Misi Dimulai*

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

Lama-lama stok cogan di seluruh dunia abis diserobot novel lele. kwkwkw😆

-------- back to Story :

Malam itu, tim Marco-Polo yang beranggotakan 10 orang yakni Marco, Polo, Fabio, Lucas, Hugo, Chen, Ritz, Edward, Bruno, dan Robin, bermalam di dalam markas yang berada di Rusia.

Salah satu usaha kamuflase milik Vesper dulu yang digunakan untuk menutupi kegiatan pabrik senjata Vesper Industries di Kastil Borka.

Orang-orang itu terlihat nyaman dan bisa tidur nyenyak tanpa khawatir diserang oleh monster karena sistem keamanan di tempat tersebut telah diaktifkan meski tak ada lagi Black Armys penjaga karena mereka telah tiada.

"Jadi ... ini makam mereka?" tanya King D dengan Irina di sampingnya saat bulan telah berada di puncaknya.

Obama Otong terlihat sedih. Ia mendekati sebuah nisan dengan nama 'Dewi' di sana. King D dan Irina mengenali nisan itu. Mereka mendekati pria berkepala gundul tersebut dan menepuk pundaknya.

"Ibu meninggal karena memberikan tabungnya buat Otong. Ibu bahkan gak mau jasadnya disimpan dalam tabung, maunya dikubur layaknya orang Islam. Hanya saja, sejak kepergian ibu dan bapak, Otong kaya hilang arah. Otong jadi gak percaya Tuhan lagi. Apalagi ... semenjak wabah monster menjalar sampai ke seluruh Bumi. Otong merasa sia-sia saja hidup. Kalau bukan karena janji Otong buat lindungi bos D, Otong milih nyusul bapak sama ibu aja," ucapnya terlihat sedih yang berjongkok di depan kuburan sang ibu.

"Jangan jadikan ini beban dan petaka dalam hidupmu, Obama. Ibumu tak pernah menginginkan kau terpuruk seperti ini. Masih ada kami keluargamu. Bukan kau saja yang kehilangan, tapi kami juga," ucap Irina memberikan pengertian, tapi pria bertato itu diam saja dengan wajah tertunduk dan mata berlinang.

"Aku juga sudah berjanji pada ayahmu untuk melindungimu, Otong. Kau sudah seperti saudaraku, kakakku. Jadi, jangan menyerah. Kita tuntaskan kekacauan ini dan bangkitkan orang-orang yang masih selamat. Untuk itulah tabung itu diciptakan meski dengan waktu yang sangat singkat. Mereka berharap, saat petaka ini sirna, kita bisa membangun kembali kehidupan di Bumi seperti saat masa-masa indah dulu," ucap King D ikut berjongkok di samping bodyguard-nya.

Otong menangis dengan anggukan. Ia memeluk King D erat, dan pria berwajah campuran Arab-Indonesia itu balas memeluk sahabat sejak masa kecilnya dengan penuh kasih.

"Jadi ... kita tak akan membangunkan para senior?" tanya Irina terlihat bingung.

"Terbalik. Kita bangunkan para senior. Biarkan para pemuda dan pemudi masih tertidur. Mereka pernah mengatakan, jika hal darurat terjadi, mereka rela mati dan berjuang demi kehidupan anak-anak yang lebih baik. Aku setuju dengan pemikiran mereka. Jadi, mari berkunjung," jawab King D dengan senyum terkembang.

Irina mengangguk paham. Ia tak menyangka, jika pemikirannya sama dengan sang kekasih. Irina merasa sangat bahagia meski Bumi sedang merintih karena hadirnya King D di sisinya.

Siapa sangka, mereka akan menjadi pasangan yang sangat cocok. Padahal, mereka dulu sering bertengkar, berselisih pendapat, bahkan tak segan saling pukul karena merasa orang yang bersangkutan begitu menyebalkan.

King D, Irina Tolya, dan Obama Otong bersiap. Helikopter di helipad milik tim Marco-Polo dipantau dengan ketat dari CamGun yang terpasang dan beroperasi secara otomatis jika dianggap terjadi serangan.

Irina berdiri di atas menara dengan mata hijaunya yang berkilau. King D yang menyadari keberadaan sang kekasih mendekatinya.

"Ada apa, Sayang?" tanyanya seraya memeluk Irina dari belakang.

"Mereka menungguku. Aku penasaran dengan kemampuanku, D. Jika mereka takluk padaku, mungkin saja ... aku bisa memerintahkan mereka," ucap Irina seraya melihat segerombolan monster yang masih berada di wilayah dekat markas.

"Maksudmu ... mengendalikan para monster? Begitu?" tanya King D terkejut sampai melepaskan pelukan.

"Ya. Darah monster mengalir dalam diriku, termasuk darahmu. Aku merasakan jika tenagaku sangat kuat. Hanya saja, saat kukerahkan energiku, dengan mudah aku merasa lelah. Ibarat baterai, aku ... sudah kehilangan fungsi secara maksimal, jadi ... harus terus diisi. Mungkin karena itu, usai kejadian kemarin, aku langsung panas," jawabnya usai menganalisis kondisi tubuhnya.

King D diam menatap Irina lekat yang memandangi kedua telapak tangannya yang terlihat pucat, tak seperti tadi yang tubuhnya sampai memerah dan terasa panas seperti orang mengalami demam tinggi.

