02. RUMAH PENGGERGAJIAN KAYU

Kami berjalan dengan hati-hati karena kami takut kalau ada lubang yang banyak tersebar di jalan makadam ini.

“Di depan sana mas, rumah yang akan kita tempati”

“Wuih lumayan juga ya dari kota kecil tempat tadi bis berhenti di terminal. Kemudian masuk ke desa, kemudian kita masuk hutan Mad”

Kami percepat langkah karena rumah penggergajian kayu itu sudah dekat dan dalam keadaan gelap gulita.

“Kenapa kok gelap gitu Mad, apa kamu belum nyalakan lampu?”

“Hehehe belum mas, tadi saya pikir kita sampai sini tidak terlalu malam mas”

kulihat jam tanganku, dan sekarang ternyata sudah pukul 18.30. lumayan lama juga perjalanan ini, tapi mungkin kalau tidak ada insiden ban motor pecah tidak akan selama ini lah.

Kami akhirnya sampai juga di sebuah rumah mungil yang terletak di tengah hutan setelah berjalan kaki di tengah hutan dengan hanya berbekal senter ku saja.

Rumah ini tidak begitu besar dengan pagar yang terbuat dari kayu yang sudah diserut kasar dan ditata sedemikian rupa hingga rapi.

Pagar rumah ini mungkin hanya setinggi dadaku, sehingga  mungkin yang ada di dalam rumah masih bisa melihat pemandangan yang ada di hutan.

Rumah berdinding batu bata dan sebagian kayu ini letaknya memang di tengah hutan, dan jauh dari lokasi penduduk. Tapi demi pundi-pundi untuk bekal nikah, apapun aku akan kerjakan.

Mamad mengeluarkan anak kunci yang dia kantungi, ada banyak anak kunci yang berbandul bola bekel itu. kemudian dia membuka gembok pagar.

Kuamati dengan menggunakan senterku, ternyata pagar rumah ini tidak mengelilingi rumah penuh, pagar rumah ini hanya di sekitar halaman rumah saja, sedangkan samping rumah tidak ada pagarnya, jadi dinding rumah langsung menghadap ke hutan.

“Tunggu disini dulu mas Agus, saya akan nyalakan lampu petromaksnya dulu”

“Halah, kita barengan saja nyalakan lampunya agar cepat, disini ada tiga lampu kan sesuai dengan omongan pak Wandi?” tanyaku

“Iya mas, ada tiga lampu tetapi yang satu rusak mas, mungkin karet gasnya sudah keras, harus diganti, tapi saya belum sempat mas hehehe”

Lampu petromaks yang ternyata sudah disiapkan di ruang tamu kemudian nyala juga, satu buah ditaruh di ruang tamu, sedangkan satunya dia taruh di antara dapur dan kamar mandi.

“Di dalam kamar ada lampu minyak mas, kan kalau di kamar tidak perlu cahaya yang terlalu terang kan mas”

“Iya Mad, lalu dimana tempatku tidur dan menaruh barang-barangku ini?”

“Mas Agus tidur di bekas kamar pak Wandi saja mas, sedangkan saya tidur di kamar belakang itu mas” tunjuk Mamad

Mamad menunjukan sebuah kamar yang masih gelap, tetapi karena terkena cahaya dari petromaks, kamar ini menjadi terang.

Di dalam kamar yang mungkin berukuran 3x4 meter ini hanya ada satu tempat tidur dan satu lemari pakaian yang ada di pojokan.

“Mas Agus kalau mau mandi sudah saya timbakan air mas, jadi silahkan mandi. Di rumah ini sumur letaknya ada di balik dinding kamar mandi mas, diluar yang ke arah mesin penggergajian” kata Mamad menjelaskan posisi sumur

“Ndaklah Mad, saya tidak mandi dulu, hawa disini dingin sekali soale Mad”

“Oh iya mas Agus untuk makan malam, saya sudah masakan nasi dan telor dadar di dapur, monggo kita makan malam kalau mas Agus sudah siap"

Rumah yang setelah kondisinya terang sekarang menjadi jelas, di ruang tamu hanya ada satu set meja kursi yang terbuat dari kayu dan anyaman rotan yang sudah usang, kemudian di belakangnya ada sebuah buffet kecil tua yang didalamnya hanya ada sebuah radio kaset jadul.

Di lantai bawah buffet ada sebuah accu (aki) yang berukuran besar, mungkin accu yang digunakan untuk truk karena ukuranya yang lumayan besar.

Kemudian dibalik buffet hanya ada dapur sederhana dan meja makan yang juga terlihat tua. Di sebelah dapur yang merangkap meja makan adalah kamar mandi.

Rumah ini mempunyai dua kamar, di depan dan di belakang. Kamar depan yang akan aku tempati sedangkan kamar belakang yang ditempati oleh Darsamad atau Mamad.

“Malam ini mas Agus istirahat dulu saja, karena pengiriman log kayu atau kayu gelondongan baru ada besok malam mas. Tapi sebelum tidur lebih baik mas Agusmakan dulu saja”

“Kamu sudah lama kerja disini Mad?”

“Saya baru dua bulan ada disini mas, saya menggantikan anak buah pak Wandi yang sakit dan akhirnya mengundurkan diri mas”

Aku mengambil piring yang ada di rak piring. Di meja makan atau lebih tepatnya meja tulis yang dibuat sebagai meja makan ada piring yang berisi dua buah telor dadar dan satu buah tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu. Serta ada satu teko kopi yang masih hangat.

“Ini tadi saya masak sebelum jemput mas Agus Apa kopinya mau dipanasin lagi mas?” tanya Mamad sambil memegang teko kopi

“Ndak usah Mad, ini sudah cukup kok, yang penting itu ada kopinya dan ada nasi hehehehe”

Setelah makan, aku keluarkan rokok kesayanganku yang berjenis kretek, rokok kretek yang banyak dijumpai dimanapun, baik di kota maupun di desa. Sehingga tidak sulit untuk mendapatkan rokok yang begitu nikmat ini.

