Menghilang?!*

Penerbangan dari Rusia menuju ke China memakan waktu hingga 5 jam, tapi tak membuat orang-orang itu lelah, malah waspada. Tak seperti zaman ketika semua hal harus memiliki izin mulai dari paspor, dan surat-surat legal lainnya. Negara-negara yang telah rusak seperti membiarkan siapa pun masuk ke wilayahnya agar bisa bertahan hidup dari serangan monster.

Mereka bicara dalam bahasa Rusia. Terjemahan.

Ketika dua benda terbang tersebut memasuki wilayah yang akan dituju, pemandangan sedikit berbeda karena kota-kota ditumbuhi oleh beberapa tumbuhan.

King D melepaskan borgol yang membelenggu pergerakan mereka selama di helikopter. Orang-orang itu senang. Terlebih, Irina juga memberikan makanan kepada mereka berupa roti.

Praktis, makanan itu langsung ludes dalam hitungan detik seperti tak dikunyah ketika orang-orang itu memakannya. Irina dan King D saling melirik dalam diam.

"Terima kasih, Tuan," ucap pria berambut gimbal seraya memberikan botol minum yang ikut diberikan Irina untuk mereka agar diminum secara bergantian.

"Panggil aku King D," tegas pria yang memiliki dua warna mata berbeda itu.

"Ah, King D. Nama yang keren," ucap pria berambut gondrong sebahu tampak kagum.

"Gunakan ini," ucap King D seraya memberikan alat translator kepada lima orang Rusia yang ikut bersama mereka.

"Apa ini? Kami melihat orang-orangmu juga menggunakan benda ini di telinga mereka," tanya pria bertato seraya memasang di salah satu lubang telinganya.

King D tak menjawab dan malah menunjukkan wajah dingin. Lima orang itu langsung diam dan memasangnya.

King D berbicara dalam bahasa Indonesia.

"Kita akan mendarat di China sebentar lagi. Selama di sana, jangan melakukan tindakan bodoh. Jangan keluar dari rombongan dan tetap siagakan senjata. Kami berikan kalian pistol untuk masing-masing orang. Jangan menembak jika tak diperintahkan. Jangan berlari jika tak disuruh. Kalian paham?"

"Woah! Kaubicara apa tadi? Kau menggunakan bahasa apa?" tanya pria berambut cepak terkejut.

"Indonesia," jawab King D tenang.

Orang-orang itu mengangguk pelan dan terlihat kagum akan sosok King D serta alat yang mereka gunakan.

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.

"Bos! Siap mendarat!" ucap Obama Otong dari bangku pilot.

King D dan Irina kembali ke dudukkan depan. Mereka tampak terkejut karena tempat yang akan dikunjungi sepi seperti tak ada penghuninya.

King D yang bisa merasakan aroma monster turun lebih dahulu untuk mengamankan situasi.

Mata hijau Irina kembali meredup. Ia seperti manusia normal saat tak menggunakan kekuatannya.

Namun, berbeda dengan King D yang tetap terlihat seperti memiliki kemampuan karena warna matanya yang mencolok.

"Hem, aman," ucap King D saat indera penciumannya tak mendapati keberadaan monster di sana.

"Agh, senangnya. Pegel sumpah!" keluh Otong begitu turun dan langsung merenggangkan tubuh.

"Wow! Ini ... di mana? Aku belum pernah ke China sebelumnya," tanya Hugo penasaran seraya melihat sekitar.

"Salah satu markas milik 13 Demon Heads. Grey House. Kalian belum kemari?" tanya King D memandangi anak buah Marco-Polo.

Para pria itu menggeleng. King D memimpin di depan dan Irina mengikutinya di belakang. Ritz dan Edward diminta untuk mengamankan kendaraan terbang mereka dan dua orang itu mengangguk siap.

Sedang lima orang Rusia dari geng motor, diminta untuk berjaga di sekitar tempat. King D melarang untuk keluar dari benteng dan orang-orang itu mengangguk paham.

