Para Monster Mengepung!*

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

----- back to Story :

Tangan King D ditangkap oleh Hugo dan Lucas yang membantunya naik ke atas. King D kembali berkumpul bersama timnya. Di mana kali ini, mereka menjadi satu helikopter dengan banyak muatan.

Terpaksa helikopter tim Marco-Polo ditinggalkan. King D memilih agar semua anak buahnya berkumpul dalam satu kendaraan agar aman.

King D mulai merasa, jika orang-orang baru yang ditemuinya sangat bisa diandalkan dan akan menjadi tim solid.

Perlahan, fajar mulai menyingsing. Cahaya baru dari kehidupan manusia di Bumi yang dipenuhi dengan bencana wabah monster, tak membuat orang-orang itu seperti merasakan kedamaian.

Tim Marco-Polo bicara dalam bahasa Inggris. Geng Motor bicara dalam bahasa Rusia. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.

"Bos, King! Kita gak bisa nambah manusia lagi. Kayaknya, usulan geng motor diterima aja. Mereka nanti kita taruh di Rusia buat ngurangi muatan. Kalau tuan Jamal beneran ikut, bisa overload!" seru Obama Otong yang suaranya terdengar di tiap sambungan komunikasi kelompok besar itu.

"Aku mengerti," tegas King D seraya melihat Ritz yang sedang diobati lukanya.

"Oke! Tiga puluh menit lagi sampai di rumah mbah Jamal. Siap-siap!" seru Obama Otong memberikan informasi dari bangku kemudi.

Semua orang mengangguk siap. Tim Marco-Polo kembali menyiagakan senjata termasuk para pria dari geng motor. King D kembali ke kursinya dan langsung mendapatkan pelukan dari sang kekasih.

"Kenapa kau selalu membuatku cemas?!" ucap Irina kesal, tapi lelaki tampan itu hanya tersenyum.

"Itulah yang membuatmu selalu merindukanku," jawab King D menggoda, tapi kali ini Irina enggan menanggapi.

Wanita cantik itu memalingkan wajah dan memilih menghadap jendela ketimbang wajah rupawan sang kekasih.

"Hempf, aku lelah," ucap King D seraya memejamkan mata dan menyenderkan kepala di bahu kiri wanita yang dicintainya. Seketika, senyum Irina terbit.

"Sabar, sabar. Kata bapak, gak usah ngiri liat orang pacaran. Tar juga ketemu jodohnya, tapi ... mengingat jumlah manusia yang makin menipis, siapa jodoh Otong nanti? Ya Allah, kali ini Otong berdoa pada-Mu. Berikan jodoh yang uhuy buat diriku yang fana ini. Amin," ucapnya penuh harap seraya menatap langit.

King D dan Irina yang mendengar penuturan Obama hanya menahan senyum, termasuk para awak helikopter.

"Dia meratapi nasibnya," kekeh Hugo dan diangguki semua orang.

Kediaman Jamal, New Delhi, India.

"Woah! Aku baru pertama kali ke India. Ini hebat!" seru Hugo yang hari itu banyak bicara tak seperti biasanya.

Orang-orang yang senasib dengannya mengangguk sependapat.

Sayangnya, India sudah jauh berbeda. Kota itu sama mengerikannya dengan kota-kota dari negara lainnya.

Rusak dan masih banyak bau monster tercium dari indera Marco. Orang-orang merasa tidak aman berada di negara tersebut berlama-lama.

"Jujur, aku takut berada di negara ini. Jumlah populasi India masuk peringkat dua dari keseluruhan negara di dunia sebelum wabah monster terjadi," ucap Polo terlihat serius, tapi ucapannya membuat semua orang menelan ludah.

"Polo. Jangan membuat luka di tubuhku semakin menjalar. Aku sudah cukup menderita dengan lecet di kakiku. Jangan ditambah dengan informasi mengerikan darimu itu," keluh Ritz yang membuat Polo meringis tak enak hati.