“Rokok Mad. Nih ambil saja, habis makan ndak rokokan itu sama saja dengan habis ngising tidak wawik Mad heheheh. Ayo kita rokokkan di depan Mad, tadi aku lihat di depan ada bangku panjang untuk cangkruk ya”

“Eh iya mas Agus, eh tapi saya lebih suka merokok di  dalam saja, karena diluar itu dingin mas”

Hmm ada apa ini, kenapa Mamad ndak mau kalau merokok di luar, masak alasanya hanya karena diluar hawanya dingin, alasan yang tidak masuk akal menurutku. Padahal di luar hawanya sejuk khas sejuknya hutan dan bau tanaman serta pohon.

Atau dia sudah bosan dengan keadaan hutan yang tiap hari dia lihat selama dua bulan ini, mungkin bagi Mamad suasana kota lebih menarik dari pada alam yang natural, beda dengan ku yang lebih suka suasana natural

“Ya sudah kalau begitu Mad. Oh iya besok ada kegiatan penggergajian?”

“Ada mas ada sekitar 10 cbm log sengon yang harus dipotong untuk dijadikan palet sesuai pesenan bos mas. Log sengon itu pembelian waktu masih ada pak Wandi disini”

“lebih baik mas Agus tidur awal dulu mas, karena besok pagi-pagi mungkin ada solar dari  bos yang akan datang, Jadi mas Agus yang akan merekap solar itu, apakah sesuai dengan pesanan pak Wandi sebelumnya atau tidak, sesuai dengan buku yang direkap pak Wandi sebelumnya”

Waduh belum belum kok sudah ada hitungam solar ya heheheh, aku ini paling tidak suka dengan yang namanya hitung hitungan, tapi ya terpaksa harus bisa hitungan juga disini, karena gimana gimana aku harus cari uang untuk biaya nikah hihihihi.

“Mas, saya mau tidur dulu, karena besok saya harus bangun pagi untuk menyiapkan segala keperluan dan menunggu kiriman solar yang akan datang ke sini”

“Iya Mad, saya mau disini dulu untuk sementara waktu, saya mau menikmati udara segar hutan pada malam hari Mad”

Ku buka pintu rumah karena saat ini belum ngantuk sama sekali, yah sudah kebiasan ketika aku tinggal kampung, aku selalu tidur pada tengah malam, kubuka pintu rumah karena hawa di dalam rumah ini cukup gerah apalagi setelah aku dan Mamad selesai merokok.

Heemmm suasana hutan yang cukup menyenangkan karena berbagai suara binatang hutan yang saling bersahut sahutan cukup membuat suasana menjadi ayem. Inilah mungkin akhir dari pengangguranku heheheh, semoga aku betah tinggal disini tanpa pacarku yang akan segera kulamar.

Meskipun hanya gelap gulita yang ada di halaman depan rumah, jelas gelap wong lampu petromak hanya ada di ruang tamu dan di dekat kamar mandi saja, tapi aku cukup menikmatinya.

Kuperhatikan keadaan di halaman rumah yang gelap, tapi di depanku ini agak terang karena area di depanku terkena sedikit cahaya lampu Petromaks yang berasal dari dalam rumah.

TOK….klotak…klotak….klotak…klotak….

Tiba-tiba ada suara seperti batu atau atau apalah di atas atap rumah, awalnya aku kaget. Tapi aku berusaha berpikir logis saja… mungkin itu biji pohon yang terbawa oleh kelelawar dan jatuhnya tepat di atap rumah ini.

Atap rumah ini jelas menggunakan genting dan dengan kemiringan atap yang lumayan sehingga apabila ada benda yang jatuh di atasnya bisa menimbulkan suara kemlotak.

Ya sudahlah, cukup di luar sini untuk sementar ini, ternyata setelah menghirup udara hutan yang lembab dan dingin ini mataku semakin lama semakin tidak bisa diajak kompromi.

Setelah masuk ke dalam rumah kemudian kututup pintu depan dan sekalian kukunci….

Kuambil tas ranselku yang ada di ruang tamu dan kubawa menuju ke kamar yang ada di depan.

"Huuuff cahaya lampu teplok itu hanya  bisa menerangi sedikit bagian kamar yang ada di sekitar lampu teplok itu saja"

Kubongkar tas ransel yang berisi pakaian, sabun mandi, sikat gigi dan odol.

Sebelum tidur sesuai kebiasaan di rumah aku selalu menggosok gigi. Akhirnya kutemukan juga sikat gigi

Aku keluar kamar dan menuju ke kamar mandi yang ada di belakang, tetapi masih di dalam bangunan ini.

Masih untung kamar mandi itu ada dalam bangunan ini, biasanya standar rumah di desa-desa untuk kamar mandi ada di  luar bangunan utama.

Untungnya lampu petromaks ini nyalanya masih terang, berarti minyak gasnya masih penuh. Ketika akan kubuka pintu kamar mandi, aku melihat sebuah pintu, eh ternyata di bagian belakang ini ada pintu lagi, mungkin ini adalah pintu yang menuju ke tempat penggergajian.

“Ah besok pagi saja kulihat ada apa aja yang ada di balik pintu itu”

“Hmm kamar mandi ini tidak jelek juga keadaanya, meskipun lantainya agak kotor. Lumayanlah untuk berlama lama di dalamnya heheheh” gumamku sambil tersenyum

Untung bak mandi sudah terisi air, kalau tidak alamat aku harus ngangsu/nimba air dari belakang, yang penting sekarang aku harus tidur, karena besok pagi beberapa kegiatan sudah menungguku.

