Ep. 17 Ada Apa Dengan Laras?

Tidak membutuhkan waktu lama, ambulan yang membawa Laras tiba di Rumah Sakit. Para pekerja medis yang bertugas segera membantu Laras ke luar dari ambulan dengan tetap berada di atas bet stretcher. Wangi pun ikut mendampinginya. Seorang dokter jaga yang sedang bertugas pada waktu itu langsung menyambut kedatangan Laras selaku pasien darurat. Dan ternyata dokter tersebut adalah Riko.

"Bagaimana keadaan pasien? Lho... Wangi?" Riko setengah terkejut ternyata ada Wangi bersama pasien darurat itu.

"Pasien sedang hamil dan mengalami pendarahan, mengenai alat vital dalam keadaan stabil, aku kebetulan ada di temapat kejadian." Jawab Wangi singkat, padat dan jelas tanpa bertele-tele.

"Baiklah, aku periksa dulu." Kata Riko setelah mendengarkan diaknosa sementara Wangi dan dia sebagai dokter spesialis Obgyn langsung mengambil alih pemeriksaan.

"Okey, aku serahkan padamu." Jawab Wangi seraya mengangguk.

Setelah itu Wangi langsung menghempaskan bokongnya di atas kursi tunggu yang ada di sana, sungguh ini hari yang melelahkan untuknya.

"Wangi..." Suara Galih mengalihkan pandangannya ke arah lelaki tegap itu.

"Ahh... Galih, maaf sepertinya kita akan agak lama di sini." Ucap Wangi dengan suara lelahnya.

"Tidak apa, saya sudah melapor pada komandan tentang kejadian saat ini." Pungkas Galih.

"Terimakasih." Ucap Wangi sungguh-sungguh. Galih pun menganggukkan kepalanya dan kemudian ikut duduk di kursi sebelah Wangi.

Setelah menunggu kurang lebih dua jam, terlihat Riko keluar dari ruang UGD.

"Gimana Ko keadaan Laras?" Wangi langsung berdiri dan langsung menanyakan perihal keadaan Laras.

"Bayi dalam kandungannya tidak bisa diselamatkan, namun ibunya tidak apa-apa hanya perlu perawatan untuk pemulihan tubuhnya." Jawab Riko dengan raut muka sedih.

"Ahh... Sayang sekali, ini pasti sangat menyakitkan untuk Laras." Ujar Wangi yang ikut merasa sedih.

"Wang, tadi itu aku baru sadar jika pasien barusan adalah Laras teman kita sekolah dulu, awalnya aku tidak mengira dan menduga-duga saja, ternyata memang dia setelah melihatnya dengan jelas." Kata Riko dan Wangi pun mengangguk.

"Iya, memang benar itu dia, aku tidak sengaja menemukannya diantara kerumunan orang-orang di depan minimarket ketika hendak pulang ke rumah. Ohh, sekarang dia sudah dipindahkan ke ruang perawatan kan? Aku harus memeberi kabar keluarganya." Ungkap Wangi yang diangguki oleh Riko.

"Sebentar, aku akan mencari kontak telphon keluarganya di phonselnya." Lanjut Wangi yang langsung mencari phonsel Laras di dalam tas yang kebetulan dibawa Wangi. Dia pun segera mencari kontak dengan urutan nomor satu dan menemukan kontak bertuliskan nama 'My Husband'. Wangi langsung menghubungi nomor tersebut karena dia berpikir itu adalah nomor kontak suami Laras.

"Hallo yang... Kamu kemana saja, aku telphon dari tadi kenapa gak diangkat?" Suara di seberang sana langsung memberondong setelah tersambungkan.

"Maaf, apa benar ini dengan suami saudari Laras?" Tanya Wangi langsung.

"Benar, ini siapa ya? Kenapa phonsel Laras ada pada anda?" Jawab lelaki di seberang sana yang diduga sebagai suami Laras.

"Kami dari pihak Rumah Sakit Universitas memberitahukan bahwa saudari Laras mengalami pendarahan hebat dan terpaksa dilarikan di Rumah Sakit." Jawab Wangi.

"Bagaimana bisa?!" Seru lelaki tersebut dalam telphonnya.

"Untuk lebih jelasnya, mohon anda untuk segera datang bapak." Jawab Wangi lagi.

"Baik, terimakasih." Jawab lelaki di seberang sana dan langsung memutuskan sambungan telphonnya.

"Bagaimana?" Tanya Riko.

"Suaminya akan datang." Jawab Wangi.

"Ahh syukurlah..." Riko menghela napas lega namun matanya kemudian melirik ke arah belakang Wangi di mana Galih berdiri.

