Part 16

Sambil senyum-senyum sendiri, Anang berjalan dengan diiringi bunyi gitarnya yang seperti gendang, memukul-mukul punggung Anang.

Kali ini dia tidak memasang earphone di telinganya, hanya membiarkan ponselnya terdiam di saku belakang celananya saja.

Anang merasa percuma menyalakan musik di telinganya, tidak ada yang bisa dia dengar dengan baik.

Terngiang-ngiang di telinga Anang suara keluhan Santi yang terdengar merdu, melebihi suara suling sakti grup band dangdut, sebelum Santi setengah berteriak meminta ampun kepada Anang.

Memang tidak melelahkan, justru membuat Anang merasa makin bertenaga.

Meskipun Anang sudah sempat berhasil menembak Santi dengan pelurunya, tapi masih ada rasa penasaran untuk mencoba berperang lagi.

Huuufft! ... Padahal kata Santi tadi siang, mau lama-lama.

Tapi sayangnya, Anang baru mencoba dua gaya tempur, Santi sudah menyerah, dan tidak sanggup lagi.

"Besok lagi! Keterlaluan besarnya, rasanya aku mau pingsan. Nanti aku tidak bisa bekerja malam ini."

Anang teringat perkataan Santi.

Wajah Santi terlihat lemas, dengan alisnya berkerut, seolah sangat kesakitan sambil memegang perut Anang, ketika Anang masih menungganginya, dan ingin menggempur Santi lagi.

Anang sempat mengira, kalau Santi akan jera bertarung dengannya. Ternyata yang anehnya, dia masih meminta Anang untuk melakukannya lagi besok.

Oke!

Selama Santi memintanya, Anang dengan senang hati meladeninya.

Anang masih sanggup, kok!

Jadi masalahnya apa? Tidak ada masalah, kan?

Sama-sama mau.

Santi masih sempat berbisik, kalau dia nanti membelikan karet dengan ukuran yang lebih besar untuk Anang, sebelum Anang keluar dari kamar Santi tadi.

Terserah kamu saja deh, Neng! Yang penting sama-sama enak saja.

Tidak lama, Anang sudah sampai di pinggiran kota, tempat dia biasa mangkal beberapa hari belakangan.

Memang kalau berjalan dengan hati senang, membuat perjalanan yang jauh tidak terasa lelahnya.

Anang masih segar, dan bersemangat untuk bernyanyi malam ini.

Seperti biasanya, Anang meminta restu pedagang, dan pengunjung terlebih dahulu.

Kali ini Anang menyanyikan lagu-lagu baru, yang dia dengarkan di online.

Hasil mengamennya kembali meningkat. Lumayan untuk kembali mengisi ayam plastik tersayang, yang mulai kelaparan.

"Bang! Abang punya akun f*cebook?" tanya seorang pemudi, yang tampaknya masih abege.

"Apa itu dek?" tanya Anang yang kebingungan.

"Abang ada ponsel?" tanya pemudi itu kepada Anang lagi.

"Ada," sahut Anang, sambil mengeluarkan ponsel dari kantong celananya.

"Ini loh, Bang!" kata pemudi itu, sambil menunjuk kotak berlambang huruf 'F', di layar ponsel Anang.

"Ooh...! Saya baru saja membeli ponsel. Belum tahu gunanya yang itu seperti apa," sahut Anang, ikut menunjuk ke layar ponselnya.

"Abang mau nggak, kalau aku bantuin bikinkan akun f*cebook? Nanti Abang bisa posting video Abang bernyanyi di situ," kata pemudi itu, menawarkan bantuannya kepada Anang.

"Ooh...! Saya mau. Tolong, ya?!" sahut Anang.

"Kalau begitu, aku pinjam ponsel Abang!" kata pemudi itu lagi.

Anang kemudian menyodorkan ponselnya, kepada gadis muda itu.

Anang lalu menjawab apa saja yang ditanyakan pemudi itu, sambil menatap layar ponsel, melihat bagaimana cara gadis muda itu membuat akun untuknya.

Pemudi itu juga terlihat sibuk mengetik sesuatu di layar ponsel Anang, sambil dia bertanya banyak sekali pertanyaan kepada Anang.

