Devan terpaksa menyerahkan stnk nya pada polisi. Besok, setelah dia membayar denda, dia baru bisa mengambilnya kembali.
Polisi menyuruhnya segera memindahkan mobil. Dan saat Devan membukakan pintu penumpang bagian depan, Mila mau tak mau segera masuk. Tak mungkin dia mau berdebat dulu didepan polisi itu. Sekarang saja dia sudah malu karena dikira mabuk asmara sampai tak lihat rambu.
"Mau kemana sekarang?" Ujar Devan saat mobilnya mulai melaju dijalanan.
"Hah." Mila menoleh kearah Devan dengan tatapan bingung.
"Kali aja kamu masih pengen makan yang pedes pedes. Pengen sampai nangis nangis biar plong. Saya tahu tempat mie setan yang recomended." Kata Devan sambil menoleh sebentar kearah Mila.
"Buat apa menangis. Bukankah kata bapak, air mata tak akan bisa mengembalikan yang telah pergi. Jadi, jika sesuatu itu telah ditetapkan menjadi milik saya. Sesusah apapun jalannya, akan tetap menjadi milik saya. Dan jika bukan menjadi ketetapan saya. Menangis 7 hari 7 malampun, tak akan bisa merubah apapun."
"Kasihan sekali pria yang kamu tangisi itu."
"Kasihan? kenapa?" Mila mengerutkan dahinya. Dia yang harus dikasihani, kenapa malah pria itu.
"Karena dia sudah menyianyiakan wanita seperti kamu."
Mila tertawa ringan mendengar ucapan Devan.
"Heis, kok malah ketawa."
"Dia mendapatkan yang lebih segalanya dari saya. Jadi tak perlu kasihan padanya."
"Dari segi apa?"
"Segalanya."
"Yakin segalanya? Kalau cinta?"
Mila seketika terdiam.
"Apakah dia juga lebih mencintai pria itu dibanding kamu?"
Mila mendadak baper. Mungkin Salsa lebih segalanya. Tapi cintanya untuk Elgar, dia yakin lebih besar dari cinta Salsa.
"Kalau benar, beruntung sekali pria itu. Tapi kalau tidak, kasihan sekali dia. Karena telah menyianyiakan seseorang yang tulus dan memiliki cinta yang begitu besar untuknya."
Devan melihat mata Mila mulai berkaca kaca. Dia mengambil tisu dan menyerahkannya mada Mila.
"Tadi katanya gak mau nangis." Cibir Devan sambil tertawa ringan.
Melihat tawa Devan, membuat Mila juga ingin t…
Dia Suamiku
GAK BERHAK
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments
LENY
GOBLOK NYA MILA LAWAN ELGAR DUH SIKAPNYA SEENAKNYA MILA GAK DIANGGAP MANUSIA CUMA BARANG PEMYAS NAPSU GAK BERHAK APAPUN. LAWAN TINGGALIN AJA MANUSIA LAKNAT DURJANA INI.
2025-11-25
0
Ning Suswati
sadarlah elgar, kalau kamu itu sdh banyak menyakiti dan merendahkan martabat dan harga diri mila, apa segitunya orang kaya, jatuh miskin baru nyahok, se mena2 aja
2025-03-11
0
Kar Genjreng
mil kalau elgar jadi seperti Devan ,,,ga. mungkin karena Devan juga dari golongan biasa,,,juga anak
2025-02-20
0