BAB 14

Marile menelan salivanya sendiri karena merasa heran, sekaligus bingung. Presdir Nard, pria yang katanya tidak suka tersenyum, banyak bicara dan tidak sembarangan orang bisa dekat rupanya tidak seperti yang dia lihat. Pria tampan bertubuh indah yang sepertinya kalau dicicipi indehoi rasanya malah seperti pelayan yang tengah memanjakan tuannya.

" Kau suka udang? " Tanya pResdir Nard. Entah mabuk apa orang itu karena sedari pertama kali mereka bertemu tak sekalipun Presdir Nard terlihat dingin seperti yang tiga ****** korek itu gosip kan. Tahu apa yang sedang dilakukan Presdir Nard sekarang? Dia sedang mengambilkan makanan untuk Marile, makan di meja yang sama dengannya, bahkan Marile sempat gugup karena seperti seorang istri yang sedang dilayani oleh suaminya. Ah, maksudnya suami yang sedang dilayani oleh istrinya saat makan.

" Marile? "

" Em?! " Marile menatap Presdir Nard karena terkejut saat dia tersadar dari lamunannya.

" Kau suka makan udang tidak? " Tanyanya dengan senyum indah, Ah..... bagaimana ini? Marile benar-benar merinding melihat senyum indah itu, apa tidak bisa ya jangan murah senyum seperti itu? Atau lebih baik kalau apa yang dikatakan tiga pentol korek itu benar adanya saja.

" Udang? I iya. "

Presdir Nard meletakkan beberapa ekor udang di piring Marile, lalu mengajaknya untuk segera makan siang. Tak ada obrolkan apapun, mereka khusuk makan siang karena Marile pikir akan lebih baik kalau tenang saja seperti ini.

" Marile, besok kita kan ada dinas keluar kota, tolong siapkan semua kebutuhanku ya? Kau datang ke apartemenku, siapkan pakaian dan barang-barang yang aku butuhkan. " Ucap Presdir Nard setelah makan siang mereka selesai.

" Baik, Presdir Nard. " Jawab Marile patuh. Segera setelah itu Marile membereskan bekas makan mereka, membuang bungkusnya keluar karena tempat sampah untuk barang semacam itu ada di luar, setelah itu dia kembali dengan membereskan sisanya, lalu mengelap meja makan dia rasa bersih.

Presdir Nard, pria itu menyembunyikan senyum tipisnya yang penuh dengan maksud.

Hari sudah sore, dan ini adalah waktunya untuk Marile pulang ke rumah. Rumah? Iya rumah suaminya yang sangat baik hati, berbudi luhur, bermulut manis, tatapannya sangat hangat, cara bicara yang sangat elegan, uh! Seandainya saja benar begitu, Marile siap saja deh kalau harus sungkem pagi siang malam. Tapi sebelum pulang kerumah, Marile harus datang ke apartemen Presdir Nard dulu untuk menyiapkan keperluan pria itu. Marile membuang nafasnya terlebih dulu sebelum mengambil ponselnya karena Presdir Nard mengirim alamat apartemen ke ponselnya.

" Oh, ternyata sangat dekat dengan kantor ya? " Gumam Marile setelah memasang GPS untuk mencari keberadaan apartemen milik Presdir Nard. Tidak perlu naik angkutan umum, apalagi naik taksi, cuma berjalan sebentar saja sudah pasti akan segera sampai, jadi Marile tak membutuhkan ongkos dan bisa sedikit lebih ngirit lagi.

Sepuluh menit kemudian, sampailah Marile di sebuah gedung tinggi, dan di sanalah apartemen milik Presdir Nard. Sempat ternganga kagum melihat elitnya bangunan apartemen itu, tapi karena malu juga berlama-lama mengagumi keindahan gedung yang tidak ada gunanya juga untuknya. Segera Marile masuk ke dalam, setelah melalui beberapa prosedur, akhirnya Marile di izinkan masuk kedalam, dan entah mengapa juga semenjak resepsionis apartemen mendapatkan telepon, Marile sudah diberikan izin keluar masuk ke apartemen dua puluh jam tanpa batasan apapun.

" Kok aku deg-degan ya? Padahal mau masuk ke apartemen mewah, tapi kenapa seperti ingin masuk ke sarang macan? " Gumam Marile seraya menelan tombol lift untuk menuju ke lantai tiga puluh enam. Ini sungguhan dia tidak bisa berhenti berdebar, apakah karena ini kali pertama dia masuk ke bangunan apartemen mewah? Mungkin saja lah ya, jadi Marile sudah tidak ingin lagi banyak berpikir berlebihan.

