Mengumpulkan Informasi*

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

----- back to Story :

Praktis, senyum King D terkembang saat bertemu dengan Souta.

Mereka bicara dalam bahasa Jepang. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.

"Paman!" panggil King D langsung berlari dan memeluknya.

Souta balas memeluk lalu menatap King D lekat seraya memegang dua lengannya erat.

"Aku hampir lupa dengan sosokmu hingga aku melihat si botak itu. Hem, dia mengingatkanku pada ayahnya. Eko-san," ucap Souta lalu membungkuk memberikan hormat pada Obama Otong.

Obama balas membungkuk dengan senyum merekah.

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.

"Wah ... apakah King D bicara bahasa Jepang? Berapa banyak bahasa yang dia kuasai?" tanya Chen terkesima.

"Tujuh. Indonesia, Inggris, Rusia, Arab, Jepang, Perancis, dan Mandarin," jawab Obama mantab terlihat bangga akan kemampuan bosnya.

"Sebagai sesama manusia. Aku iri," sahut Marco dan diangguki para lelaki di sekitarnya.

"Wajib dan kudu iri. Kalo gak, kalian semua gak normal," sahut Obama mantap lalu meninggalkan sekumpulan pria itu untuk menyalami Souta.

"Aku berhutang banyak pada ayahmu, Otong. Eko-san mengajariku bahasa dari negaramu. Termasuk menggunakan persenjataan buatan Vesper Industries dan cara bertarung. Aku ... turut berduka atas kematiannya," ucap Souta sedih dan Obama mengangguk dengan senyum tipis.

Semua orang terlihat serius menyimak penuturan pria asal Jepang itu.

"Kalian bertiga. Kenapa bisa bangun? Ini bukan waktu yang tepat," tanya Souta heran menunjuk King D, Irina dan Obama Otong yang menatapnya lekat.

"Darurat, Paman. Nanti Otong dongengin. Ngomong-ngomong, kok paman ada si sini? Bukannya di Kastil Borka jagain jasad oma?" tanya Obama bingung.

"Ada satu orang yang ikut terbangun di sana dan dia sekarang menjaga Kastil Borka. Aku diminta olehnya untuk memeriksa keadaan seluruh markas," jawab Souta tenang.

"Lalu ... siapa yang terbangun dan menjaga kastil Borka?" tanya Irina penasaran.

"Dominic. Namun, sepertinya ada yang salah. Paman Dominic terlihat sakit. Akan tetapi, dia meyakinkan jika dirinya akan baik-baik saja karena tim Yusuke Tendo dalam perjalanan ke Kastil Borka usai dia mengirimkan kabar jika Rusia aman," jawab Souta yang membuat tim Marco-Polo gembira.

"Ah, syukurlah. Aku sempat cemas saat berpisah dengan mereka di Inggris. Jadi ... mereka kini berada di Kastil Borka dan berkumpul dengan orang-orangmu? Begitu maksudmu, Paman?" tanya Polo, dan Souta mengangguk membenarkan.

"Jadi, aku kemari untuk memastikan apakah ada yang bernasib sama seperti kami atau tidak. Namun, yang kutemukan adalah dua tabung milik Javier dan Lysa lenyap. Aku sudah mencoba menyelidikinya, tapi orang itu seperti tahu seluk beluk markas Sarang Semut begitupula tentang tabung generasi pertama. Tabung milik orang tuamu hilang tak berjejak," jawab Souta serius.

"Apakah paman sudah mendatangi Camp Militer?" tanya Irina lagi.

"Ya, dan ternyata, ada yang ikut bangun di sana," jawab Souta yang mengejutkan tim King D.

"Siapa yang bangun di Camp Militer?" tanya Obama penasaran.

"Orang terkuat dalam jajaran kita," jawab Souta tersenyum tipis.

"Paman Drake," ucap Irina, King D dan Otong serempak. Souta mengangguk membenarkan.

"Wow! Terkuat?" sahut Ritz yang ternyata ikut menguping.

"Sebenarnya ada satu lagi, namanya Seif. Namun, dia berada di Jeju. Aku menjaga tempat ini karena kuyakin, jika pencuri tabung itu akan kembali lagi mengingat masih ada Verda dan One di sini," imbuh Souta tenang.

"Jangan bilang paman mencurigai kita yang nyolong," tanya Obama penuh selidik.

"Hem, tadinya," sahut Souta yang membuat Obama memonyongkan bibir, tapi dengan sigap, bibir seperti bebek itu dicubit oleh Souta.

Praktis, semua orang terkekeh akan kegesitan pria asal Jepang itu.

