Bab 7 - Acara Reuni [2]

...༻◐༺...

Raffi dan Elsa masuk ke restoran sambil bergandengan tangan. Sebagian besar orang langsung menyapa mereka.

"Kalian itu tambah tua bukannya makin keriput, tapi malah tambah bening coba. Nggak adil banget tahu nggak," sapa seorang lelaki berambut ikal. Namanya Royan. Merupakan teman satu kelas Raffi dan Gamal dulu.

"Nggak usah berlebihan kali!" Raffi yang gemas mengacak-acak rambut ikal Royan. Meskipun begitu, keduanya sama-sama terkekeh geli.

"Elsa! Sini!" teman-teman Elsa tiba-tiba memanggil. Mereka tidak lain adalah Ratna, Citra, dan Tari. Sahabat Elsa yang selalu menerima Elsa di berbagai keadaan.

"Aku izin ke sana dulu ya." Elsa berbisik ke telinga Raffi. Lalu bergabung bersama ketiga temannya.

Raffi lantas melanjutkan obrolannya bersama Royan. Beberapa teman lelaki yang lain juga mulai angkat bicara.

"Gamal mana? Bukannya dia baru balik dari luar negeri ya?" tanya Royan sembari celingak-celingukan ke segala penjuru.

"Katanya mau datang sih. Biar aku telepon dulu." Raffi mengambil ponsel dari saku celana. Ia segera menghubungi Gamal. Tidak perlu waktu lama untuk menunggu panggilan di angkat.

"Aku kayaknya nggak bisa datang deh." Seolah tahu akan ditanyai apa, Gamal langsung memberitahu.

Raffi berdecak kesal dan menjawab, "Astaga... nggak seru kalau nggak lengkap. Katanya reuni hari ini bakalan banyak yang datang loh. Makanya restoran yang disewa juga tempat berkelas."

"Gimana ya... aku ada janji sama Selia hari ini," sahut Gamal.

Raffi memutar bola mata jengah. Dia berjalan menjauh dari keramaian. Hingga sebuah ide terlintas dalam benak. Raffi menarik sudut bibirnya ke atas.

"Gila! Zara datang, Mal!" seru Raffi. Sengaja memanas-manasi Gamal.

"Apa?! Kau nggak bercanda kan?!" tanggap Gamal. Merasa tak percaya.

"Astaga, dia datang bareng cowok tampan, Mal! Biar Zara kerja jadi tukang bersih di perusahaanmu, tapi kayaknya hidup dia nggak seburuk itu deh." Raffi berusaha keras menahan tawa. Dia hanya ingin Gamal dapat menghadiri acara reuni.

"Sialan kau! Itu pasti bohong!" Gamal tidak percaya.

"Makanya cepat datang ke sini. Kalau perlu, ajak calon tunanganmu ikut. Biar nggak kalah telak sama Zara!" balas Raffi. Lalu segera mematikan panggilan telepon lebih dulu.

"Tapi--" Gamal tidak sempat bicara lagi. Dia hanya bisa menggertakkan gigi dengan kesal.

"Arrgghh!!" Gamal menghempaskan handphone ke sofa. Kemudian duduk sambil memegangi kepala.

Gamal memang ada janji dengan Selia. Gadis itu mengajaknya makan malam di rumah jam tujuh nanti.

Awalnya Gamal tidak peduli terhadap reuni yang diadakan. Sebab dia sudah beberapa kali hadir di tahun-tahun sebelumnya. Tetapi setelah mendengar kabar tentang Zara, Gamal jadi penasaran setengah mati.

'Siapa gerangan cowok yang bersama Zara? Apa dia pacarnya? Tapi bukannya selama ini Zara nggak pernah hadir di acara reuni?' segala pertanyaan muncul dalam benak Gamal.

Tanpa pikir panjang, Gamal langsung menghubungi Selia. Mengajak calon istrinya itu untuk ikut dengannya ke acara reuni.

"Sel, makan malamnya nanti aja ya. Aku lupa kalau hari ini ada acara reuni sekolah. Kita makan malam di sana aja ya," pungkas Gamal.

"Em... maaf ya, Mal. Aku tadi baru aja mau telepon kamu. Tiba-tiba ada rapat mendesak di kantor aku. Jadi kemungkinan aku nggak bisa ikut kamu," ungkap Selia yang terdengar seperti benar-benar menyesal.