Setelah cuci muka dan gosok dingin dengan air yang bisa dibilang dingin sekali ini, akhirnya aku sudah ada di dalam kamar tidurku.

“Hmmm ternyata sekarang baru pukul 21.00 pantas aku belum ngantuk sama sekali, tapi suasana yang tenang dengan berbagai bunyi binatang malam makin membuatku menjadi ngantuk……” gumamku pelan

*****

Aku tiba-tiba terbangun ketika mendengar suara langkah kaki yang ada di bagian luar rumah ini. Jadi kamar ini bagian luarnya sudah hutan, tidak ada lagi pagar, hanya hutan yang gelap.

Ketika kulihat jam tangan ternyata aku baru tidur tiga jam saja, saat ini pukul 24.00. tapi siapa yang berjalan di samping rumah ini pada jam segini?

……Tap…tap…tap..kresek..kresek……

Suara langkah kaki yang menginjak daun kering terdengar lagi oleh telinga, siapa yang malam-malam gini berjalan di samping rumah. Ah mungkin itu suara langkah kaki si Mamad yang lagi mengambil sesuatu di luar sana.

Aku berusaha melanjutkan tidur lagi, tapi mataku sama sekali tidak bisa kupejamkan, mungkin ini akibat dari kopi yang disediakan oleh Mamad tadi.

Apa yang harus kulakukan di sini, aku sudah tidak ngantuk sama sekali, tapi ndak papalah, aku bisa dengar suara binatang malam yang bikin adem pikiran.