"Oh, D. Aku tak suka di sini. Aku bisa merasakan jumlah mereka banyak sekali," ucap Irina sampai keningnya berkerut dan kulit di tangannya merinding.

King D menatap kekasihnya lekat yang seperti mengatur napasnya.

"Aku mengerti. Tetaplah di sini," pinta King D dan Irina mengangguk cepat terlihat gugup.

King D bergegas mendatangi timnya yang berkumpul di kabin. Semua mata kini tertuju pada King D yang terlihat serius akan sesuatu.

"Bersiaplah. Aku minta hanya kelompok Marco-Polo yang turun. Ritz, kau terluka. Jadi, tetap di helikopter dan siaga bersama geng motor," tegas D menatap pilot helikopter tim Marco-Polo tajam. Ritz mengangguk, berikut para pria Rusia itu. "Kita akan bergerak cepat memasuki kediaman tuan Jamal. Jika dirasa keadaan di sana mencekam, langsung tinggalkan lokasi dan kembali ke helikopter. Kalian paham?" tegas King D, dan para pria itu mengangguk cepat.

"Bos D! 10 menit sebelum mendarat!" seru Obama dan semua orang langsung bersiaga.

Pintu helikopter mulai dibuka. Obama melihat helipad di atas kediaman Jamal. King D dan Marco langsung memposisikan diri untuk melihat sekitar.

"Baunya sangat kuat," bisik Marco, dan King D mengangguk sepemahaman.

Saat King D terlihat seperti ragu dengan keputusannya, tiba-tiba saja ....

"Hei!" teriak seseorang yang membuat semua manusia sehat dalam helikopter menoleh ke asal suara.

"Oh! Itu ... tuan Jamal!" teriak King D lantang saat melihat pria tua itu mengendarai sebuah sepeda dengan susah payah.

Polo langsung berdiri di samping King D seperti ingin memastikan sesuatu.

"Dia dikejar monster!" serunya yang membuat semua orang panik seketika.

"Turunkan tali!" titah King D, dan Hugo dengan sigap melakukan yang diperintahkan olehnya.

Saat helikopter akan turun ke jalanan aspal tempat Jamal sedang berusaha dengan susah payah meloloskan diri, lagi-lagi ....

"Naik! Naik!" teriak Edward panik saat melihat para monster muncul dari atap gedung seperti akan melompat ke arah helikopter mereka.

"Waaaa!" teriak para pria dari geng motor karena orang-orang sakit itu seperti ingin menggapai helikopter mereka.

"Hei! Jangan tinggalkan aku!" teriak Jamal dengan keringat bercucuran di wajahnya.

Praktis, King D dibuat panik karena bingung untuk mengendalikan situasi di mana tiba-tiba saja dikepung oleh puluhan atau bahkan mungkin ratusan monster yang mendekat ke arah mereka.

"Dia tak mungkin selamat!" seru pria bernama Forest pesimis.

"Bisa! Kalian, bersiap!" jawab King D mengaitkan pinggangnya lagi dengan tali seperti yang digunakan untuk menolongnya tadi.

"King D!" teriak Fabio sampai matanya melebar saat King D nekat melompat, tapi kali ini, sebuah pedang dengan laser warna biru menyala terang dalam genggaman tangannya.

Mata Jamal melebar dan senyumnya terkembang seketika. Namun, Jamal yang terlalu gembira karena berpikir dirinya diselamatkan, kehilangan fokus.

"HARGHHH!"

BRAKKK!

"AAAAA!" teriak Jamal saat seorang monster melompat ke arahnya dari lantai dua bangunan dan membuat dirinya jatuh bergulung-gulung di atas aspal. "Agggg! Help!" teriak Jamal saat dia kini harus berjuang hidup karena seorang monster berusaha mencabik wajahnya dengan tangan kotor.

Jamal berusaha keras menahan tubuh monster itu yang ingin memangsanya.

"Tuan Jamal, berlindung!" titah King D yang tubuhnya masih melayang di atas permukaan tanah karena Obama berusaha agar para monster tak bisa menggapai benda terbangnya.