"Begitu ya?" entah kenapa Gamal merasa kecewa. Bukan karena penolakan Selia. Melainkan karena dia tidak akan bisa memamerkan pasangannya kepada Zara.

"Sekali lagi maaf ya, Mal. Pokoknya di reuni selanjutnya aku akan ikut denganmu. Aku janji!" Selia berusaha menghibur Gamal.

"Ya udah, aku pergi sendiri aja kalau gitu." Pembicaraan Gamal dan Selia berakhir.

Kini Gamal menghela nafas panjang. Ia terpikir untuk tidak datang ke acara reuni. Tetapi di sisi lain, rasa penasarannya terus saja berkalut dalam pikiran. Segala hal tentang Zara benar-benar membuatnya menggila. Alhasil Gamal mengikuti kata hati terdalam. Yaitu memutuskan menghadiri acara reuni.

Sebelum pergi, Gamal tidak lupa memeriksa lokasi acara reuni diadakan. Dia agak kaget, kala mengetahui tempat reuni diadakan di restoran Angkasa Jaya.

'Bukannya Zara kerja di sana ya? Apa jangan-jangan restoran itu punya pacarnya?' batin Gamal menduga. Ia menggeleng untuk menyadarkan diri. Kemudian beranjak dengan menggunakan mobil. Gamal ingin lekas-lekas sampai agar bisa secepatnya melihat bukti nyata.

...***...

Ketika sudah tiba di restoran, kedatangan Gamal memberikan kehebohan yang tak terkira. Parahnya Gamal sengaja menikmati kehebohan tersebut. Sikap kelewat percaya dirinya tidak pernah berubah.

"Wooo!!!"

"Ketos kita datang, guys!"

"Ketos paling berandal emang dia!"

Berbagai seruan menyambut pendengaran Gamal. Dia justru melambaikan tangan kepada semua temannya yang menyapa. Gamal memang dikenal sebagai ketua osis yang nakal saat SMA. Meskipun begitu, cukup banyak murid yang menyukainya, karena dia selalu mentraktir makan di kantin. Reputasi Gamal sebagai orang yang tidak pelit tak pernah memudar.

Gamal langsung menghampiri Raffi. Dia juga terus sibuk menoleh ke sana kemari. Gamal tentu berusaha menemukan kehadiran Zara.

"Strategiku berhasil. Bwahahaha..." ujar Raffi yang di akhiri dengan gelak tawa. Ia tahu Gamal sedang mencari-cari keberadaan Zara.

"Setan emang kau, Raf! Nggak perlu sampai bohong segala kali!" Gamal melingkarkan tangan ke leher Raffi dengan kesal. Dia sekarang tahu, kalau kabar yang diberikan Raffi tadi hanya dusta belaka.

"Udah, nikmati aja reuni kita!" kata Raffi sembari perlahan menjauhkan tangan Gamal dari leher.

"Cie... Pak Diretur datang. Calon istrinya nggak dibawa?" tegur Elsa sambil berjalan kian mendekat. Dia segera berhenti ke sebelah Raffi. Mengaitkan tangannya ke lengan sang suami.

"Gila, El. Akhirnya mau juga datang ke reuni. Di kasih godaan apa sama Raffi? Pisang bangkok ya?" balas Gamal. Ia tergelak kecil.

"Ish! Masih aja omonganmu jorok ya." Raffi memukul punuk Gamal. Ia sangat paham maksud pembicaraan temannya mengarah kemana.

"Punya Raffi nggak bisa disebut pisang bangkok, Mal. Tapi pisang albino! Pffft..." Tanpa diduga Elsa malah ikut-ikutan bercanda bersama Gamal.

"Elsa..." panggil Raffi sambil memasang tatapan penuh ancaman. Walaupun begitu, di akhir dia ikut-ikutan tertawa bersama Gamal dan Elsa. Mereka segera bergabung dengan teman-teman yang lain. Memilih kursi kosong untuk diduduki.

Sementara di dapur, Zara baru selesai membantu rekan kerjanya. Kini dia disuruh untuk mengantar hidangan kepada semua tamu restoran.

Dengan senyuman lebar, Zara membawa nampan berisi minuman berbagai rasa. Ia berjalan pelan memasuki ruang utama.

Zara terlalu terfokus dengan nampan yang dibawa. Sehingga dia tidak menyadari kalau orang-orang di sekitar adalah kenalannya. Zara baru sadar ketika dia berhenti di sebuah meja. Tepat ketika seseorang mendadak menyerukan namanya.