Terpopuler

Comments

novita setya

novita setya

kemproh😄

2023-08-17

0

Bintari

Bintari

harus nya kalau kopinya di buat bareng sama makanan, kopinya sudah dingin

2023-07-09

1

vanilla🌻 | Novel lovers

vanilla🌻 | Novel lovers

Auto subscribe ceritanya

2023-04-07

1

lihat semua
Episodes
1 01. PINDAHAN
2 02. RUMAH PENGGERGAJIAN KAYU
3 03. DIMULAINYA YANG TIDAK WAJAR
4 04. PAGI YANG SIBUK
5 05. BU TUGIYEM DAN ANIK
6 06. SORE HARI
7 07.MBAK AGUSTINA
8 08.INFO DARI PENJUAL MIE AYAM
9 09.SIAPA ITU?
10 10.MALAM YANG MENEGANGKAN
11 11.KEMATIAN PAK KARYO
12 12.ADA YANG ANEH DENGAN KEMATIAN ITU
13 13.PENAMPAKAN PAK KARYO
14 14.JEMBATAN TEMPAT DITEMUKAN MAYAT PAK KARYO
15 15.AIR SUNGAI MENGERIKAN
16 16.SUNGAI MELUAP
17 17.MAMAD IJIN PULANG
18 18.APA YANG HARUS AKU LAKUKAN?
19 19.MALAM HARI DI TENGAH HUTAN
20 20.TEROR DI MALAM HARI
21 21.MAMAD?
22 22.SIAPAKAH BELIAU YANG DIMAKSUD ITU
23 23.MAKAN SIANG DI RUMAH MBOK YEM
24 24.SOSOK DI SEKITAR RUMAH
25 25.TOLONG JANGAN GANGGU SAYA
26 26.AKTIVITAS SEPERTI BIASA
27 27.BERTEMU ANIK DAN BU TUGIYEM LAGI
28 28.CERITA PAK SOLIKIN
29 29.BERSAMA MBAK AGUSTINA
30 30. UJIAN YANG BERAT
31 31. CERITA AGUSTINA
32 32. TINA YANG BERBEDA
33 33. MENGINAP DI POS PENJAGA MALAM
34 34. UNTUNG AKU MASIH HIDUP
35 35. KEADAAN RUMAH YANG ANEH
36 36. MEMBUKA KAMAR MAMAD
37 37. GANGGUAN APA LAGI
38 38. ADA YANG DI RUANG TAMU?
39 39. APAKAH AKU MIMPI?
40 40. BURHAN
41 41. TENTANG PAK SOLIKIN
42 42. INFORMASI DARI TINA
43 43. HARUS DIRAWAT
44 44. DIMANA BURHAN
45 45. TERPAKSA
46 46. LUKA YANG ANEH
47 47. UNTUNG ADA DOKTER JOKO
48 48. MIMPI
49 49. APA AKU HAMPIR MATI?
50 50. BALIK KE RUMAH
51 51. CERITA BURHAN
52 52. CERITA MIRIP DENGAN MIMPIKU
53 53. SOLIKIN SAKIT
54 54. ANCAMAN PAK WANDI
55 55. HARUS CARI ORANG YANG PAHAM
56 56. HUJAN YANG MENGERIKAN
57 57. DI MANA BURHAN?
58 58. AKU TIDUR?
59 58. PEREMPUAN GANTUNG DIRI
60 59. SARAN DOKTER JOKO
61 60. CARI ALAMAT PAK HARI SUPANGAT
62 61. PANGGIL SAYA PAK PANGAT
63 62. INFO PEDAGANG PECEL
64 63. SAKITNYA PAK SOLIKIN
65 64. PEKERJAAN BERES PAK AGUS
66 65.PAK SOLIKIN?
67 66.WADUH KOK GINI
68 67. MENCURIGAKAN
69 68. PAGI HARI
70 69. YETNO
71 70. CERITA YETNO 1
72 71. CERITA YETNO 2
73 72. CERITA YETNO 3
74 73. CURIGA DAN CEMBURU
75 74. KATA-KATA BOS BESAR
76 75. DI RUMAH PAK SOLIKIN
77 76. LEBIH BAIK KU TINGGAL SAJA SEMUA INI
78 77. MALAM-MALAM KOK MALAH CARI MASALAH
79 78. BURHAN SURUHAN BOS
80 79. APA AKU HARUS MEMPERCAYAI BURHAN
81 80. AKU MAKIN CURIGA
82 81. BERSAMA TINA
83 82. HAMPIR SAJA TERJADI
84 83. ORANG YANG MENCURIGAKAN
85 84. INFORMASI SAMSOL
86 85. PENGINTAIAN DIMULAI
87 86. SIAPA MEREKA
88 87. AMATI SAJA
89 88. OH TERNYATA
90 89.INFORMASI YANG ANEH
91 90. BURHAN, PAK WITO, DAN YETNO?
92 91. MAMAD DAN BURHAN
93 92. NAH….
94 93. CUKUP UNTUK MALAM INI
95 94. PERJALANAN KE RUMAH PAK SOLIKIN
96 95. “IKUTI SAJA MAS…”
97 96. MEREKA MEMANG BAHAYA
98 97. SEJARAH YANG BENAR?
99 98. BURHAN DATANG!
100 99. MALING???
101 100. MALAM INI JUGA KITA PULANG
102 101.SESUATU YANG MENGERIKAN
103 102. ADA APA DENGAN BURHAN
104 103. KEMBALI KE RUMAH PENGGERGAJIAN
105 104.PAK SOLIKIN HILAG INGATAN?
106 105.AKU MAKIN BINGUNG
107 106.INGGRID
108 107.ADA YANG DATANG LAGI
109 108. ORANG INI MENGAMBIL UANG
