BAB 2

Marile berjalan pelan begitu turun dari sepeda motor yang ia pesan secara online, (ojek online ) Sudah tiga jam semenjak di memergoki Bram dan Sephora berselingkuh di kamar apartemen, tapi sepertinya mereka bergerak lebih cepat sehingga memutuskan untuk mendatangi rumahnya. Bukan hanya menebak saja, tapi mobil yang biasa digunakan Bram kini telah terparkir di halaman rumah, jadi sudah jelas kalau mereka pasti sudah lebih dulu datang, dan bisa jadi juga mereka sudah menyusun kalimat serta alasan sehingga bebas dari tuduhan buruk, dan lagi Marile merasa kalau pada akhirnya dia akan lagi-lagi menjadi pihak yang dirugikan. Sebentar Marile menghela nafas, dia diam sejenak menata hati dan pikirannya karena dia tidak ingin terbawa suasana dan menangis seperti biasanya tanpa bisa melawan.

Tak ada yang bicara begitu Marile sampai di ruang tamu, hanya tatapan aneh tak bisa di artikan terarah padanya. Tapi lima menit dari sekarang juga belum tentu akan setenang ini, jadi coba saja menikmati ketenangan ini sebelum suara nyelekit dari mulut Ibu tiri terdengar seolah hampir saja menembus gendang telinganya.

" Dari mana saja kau? "

Benar-benar seorang Ayah yang sangat baik dan luar biasa sopan, setiap kali bertanya kepada Marile seolah Marile adalah tersangka pembunuhan yang mangkir dari hukuman. Tidakkah dia ingat bahwa Marile adalah putrinya juga? Sedari kecil hanya bisa memperlakukan Marile seperti anak adopsi, lalu dengan terang-terangan memperlakukan Sephora dengan lembut seolah tubuh Sephora terbuat dari adonan tepung roti yang harus dia jaga dengan sangat teliti karena takut meleyot.

" Dari menyendiri menghilangkan stres dan kesedihan karena pacar dan kakak tiri ku baru kepergok sedang ewita di apartemennya Bram. "

Lancang? Iya, memang begitu sifat Marile. Bukan sedari kecil, tapi semenjak Ibunya dipenjara, dan dia harus ikut tinggal bersama dengan Ayah yang kembali menikahi mantan istrinya, lalu entah apa yang di bisikkan oleh Ibu tirinya sehingga sang Ayah perlahan-lahan mulai berubah dan memperlakukan Marile dengan buruk. Tak hanya Ayah kandungnya saja, tapi Ibu tiri juga Sephora selalu menindas dengan alasan menghukum Marile karena Marile melakukan kesalahan fatal. Jadi, karakter Marile sekarang ini adalah hasil dari lingkungannya tinggal.

" Dasar anak kurang ajar! " Satu tamparan begitu panas dan perih terasa di pipi Marile, tapi gadis yang sudah lelah menangis itu hanya bisa diam dan menatap bola mata hitam Ibu tirinya yang dengan berani mengangkat tangan padanya di hadapan Ayahnya, juga yang lain.

" Anakmu sudah ewita dengan pacarku, apa dia sudah kau tampar? "

" Tutup mulutmu! "

Marile terkekeh dengan tatapan heran, padahal sudah jelas anaknya bersalah, tapi wanita yang adalah Ibu tirinya malah tak terima saat ada yang mengingatkan kesalahan putri kandungnya sendiri. Tapi kalau yang melakukan itu adalah Marile, seluruh badannya pasti sudah di gorok habis dengan dalih menghukum anak yang berbuat salah. Memang benar keluarga cemara ya? Sangat cerah seperti matahari, seindah gemerlap bintang di malam hari. Benar-benar kotoran kambing! Kalau saja Ibu kandungnya adalah Ashanti, benar dia akan bersujud kepada suruh penghuni alam ini.

" Seharusnya kau tidak perlu memaksa Bram, dia itu jelas mencintai Sephora! Kau saja yang murahan dan bodoh! Sekarang Bram dan Sephora akan menjalin hubungan, kedepannya juga akan bertunangan dan menikah, jadi jangan berharap bisa menjalin hubungan dengan Bram lagi! Kau juga tidak boleh menceritakan ini kepada siapapun. Kalau ada yang bertanya, bilang saja selama ini kau berteman dengan Bram saja. "

Marile terkekeh lagi semakin tak percaya dengan apa yang dia dengar. Apakah wanita yang katanya Ibu tiri itu sangat bodoh ya? Mau mengatai orang bodoh, murahan, tidak tahu diri, tapi masih memohon di balik kata memerintah agar tidak membuka atau menyebar aib putri kandungnya. Oh, beri tepuk tangan untuk Ibu tiri yang seperti ini.