Setelah sampai di apartemen milik Presdir Nard, segera Marile menekan kode akses seperti yang sudah diperintahkan pria itu, lancar! Semuanya sangat lancar hingga Marile merasa bingung sendiri. Sebentar Marile menatap kagum begitu masuk ke dalam apartemen yang super super mewah.

" Ini sepi sekali ya? Apa aku langsung masuk saja ke kamar Presdir Nard untuk mengemas pakaian? " Gumam Marile, karena masih saja tak ada suara, segera dia berjalan mencari kamar Presdir Nard, setelah menemukan sebuah kamar yang jelas itu adalah milik Presdir Nard, segera Marile masuk ke dalam, membuka lemari dan mengeluarkan beberapa set pakaian untuknya.

Deg!

Marile menelan salivanya saat membuka laci khusus untuk pakaian dalam. Hah? Ini sungguhan harus memegang celananya Presdir Nard ya? Hah! Padahal cuma celana penutup dalam saja tapi jantungnya sudah gemuruh seperti kena gempa.

Aduh! Kenapa memegang kain penutup dalam milik Presdir Nard berasa seperti memegang cucungnya sih! Sialan! Tanganku gemetaran!

Sudah selesai dengan pakaian, keperluan lagi yang sudah ada di daftar juga sudah di kumpulkan, dan sekarang tinggal mengambil koper untuk menempatkan keperluan Presdir Nard disana. Marile menghela nafas sebal karena ternyata Koper itu tak terjangkau oleh tangannya, meski kakinya juga sudah berjinjit setinggi mungkin.

Grep!

Satu tangan yang basah memegang perut Marile, tubuh tinggi besar menempel ke punggungnya, satu tangan pria itu naik ke atas untuk mengambil koper.

Glek!

Marile menelan salivanya sendiri, karena bisa melihat siapa pria yang menempel di punggungnya sembari memegang perutnya itu lewat pantulan cermin yang tak jauh darinya.

" Kau seharunya memanggilku kalau tidak bisa megambil kopernya. " Suara khas pria yang seksi begitu jelas terdengar di telinga Marile, tangannya yang dingin karena basah membuat tubuhnya merinding Meksi yang tersentuh hanyalah bagian perut karena saat dia mengangkat tangannya dengan berjinjit, bajunya jadi ikut naik hingga perutnya sedikit terbuka, dan bagian itulah yang dipegang oleh Presdir Nard hingga sekarang ini.

Marile lagi menelan salivanya, sebisa mungkin dia tersenyum sopan seraya menjauhkan tubuhnya dari tubuh Presdir Nard yang hanya menggunakan jubah mandi saja. Tidak tahu apakah ini kebiasaan orang kaya atau bukan, tapi aneh bagi Marile saat melihat orang yang keluar dari kamar mandi, padahal sudah menggunakan jubah mandi yang seharunya juga sudah menyeka air yang tertinggal dengan handuk, seharunya sudah tidak se-basah ini kan?

" Sudah selesai? " Tanya Presdir Nard dengan santai seolah Marile sudah terbiasa untuk melihat tubuhnya.

Marile mengangguk cepat, aneh! Kenapa dia merasa tidak asing dengan tubuh Presdir Nard? Ini apakah karena dia sudah beberapa kali melihat tubuh Leo? Hah! Tidak disangka kalau yang dia pikirkan malah Leo si manusia busuk menyebalkan itu.

" Lanjutkan saja pekerjaan mu. " Ujar Presdir Nard seraya berjalan mendekat ke hadapan Marile, tentu karena dia merasa terkejut, segera dia terus memundurkan langkahnya, begitu juga dengan Presdir Nard yang semakin melajukan langkah, hingga Marile terus mundur dan tubuhnya stuck karena lemari di belakang punggungnya.

" Marile, aku ingin mengambil baju ganti, apa kau bisa minggir dari lemari? "

Bersambung.

Terpopuler

Comments

kuaci

kuaci

leo ma nard itu 1 org yg sm

2024-08-31

0

Marhaban ya Nur17

Marhaban ya Nur17

gw se yakine Leo tuh lagi pura" 😝 gtu , soale novel yg kaya ini gw pernah maca deh 🙊 mon maap y thor

2023-05-18

1

🦋stary🌼🌸🌼

🦋stary🌼🌸🌼

Leo - nard satu orng yang sama dan si nard lebih ramah dan suka tersenyum ke marile .. dan si nard ini cuma ngetes marile sesetia apa si marlie klo di hadapkan dg pria tampan...