"Wang, itu di belakang kamu siapa? Seperti pernah lihat?" Tanya Riko setengah berbisik.

"Oh iya hampir lupa, kenalkan ini Galih dan Galih ini Dokter Riko teman sekaligus sahabat saya dari kecil, kalian berdua pernah bertemu sekali kok di warungnya bu Win." Kata Wangi memperkenalkan Galih pada Riko.

"Ahh... Sekarang aku baru ingat!" Kata Riko setengah berseru seraya matanya melirik ke arah Wangi dengan tersenyum smirk.

"Hallo salam kenal, kalau tanpa seragam gini saya jadi pangling dengan mas Galih. Ohh ya, bu Win itu ibu saya." Ucap Riko sambil mengajak Galih berjabat tangan.

"Saya tahu, karena sering makan di warungnya bu Win, senang juga berkenalan dengan Dokter Riko." Balas Galih dengan senyum tipisnya.

"Btw... Saya mau melihat Laras dulu, kamu mau ikut atau tunggu di sini saja?" Tawar Wangi pada Galih.

"Saya menunggu di sini saja." Jawab Galih.

"Baiklah." Wangi mengangguk sebentar lalu berlalu pergi bersama Riko meninggalkan Galih di ruang tunggu.

Ketika Wangi hendak membuka pintu kamar perawatan pasien dimana Laras berada, tiba-tiba tangan Riko mencegahnya.

"Ada apa Ko? Aku mau masuk kenapa kamu cegah?" Wangi merasa bingung dengan sikap Riko.

"Sebelumnya ada yang mau aku katakan padamu tentang Laras." Kata Riko dengan raut wajah yang serius.

"Laras? Ada apa dengan dia?" Tanya Wangi tak mengerti.

"Tadi dia sempat memohon agar kita tidak menghubungi orang tua maupun adiknya." Kata Riko.

"Kenapa?" Tanya Wangi heran.

"Karena tidak ada satu orangpun dari keluarganya yang mengetahui jika dirinya sedang hamil." Penjelasan Riko yang menurutnya sedikit ambigu membuat dahi dokter cantik itu berkerut.

"Maksudnya ini gimana? Meski orang tua atau adiknya tidak tahu paling tidak suaminya harus tahu kan? Tadi kamu lihat sendiri aku sudah terlanjur menghubungi suaminya." Ujar Wangi yang masih tidak habis pikir dengan keadaan yang terjadi pada saat ini.

"Yang kamu hubungi itu bukan suaminya melainkan kekasihnya, Laras belum pernah menikah sama sekali." Perkataan Riko itu langsung membuat Wangi terperangah tidak percaya.

"Jadi maksud kamu..." Ucapan Wangi tertahan dan langsung diperjelas oleh Riko.

"Ya, lelaki yang kamu telphon itu adalah ayah biologis dari anak yang dikandung Laras." Penjelasan Riko membuat Wangi tidak bisa lagi menahan keterkejutannya seraya membungkam sendiri mulutnya dengan tangannya agar suara pekikannya tidak keluar begitu saja.

"Lalu bagaimana? Aku terlanjur menghubungi lelaki itu." Tanya Wangi setelah pikirannya kembali jernih.

"Tidak apa-apa, memang itu yang diinginkan Laras. Dia hanya menginginkan kita menjaga rahasianya saja." Wangi mengangguk mengerti.

"Ya sudah sebaiknya kamu masuk sekarang." Ujar Riko dan Wangi pun langsung membuka pintu di hadapannya.

Ketika Wangi dan Riko memasuki ruangan tersebut, di sana terlihat Laras berbaring dengan air mata mengalir tanpa suara.

"Laras..." Suara Wangi terdengar lembut menyapa wanita lemah di atas ranjang Rumah Sakit itu.

Laras meresponnya, dia memandang Wangi yang datang menghampiri berdiri di samping ranjangnya. Tangisan tanpa suara itu perlahan terdengar dan semakin keras. Wangi langsung meraih tubuh lemah temannya itu dalam pelukannya, membiarkan Laras menangis sejadi-jadinya. Mungkin itu lebih baik daripada memendam sendiri kesedihannya dalam hati.

"Wang... A aku.. hiks..." Ucap Laras terbata-bata dalam tangisnya.

"Sstt... Tenang, tidak apa-apa... Riko sudah cerita semuanya padaku, kamu bisa percaya dengan kami berdua dan aku sudah menghubungi dia, mungkin sebentar lagi akan datang." Laras hanya bisa mengangguk tanpa bisa berkata apapun, hanya air matanya yang masih terus mengalir dari sudut matanya.

