Bab 2 - Direktur Baru

...༻◐༺...

Zara baru saja selesai mengantar Zafran ke sekolah. Selanjutnya, dia pergi ke sebuah rumah sakit terdekat. Di sana Zara melakukan pemeriksaan terhadap kondisi janinnya.

"Maaf sebelumnya, Bu. Anda mengalami keguguran," ujar Dokter memberitahukan.

"Ah... begitu ya?" Zara memasang raut wajah datar. Seakan kabar yang didapatnya bukanlah apa-apa.

"Yang sabar ya, Bu. Masih ada banyak kesempatan buat Ibu, kok. Usia Ibu masih terbilang muda. Baru dua puluh empat tahun loh." Dokter mencoba menenangkan. Namun Zara hanya membalas dengan senyuman singkat.

Sebelum pergi, Zara tidak lupa diberikan resep obat dari dokter. Dia dipersilahkan mengambil obatnya ke apotek yang ada di bagian depan rumah sakit.

Zara berjalan dengan pergerakan berat. Langkahnya harus terhenti tatkala menyaksikan lelaki tidak asing. Lelaki itu tidak lain adalah teman dekat Zara saat SMA.

Raffi namanya. Dia adalah lelaki paling populer saat sekolah. Raffi terlihat mengenakan jas putih. Setelan yang biasanya dikenakan oleh para dokter pada umumnya. Raffi tampak sumringah dan tetap tampan seperti dulu.

Zara bergegas bersembunyi ke balik dinding. Dia tidak mau berhadapan dengan salah satu orang yang berkaitan erat terhadap masa lalu. Kebetulan Raffi bersahabat dekat dengan ayah kandung Zafran.

Zara sengaja menghindar dan memutuskan kontak dari segala hal yang berhubungan dengan ayah kandung Zafran. Dia melakukannya karena terlanjur berjanji kepada seseorang.

Raffi berjalan melewati tempat persembunyian Zara. Dia tentu tidak menyadari kehadiran Zara.

Merasa keadaan sudah aman, Zara segera berderap menuju apotek. Dia langsung pergi setelah mendapatkan obat.

Kegiatan Zara seterusnya adalah bekerja. Perusahaan di tempatnya sedang mengalami krisis. Jadi banyak karyawan yang mengalami pemberhentian kerja paksa.

Untungnya seluruh pekerja cleaning service dipertahankan pihak perusahaan. Jadi Zara tidak perlu khawatir untuk mencari pekerjaan baru.

"Kak Zara, katanya perusahaan ini udah dijual sama Pak Tio. Aku dengar penggantinya akan datang ke perusahaan hari ini," celetuk Susan. Gadis yang masih berkuliah, tetapi memilih sibuk melakukan pekerjaan paruh waktu.

"Yang bener?" tanggap Zara seraya memaju mundurkan kain pel.

"Iya, katanya masih muda loh. Kali aja bisa jadi jodohku... ckck..." Susan cengengesan sendiri. Membayangkan dengan ekspetasi tinggi.

"Elaah... selesaikan kuliahmu dulu loh. Baru mikirin nikah. Jangan sampai nasibnya kayak aku," ujar Zara. Memberikan wejangan.

"Iya deh, Kak. Tapi nggak ada salahnya kan berharap? Hehehe..." Susan tersenyum malu. Membuat Zara tidak kuasa untuk geleng-geleng kepala.

"Zara! Nanti bersihkan toilet khusus direktur itu ya! Baru kamu bisa pulang. Pinggangku encok banget," seru Irma. Wanita paruh baya yang juga merupakan rekan kerja Zara di bagian cleaning service.

"Oke... tapi bonusnya ada kan Mak?" balas Zara sambil mengacungkan jempolnya.

"Ish! Bonus mulu toh pikiranmu. Jangan pikirkan itu, aku pasti kasih kok. Yang jelas gantiin dulu kerjaanku, aku mau jemput keponakan ke terminal. Duluan ya!" Irma melambaikan tangan. Lalu beranjak masuk ke ruangan khusus cleaning service.

"Siap, Mak!" Zara dan Susan menjawab secara serempak.

"Kalian bisa tenang nggak? Karyawan-karyawan perusahaan sedang sibuk loh. Jangan bikin keributan!" tegur Wira. Petugas resepsionis yang sedari tadi memperhatikan sikap Zara dan Susan.

