
135 Bonus Chapter 18
136 Bonus Chapter 19
137 Bonus Chapter 20
138 Bonus Chapter 21
139 Bonus Chapter 22
140 Bonus Chapter 23
141 Bonus Chapter 24
142 Bonus Chapter 25
143 Bonus Chapter 26
144 Bonus Chapter 27
145 Bonus Chapter 28
146 Bonus Chapter 29
147 Bonus Chapter 30
148 Bonus Chapter 31
149 Bonus Chapter 32
150 Bonus Chapter 33
151 Bonus Chapter 34
152 Bonus Chapter 35
153 Bonus Chapter 36
154 Bonus Chapter 37
155 Bonus Chapter 38
156 Bonus Chapter 39
157 Bonus Chapter 40
158 Bonus Chapter 41
159 Bonus Chapter 42
160 Bonus Chapter 43
161 Bonus Chapter 44
162 Bonus Chapter 45
163 Bonus Chapter 46
164 Bonus Chapter 47
165 Bonus Chapter 48
166 Bonus Chapter 49
167 Bonus Chapter 50
168 Bonus Chapter 51
169 Bonus Chapter 52
170 Bonus Chapter 53
171 Bonus Chapter 54
172 Bonus Chapter 55
173 Bonus Chapter 56
174 Bonus Chapter 57
175 Bonus Chapter 58
176 Bonus Chapter 59
177 Bonus Chapter 60
178 Bonus Chapter 61
179 Bonus Chapter 62
180 Bonus Chapter 63
181 Bonus Chapter 64
182 Bonus Chapter 65
183 Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184 Wajib Di Baca!
185 Promo Novel Terbaru
186 promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...
Episodes

Updated 186 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
Final Episode!
117
Bonus chapter 1
118
Bonus Chapter 2
119
Bonus Chapter 3
120
Bonus Chapter 4
121
Pengumuman!
122
Bonus Chapter 5
123
Bonus Chapter 6
124
Bonus Chapter 7
125
Bonus Chapter 8
126
Bonus Chapter 9
127
Bonus Chapter 10
128
Bonus Chapter 11
129
Bonus Chapter 12
130
Bonus Chapter 13
131
Bonus Chapter 14
132
Bonus Chapter 15
133
Bonus Chapter 16
134
Bonus Chapter 17
135
Bonus Chapter 18
136
Bonus Chapter 19
137
Bonus Chapter 20
138
Bonus Chapter 21
139
Bonus Chapter 22
140
Bonus Chapter 23
141
Bonus Chapter 24
142
Bonus Chapter 25
143
Bonus Chapter 26
144
Bonus Chapter 27
145
Bonus Chapter 28
146
Bonus Chapter 29
147
Bonus Chapter 30
148
Bonus Chapter 31
149
Bonus Chapter 32
150
Bonus Chapter 33
151
Bonus Chapter 34
152
Bonus Chapter 35
153
Bonus Chapter 36
154
Bonus Chapter 37
155
Bonus Chapter 38
156
Bonus Chapter 39
157
Bonus Chapter 40
158
Bonus Chapter 41
159
Bonus Chapter 42
160
Bonus Chapter 43
161
Bonus Chapter 44
162
Bonus Chapter 45
163
Bonus Chapter 46
164
Bonus Chapter 47
165
Bonus Chapter 48
166
Bonus Chapter 49
167
Bonus Chapter 50
168
Bonus Chapter 51
169
Bonus Chapter 52
170
Bonus Chapter 53
171
Bonus Chapter 54
172
Bonus Chapter 55
173
Bonus Chapter 56
174
Bonus Chapter 57
175
Bonus Chapter 58
176
Bonus Chapter 59
177
Bonus Chapter 60
178
Bonus Chapter 61
179
Bonus Chapter 62
180
Bonus Chapter 63
181
Bonus Chapter 64
182
Bonus Chapter 65
183
Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184
Wajib Di Baca!
185
Promo Novel Terbaru
186
promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!