"Paman. Bagaimana kau bisa bangun? Seingatku ... kau seharusnya bangkit bersama para senior," tanya King D heran.

"Entahlah. Sepertinya, orang yang menjaga tabungku melalaikan tugasnya. Tabungku terbuka dan beruntung, aku tak mengalami cacat organ setelah kuperiksa kesehatanku secara menyeluruh. Aku pernah ditidurkan sebelumnya, jadi aku tahu prosedur kebangkitan," tegasnya tenang.

"Maksudmu ... orang yang melalaikan tugasnya adalah profesor Jeremy?" tanya Bruno menebak, dan Souta tampak kaget dengan hal itu karena keningnya berkerut.

"Kau mengenalnya? Apa kau telah bertemu dengannya?" tanya Souta heran.

Tim Marco-Polo saling melirik.

"Maaf, hanya saja ... saat itu ... kami tak sengaja membangunkan profesor. Namun sepertinya ... prosedur yang kami terapkan salah. Profesor mengalami cacat otak hingga akhirnya ... ia tewas karena melindungi kami saat pergi ke markas tempat tabung Obama Otong disimpan," jawab Polo yang membuat mata Souta melebar.

"Paman Jeremy tewas?!" pekik King D sampai melotot.

Tim Marco dan Polo tersentak karena King D berteriak lantang hingga warna matanya berubah menjadi kuning seperti hewan predator.

Semua orang langsung menjaga jarak, tapi Irina dengan cepat menenangkan kekasihnya.

"D," panggil Irina langsung menghadapkan wajahnya ke paras tampan sang kekasih.

Seketika, King D langsung memejamkan mata sejenak dan mengembuskan napas panjang. Ia berusaha mengendalikan emosinya.

Perlahan, warna matanya kembali berubah menjadi biru dan merah. Souta menatap perubahan mata King D dalam diam.

"Kami ... belum menjelajah Kastil Borka karena serangan monster yang datang tiba-tiba. Kami kira, serangan besar di kastil megah itu adalah yang terakhir, tapi ternyata ... kami salah. Monster masih banyak di luar sana," ucap Hugo sedih.

"Paman. Kami butuh bantuan dan sangat berharap kaubisa bergabung dalam misi kami," pinta King D yang membuat kening Souta berkerut.

Di dalam markas Sarang Semut, Grey House, China.

"Aku turut berduka cita atas kematian kedua orang tua kalian, Marco, Polo," ucap Souta sedih.

Dua pria kembar itu mengangguk pelan dengan wajah sendu.

"Sangat disayangkan orang-orang seperti mereka tewas dengan cara yang tragis. Meski aku tak mengenal siapa Galina, P-807, Bykov dan lainnya, tapi mendengar perjuangan mereka saat menyelamatkan tim kalian, aku merasa seperti pengecut," ungkap salah satu anggota geng motor berambut cepak yang bisa berbahasa Inggris.

"Tak pernah ada yang menginginkan kematian kecuali, orang itu sudah bosan hidup. Seperti nenekku. Vesper," sahut King D tertunduk sedih.

Suasana hening seketika di ruang makan berkapasitas 500 orang itu.

"Jadi ... banyak yang sudah tewas dalam jajaran kita karena serangan monster dan kerusakan organ dalam. Begitu maksud kalian?" tanya Souta usai mendengar penjelasan dari tim Marco-Polo.

"Namun, paman Maksim memberikan sebuah ide gila pada kami. Darah monster, bisa membuat mereka tak menyerang kita. Saat kejadian di Seward, paman Maksim melumuri dirinya dengan darah manusia sakit itu. Ternyata, strateginya berhasil. Para monster tak menyerangnya karena berpikir jika paman Maksim sejenis dengan mereka," jawab Marco semangat.

Souta, lima lelaki Rusia dan tim King D yang baru mengetahui hal itu mendengarkan dengan serius.

"Mungkin kita bisa menggunakan ide gila itu untuk menyelamatkan diri dari serangan monster," sahut salah satu anggota geng motor berambut punk semangat.

"Hem, ide bagus. Sayangnya, banyak markas yang tak menerima panggilan dari kami. Dari sekian banyak yang sudah kaujelajahi, adakah tempat yang tak menjawab panggilan?" tanya King D menatap Souta lekat.

"Ya. Aku juga ingin memeriksanya. Jadi, jika tak merepotkan, bolehkah aku bergabung dengan tim kalian untuk menjalankan misi? Jujur, meski dunia kacau, tapi aku kesepian dan bosan," pintanya yang membuat mata King D berbinar seketika.