"Ke mana orang-orang? Apakah mereka juga telah tiada?" tanya Fabio karena merasa tempat itu sepi seperti ditinggalkan.

"Kita akan mencari tahu," jawab King D saat ia meletakkan telapak tangan pada sebuah papan pemindai dari kaca.

PIP! KLEK!

"Oh! Sidik jarimu terdeteksi," ucap Chen karena tak menyangka hal itu.

King D tak menjawab dan mengajak orang-orang itu masuk.

Seketika, sebuah pengalaman baru kembali terjadi.

"Selamat datang di Markas Sarang Semut. Ini salah satu peninggalan Vesper atas gempuran militer yang merusak struktur bangunan di atasnya. Terima kasih," ucap King D memperkenalkan, tapi sekaligus menyindir Bruno dan Robin karena dua orang itu dari militer AS.

Bruno dan Robin langsung memasang wajah malas, sedang yang lainnya meringis canggung karena King D masih terlihat kesal atas perlakuan militer pada kelompok mafianya.

"Hati-hati, jangan sampai kepisah. Nanti kalian nyasar malah ilang," ucap Obama Otong seraya menyalakan rokok dan menghisapnya.

"Obama," panggil Irina seraya menatap pria Jawa itu.

"He? Apa? Oh! Iya, lupa. Maap," ucap Otong langsung mematikan bara rokoknya.

"Kenapa?" tanya Lucas heran.

"Irina gak suka asap rokok. Makanya, liat noh King D. Idaman wanita sehat. Gak ngrokok, gak mabokan, gak tatoan. Padahal mafia, keren kan?" bisik Otong dan para pria dari tim Marco-Polo mengangguk paham.

PIP! KLEK!

"Diam di tempat. Hanya aku, Obama dan Irina yang bisa masuk karena dikenali. Kalian tetap di luar sampai kumatikan sistem persenjataan otomatis," tegas King D saat sebuah pintu besi terbuka dan dalam ruangan itu gelap.

"Oke!" jawab Marco mantap meski ia bisa melihat dalam ruangan itu karena kemampuan warna mata merahnya.

"Apa yang di dalam sana, Marco?" tanya Polo berbisik saat Otong, Irina dan King D masuk ke dalam hingga sosok mereka tak terlihat.

"Seperti pusat kendali. Ruang komunikasi. Yah, semacam itulah," jawabnya dari hasil pindaian matanya.

Namun tiba-tiba, "Di mana tabung-tabung itu?!" teriak King D yang suaranya sampai menggelegar dan menggema dalam ruangan tersebut.

Praktis, semua anggota tim Marco-Polo tersentak karena kaget. Mereka langsung menyiagakan senjata. Terlebih, saat King D keluar dari ruangan dengan napas memburu.

"A-ada apa?" tanya Hugo bingung.

"Tabung bapak sama emaknya King D raib!" jawab Obama Otong ikut panik.

"Ba-bagaimana bisa? Mungkinkah ... ada orang lain yang memiliki akses untuk masuk ke ruangan ini selain kalian bertiga? Tak bisakah kalian melacaknya?" tanya Polo memberikan pendapat.

King D yang awalnya marah, langsung diam. Ia kembali masuk ke dalam dan seketika, semua lampu dalam ruangan itu menyala terang. Irina mempersilakan tim Marco-Polo untuk masuk ke dalam.

"Woah! Banyak sekali tabungnya!" seru Fabio sampai melotot, begitupula kawan-kawannya karena tak menyangka hal tersebut.

"Kenapa tak membangunkan mereka saja?" tanya Bruno heran.

"Tidak bisa. Ingat, kita hanya membangunkan para senior. Selain itu, lihat penunjuk waktunya. Belum waktunya bagi mereka untuk bangkit," tegas Irina seraya menunjuk sebuah tabung di mana terdapat seseorang yang tidur di sana.

"Woah, masih lama. 2075. Lima tahun lagi dari sekarang," ucap Robin terkesima, dan Irina mengangguk membenarkan atas pengamatan pria berkulit hitam itu.