110 108,5. KUNYUK?
111 109. KAMU SIAPA
112 110. SEDIKIT INFO MEMBINGUNGKAN DARI KUNYUK
113 111. SEMAKIN RUMIT SEMAKIN PUSING
114 112.AMANKAH?
115 113.KENAPA BISA BEGINI?
116 113.5. ADA YANG MENGIKUTI TINA MAS…
117 114. KAMAR INI KOK KATANYA NGERI
118 115. BELUM SAATNYA KELUAR DARI RUMAH SAKIT
119 116. SEBENARNYA KUNYUK ITU SIAPA MAS?
120 117. KEADAAN PAK SOLIKIN
121 118. MAS AGUS DALAM BAHAYA
122 119.KEMANA HARUS SEMBUNYI
123 120.NASEHAT PAK SOLIKIN
124 121.TENANG SAJA MBAK SANTI
125 122. PERTOLONGAN DOKTER JOKO
126 123. KAOS BIRU BERGAMBAR BATERAI DAN KAOS KUNING BERGAMBAR SANDAL JEPIT
127 124. TEMAN DOKTER JOKO
128 125. KESIMPULAN AWAL
129 126. NEKAT
130 127. KUNYUK JADI KORBAN
131 128. PERGI
132 129. KEJADIAN DI SAMPING RUMAH SAKIT
133 130. SAYA SUDAH MENDUGA DARI AWAL KALIAN KESINI
134 131. KOMUNIKASI DENGAN KUNYUK
135 132. BERSAMA INGGRID
136 133. PENYELAMATAN
137 134.TANGKAP TAPI TIDAK
138 135.SOLIKIN MENGHILANG
139 136. KENAPA AKU BISA LIHAT YANG ANEH-ANEH
140 137. CURIGAI SOLIKIN
141 138. DI RUMAH PENGGERGAJIAN
142 139. PARA LELUHUR
143 140. DESA YANG HILANG
144 141. TINDAKAN BODOH
145 142. DI RUMAH PAK PANGAT
146 143. TINGGAL DI RUMAH PAK PANGAT
147 144. PAIJO DATANG
148 145. PAK HARI
149 146. RENCANA MALAM HARI
150 147. BARANG BUKTI
151 148. BAHAYA?
152 149. BURHAN?
153 150. TIDAK DISANGKA SANGKA
154 151. LENGKAP SUDAH
155 152. TAK DIDUGA DUGA
156 153. SELESAIKAN SEMUA?
157 154. RUMAH PAK PANGAT KOSONG
158 155. ADA YANG BERTAMU DISINI MAS
159 156. ADA YANG CARI PAK PANGA
160 157. BANTUAN INGGRID
161 158. PAIJO BERSEMBUNYI
162 159. CAH BAGUS
163 160. TEMPAT YANG DITUNJUK INGGRID
164 161. CERITA INGGRID
165 162. MAKAM INGGRID
166 163.ORANG YANG MENGEJAR KAMI
167 164.UNTUK KALI INI MASIH SELAMAT
168 165.APA YANG SEDANG TERJADI DISINI?
169 166. SIAPA YANG DIKUBURKAN OLEH PAK PANGAT?
170 167. SEPERTINYA ADA YANG SENGAJA MERAWAT MOTOR INI
171 168. MENDATANGI PAK BURHAN
172 169. SESUAI RENCANA PAK BURHAN, TAPI PAK PANGAT HILANG
173 170.DENGAN PAK PANGAT...ADA APA DENGAN INGGRID
174 171. APA YANG HARUS KAMI LAKUKAN PAK?
175 172.KEMBALI KE RUMAH PENGGERGAJIAAN YANG MENGERIKAN
176 173.MALAM PERTAMA
177 174. PERMAINAN INGGRID!
178 175. TIDAK ADA SERANGAN SAMA SEKALI
179 176. APAKAH ITU PAK PANGAT
180 177. PAK PANGAT NGAPAIN KE SINI
181 178. WIS EMBUHLAH
182 179. PERTOLONGAN PAK PANGAT
183 180. EALAH KEPINCUT HARTA
184 181. TARUH DI KAMAR MAYAT SAJA
185 182. TINA YANG SEBENARNYA
186 183. PROSES
187 184. TUA TAPI MUDA
188 185. KITA BERGERAK NANTI MALAM
189 186. SEBAGAI ORANG TUA RENTA
190 187. DI DALAM BENTENG
191 188. SESUAI DENGAN RENCANA….
192 189.GAGAL
193 190. AKU ADALAH LELUHURKU
194 191. KE SEBUAH GUBUK
195 192 AKAN CARI MASALAH DISINI
196 193 HAMPIR SAJA
197 194 SETAN ITU MUNCUL JUGA
198 195 KITA ADA DIMANA INI?
199 196 APA TERJADI PEMBUNUHAN?
200 197 PANGGILANYA ADALAH FONG
201 198 KAMI DICARI
202 199 MELOLOSKAN DIRI
203 200 KEMBALI KE RAGA
204 201 RUMAH PENGGERGAJIAN YANG SUDAH BERUBAH
205 202 LEBIH BAHAYA APABILA ADA PENGINAPAN DISINI!
206 203. RENOVASI YANG HAMPIR RAMPUNG
207 204. HILANG BEGITU SAJA
208 205. PENJELASAN PAK CHENG TENTANG RAGA PANGAT
209 206. MULAINYA MALAM PERTAMA DI SINGGASANA ADEM AYEM
210 207 BARU JUGA JAM SEGINI
211 208 URUSAN SANG PEMBURU HANTU