"Hem, aku mengerti. Kau sangat pintar, Irina sayang," ucap King D dengan senyum terkembang.

Irina tersenyum tipis dan tersipu malu. Saat King D akan mencium kekasihnya, "Eh! Puter balik ah ...," ucap Otong tiba-tiba saja dan membuat dua insan itu gagal berciuman.

Irina terkekeh pelan dan memalingkan wajah karena malu. Sedang King D, menahan amarahnya karena gagal mencumbu wanita yang dicintainya.

"Ada apa? Kau sudah menghancurkan momen romantis itu, Gundul," gerutu King D memasang wajah masam.

"Ngintip dikit doang, gak dosa besar. Em, jadi ... apa ya? Kok lupa," jawab Otong malah mengedipkan mata.

"Kenapa kau bisa tahan dengan orang seperti dia, D?" tanya Irina heran.

"Mulai, mulai. Otong diledekin Irina noh, D!" sahutnya mengadu. King D memijat kepalanya yang mendadak terasa berat karena kemunculan pria gundul itu. "Oh! Inget! Tadi Otong coba hubungi semua markas, tapi ... gak ada jawaban. Gimana dong?"

Irina dan King D berwajah serius seketika.

"Hm, banyak kemungkinan dan aku malas menduganya. Sebaiknya kita buktikan dengan langsung ke sana. Siapkan rute perjalanan. Laporkan padaku sebelum misi dimulai," tegas King D.

"Asiap, Bos!" jawab Otong memberikan hormat lalu menuruni tangga.

Irina dan King D terkekeh pelan. King D kembali menatap wajah cantik sang kekasih meski terlihat pucat.

"Yang tadi tertunda. Jadi ... ulangi?" ucap King D yang membuat Irina tersipu malu.

Akhirnya, ciuman romantis yang diharapkan keduanya terjadi di atas menara markas di Rusia.

Keesokan harinya.

Mereka berbicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia.

"Untuk apa es-es itu?" tanya Fabio bingung karena jumlah balok-balok es hingga 10 kotak.

"Mau lihat Irina ngamuk 'kah? Kalo ya, gak papa, tapi Otong gak ikutan," tegasnya seraya menaikkan peti-peti itu ke dalam forklift untuk diangkut ke dalam helikopter.

"Hanya saja ... helikopter kami tak akan muat," sahut Ritz berpendapat.

"Dih. Siapa yang mau naik helikoptermu? Kita punya kendaraan sendiri ya. Lebih guede dan beramunisi penuh. Punya kalian jenis odong-odong. Kuno!" jawab Obama Otong yang membuat Ritz serta lainnya mengedipkan mata.

"Kuno? Itu helikopter militer!" sahut Robin kesal karena merasa diremehkan.

"Heh! Denger ya anak-anak zaman now. Kita akan terbang dengan dua helikopter. Nah, helikopter yang akan ditumpangi oleh Otong, D, dan Irina akan ngangkut persediaan. Sisanya, naik helikopter loreng itu. Kalau mau sumpek-sumpekan silakan. Kalau mau numpang di helikopter bos D boleh, tapi bayar. Hehe," kekehnya meledek.

"Sungguh. Jika tak ada alat translator ini, aku tak paham dengan yang ia katakan. Dia aneh. Kenapa semua keturunan mafia itu menjengkelkan?" tanya Bruno saat ia sengaja melepaskan alat translator buatan seorang mafia pada zamannya—Eiji—untuk mengetahui bahasa asli pria gundul itu.

"Namun kuakui, cara berpikir mereka yang unik itu, menyelamatkan kita puluhan kali," tegas Lucas, dan kawan-kawan satu timnya mengangguk setuju.

"Paman! Sudah semua!" seru Marco saat memasuki markas.

"Paman gundulmu! Kamu lebih tua dariku! Saat Otong masih 6 tahun, kamu udah 10 tahun! Sembarangan. Harusnya Otong panggil kamu pakde!" serunya sebal.

"Wow! Sungguh? Aku tak tahu hal itu," tanya Marco terheran-heran.

"Ya jelas gak tau. Wong ingatanmu disapu bersih," celetuknya yang membuat kening Marco dan Polo berkerut.

"Apa maksudmu?" tanya Polo seraya mendekat, tapi Otong baru menyadari jika dirinya keceplosan. Obama Otong pucat seketika karena ditatap tajam semua orang.

***

uhuy tengkiyuw tipsnya❤️ lele padamu💋 oia, novel ini udah terdaftar di lomba fantasi urban-pria masuk kategori evolusi. gak berharap banyak sih soalnya saingannya berat dan penulis terkenal dari MT semua. kalo menang alhamdulilah kalo gak ya udah, tapi doain menang boleh banget loh. amin🙏 kwkwkw😆

Terpopuler

Comments

SoRA🌠🦋

SoRA🌠🦋

aku si mau aja 🤭

2023-01-27

0

Maryani Ani

Maryani Ani

😂💕💕borong aj le semua ny Cogan aku suka...kan Otong kopian Eko bgt

2022-09-08

0

Manda Siregar Manda

Manda Siregar Manda

kagaaa nahaaaaan le visualmu...

2022-06-08

2

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!