"Karyawan? Sebagian besar pada belum datang kok," tanggap Susan.

"Kamu kenapa ikut bersih-bersih di sini? Bukannya yang bersihin lobi tiap senin itu Kak Zara ya?" sahut Wira. Kedua tangannya menyilang di depan dada.

"Hehe... aku mau lihat direktur baru muncul dulu. Baru bersih-bersih ke lantai tiga." Susan menjawab dengan malu-malu.

Wira berdecak sambil geleng-geleng kepala. Dia berusaha memaklumi gadis yang berusia satu tahun lebih muda darinya itu.

Zara terkekeh geli. Setiap bekerja, dia selalu saja dibuat terhibur oleh rekan-rekan kerjanya.

Hari sudah menunjukkan jam 07.30, barulah banyak karyawan perusahaan berdatangan. Mereka datang silih berganti.

Topik mengenai kedatangan direktur baru menjadi berita terhangat di perusahaan. Banyak yang sudah tidak sabar menanti kedatangan lelaki tersebut. Tetapi tidak untuk Zara. Dia satu-satunya orang yang tidak tertarik.

Dari kejauhan terlihat seorang pria berjalan kian mendekat. Beberapa karyawan segera berlarian ke lobi. Mereka yakin kalau pria yang datang adalah direktur baru.

Tap...

Tap...

Tap...

Suara derap langkah sepatu pantofel itu terdengar menghentak pelan. Berjalan melalui pintu berbahan kaca.

"Selamat datang, Tuan Gamal. Terima kasih sudah bersedia mengambil alih perusahaan ini. Jika Tuan tidak melakukannya, kami mungkin akan jadi pengangguran sekarang." Elena yang bertugas menjadi sekretaris menyapa lebih dulu. Mengenai informasi direktur baru, memang dia satu-satunya orang yang tahu.

"Sama-sama, tapi aku tidak menjamin bisa memimpin dengan baik. Aku terbilang masih pemula. Tapi aku akan melakukan yang terbaik," sahut Gamal yang tidak lain adalah direktur baru. Pewaris utama keluarga Laksana.

"Kenalkan semuanya! Dia direktur baru kita. Tuan Gamal Laksana!" ungkap Elena. Bersuara nyaring. Semua karyawan lantas saling berkenalan satu per satu.

Zara yang masih berada di sekitaran lobi, berhenti dari kegiatan bersih-bersih. Jantungnya berdetak kencang saat mendengar nama Gamal disebutkan.

Tanpa pikir panjang, Zara segera menoleh ke belakang. Memastikan nama Gamal yang disebutkan adalah orang yang dikenalnya atau tidak.

Pupil mata Zara membesar seketika. Mulutnya sedikit menganga. Bagaimana tidak? Gamal yang dilihatnya adalah orang yang dia kenal. Cinta sekaligus pacar pertama Zara saat masih SMA. Bukan itu saja, Gamal juga merupakan lelaki yang hingga sekarang berusaha untuk dihindarinya. Lelaki yang tidak lain adalah ayah kandung Zafran.

Zara membeku di tempat. Masih merasa tidak percaya atas apa yang terjadi. Terutama saat mata Gamal tidak sengaja bersibobrok dengannya.

Deg!

Jantung Zara semakin bertabuh tidak karuan. Meskipun begitu, dia terpaku menatap sosok Gamal. Sejujurnya ada rasa rindu yang Zara rasakan. Bayangkan saja, selama tujuh tahun dirinya tidak bertemu lelaki tersebut.

Gamal juga sempat terkesiap menyaksikan Zara. Namun itu tidak berlangsung lama. Karena Gamal disibukkan dengan para karyawan yang ingin cari muka dengannya. Ia segera beranjak menuju kantor direktur utama. Di antar oleh Elena, selaku sekretaris yang akan menemani Gamal selama bekerja.

Zara mendengus lega. Dia merasa Gamal tidak akan memperdulikannya. Lagi pula semuanya sudah berlalu. Tidak ada gunanya terus berkutat pada masa lalu. Zara juga yakin, Gamal pasti mempunyai pasangan hidup yang luar biasa.

'Aku yakin. Gamal pasti marah, terus lupain aku. Bagus deh.' Zara menyimpulkan sendiri. Ada rasa kecewa dan senang yang bercampur aduk.