"Hanya tabung ayah ibumu? Atau ada tabung lain yang menghilang?" tanya Polo yang bisa melihat kecemasan dalam diri King D.

"Ya, hanya tabung milik orang tuaku saja yang tak ada. Milik kakek O— eh?" jawab King D serius hingga keningnya berkerut saat ia melihat sebuah tabung.

"Kita bisa membangunkan mereka berdua, D," ucap Irina yang sepertinya satu pemikiran dengan sang kekasih.

"Hehe, semoga simbah One dan Verda gak ngamuk," kekeh Obama yang membuat King D seperti ragu dengan keputusannya.

"Mereka siapa?" tanya Marco penasaran.

"Dua orang kuat sejak zaman kepemimpinan nenekku. Verda, dia pemimpin pasukan wanita tangguh bernama SYLPH asal Timur Tengah. Ia dan timnya pernah memburu nenekku yang dijuluki Frankenstein karena kekejamannya. Namun, ia malah menjadi anak buah nenekku dan mengabdi padanya hingga akhir hayat," ucap King D berkisah.

Anggota tim Marco-Polo mengangguk-anggukan kepala karena baru tahu cerita itu.

"Lalu dia, One. Dia saudara tiri nenekku. Entah kharisma dan pengaruh apa yang nenekku miliki, dia bisa mengubah cara pikir seseorang yang dulunya musuh menjadi kawan. Dia ... sebuah legenda," ucap King D menatap One sendu.

"Mereka sepertinya akan menolong kita menyelesaikan konflik ini. Bangunkan mereka, D," pinta Chen dan King D mengangguk pelan.

Obama Otong dengan sigap menuju ke papan kendali. Namun, saat ia akan menjalankan fungsi pembangkitan, wajah pria itu malah berkerut seperti kesal akan sesuatu.

"Ada apa?" tanya King D heran.

"Lupa Otong. One dan Verda pakai tabung generasi pertama buatan simbah Kai. Alah hiyung, kita bisa wasalam kalau maksa buka, D!" seru Otong frustasi dan menggaruk kepalanya.

King D dan Irina tampak bingung.

"Memang kenapa jika tabung generasi pertama? Kuno dan sulit dibuka atau bagaimana?" tanya Fabio heran.

"Pegang aja tabungnya. Setelah itu, Otong akan kuburin kamu di pantai," jawabnya dengan wajah malas, tapi membuat mata Fabio melebar seketika.

"Jangan dekati dua tabung ini. Berbahaya. Jangan menyentuhnya, atau kalian akan mati," tegas King D, dan para pria itu pucat seketika.

Saat orang-orang itu dilanda kebingungan, tiba-tiba ....

"King D! Polo! Kemari segera!" seru Edward dari sambungan radio yang suaranya santer terdengar.

Praktis, orang-orang itu terkejut. Polo dan lainnya bergegas keluar dengan Obama Otong sebagai pemimpin jalan.

Saat mereka sudah di luar, betapa terkejutnya ketika mendapati seorang pria berwajah Asia dengan rambut kuncir kuda seperti menunggu kedatangan orang-orang dari ruang bawah tanah.

"Pa-Paman Souta?!" panggil King D dengan mata melebar.

"Hai, D," jawab Souta dengan senyum tipis seraya menyenderkan punggungnya di dinding Big Glass.

***

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

Siapa hayo yang jadi Souta. Kalo udah nonton film Samurai X pasti tau dong. Yup, si abang adalah visual Souta yang sengaja lele simpen gak ditongolin di 4YM karena mau muncul di King D. Udah gak kepo lagi. Nantikan aksi bang Souta bareng King D cs. masih bonus eps dari tips kemarin. Ditunggu tips koin lainnya. Lele padamu❤️

Terpopuler

Comments

Maryani Ani

Maryani Ani

👍keren

2022-09-09

0

YuriQu

YuriQu

hmm jadi kangen sama oma vesper ☹️

2022-07-12

2

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

weih babang souta udah ada rambut ya🤭

2022-05-29

1

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!