Mungkin pemudi itu sudah merasa cukup, gadis muda itu lalu tidak bertanya apa-apa lagi kepada Anang. Hanya kedua jempol tangannya saja yang terlihat sibuk di layar ponsel, sambil matanya tidak lepas menatap ponsel itu.

"Sudah nih, Bang! Sudah aku buat kita berteman juga di situ. Nanti Abang minta berteman dengan orang lain. Begini caranya!" kata pemudi itu, sambil menunjukkan pada Anang, apa yang perlu Anang tekan.

Anang menyimak dengan baik, apa yang diajarkan gadis muda itu. Tidak sulit, Anang bisa mengerti, dan mengikuti penjelasan gadis muda itu.

"Kalau ada yang mau berteman dengan Abang, nanti Abang tinggal tekan yang ada tulisan 'Terima' ini, ya, Bang!" kata gadis muda itu, masih sambil menunjukkan yang dia maksud di layar ponsel.

Anang mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Kalau mau posting sesuatu, foto, video, atau cuma tulisan saja, ini semua pilihannya!" Gadis muda itu, sabar sekali mengajarkan Anang.

"Kita pasang foto Abang untuk foto profil akun ya, Bang?!" kata gadis muda itu.

"Iya," sahut Anang.

Gadis muda itu lalu memposisikan kamera ponsel, sampai dia merasa hasilnya bagus, barulah dia memotret Anang.

"Ini, bagus nggak, Bang?" tanya gadis muda itu sambil memperlihatkan hasil jepretannya kepada Anang.

"Bagus! Itu saja!" sahut Anang bersemangat.

"Nah! Sekarang Abang coba pakai," kata gadis itu sambil menyodorkan ponsel Anang kembali kepada Anang.

Anang melihat-lihat sebentar layar ponselnya.

"Kalau Abang mau coba, Abang bernyanyi, nanti saya yang video-kan. Nanti Abang bisa posting di situ," celetuk gadis muda itu.

"Boleh!" sahut Anang. Dia kembali memberikan ponselnya, kepada gadis muda itu.

Tidak lama, Anang mulai bernyanyi diiringi petikan gitarnya, sambil direkam gadis muda tadi.

Setelah satu lagu usai, gadis itu memperlihatkan hasilnya kepada Anang.

"Coba Abang posting," kata gadis muda itu.

Anang, dengan perlahan tapi pasti, mengikuti cara yang sudah diajari gadis muda itu tadi.

Dan berhasil. Anang bisa membuat video saat dia bernyanyi, terpasang di situ.

"Nah sekarang Abang tandai ke akunku. Nanti aku bantu sebarkan. Begini caranya!" Gadis muda itu kembali mengajarkan Anang, apa yang dia maksud.

"Gampang aja, kan, Bang?" tanya gadis muda itu, sambil tersenyum.

"Iya. Makasih banyak, Dek! Abang nyanyikan satu lagi lagu untuk Adek ... Gratis!" kata Anang, sambil ikut tersenyum.

Anang kembali memperdengarkan suaranya kepada mereka di situ, terlebih khusus bagi gadis muda yang sudah membantu mengajarinya.

Setelah satu lagu selesai dinyanyikan Anang, kembali Anang berterimakasih kepada gadis muda itu.

"Terimakasih banyak, Dek!"

"Sama-sama, Bang! Ingat ya Bang, kalau Abang posting video baru, tandai akunku, ya, Bang?!" ujar gadis muda itu bersemangat.

"Siap, bos!" sahut Anang, yang membuat gadis muda itu tertawa.

Anang kemudian melanjutkan mengamennya. Setelah beberapa meja sudah didatangi Anang semua, Anang kemudian memesan tahu tek-tek langganannya di situ.

Sambil memakan makanannya, Anang sesekali melihat akun f*cebook, yang baru saja dia dan gadis muda tadi buat.

Anang sempat juga melihat gadis muda itu melambaikan tangannya, sebelum gadis muda itu pergi dengan sepeda motornya.

Sebelum Anang berpindah tempat bernyanyi, dia lalu teringat Miss Jordan. Mungkin begini caranya. Miss Jordan merekam lalu mempostingnya di online.

Sudah beberapa lama ini berlalu, tapi tidak pernah lagi Anang lihat Miss jordan, atau Peter di daerah itu.