"Zara? Kamu Zara kan?" seru gadis bernama Putri. Dia kebetulan duduk di dekat Zara sedang berdiri.

Deg!

Jantung Zara serasa disambar petir. Terutama ketika menyaksikan wajah-wajah yang tidak asing. Dari mulai, Raffi, Elsa, Royan, bahkan Gamal.

Zara kaget bukan kepalang. Dia sampai mematung dan tak bisa berkata-kata. Gelagat Zara sekarang seperti orang linglung yang tidak tahu harus berbuat apa.

Terpopuler

Comments

Nacita

Nacita

iya zara hadir tp jd pelayan malllll 😌

2024-05-31

0

Bzaa

Bzaa

semoga mereka teman2 yg menerima semua keadaan

2023-06-25

0

Shinta

Shinta

asa orang Sunda punuk...

2022-06-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - KDRT
2 Bab 2 - Direktur Baru
3 Bab 3 - Tentang Zara
4 Bab 4 - Bertemu Lagi
5 Bab 5 - Godaan Mantan
6 Bab 6 - Acara Reuni [1]
7 Bab 7 - Acara Reuni [2]
8 Bab 8 - Acara Reuni [3]
9 Bab 9 - Terpesona Lagi
10 Bab 10 - Ungkapan Gamal
11 Bab 11 - Kalimat Yang Terngiang
12 Bab 12 - Awal Mula [Affair]
13 Bab 13 - Rindu Yang Memanas
14 Bab 14 - Resminya Hubungan Rahasia
15 Bab 15 - Cincin & Kalung
16 Bab 16 - Serasa Kembali Muda
17 Bab 17 - Tempat Ternyaman
18 Bab 18 - Hari Pertunangan
19 Bab 19 - Bertemu Zafran
20 Bab 20 - Misi Mengambil Sampel DNA [1]
21 Bab 21 - Misi Mengambil Sampel DNA [2]
22 Bab 22 - Dimabuk Cinta
23 Bab 23 - Kedatangan Selia
24 Bab 24 - Perasaan Tak Rela
25 Bab 25 - Modus Anton
26 Bab 26 - Kebetulan Yang Aneh
27 Bab 27 - Terjebak Banjir
28 Bab 28 - Lantai Tiga, Kamar No. 20
29 Bab 29 - Paksaan Anton
30 Bab 30 - Keputusan Zara
31 Bab 31 - Saling Bercurah Hati
32 Bab 32 - Strategi Zara & Gamal
33 Bab 33 - Pulang
34 Bab 34 - Berkunjung Ke Panti
35 Bab 35 - Sayang?
36 Bab 36 - Mandi Bersama
37 Bab 37 - Memberitahu Zafran
38 Bab 38 - Usulan Elsa
39 Bab 39 - Memutuskan Pertunangan
40 Bab 40 - Lampu Hijau Zafran
41 Bab 41 - Kekalahan Anton
42 Bab 42 - Sekretaris Baru
43 Bab 43 - Berita Hangat
44 Bab 44 - Kandidat Sekretaris
45 Bab 45 - Menerima Kebencian
46 Bab 46 - Permainan Ranjang Zara
47 Bab 47 - Pertumpahan Darah
48 Bab 48 - Ancaman Afrijal
49 Bab 49 - Ciuman Tulus
50 Bab 50 - Menuju Pernikahan
51 Bab 51 - Hati-Hati Di Jalan
52 Bab 52 - Hari Pernikahan
53 Bab 53 - Hukuman
54 Bab 54 - Pembalasan Gamal
55 Bab 55 - Perihal Warisan
56 Bab 56 - Tiga Buah Ranjang
57 Bab 57 - Cinta & Hujan
58 Bab 58 - Mual
59 Bab 59 - Pijit-Memijit Berujung Birah*i
60 Bab 60 - Keajaiban
61 Bab 61 - Gangguan Selia
62 Bab 62 - Berkibarnya Bendera Permusuhan
63 Bab 63 - Keputusan Afrijal
64 Bab 64 - Bertemu Bi Nur
65 Bab 65 - Persaingan Tawar-Menawar
66 Bab 66 - Akibat Perselingkuhan
67 Bab 67 - Ide Zara
68 Bab 68 - Cinta Pertama & Terakhir
69 Epilog - Pertama Kali Mengenalmu
70 Epilog - Nasib Keluarga Baskara [+Info Novel Zafran]
71 Novel Baru - Cinta Di Tengah Permusuhan
72 Novel Baru Konflik Rumah Tangga
73 Pengumuman Novel Baru
74 Novel Baru Gairah Zerin & Zidan
75 Pengumuman!
76 NOVEL WANITA KUAT
77 Novel Baru Dewasa & Perselingkuhan
78 Novel Impoten : Ritual Bergairah
Episodes