212 209. PAK PANGAT PENGHIANAT
213 210. TIMBANG RUWET
214 211. WATUADEM GAK MAMPU JUGA
215 212. DILAKONI AE DULU
216 213. GRAND OPENING
217 214. ANEH…KOK MASIH AMAN-AMAN SAJA
218 215. BELUM ADA GANGGUAN SAMA SEKALI
219 216. HEH.. APA YANG KALIAN LAKUKAN DISINI!
220 217. GANGGUAN TAMU HOTEL
221 218. HAMPIR SAJA
222 219. INFO DARI KUNTI
223 220. MIMPI MBAK TINA
224 221. INFORMASI DARI PAK CHENG
225 222. APA YANG SEDANG TERJADI DISINI
226 223. KOSONGKAN UNTUK SEMENTARA
227 224. JEJAK KAKI MISTERIUS
228 225. HOTEL INI KOK MAKIN MENGERIKAN
229 226. ADA PENYUSUP
230 227. KECURIGAAN DOKTER JOKO
231 228. BEROPERASI LAGI
232 229. GANGGUAN PADA TAMU
233 230. BANTUAN PAK HENDRIK
234 231. ARWAH PAK OWO
235 232. TIDAK AMAN
236 233. KEPULANGAN PAK HENDRIK
237 234. KEDATANGAN TAMU PENTING
238 235. ADA YANG KERASUKAN LAGI
239 236. PAK HENDRIK DAN WATUADEM DATANG
240 237. TAS WATUADEM
241 238. KEJADIAN BERIKUTNYA
242 239. DARAH LAGI
243 240. KORBAN DAN DARAH
244 241. TUTUP
245 242. APAKAH DIA ITU SOLIKIN
246 243. KEMUNCULAN WATU
247 244. WATUADEM MATI
248 245. KERJASAMA DENGAN PENGHUNI POHON
249 246.FOTO PAK SOLIKIN?
250 247. SOLIKIN ATAU SOLIKAN?
251 248. MEMERIKSA KONTRAKAN SOLIKAN
252 249. FOTO DALAM DOMPET
253 250. ANALISA PAK HENDRIK
254 251. RUMAH SOLIKIN
255 252. LILIN ITU
256 253. KINI SAATNYA
257 254. KEADAAN HOTEL
258 255. MEMANCING MEREKA KELUAR
259 256. HOTEL INI HARUS DIBAKAR
260 57. BU TUGIYEM DAN KYAI DOLLAH
261 258. SYARAT YANG NGGILANI
262 259.BANTUAN DOKTER JOKO
263 260. TEMAN LAMA PAK JAY
264 261. UPAYA MENGELUARKAN MAYAT
265 262. AKHIRNYA BERANGKAT JUGA DENGAN MAYAT
266 263. CERITA SOPIR AMBULAN
267 264. SUDAH BERKUMPUL SEMUA
268 265. MULAI MEMBEDAH
269 266. MEMANCING DAN MEMBAKAR
270 267.KEMARAHAN SOLIKIN
271 268.CERITA BU TUGIYEM
272 268. MEREKA AKAN DATANG
273 267. SELANJUTNYA APA
274 268. TERNYATA PUSAKA ITU
275 269. IBLIS BETINA ITU DATANG
276 270. PERUBAHAN MBAK TINA
277 271. PROSES YANG LAMAAA
278 272. YANG TIDAK DIDUGA SAMA SEKALI
279 273. SERANGAN FONG
280 274. BANTUAN TIDAK DISANGKA SANGKA
281 275. PENGORBANAN SAHABATKU
282 276. MENYELAMATKAN MBAK TINA
283 277. BALIK KE HUTAN
284 278. PERINTAH MBAK TINA
285 279. AYO KITA SERANG
286 280. SOLIKIN LENYAP
287 281. AKHIR ATAU BUKAN?
288 28:( KABAR BAIK UNTUK AKU, DAN KABAR BURUK UNTUK PEMBACA
289 283. BELUM BERAKHIR
290 284. MULAI LAGI
291 285. AGUSTA DAN AGUSTIN
292 286. ADA YANG MATI
293 287. KEMATIAN YANG ADA HUBUNGANYA DENGAN ANAKKU
294 289. PENJAGA DAN YANG DIJAGA?
295 290. EFEKNYA SANGAT BAHAYA
296 291. AGUSTA BERSAMA DENGAN KELUARGA PAK DIRAN
297 292. PEREMPUAN MEMANG SULIT DIPAHAMI
298 293. PERILAKU YANG TIDAK WAJAR
299 294. AKU DI KAMAR DIK GUSTIN
300 295. MIMPI DAN KENYATAAN
301 296. SAKIT KEPALA YANG ANEH
302 297. PENGAMATAN PAK DIRAN
303 298. PENGAMATAN
304 299. HAMPIR SAJA
305 300. PERMINTAAN YANG TIDAK MUNGKIN
306 300. JALAN BUNTU
307 301. JUAL RUMAH
308 302. GUSTA?
309 303. MIMPI?
310 304. KENAPA!!!!
311 305. PAK JAY DAN PAK HENDRIK
312 306. SERANGAN TERHADAP PAK JAY
313 306. APA GAK BISA DILAWAN SAJA!
314 307. BANTUAN PAK HENDRIK.....KOK ANEH YA?
315 308. APA LAGI INI!
316 309. PERGI DARI SINI DAN JEMPUT GUSTA!
317 310. AKHIR DARI SEMUA INI..DAN SELESAI
318 000.SEDIKIT INFORMASI
Episodes