Tiba-tiba pintu ruang perawatan Laras terbuka dengan sedikit kasar.

"Laras! Sayang..."

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Wiwit Wilowati

Wiwit Wilowati

lanjut thor

2022-07-15

0

lihat semua
Episodes
1 Ep. 1 Kisah Sendu
2 Ep. 2 Kisah Sendu #2
3 Ep. 3 Wangi Prameswari
4 Ep. 4 I Love You
5 Ep. 5 Pagi Hari Penuh Kesal
6 Ep. 6 Antara Gosib dan Hari Tersial
7 Ep. 7 Calon Korban
8 Ep. 8 Cerita Di Meja Makan
9 Ep. 9 Tugas Sang Komandan
10 Ep. 10 Sopir Baru Wangi
11 Ep. 11 Sstt..!!
12 Ep. 12 Wangi VS Uler Keket
13 Ep. 13 Sumpah Wangi
14 Ep. 14 Rahasia Elias
15 Ep. 15 Ridwan Ketemu Calon Mantu
16 Ep. 16 Insiden Pulang
17 Ep. 17 Ada Apa Dengan Laras?
18 Ep. 18 Malu-Maluin
19 Ep. 19 Makan Malam Pertama
20 Ep. 20 Di Hari Operasi
21 Ep. 21 Akhirnya Galih Tahu
22 Ep. 22 Apa Sih Yang Aku Pikirkan?
23 Ep. 23 Omelan Wangi
24 Ep. 24 Info Dari Dino
25 Ep. 25 Berita Di Pagi Hari
26 Ep. 26 Merawat Elias
27 Ep. 27 Apakah Aku Sudah Terlambat?
28 Ep. 28 Gerah Hati
29 Ep. 29 Cerita Tak Terduga
30 Ep. 30 Cerita Tak Terduga #2
31 Ep. 31 Elias Berubah?
32 Ep. 32. Tamu Tak Diundang
33 Ep. 33 Suami Siaga
34 Ep. 34 Gara-Gara Soto Daging
35 Ep. 35 Koas Baru
36 Ep. 36 Perwita Sekar Arum
37 Ep. 37 Hati Yang Kacau
38 Ep. 38 Dasar Wangi!
39 Ep. 39 Galih Kena Gendam
40 Ep. 40 Untung Ganteng
41 Ep. 41 Undangan Makan Siang
42 Ep. 42 Gara-gara Pakaian
43 Ep. 43 Petir Di Siang Bolong
44 Ep. 44 Jawaban Galih
45 Ep. 45 Jawaban Wangi
46 Ep. 46 Syarat
47 Ep. 47 Bernapaslah Wangi
48 Ep. 48 Surat Terakhir Sang Mantan
49 Ep. 49 Surat Terakhir Sang Mantan #2
50 Ep. 50 Gosib di Rumah Sakit
51 Ep. 51 Menjahit Luka Gosib
52 Ep. 52 Siapa Dani?
53 Ep. 53 Nelangsa
54 Ep. 54 Gara-gara Salah Ngomong
55 Ep. 55 Sebuah Penyesalan
56 Ep. 56 Terbongkar Sudah
57 Ep. 57 Melepasmu
58 Ep. 58 Rahasia Wita dan Elias
59 Ep. 59 Makan Siang Berdua
60 Ep. 60 Kok Nangis?
61 Ep. 61 Josep dan Si Uler Keket?
62 Ep. 62 Kabar Dari Papa
63 Ep. 63 Curhatan Laras
64 Ep. 64 Terungkap
65 Ep. 65 Wangi Apa Monyet?
66 Ep. 66 Pengumuman Di Makan Malam
67 Ep. 67 Keputusan Galih dan Wangi
68 Ep. 68 Wangi Punya Adik Baru