" Tidak mau! Kalau ingin aku tidak menceritakan, bagaimana kalau suruh mereka berdua sujud di kakiku dan memohon, jangan lupa memanggilku Yang Mulai Marile nan agung. "

Ayah kandung Marile menatap wajah Marile yang nampak begitu berbeda dari sebelumya. Padahal biasanya dia hanya akan menatap tajam saat sedang di marahi, lalu menangis saja dan berakhir meminta maaf. Ada apa, lalu kenapa dia begitu berbeda?

" Dasar anak wanita rendahan! Tidak tahu sopan santun pula! "

Lagi, dengan sekarang sudah puluhan, bahkan ratusan kali dia mendengar Ibu tirinya memaki dengan sangat menyakitkan. Tahukah bahwa saat dia memaki Ibunya dengan kalimat itu rasa ya sangat menyakitkan? Benar, Ibunya dipenjara sepuluh tahun lalu karena tuduhan korupsi, tapi bagaimana dia bisa di anggap murahan hanya karena sebuah tuduhan yang sampai saat ini masih dibantah keras oleh Ibunya?

Sudah bertahun-tahun, tapi mulut Ibu tirinya malah jadi semakin licin sehingga begitu lancar dalam memaki dan mengutuk Ibunya. Maka jangan salahkan Marile yang dalam tiga jam lalu sudah berhasil merubah dirinya menjadi wanita yang kuat tak kenal takut karena bertemu dengan seorang pria misterius.

" Jangan lupa, nasi yang kau makan hari ini adalah uang keluarga Ibuku, aku bisa menuntut mu dan merampasnya jika kau tidak bisa mengontrol mulut kotor mu. "

Ibu tiri semakin terperangah menahan kesal tapi juga terhalang kebenaran saat ingin kembali menampar Marile. Sementara Sephora, gadis itu masih menunduk seolah begitu bersalah dan kasihan. Ayah Marile, atau sebut saja Tuan Diro semakin terdiam karena tak percaya dengan sifat Marile yang begitu berubah. Bahkan dia yang tadinya tidak pernah sekalipun perduli dengan harta peninggalan nenek kakeknya sekarang jadi mengungkit dengan begitu tegas seolah tahu kalau uang itu berjumlah cukup banyak.

" Oh iya, kalau ingin membuatkan orang-orang tahu aku dan Bram hanya berteman, maka minta saja Bram melakukannya. Soalnya dia yang selalu mengajakku kesana kemari lalu mengenalkan aku sebagai pacarnya. Oh, media sosialnya juga selalu aktif mengunggah photo ku, jadi jangan melibatkan ku dengan hubungan aneh anak mu yang sudah tidak tahu berapa banyak laki-laki ewita dengan dia. "

" Bajingan, brengsek! " Ucap Ibu tiri hanya bisa berteriak kesal tak berani melakukan apapun. Semetara Bram, pria itu kini menjadi dilema dan memutuskan untuk segera pergi dari sana mengabaikan Sephora yang terus memanggilnya dan memohon untuk jangan pergi dari sana sampai masalah hubungan mereka selsai dulu. Tapi Bram yang pikirannya sedang kacau dan dilema hanya bisa acuh dan melesat segera menjauh tanpa menoleh lagi.

" Ibu, bagaiman ini?! Hari pernikahan dengan pria cacat itu sudah akan sebentar lagi, aku tidak mau menikah dengan dia, Ibu! " Rengek Sephora.

Sebentar Ibu tiri menghela nafas, sedangkan Tuan Diro beranjak pergi karena tidak tahan dengan kepalanya yang sakit.

" Tenang saja, sayang. Kau tidak perlu menikahi orang cacat itu, kita buat saja Marile yang menikah dengan dia, jadi kau bisa menikah dengan Bram. Selain kaya, Bram itu anak kesayangan dari keluarganya, jadi akan untung banyak kalau kau menikah dengan dia. ''

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Anfit Annisa Fitri Tangka

Anfit Annisa Fitri Tangka

Thor, awal2 da bikin emosi q naik …. Untung aq da minum obat tensi amlod*pin kl gak bisa bahaya.