Updated 318 Episodes

1
01. PINDAHAN
2
02. RUMAH PENGGERGAJIAN KAYU
3
03. DIMULAINYA YANG TIDAK WAJAR
4
04. PAGI YANG SIBUK
5
05. BU TUGIYEM DAN ANIK
6
06. SORE HARI
7
07.MBAK AGUSTINA
8
08.INFO DARI PENJUAL MIE AYAM
9
09.SIAPA ITU?
10
10.MALAM YANG MENEGANGKAN
11
11.KEMATIAN PAK KARYO
12
12.ADA YANG ANEH DENGAN KEMATIAN ITU
13
13.PENAMPAKAN PAK KARYO
14
14.JEMBATAN TEMPAT DITEMUKAN MAYAT PAK KARYO
15
15.AIR SUNGAI MENGERIKAN
16
16.SUNGAI MELUAP
17
17.MAMAD IJIN PULANG
18
18.APA YANG HARUS AKU LAKUKAN?
19
19.MALAM HARI DI TENGAH HUTAN
20
20.TEROR DI MALAM HARI
21
21.MAMAD?
22
22.SIAPAKAH BELIAU YANG DIMAKSUD ITU
23
23.MAKAN SIANG DI RUMAH MBOK YEM
24
24.SOSOK DI SEKITAR RUMAH
25
25.TOLONG JANGAN GANGGU SAYA
26
26.AKTIVITAS SEPERTI BIASA
27
27.BERTEMU ANIK DAN BU TUGIYEM LAGI
28
28.CERITA PAK SOLIKIN
29
29.BERSAMA MBAK AGUSTINA
30
30. UJIAN YANG BERAT
31
31. CERITA AGUSTINA
32
32. TINA YANG BERBEDA
33
33. MENGINAP DI POS PENJAGA MALAM
34
34. UNTUNG AKU MASIH HIDUP
35
35. KEADAAN RUMAH YANG ANEH
36
36. MEMBUKA KAMAR MAMAD
37
37. GANGGUAN APA LAGI
38
38. ADA YANG DI RUANG TAMU?
39
39. APAKAH AKU MIMPI?
40
40. BURHAN
41
41. TENTANG PAK SOLIKIN
42
42. INFORMASI DARI TINA
43
43. HARUS DIRAWAT
44
44. DIMANA BURHAN
45
45. TERPAKSA
46
46. LUKA YANG ANEH
47
47. UNTUNG ADA DOKTER JOKO
48
48. MIMPI
49
49. APA AKU HAMPIR MATI?
50
50. BALIK KE RUMAH
51
51. CERITA BURHAN
52
52. CERITA MIRIP DENGAN MIMPIKU
53
53. SOLIKIN SAKIT
54
54. ANCAMAN PAK WANDI
55
55. HARUS CARI ORANG YANG PAHAM
56
56. HUJAN YANG MENGERIKAN
57
57. DI MANA BURHAN?
58
58. AKU TIDUR?
59
58. PEREMPUAN GANTUNG DIRI
60
59. SARAN DOKTER JOKO
61
60. CARI ALAMAT PAK HARI SUPANGAT
62
61. PANGGIL SAYA PAK PANGAT
63
62. INFO PEDAGANG PECEL
64
63. SAKITNYA PAK SOLIKIN
65
64. PEKERJAAN BERES PAK AGUS
66
65.PAK SOLIKIN?
67
66.WADUH KOK GINI
68
67. MENCURIGAKAN
69
68. PAGI HARI
70
69. YETNO
71
70. CERITA YETNO 1
72
71. CERITA YETNO 2
73
72. CERITA YETNO 3
74
73. CURIGA DAN CEMBURU
75
74. KATA-KATA BOS BESAR
76
75. DI RUMAH PAK SOLIKIN
77
76. LEBIH BAIK KU TINGGAL SAJA SEMUA INI
78
77. MALAM-MALAM KOK MALAH CARI MASALAH
79
78. BURHAN SURUHAN BOS
80
79. APA AKU HARUS MEMPERCAYAI BURHAN
81
80. AKU MAKIN CURIGA
82
81. BERSAMA TINA
83
82. HAMPIR SAJA TERJADI
84
83. ORANG YANG MENCURIGAKAN
85
84. INFORMASI SAMSOL
86
85. PENGINTAIAN DIMULAI
87
86. SIAPA MEREKA
88
87. AMATI SAJA
89
88. OH TERNYATA
90
89.INFORMASI YANG ANEH
91
90. BURHAN, PAK WITO, DAN YETNO?
92
91. MAMAD DAN BURHAN
93
92. NAH….
94
93. CUKUP UNTUK MALAM INI
95
94. PERJALANAN KE RUMAH PAK SOLIKIN
96
95. “IKUTI SAJA MAS…”
97
96. MEREKA MEMANG BAHAYA
98
97. SEJARAH YANG BENAR?
99
98. BURHAN DATANG!
100
99. MALING???
101
100. MALAM INI JUGA KITA PULANG
102
101.SESUATU YANG MENGERIKAN
103
102. ADA APA DENGAN BURHAN
104
103. KEMBALI KE RUMAH PENGGERGAJIAN
105
104.PAK SOLIKIN HILAG INGATAN?
106
105.AKU MAKIN BINGUNG
107
106.INGGRID
108
107.ADA YANG DATANG LAGI
109
108. ORANG INI MENGAMBIL UANG
110
108,5. KUNYUK?
111
109. KAMU SIAPA
112
110. SEDIKIT INFO MEMBINGUNGKAN DARI KUNYUK
113
111. SEMAKIN RUMIT SEMAKIN PUSING
114
112.AMANKAH?
115
113.KENAPA BISA BEGINI?
116
113.5. ADA YANG MENGIKUTI TINA MAS…
117
114. KAMAR INI KOK KATANYA NGERI
118
115. BELUM SAATNYA KELUAR DARI RUMAH SAKIT
119
116. SEBENARNYA KUNYUK ITU SIAPA MAS?
120
117. KEADAAN PAK SOLIKIN
121
118. MAS AGUS DALAM BAHAYA
122
119.KEMANA HARUS SEMBUNYI
123
120.NASEHAT PAK SOLIKIN
124
121.TENANG SAJA MBAK SANTI
125
122. PERTOLONGAN DOKTER JOKO
126
123. KAOS BIRU BERGAMBAR BATERAI DAN KAOS KUNING BERGAMBAR SANDAL JEPIT
127
124. TEMAN DOKTER JOKO
128
125. KESIMPULAN AWAL
129
126. NEKAT
130
127. KUNYUK JADI KORBAN
131
128. PERGI
132
129. KEJADIAN DI SAMPING RUMAH SAKIT
133
130. SAYA SUDAH MENDUGA DARI AWAL KALIAN KESINI
134
131. KOMUNIKASI DENGAN KUNYUK
135
132. BERSAMA INGGRID
136
133. PENYELAMATAN
137
134.TANGKAP TAPI TIDAK
138
135.SOLIKIN MENGHILANG
139
136. KENAPA AKU BISA LIHAT YANG ANEH-ANEH
140
137. CURIGAI SOLIKIN
141
138. DI RUMAH PENGGERGAJIAN
142
139. PARA LELUHUR
143
140. DESA YANG HILANG
144
141. TINDAKAN BODOH
145
142. DI RUMAH PAK PANGAT
146
143. TINGGAL DI RUMAH PAK PANGAT
147
144. PAIJO DATANG
148
145. PAK HARI
149
146. RENCANA MALAM HARI
150
147. BARANG BUKTI
151
148. BAHAYA?
152
149. BURHAN?
153
150. TIDAK DISANGKA SANGKA
154
151. LENGKAP SUDAH
155
152. TAK DIDUGA DUGA
156
153. SELESAIKAN SEMUA?
157
154. RUMAH PAK PANGAT KOSONG
158
155. ADA YANG BERTAMU DISINI MAS
159
156. ADA YANG CARI PAK PANGA
160
157. BANTUAN INGGRID
161
158. PAIJO BERSEMBUNYI
162
159. CAH BAGUS
163
160. TEMPAT YANG DITUNJUK INGGRID
164
161. CERITA INGGRID
165
162. MAKAM INGGRID
166
163.ORANG YANG MENGEJAR KAMI
167
164.UNTUK KALI INI MASIH SELAMAT
168
165.APA YANG SEDANG TERJADI DISINI?
169