69 Ep. 69 Rencana PDKT Buat Si Uler Keket
70 Ep. 70 Menjalankan Rencana
71 Ep. 71 Gara-gara Washtaple
72 Ep. 72 Sebuah Kabar Untuk Galih
73 Ep. 73 Bimbang
74 Ep. 74 Pasar Malam
75 Ep. 75 Setelah Dua Tahun
76 Ep. 76 Rujakan
77 Ep. 77 Lebanon... I'am coming..
78 Ep. 78 Apa Kabar Jantungmu?
79 Ep. 79 Kretek-Kretek Tahan Napas
80 Ep. 80 Makan Malam Penyambutan
81 Ep. 81 Telur Rebus dan Strawberry
82 Ep. 82 Kepikiran Galih Terus
83 Ep. 83 Zahara
84 Ep. 84 Haa... Kembar??
85 Ep. 85 Maaf Dari Galih dan Rahasia Romero
86 Ep. 86 Martabak Manis Yang Dirindu
87 Ep. 87 Roti Sobek Pagi Hari
88 Ep. 88 Masalah Hati
89 Ep. 89 Sstt..!! Diam!
90 Ep. 90 Langit Senja di Lebanon
91 Ep. 91 Zahara dan Romero
92 Ep. 92 Termakan Jebakan Wangi
93 Ep. 93 Kala Galih Menggoda
94 Ep. 94 Siapakah Mereka?
95 Ep. 95 Boss Gangster
96 Ep. 96 Serasa Di Dalam Drama Korea
97 Ep. 97 Makanya Jangan Nakal!!
98 Ep. 98 Rahasia Yang Ada Di Kota
99 Ep. 99 Pasien Tak Terduga
100 Ep. 100 Resah
101 Ep. 101 Joshua Franklin
102 Ep. 102 Bahaya Mengintai
103 Ep. 103 Introgasi
104 Ep. 104 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking
105 Ep. 105 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #2
106 Pengumuman Author
107 Ep. 106 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #3
108 Ep. 107 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #4
109 Ep. 108 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #5.Soledat
110 Ep. 109 Rencana Soledat dan Galih
111 Ep. 110 Gagak Siap Kembali Berburu
112 Ep. 111 Kecemasan Para Wanita
113 Ep. 112 Kasino
114 Ep. 113 OTW Bertemu Erisha
115 Ep. 114 Erisha dan Soledat Bebas
116 Ep. 115 Tertangkapnya Raja Kalajengking
117 Ep. 116 Siap-Siap Diomeli
118 Ep. 117 Mode Omelan On!
119 Ep. 118 Romi Terancam Punah
120 Ep. 119 Zahara OTW Ngerujak
121 Ep. 120 Romi, Bertahanlah...
122 Ep. 121 Bertemu Soledat Lagi
123 Ep. 122 Wangi Dilawan...?
124 Ep. 123 Tentang Mariam
125 Ep. 124 Piknik
126 Ep. 125 Persiapan Pulkam
127 Ep. 126 Bintang Di Bawah Langit Lebanon
128 Ep. 127 LDRan
129 Ep. 128 Kembali Pulang
130 Ep. 129 Kondangan
Episodes