Updated 78 Episodes

1
Bab 1 - KDRT
2
Bab 2 - Direktur Baru
3
Bab 3 - Tentang Zara
4
Bab 4 - Bertemu Lagi
5
Bab 5 - Godaan Mantan
6
Bab 6 - Acara Reuni [1]
7
Bab 7 - Acara Reuni [2]
8
Bab 8 - Acara Reuni [3]
9
Bab 9 - Terpesona Lagi
10
Bab 10 - Ungkapan Gamal
11
Bab 11 - Kalimat Yang Terngiang
12
Bab 12 - Awal Mula [Affair]
13
Bab 13 - Rindu Yang Memanas
14
Bab 14 - Resminya Hubungan Rahasia
15
Bab 15 - Cincin & Kalung
16
Bab 16 - Serasa Kembali Muda
17
Bab 17 - Tempat Ternyaman
18
Bab 18 - Hari Pertunangan
19
Bab 19 - Bertemu Zafran
20
Bab 20 - Misi Mengambil Sampel DNA [1]
21
Bab 21 - Misi Mengambil Sampel DNA [2]
22
Bab 22 - Dimabuk Cinta
23
Bab 23 - Kedatangan Selia
24
Bab 24 - Perasaan Tak Rela
25
Bab 25 - Modus Anton
26
Bab 26 - Kebetulan Yang Aneh
27
Bab 27 - Terjebak Banjir
28
Bab 28 - Lantai Tiga, Kamar No. 20
29
Bab 29 - Paksaan Anton
30
Bab 30 - Keputusan Zara
31
Bab 31 - Saling Bercurah Hati
32
Bab 32 - Strategi Zara & Gamal
33
Bab 33 - Pulang
34
Bab 34 - Berkunjung Ke Panti
35
Bab 35 - Sayang?
36
Bab 36 - Mandi Bersama
37
Bab 37 - Memberitahu Zafran
38
Bab 38 - Usulan Elsa
39
Bab 39 - Memutuskan Pertunangan
40
Bab 40 - Lampu Hijau Zafran
41
Bab 41 - Kekalahan Anton
42
Bab 42 - Sekretaris Baru
43
Bab 43 - Berita Hangat
44
Bab 44 - Kandidat Sekretaris
45
Bab 45 - Menerima Kebencian
46
Bab 46 - Permainan Ranjang Zara
47
Bab 47 - Pertumpahan Darah
48
Bab 48 - Ancaman Afrijal
49
Bab 49 - Ciuman Tulus
50
Bab 50 - Menuju Pernikahan
51
Bab 51 - Hati-Hati Di Jalan
52
Bab 52 - Hari Pernikahan
53
Bab 53 - Hukuman
54
Bab 54 - Pembalasan Gamal
55
Bab 55 - Perihal Warisan
56
Bab 56 - Tiga Buah Ranjang
57
Bab 57 - Cinta & Hujan
58
Bab 58 - Mual
59
Bab 59 - Pijit-Memijit Berujung Birah*i
60
Bab 60 - Keajaiban
61
Bab 61 - Gangguan Selia
62
Bab 62 - Berkibarnya Bendera Permusuhan
63
Bab 63 - Keputusan Afrijal
64
Bab 64 - Bertemu Bi Nur
65
Bab 65 - Persaingan Tawar-Menawar
66
Bab 66 - Akibat Perselingkuhan
67
Bab 67 - Ide Zara
68
Bab 68 - Cinta Pertama & Terakhir
69
Epilog - Pertama Kali Mengenalmu
70
Epilog - Nasib Keluarga Baskara [+Info Novel Zafran]
71
Novel Baru - Cinta Di Tengah Permusuhan
72
Novel Baru Konflik Rumah Tangga
73
Pengumuman Novel Baru
74
Novel Baru Gairah Zerin & Zidan
75
Pengumuman!
76
NOVEL WANITA KUAT
77
Novel Baru Dewasa & Perselingkuhan
78
Novel Impoten : Ritual Bergairah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!