166. SIAPA YANG DIKUBURKAN OLEH PAK PANGAT?
170
167. SEPERTINYA ADA YANG SENGAJA MERAWAT MOTOR INI
171
168. MENDATANGI PAK BURHAN
172
169. SESUAI RENCANA PAK BURHAN, TAPI PAK PANGAT HILANG
173
170.DENGAN PAK PANGAT...ADA APA DENGAN INGGRID
174
171. APA YANG HARUS KAMI LAKUKAN PAK?
175
172.KEMBALI KE RUMAH PENGGERGAJIAAN YANG MENGERIKAN
176
173.MALAM PERTAMA
177
174. PERMAINAN INGGRID!
178
175. TIDAK ADA SERANGAN SAMA SEKALI
179
176. APAKAH ITU PAK PANGAT
180
177. PAK PANGAT NGAPAIN KE SINI
181
178. WIS EMBUHLAH
182
179. PERTOLONGAN PAK PANGAT
183
180. EALAH KEPINCUT HARTA
184
181. TARUH DI KAMAR MAYAT SAJA
185
182. TINA YANG SEBENARNYA
186
183. PROSES
187
184. TUA TAPI MUDA
188
185. KITA BERGERAK NANTI MALAM
189
186. SEBAGAI ORANG TUA RENTA
190
187. DI DALAM BENTENG
191
188. SESUAI DENGAN RENCANA….
192
189.GAGAL
193
190. AKU ADALAH LELUHURKU
194
191. KE SEBUAH GUBUK
195
192 AKAN CARI MASALAH DISINI
196
193 HAMPIR SAJA
197
194 SETAN ITU MUNCUL JUGA
198
195 KITA ADA DIMANA INI?
199
196 APA TERJADI PEMBUNUHAN?
200
197 PANGGILANYA ADALAH FONG
201
198 KAMI DICARI
202
199 MELOLOSKAN DIRI
203
200 KEMBALI KE RAGA
204
201 RUMAH PENGGERGAJIAN YANG SUDAH BERUBAH
205
202 LEBIH BAHAYA APABILA ADA PENGINAPAN DISINI!
206
203. RENOVASI YANG HAMPIR RAMPUNG
207
204. HILANG BEGITU SAJA
208
205. PENJELASAN PAK CHENG TENTANG RAGA PANGAT
209
206. MULAINYA MALAM PERTAMA DI SINGGASANA ADEM AYEM
210
207 BARU JUGA JAM SEGINI
211
208 URUSAN SANG PEMBURU HANTU
212
209. PAK PANGAT PENGHIANAT
213
210. TIMBANG RUWET
214
211. WATUADEM GAK MAMPU JUGA
215
212. DILAKONI AE DULU
216
213. GRAND OPENING
217
214. ANEH…KOK MASIH AMAN-AMAN SAJA
218
215. BELUM ADA GANGGUAN SAMA SEKALI
219
216. HEH.. APA YANG KALIAN LAKUKAN DISINI!
220
217. GANGGUAN TAMU HOTEL
221
218. HAMPIR SAJA
222
219. INFO DARI KUNTI
223
220. MIMPI MBAK TINA
224
221. INFORMASI DARI PAK CHENG
225
222. APA YANG SEDANG TERJADI DISINI
226
223. KOSONGKAN UNTUK SEMENTARA
227
224. JEJAK KAKI MISTERIUS
228
225. HOTEL INI KOK MAKIN MENGERIKAN
229
226. ADA PENYUSUP
230
227. KECURIGAAN DOKTER JOKO
231
228. BEROPERASI LAGI
232
229. GANGGUAN PADA TAMU
233
230. BANTUAN PAK HENDRIK
234
231. ARWAH PAK OWO
235
232. TIDAK AMAN
236
233. KEPULANGAN PAK HENDRIK
237
234. KEDATANGAN TAMU PENTING
238
235. ADA YANG KERASUKAN LAGI
239
236. PAK HENDRIK DAN WATUADEM DATANG
240
237. TAS WATUADEM
241
238. KEJADIAN BERIKUTNYA
242
239. DARAH LAGI
243
240. KORBAN DAN DARAH
244
241. TUTUP
245
242. APAKAH DIA ITU SOLIKIN
246
243. KEMUNCULAN WATU
247
244. WATUADEM MATI
248
245. KERJASAMA DENGAN PENGHUNI POHON
249
246.FOTO PAK SOLIKIN?
250
247. SOLIKIN ATAU SOLIKAN?
251
248. MEMERIKSA KONTRAKAN SOLIKAN
252
249. FOTO DALAM DOMPET
253
250. ANALISA PAK HENDRIK
254
251. RUMAH SOLIKIN
255
252. LILIN ITU
256
253. KINI SAATNYA
257
254. KEADAAN HOTEL
258
255. MEMANCING MEREKA KELUAR
259
256. HOTEL INI HARUS DIBAKAR
260
57. BU TUGIYEM DAN KYAI DOLLAH
261
258. SYARAT YANG NGGILANI
262
259.BANTUAN DOKTER JOKO
263
260. TEMAN LAMA PAK JAY
264
261. UPAYA MENGELUARKAN MAYAT
265
262. AKHIRNYA BERANGKAT JUGA DENGAN MAYAT
266
263. CERITA SOPIR AMBULAN
267
264. SUDAH BERKUMPUL SEMUA
268
265. MULAI MEMBEDAH
269
266. MEMANCING DAN MEMBAKAR
270
267.KEMARAHAN SOLIKIN
271
268.CERITA BU TUGIYEM
272
268. MEREKA AKAN DATANG
273
267. SELANJUTNYA APA
274
268. TERNYATA PUSAKA ITU
275
269. IBLIS BETINA ITU DATANG
276
270. PERUBAHAN MBAK TINA
277
271. PROSES YANG LAMAAA
278
272. YANG TIDAK DIDUGA SAMA SEKALI
279
273. SERANGAN FONG
280
274. BANTUAN TIDAK DISANGKA SANGKA
281
275. PENGORBANAN SAHABATKU
282
276. MENYELAMATKAN MBAK TINA
283
277. BALIK KE HUTAN
284
278. PERINTAH MBAK TINA
285
279. AYO KITA SERANG
286
280. SOLIKIN LENYAP
287
281. AKHIR ATAU BUKAN?
288
28:( KABAR BAIK UNTUK AKU, DAN KABAR BURUK UNTUK PEMBACA
289
283. BELUM BERAKHIR
290
284. MULAI LAGI
291
285. AGUSTA DAN AGUSTIN
292
286. ADA YANG MATI
293
287. KEMATIAN YANG ADA HUBUNGANYA DENGAN ANAKKU
294
289. PENJAGA DAN YANG DIJAGA?
295
290. EFEKNYA SANGAT BAHAYA
296
291. AGUSTA BERSAMA DENGAN KELUARGA PAK DIRAN
297
292. PEREMPUAN MEMANG SULIT DIPAHAMI
298
293. PERILAKU YANG TIDAK WAJAR
299
294. AKU DI KAMAR DIK GUSTIN
300
295. MIMPI DAN KENYATAAN
301
296. SAKIT KEPALA YANG ANEH
302
297. PENGAMATAN PAK DIRAN
303
298. PENGAMATAN
304
299. HAMPIR SAJA
305
300. PERMINTAAN YANG TIDAK MUNGKIN
306
300. JALAN BUNTU
307
301. JUAL RUMAH
308
302. GUSTA?
309
303. MIMPI?
310
304. KENAPA!!!!
311
305. PAK JAY DAN PAK HENDRIK
312
306. SERANGAN TERHADAP PAK JAY
313
306. APA GAK BISA DILAWAN SAJA!
314
307. BANTUAN PAK HENDRIK.....KOK ANEH YA?
315
308. APA LAGI INI!
316
309. PERGI DARI SINI DAN JEMPUT GUSTA!
317
310. AKHIR DARI SEMUA INI..DAN SELESAI
318
000.SEDIKIT INFORMASI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!