Updated 130 Episodes

1
Ep. 1 Kisah Sendu
2
Ep. 2 Kisah Sendu #2
3
Ep. 3 Wangi Prameswari
4
Ep. 4 I Love You
5
Ep. 5 Pagi Hari Penuh Kesal
6
Ep. 6 Antara Gosib dan Hari Tersial
7
Ep. 7 Calon Korban
8
Ep. 8 Cerita Di Meja Makan
9
Ep. 9 Tugas Sang Komandan
10
Ep. 10 Sopir Baru Wangi
11
Ep. 11 Sstt..!!
12
Ep. 12 Wangi VS Uler Keket
13
Ep. 13 Sumpah Wangi
14
Ep. 14 Rahasia Elias
15
Ep. 15 Ridwan Ketemu Calon Mantu
16
Ep. 16 Insiden Pulang
17
Ep. 17 Ada Apa Dengan Laras?
18
Ep. 18 Malu-Maluin
19
Ep. 19 Makan Malam Pertama
20
Ep. 20 Di Hari Operasi
21
Ep. 21 Akhirnya Galih Tahu
22
Ep. 22 Apa Sih Yang Aku Pikirkan?
23
Ep. 23 Omelan Wangi
24
Ep. 24 Info Dari Dino
25
Ep. 25 Berita Di Pagi Hari
26
Ep. 26 Merawat Elias
27
Ep. 27 Apakah Aku Sudah Terlambat?
28
Ep. 28 Gerah Hati
29
Ep. 29 Cerita Tak Terduga
30
Ep. 30 Cerita Tak Terduga #2
31
Ep. 31 Elias Berubah?
32
Ep. 32. Tamu Tak Diundang
33
Ep. 33 Suami Siaga
34
Ep. 34 Gara-Gara Soto Daging
35
Ep. 35 Koas Baru
36
Ep. 36 Perwita Sekar Arum
37
Ep. 37 Hati Yang Kacau
38
Ep. 38 Dasar Wangi!
39
Ep. 39 Galih Kena Gendam
40
Ep. 40 Untung Ganteng
41
Ep. 41 Undangan Makan Siang
42
Ep. 42 Gara-gara Pakaian
43
Ep. 43 Petir Di Siang Bolong
44
Ep. 44 Jawaban Galih
45
Ep. 45 Jawaban Wangi
46
Ep. 46 Syarat
47
Ep. 47 Bernapaslah Wangi
48
Ep. 48 Surat Terakhir Sang Mantan
49
Ep. 49 Surat Terakhir Sang Mantan #2
50
Ep. 50 Gosib di Rumah Sakit
51
Ep. 51 Menjahit Luka Gosib
52
Ep. 52 Siapa Dani?
53
Ep. 53 Nelangsa
54
Ep. 54 Gara-gara Salah Ngomong
55
Ep. 55 Sebuah Penyesalan
56
Ep. 56 Terbongkar Sudah
57
Ep. 57 Melepasmu
58
Ep. 58 Rahasia Wita dan Elias
59
Ep. 59 Makan Siang Berdua
60
Ep. 60 Kok Nangis?
61
Ep. 61 Josep dan Si Uler Keket?
62
Ep. 62 Kabar Dari Papa
63
Ep. 63 Curhatan Laras
64
Ep. 64 Terungkap
65
Ep. 65 Wangi Apa Monyet?
66
Ep. 66 Pengumuman Di Makan Malam
67
Ep. 67 Keputusan Galih dan Wangi
68
Ep. 68 Wangi Punya Adik Baru
69
Ep. 69 Rencana PDKT Buat Si Uler Keket
70
Ep. 70 Menjalankan Rencana
71
Ep. 71 Gara-gara Washtaple
72
Ep. 72 Sebuah Kabar Untuk Galih
73
Ep. 73 Bimbang
74
Ep. 74 Pasar Malam
75
Ep. 75 Setelah Dua Tahun
76
Ep. 76 Rujakan
77
Ep. 77 Lebanon... I'am coming..
78
Ep. 78 Apa Kabar Jantungmu?
79
Ep. 79 Kretek-Kretek Tahan Napas
80
Ep. 80 Makan Malam Penyambutan
81
Ep. 81 Telur Rebus dan Strawberry
82
Ep. 82 Kepikiran Galih Terus
83
Ep. 83 Zahara
84
Ep. 84 Haa... Kembar??
85
Ep. 85 Maaf Dari Galih dan Rahasia Romero
86
Ep. 86 Martabak Manis Yang Dirindu
87
Ep. 87 Roti Sobek Pagi Hari
88
Ep. 88 Masalah Hati
89
Ep. 89 Sstt..!! Diam!
90
Ep. 90 Langit Senja di Lebanon
91
Ep. 91 Zahara dan Romero
92
Ep. 92 Termakan Jebakan Wangi
93
Ep. 93 Kala Galih Menggoda
94
Ep. 94 Siapakah Mereka?
95
Ep. 95 Boss Gangster
96
Ep. 96 Serasa Di Dalam Drama Korea
97
Ep. 97 Makanya Jangan Nakal!!
98
Ep. 98 Rahasia Yang Ada Di Kota
99
Ep. 99 Pasien Tak Terduga
100
Ep. 100 Resah
101
Ep. 101 Joshua Franklin
102
Ep. 102 Bahaya Mengintai
103
Ep. 103 Introgasi
104
Ep. 104 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking
105
Ep. 105 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #2
106
Pengumuman Author
107
Ep. 106 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #3
108
Ep. 107 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #4
109
Ep. 108 Operasi Penangkapan Raja Kalajengking #5.Soledat
110
Ep. 109 Rencana Soledat dan Galih
111
Ep. 110 Gagak Siap Kembali Berburu
112
Ep. 111 Kecemasan Para Wanita
113
Ep. 112 Kasino
114
Ep. 113 OTW Bertemu Erisha
115
Ep. 114 Erisha dan Soledat Bebas
116
Ep. 115 Tertangkapnya Raja Kalajengking
117
Ep. 116 Siap-Siap Diomeli
118
Ep. 117 Mode Omelan On!
119
Ep. 118 Romi Terancam Punah
120
Ep. 119 Zahara OTW Ngerujak
121
Ep. 120 Romi, Bertahanlah...
122
Ep. 121 Bertemu Soledat Lagi
123
Ep. 122 Wangi Dilawan...?
124
Ep. 123 Tentang Mariam
125
Ep. 124 Piknik
126
Ep. 125 Persiapan Pulkam
127
Ep. 126 Bintang Di Bawah Langit Lebanon
128
Ep. 127 LDRan
129
Ep. 128 Kembali Pulang
130
Ep. 129 Kondangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!