2023-06-06

1

Marhaban ya Nur17

Marhaban ya Nur17

selalu saja harta n tahta yg jd masalahnya

2023-05-16

0

Aya Vivemyangel

Aya Vivemyangel

Baru ini tau istilah ewita ,, apaAn artiy 🤔

2023-02-13

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 Final Episode!
117 Bonus chapter 1
118 Bonus Chapter 2
119 Bonus Chapter 3
120 Bonus Chapter 4
121 Pengumuman!
122 Bonus Chapter 5
123 Bonus Chapter 6
124 Bonus Chapter 7
125 Bonus Chapter 8
126 Bonus Chapter 9
127 Bonus Chapter 10
128 Bonus Chapter 11
129 Bonus Chapter 12
130 Bonus Chapter 13
131 Bonus Chapter 14
132 Bonus Chapter 15
133 Bonus Chapter 16
134 Bonus Chapter 17
135 Bonus Chapter 18
136 Bonus Chapter 19
137 Bonus Chapter 20
138 Bonus Chapter 21
139 Bonus Chapter 22
140 Bonus Chapter 23
141 Bonus Chapter 24
142 Bonus Chapter 25
143 Bonus Chapter 26
144 Bonus Chapter 27
145 Bonus Chapter 28
146 Bonus Chapter 29
147 Bonus Chapter 30
148 Bonus Chapter 31
149 Bonus Chapter 32
150 Bonus Chapter 33
151 Bonus Chapter 34
152 Bonus Chapter 35
153 Bonus Chapter 36
154 Bonus Chapter 37
155 Bonus Chapter 38
156 Bonus Chapter 39
157 Bonus Chapter 40
158 Bonus Chapter 41
159 Bonus Chapter 42
160 Bonus Chapter 43
161 Bonus Chapter 44
162 Bonus Chapter 45
163 Bonus Chapter 46
164 Bonus Chapter 47
165 Bonus Chapter 48
166 Bonus Chapter 49
167 Bonus Chapter 50
168 Bonus Chapter 51
169 Bonus Chapter 52
170 Bonus Chapter 53
171 Bonus Chapter 54
172 Bonus Chapter 55
173 Bonus Chapter 56
174 Bonus Chapter 57
175 Bonus Chapter 58
176 Bonus Chapter 59
177 Bonus Chapter 60
178 Bonus Chapter 61
179 Bonus Chapter 62
180 Bonus Chapter 63
181 Bonus Chapter 64
182 Bonus Chapter 65
183 Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184 Wajib Di Baca!
185 Promo Novel Terbaru
186 promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...
Episodes

Updated 186 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
Final Episode!
117
Bonus chapter 1
118
Bonus Chapter 2
119
Bonus Chapter 3
120
Bonus Chapter 4
121
Pengumuman!
122
Bonus Chapter 5
123
Bonus Chapter 6
124
Bonus Chapter 7
125
Bonus Chapter 8
126
Bonus Chapter 9
127
Bonus Chapter 10
128
Bonus Chapter 11
129
Bonus Chapter 12
130
Bonus Chapter 13
131
Bonus Chapter 14
132
Bonus Chapter 15
133
Bonus Chapter 16
134
Bonus Chapter 17
135
Bonus Chapter 18
136
Bonus Chapter 19
137
Bonus Chapter 20
138
Bonus Chapter 21
139
Bonus Chapter 22
140
Bonus Chapter 23
141
Bonus Chapter 24
142
Bonus Chapter 25
143
Bonus Chapter 26
144
Bonus Chapter 27
145
Bonus Chapter 28
146
Bonus Chapter 29
147
Bonus Chapter 30
148
Bonus Chapter 31
149
Bonus Chapter 32
150
Bonus Chapter 33
151
Bonus Chapter 34
152
Bonus Chapter 35
153
Bonus Chapter 36
154
Bonus Chapter 37
155
Bonus Chapter 38
156
Bonus Chapter 39
157
Bonus Chapter 40
158
Bonus Chapter 41
159
Bonus Chapter 42
160
Bonus Chapter 43
161
Bonus Chapter 44
162
Bonus Chapter 45
163
Bonus Chapter 46
164
Bonus Chapter 47
165
Bonus Chapter 48
166
Bonus Chapter 49
167
Bonus Chapter 50
168
Bonus Chapter 51
169
Bonus Chapter 52
170
Bonus Chapter 53
171
Bonus Chapter 54
172
Bonus Chapter 55
173
Bonus Chapter 56
174
Bonus Chapter 57
175
Bonus Chapter 58
176
Bonus Chapter 59
177
Bonus Chapter 60
178
Bonus Chapter 61
179
Bonus Chapter 62
180
Bonus Chapter 63
181
Bonus Chapter 64
182
Bonus Chapter 65
183
Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184
Wajib Di Baca!
185
Promo Novel Terbaru
186
promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!