Sengaja menghilang dari kehidupan Gamal, itulah yang dilakukan Zara tujuh tahun lalu. Dia terpaksa melakukannya karena melakukan perjanjian dengan Afrijal. Lelaki paruh baya yang tidak lain adalah ayahnya Gamal sendiri.

Afrijal tidak pernah menyukai Zara. Dia rela berbuat apapun untuk membuat Zara pergi dari kehidupan Gamal. Sehingga tawaran uang puluhan juta rupiah berhasil meruntuhkan cinta Zara. Perempuan itu rela menjauh dari Gamal hanya demi uang.

Terpopuler

Comments

meris dawati Sihombing

meris dawati Sihombing

Tatapan mata bersibobrok🤣

2025-03-04

0

Atha Nadine

Atha Nadine

2 kali baca novel ini..

2023-09-06

0

Daylily

Daylily

dokter Raffi 🤩

2022-11-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - KDRT
2 Bab 2 - Direktur Baru
3 Bab 3 - Tentang Zara
4 Bab 4 - Bertemu Lagi
5 Bab 5 - Godaan Mantan
6 Bab 6 - Acara Reuni [1]
7 Bab 7 - Acara Reuni [2]
8 Bab 8 - Acara Reuni [3]
9 Bab 9 - Terpesona Lagi
10 Bab 10 - Ungkapan Gamal
11 Bab 11 - Kalimat Yang Terngiang
12 Bab 12 - Awal Mula [Affair]
13 Bab 13 - Rindu Yang Memanas
14 Bab 14 - Resminya Hubungan Rahasia
15 Bab 15 - Cincin & Kalung
16 Bab 16 - Serasa Kembali Muda
17 Bab 17 - Tempat Ternyaman
18 Bab 18 - Hari Pertunangan
19 Bab 19 - Bertemu Zafran
20 Bab 20 - Misi Mengambil Sampel DNA [1]
21 Bab 21 - Misi Mengambil Sampel DNA [2]
22 Bab 22 - Dimabuk Cinta
23 Bab 23 - Kedatangan Selia
24 Bab 24 - Perasaan Tak Rela
25 Bab 25 - Modus Anton
26 Bab 26 - Kebetulan Yang Aneh
27 Bab 27 - Terjebak Banjir
28 Bab 28 - Lantai Tiga, Kamar No. 20
29 Bab 29 - Paksaan Anton
30 Bab 30 - Keputusan Zara
31 Bab 31 - Saling Bercurah Hati
32 Bab 32 - Strategi Zara & Gamal
33 Bab 33 - Pulang
34 Bab 34 - Berkunjung Ke Panti
35 Bab 35 - Sayang?
36 Bab 36 - Mandi Bersama
37 Bab 37 - Memberitahu Zafran
38 Bab 38 - Usulan Elsa
39 Bab 39 - Memutuskan Pertunangan
40 Bab 40 - Lampu Hijau Zafran
41 Bab 41 - Kekalahan Anton
42 Bab 42 - Sekretaris Baru
43 Bab 43 - Berita Hangat
44 Bab 44 - Kandidat Sekretaris
45 Bab 45 - Menerima Kebencian
46 Bab 46 - Permainan Ranjang Zara
47 Bab 47 - Pertumpahan Darah
48 Bab 48 - Ancaman Afrijal
49 Bab 49 - Ciuman Tulus
50 Bab 50 - Menuju Pernikahan
51 Bab 51 - Hati-Hati Di Jalan
52 Bab 52 - Hari Pernikahan
53 Bab 53 - Hukuman
54 Bab 54 - Pembalasan Gamal
55 Bab 55 - Perihal Warisan
56 Bab 56 - Tiga Buah Ranjang
57 Bab 57 - Cinta & Hujan
58 Bab 58 - Mual
59 Bab 59 - Pijit-Memijit Berujung Birah*i
60 Bab 60 - Keajaiban
61 Bab 61 - Gangguan Selia
62 Bab 62 - Berkibarnya Bendera Permusuhan
63 Bab 63 - Keputusan Afrijal
64 Bab 64 - Bertemu Bi Nur
65 Bab 65 - Persaingan Tawar-Menawar
66 Bab 66 - Akibat Perselingkuhan
67 Bab 67 - Ide Zara
68 Bab 68 - Cinta Pertama & Terakhir
69 Epilog - Pertama Kali Mengenalmu
70 Epilog - Nasib Keluarga Baskara [+Info Novel Zafran]
71 Novel Baru - Cinta Di Tengah Permusuhan
72 Novel Baru Konflik Rumah Tangga
73 Pengumuman Novel Baru
74 Novel Baru Gairah Zerin & Zidan
75 Pengumuman!
76 NOVEL WANITA KUAT
77 Novel Baru Dewasa & Perselingkuhan
78 Novel Impoten : Ritual Bergairah
Episodes