"Tentu saja, Paman. Tanpa kauminta, itulah keinginan yang aku harapkan saat kaumuncul di hadapanku," timpal King D yang membuat Souta terkekeh pelan.

"Hanya saja, bagaimana dengan Verda dan One? Bisakah kita membangunkan mereka?" tanya Irina yang masih mengharapkan dua senior itu bangkit.

"Dari database yang kulihat, hanya tangan dari Kim Arjuna, putera mereka Gibson, kesembilan anggota Barracuda, dan Jason Boleslav yang bisa membuka tabung tersebut. Sayangnya, orang-orang itu belum kuketahui keberadaannya. Termasuk panggilanku ke markas penyimpanan tabung mereka juga tak merespon. Sepertinya, kita tunda dulu untuk membangunkan mereka," jawab Souta serius.

"Kalau begitu, mari sambangi markas-markas yang menyimpan tabung bukan dari generasi pertama, tapi berisi para senior," sahut Lucas berpendapat.

"Aku rasa itu ide yang bagus. Paman Souta tahu cara membangkitkan orang-orang dalam tabung dengan cara yang benar. Aku yakin jika kita bisa mengembalikan kedamaian Bumi tanpa para monster," timpal Fabio semangat.

Souta menatap sekumpulan orang-orang yang duduk melingkar di sekitarnya dengan tatapan penuh harap. Perlahan, senyum pria Jepang itu terbit.

"Baiklah. Mari bangunkan para senior. Kita membutuhkan pengalaman mereka dalam situasi gawat ini," ucap Souta yang membuat senyum semua orang terkembang.

"Jadi ... ke mana tujuan kita selanjutnya?" tanya Ritz penasaran.

"India. Kita akan membangunkan tuan Jamal," tegas King D.

Semua orang tampak tak sabar dengan perjalanan ke negara tersebut yang akan dilakukan esok hari. 

Tabung Verda dan One terpaksa ditinggalkan karena mereka tak memiliki akses untuk membukanya.

Namun, mencari dua tabung orang tua King D yang hilang, ikut menjadi prioritas.

Mereka nantinya juga akan berkunjung ke Perancis, New York dan Rusia untuk melacak keberadaan tabung di seluruh dunia melalui GIGA.

Orang-orang yang belum mengetahui kemampuan GIGA, terlihat antusias untuk segera melihat secara langsung kecanggihan teknologi tersebut.

Di atas geladak kapal perang peninggalan Vesper.

"D ... mungkinkah kita selamat dari tragedi ini? Orang-orang menaruh harapan besar pada kita berdua. Aku takut mengecewakan mereka," ucap Irina sedih seraya menatap langit malam yang tampak indah dengan taburan bintang di musim semi.

"Oleh karena itu, kita harus berjuang, Irina. Aku ingin sekali membangunkan yang lainnya, tapi saat kondisi sudah kembali stabil. Aku tak ingin Fara melihat dunia yang kacau ini saat ia terbangun nanti," jawab King D sedih seraya mengelus lengan kekasihnya lembut.

"Eh! Fara? Tahun berapa sekarang?" tanya Irina berwajah tegang seketika. Praktis mata King D melebar.

"Otong!" teriak King D langsung berdiri saat ia merebahkan diri di atas geladak dengan Irina ikut berbaring dalam pelukannya.

"Kenapa, Bos?" jawab Otong santai yang sedang asyik memancing dari atas kapal selam wisata milik Ahmed dulu bersama teman botaknya yang lain—Bruno.

"Fara! Fara seharusnya bangun di tahun ini!" teriak King D yang membuat Souta ikut melebarkan mata saat ia dan tim Marco-Polo membakar ikan di pantai.

"Woia! Alah, Otong kelupaan!" sahut pria Jawa itu panik dan malah membuang pancingnya begitu saja. Bruno bingung dalam bersikap.

"Hubungi Oman! Seharusnya ada penjaga yang melindunginya!" titah King D.

Souta dengan sigap berlari kembali masuk ke dalam markas. Orang-orang yang tak tahu siapa Fara hanya saling memandang terlihat bingung.

***

masih eps bonus dari tips berlimpah dua hari yang lalu😁 ditunggu tips dari LAP lainnya. lele padamu❤️

Terpopuler

Comments

Maryani Ani

Maryani Ani

Fara pasti cantik banget ini

2022-09-09

0

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

si otong apoen dah mirip bnguett kek bpk ya😂

2022-05-29

2

Ĺęø ♌️

Ĺęø ♌️

bUkAnnya dArAh mOnstEr itu bErAcUn mAcAm dArAh vEspEr,..jd pEn mUntAh pAs ingEt vEspEr LudAhin miLes 🤣

2022-05-25

2

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!