2023-01-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46
47 BAB 47
48 BAB 48
49 BAB 49
50 BAB 50
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 BAB 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 Final Episode!
117 Bonus chapter 1
118 Bonus Chapter 2
119 Bonus Chapter 3
120 Bonus Chapter 4
121 Pengumuman!
122 Bonus Chapter 5
123 Bonus Chapter 6
124 Bonus Chapter 7
125 Bonus Chapter 8
126 Bonus Chapter 9
127 Bonus Chapter 10
128 Bonus Chapter 11
129 Bonus Chapter 12
130 Bonus Chapter 13
131 Bonus Chapter 14
132 Bonus Chapter 15
133 Bonus Chapter 16
134 Bonus Chapter 17
135 Bonus Chapter 18
136 Bonus Chapter 19
137 Bonus Chapter 20
138 Bonus Chapter 21
139 Bonus Chapter 22
140 Bonus Chapter 23
141 Bonus Chapter 24
142 Bonus Chapter 25
143 Bonus Chapter 26
144 Bonus Chapter 27
145 Bonus Chapter 28
146 Bonus Chapter 29
147 Bonus Chapter 30
148 Bonus Chapter 31
149 Bonus Chapter 32
150 Bonus Chapter 33
151 Bonus Chapter 34
152 Bonus Chapter 35
153 Bonus Chapter 36
154 Bonus Chapter 37
155 Bonus Chapter 38
156 Bonus Chapter 39
157 Bonus Chapter 40
158 Bonus Chapter 41
159 Bonus Chapter 42
160 Bonus Chapter 43
161 Bonus Chapter 44
162 Bonus Chapter 45
163 Bonus Chapter 46
164 Bonus Chapter 47
165 Bonus Chapter 48
166 Bonus Chapter 49
167 Bonus Chapter 50
168 Bonus Chapter 51
169 Bonus Chapter 52
170 Bonus Chapter 53
171 Bonus Chapter 54
172 Bonus Chapter 55
173 Bonus Chapter 56
174 Bonus Chapter 57
175 Bonus Chapter 58
176 Bonus Chapter 59
177 Bonus Chapter 60
178 Bonus Chapter 61
179 Bonus Chapter 62
180 Bonus Chapter 63
181 Bonus Chapter 64
182 Bonus Chapter 65
183 Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184 Wajib Di Baca!
185 Promo Novel Terbaru
186 promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...
Episodes

Updated 186 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46
47
BAB 47
48
BAB 48
49
BAB 49
50
BAB 50
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
BAB 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
Final Episode!
117
Bonus chapter 1
118
Bonus Chapter 2
119
Bonus Chapter 3
120
Bonus Chapter 4
121
Pengumuman!
122
Bonus Chapter 5
123
Bonus Chapter 6
124
Bonus Chapter 7
125
Bonus Chapter 8
126
Bonus Chapter 9
127
Bonus Chapter 10
128
Bonus Chapter 11
129
Bonus Chapter 12
130
Bonus Chapter 13
131
Bonus Chapter 14
132
Bonus Chapter 15
133
Bonus Chapter 16
134
Bonus Chapter 17
135
Bonus Chapter 18
136
Bonus Chapter 19
137
Bonus Chapter 20
138
Bonus Chapter 21
139
Bonus Chapter 22
140
Bonus Chapter 23
141
Bonus Chapter 24
142
Bonus Chapter 25
143
Bonus Chapter 26
144
Bonus Chapter 27
145
Bonus Chapter 28
146
Bonus Chapter 29
147
Bonus Chapter 30
148
Bonus Chapter 31
149
Bonus Chapter 32
150
Bonus Chapter 33
151
Bonus Chapter 34
152
Bonus Chapter 35
153
Bonus Chapter 36
154
Bonus Chapter 37
155
Bonus Chapter 38
156
Bonus Chapter 39
157
Bonus Chapter 40
158
Bonus Chapter 41
159
Bonus Chapter 42
160
Bonus Chapter 43
161
Bonus Chapter 44
162
Bonus Chapter 45
163
Bonus Chapter 46
164
Bonus Chapter 47
165
Bonus Chapter 48
166
Bonus Chapter 49
167
Bonus Chapter 50
168
Bonus Chapter 51
169
Bonus Chapter 52
170
Bonus Chapter 53
171
Bonus Chapter 54
172
Bonus Chapter 55
173
Bonus Chapter 56
174
Bonus Chapter 57
175
Bonus Chapter 58
176
Bonus Chapter 59
177
Bonus Chapter 60
178
Bonus Chapter 61
179
Bonus Chapter 62
180
Bonus Chapter 63
181
Bonus Chapter 64
182
Bonus Chapter 65
183
Bonus Chapter 66 ( Final Chapter )
184
Wajib Di Baca!
185
Promo Novel Terbaru
186
promosi novel baru!!! kepoin yuk, seru banget loh...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!