Anang tetap harus berterima kasih kepada mereka, karena uang yang diberikan mereka, membantu Anang untuk bisa merawat dirinya jadi lebih baik, juga bisa untuk membeli ponsel, yang bisa dipakainya untuk belajar hal baru.

Termasuk hal yang diajarkan Mandor, di tempat kerja Anang.

Lumayanlah kalau Anang sedang bosan, menonton film aksi begitu sekali-sekali, nggak apa-apa, kan?

Terpopuler

Comments

Ganuwa Gunawan

Ganuwa Gunawan

oh Anang kok kmu jdi heum......tau ah gelap dunia

2023-01-08

1

Siboro Putra

Siboro Putra

kuda poninya mna

2022-08-28

1

Penulis Jelata

Penulis Jelata

Mulai pinter ni MC, pinter yg terkontaminasi

2022-08-16

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1
2 Part 2
3 Part 3
4 Part 4
5 Part 5
6 Part 6
7 Part 7
8 Part 8
9 Part 9
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Part 53
54 Part 54
55 Part 55
56 Part 56
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Part 99
100 Part 100
101 Part 101
102 Part 102
103 Part 103
104 Part 104
105 Part 105
106 Part 106
107 Part 107
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 Part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 Part 114
115 Part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 Part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
124 Part 124
125 Part 125
126 Part 126
127 Part 127
128 Part 128
129 Part 129
130 Part 130
131 Part 131
132 Part 132
133 Part 133
134 Part 134
135 Part 135
136 Part 136
137 Part 137
138 Part 138
139 Part 139
140 Part 140
141 Part 141
142 Part 142
143 Part 143
144 Part 144
145 Part 145
146 Part 146
147 Part 147
148 Part 148
149 Part 149
150 Part 150
151 Part 151
152 Part 152
153 Part 153
154 Part 154
155 Part 155
156 Part 156
157 Part 157
158 Part 158
159 Part 159
160 Part 160
161 Part 161
162 Part 162
163 Part 163
164 Part 164
165 Part 165
166 Part 166
167 Part 167
168 Part 168
169 Part 169
170 Part 170
171 Part 171
172 Part 172
173 Part 173
174 Part 174
175 Part 175
176 Part 176
177 Part 177
178 Part 178
179 Part 179
180 Part 180
181 Part 181
182 Part 182
183 Part 183
184 Part 184
185 Part 185
186 Part 186
187 Part 187
188 Part 188
189 Part 189
190 Part 190
191 Part 191
192 Part 192
193 Part 193
194 Part 194
195 Part 195
196 Novel baru
Episodes

Updated 196 Episodes

1
Part 1
2
Part 2
3
Part 3
4
Part 4
5
Part 5
6
Part 6
7
Part 7
8
Part 8
9
Part 9
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Part 53
54
Part 54
55
Part 55
56
Part 56
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Part 99
100
Part 100
101
Part 101
102
Part 102
103
Part 103
104
Part 104
105
Part 105
106
Part 106
107
Part 107
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
Part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
Part 114
115
Part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
Part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123
124
Part 124
125
Part 125
126
Part 126
127
Part 127
128
Part 128
129
Part 129
130
Part 130
131
Part 131
132
Part 132
133
Part 133
134
Part 134
135
Part 135
136
Part 136
137
Part 137
138
Part 138
139
Part 139
140
Part 140
141
Part 141
142
Part 142
143
Part 143
144
Part 144
145
Part 145
146
Part 146
147
Part 147
148
Part 148
149
Part 149
150
Part 150
151
Part 151
152
Part 152
153
Part 153
154
Part 154
155
Part 155
156
Part 156
157
Part 157
158
Part 158
159
Part 159
160
Part 160
161
Part 161
162
Part 162
163
Part 163
164
Part 164
165
Part 165
166
Part 166
167
Part 167
168
Part 168
169
Part 169
170
Part 170
171
Part 171
172
Part 172
173
Part 173
174
Part 174
175
Part 175
176
Part 176
177
Part 177
178
Part 178
179
Part 179
180
Part 180
181
Part 181
182
Part 182
183
Part 183
184
Part 184
185
Part 185
186
Part 186
187
Part 187
188
Part 188
189
Part 189
190
Part 190
191
Part 191
192
Part 192
193
Part 193
194
Part 194
195
Part 195
196
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!