Updated 78 Episodes

1
Bab 1 - KDRT
2
Bab 2 - Direktur Baru
3
Bab 3 - Tentang Zara
4
Bab 4 - Bertemu Lagi
5
Bab 5 - Godaan Mantan
6
Bab 6 - Acara Reuni [1]
7
Bab 7 - Acara Reuni [2]
8
Bab 8 - Acara Reuni [3]
9
Bab 9 - Terpesona Lagi
10
Bab 10 - Ungkapan Gamal
11
Bab 11 - Kalimat Yang Terngiang
12
Bab 12 - Awal Mula [Affair]
13
Bab 13 - Rindu Yang Memanas
14
Bab 14 - Resminya Hubungan Rahasia
15
Bab 15 - Cincin & Kalung
16
Bab 16 - Serasa Kembali Muda
17
Bab 17 - Tempat Ternyaman
18
Bab 18 - Hari Pertunangan
19
Bab 19 - Bertemu Zafran
20
Bab 20 - Misi Mengambil Sampel DNA [1]
21
Bab 21 - Misi Mengambil Sampel DNA [2]
22
Bab 22 - Dimabuk Cinta
23
Bab 23 - Kedatangan Selia
24
Bab 24 - Perasaan Tak Rela
25
Bab 25 - Modus Anton
26
Bab 26 - Kebetulan Yang Aneh
27
Bab 27 - Terjebak Banjir
28
Bab 28 - Lantai Tiga, Kamar No. 20
29
Bab 29 - Paksaan Anton
30
Bab 30 - Keputusan Zara
31
Bab 31 - Saling Bercurah Hati
32
Bab 32 - Strategi Zara & Gamal
33
Bab 33 - Pulang
34
Bab 34 - Berkunjung Ke Panti
35
Bab 35 - Sayang?
36
Bab 36 - Mandi Bersama
37
Bab 37 - Memberitahu Zafran
38
Bab 38 - Usulan Elsa
39
Bab 39 - Memutuskan Pertunangan
40
Bab 40 - Lampu Hijau Zafran
41
Bab 41 - Kekalahan Anton
42
Bab 42 - Sekretaris Baru
43
Bab 43 - Berita Hangat
44
Bab 44 - Kandidat Sekretaris
45
Bab 45 - Menerima Kebencian
46
Bab 46 - Permainan Ranjang Zara
47
Bab 47 - Pertumpahan Darah
48
Bab 48 - Ancaman Afrijal
49
Bab 49 - Ciuman Tulus
50
Bab 50 - Menuju Pernikahan
51
Bab 51 - Hati-Hati Di Jalan
52
Bab 52 - Hari Pernikahan
53
Bab 53 - Hukuman
54
Bab 54 - Pembalasan Gamal
55
Bab 55 - Perihal Warisan
56
Bab 56 - Tiga Buah Ranjang
57
Bab 57 - Cinta & Hujan
58
Bab 58 - Mual
59
Bab 59 - Pijit-Memijit Berujung Birah*i
60
Bab 60 - Keajaiban
61
Bab 61 - Gangguan Selia
62
Bab 62 - Berkibarnya Bendera Permusuhan
63
Bab 63 - Keputusan Afrijal
64
Bab 64 - Bertemu Bi Nur
65
Bab 65 - Persaingan Tawar-Menawar
66
Bab 66 - Akibat Perselingkuhan
67
Bab 67 - Ide Zara
68
Bab 68 - Cinta Pertama & Terakhir
69
Epilog - Pertama Kali Mengenalmu
70
Epilog - Nasib Keluarga Baskara [+Info Novel Zafran]
71
Novel Baru - Cinta Di Tengah Permusuhan
72
Novel Baru Konflik Rumah Tangga
73
Pengumuman Novel Baru
74
Novel Baru Gairah Zerin & Zidan
75
Pengumuman!
76
NOVEL WANITA KUAT
77
Novel Baru Dewasa & Perselingkuhan
78
Novel Impoten : Ritual Bergairah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!