"Arghhh! Aku tak mau mati hari ini!"

DUAKK!! BRUKK!!

Jamal berhasil mendorong tubuh monster itu hingga bergulung-gulung di atas aspal. Jamal nekat melompat ke dalam tong sampah besi dan menutupnya saat ia melihat King D melemparkan sesuatu dari atas.

KLANG! PIPIPIPIPI! DODODODOOR!!

"Woah! Itu ...," kejut Lucas sampai matanya melebar ketika melihat sebuah tabung berwarna silver dari besi terbuka layaknya bunga dan menggelontorkan ratusan peluru yang mengenai tubuh para monster hingga mereka berjatuhan satu per satu.

"Otong!" seru King D terlihat siap melakukan sesuatu karena memegangi pengait pada pinggangnya.

"Nih, Otong kasih bingkisan kematian lagi," ucapnya dengan wajah bengis.

KLIK! SWOSH! BLUARR!!

"Rainbow gas!" teriak Marco langsung melebarkan mata ketika gas hitam kembali menyeruak hingga para monster yang belum terkena peluru tajam itu kini menggelepar karena mata mereka buta seketika.

King D mengambil sesuatu dari balik pinggang seperti sebuah wadah mirip korek gas, tapi bagian atasnya bisa dibuka dan ditutup.

Tabung itu berwarna bening dengan banyak kapsul cair berwarna-warni di dalamnya. Pria itu mengambil kapsul warna hitam dan langsung mengunyahnya.

"Apakah itu serum penawar?" tanya Chen menduga, dan semua orang di kabin menggeleng tidak tahu.

"Ya, akan menyusahkan jika harus disuntik. Akan lebih cepat jika langsung di makan," jawab Irina yang kini ikut berdiri dan membuat semua orang kaget karena tak menyadari kedatangannya.

KLANG!

"Oh! King D melepaskan pengait! Lindungi dia!" seru Polo saat menyadari King D nekat melompat ke dalam kepulan asap hitam dan sosoknya langsung tak terlihat karena pekat.

Anak buah Marco-Polo dengan sigap mengarahkan moncong senapan ke para monster yang belum berhasil dijatuhkan.

"Jangan biarkan mereka menangkap King D dan tuan Jamal!" seru Irina dan orang-orang itu mengangguk siap.

Napas Irina memburu saat ia tak bisa melihat keberadaan kekasihnya. Namun, para monster yang baru datang dan tak terkena dampak, seperti tahu di mana keberadaan dua manusia hidup itu.

"Tembak!" titah Polo lantang.

DODODODOOR!!

Dua pintu helikopter terbuka dan kini dua sisi memberondong para monster dari atas benda terbang itu.

Para pria dari geng motor tampak pucat saat melihat puluhan monster berusaha menggapai kendaraan terbang mereka, tapi tim Marco-Polo tak mengizinkan hal tersebut.

Obama Otong fokus mengemudi dan mencari keberadaan King D dari sensor yang terpasang pelacak pada pakaian tempurnya.

"Eh?!" pekik Otong langsung melotot saat melihat King D malah naik sepeda dengan Jamal membonceng di belakang. Praktis, pria Jawa itu langsung menepuk jidat.

***

uhuy makasih tipsnya❤️ lele padamu💋 jangan lupa play dan like audio book Vesper ya. udah nambah lagi epsnya buat nambah tips koin bagi kalian yg belum bisa sedekah😘

Terpopuler

Comments

Maryani Ani

Maryani Ani

🤣🤣D malah mau kejar kejaran naik sepeda di kira syuting film india

2022-09-09

0

alena

alena

ngebayangin king D naek sepeda tp yg di bonceng aku 😍

2022-06-12

2

Ĺęø ♌️

Ĺęø ♌️

pUnyA Laki mAcAm Eko atw si otOng sEru kaLi yeeeee,..jd kEpO sApa jOdOh si otOng

2022-06-01

2

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!