Siapa Gadis Itu?*

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.

"Apakah kita sudah berada di Oman? Di rumah baba?" tanya King D terdengar panik usai mendengar laporan dari anggota timnya tentang keadaan terbaru mereka.

"Ya, D. Kita udah di Oman, tapi masih jauh sampai ke rumah baba. Hanya saja, ada cewek di bawah sono dan sekarang, gedung tempat dia berada dikerubungi sama monster!" jawab Obama panik dan sedang berusaha untuk menyelamatkan gadis berambut panjang yang masih melambaikan tangan terlihat santai, seolah ancaman monster bukan hal berarti untuknya.

"Aku akan gunakan cara seperti King D!" seru Marco saat memasangkan pengait di pinggulnya.

"Aku akan melindungimu, Brother!" seru Polo.

Marco terlihat siap menggunakan pedang Silent Gold dengan laser siap dinyalakan. Polo meminta anak buahnya bersiap di pintu helikopter untuk mengamankan wilayah mereka.

Obama Otong dengan sigap mengaktifkan persenjataan di helikopter untuk membantu. Sedang Irina, menggunakan CD bersama Ritz untuk menghalau para monster yang mendatangi gedung agar tak semakin banyak demi menyelamatkan seorang gadis yang wajahnya tak terlihat karena gelapnya malam.

"Now!" seru Obama saat membuat helikopter kargonya terbang melayang di ketinggian 6 meter.

Marco dengan sigap melompat dan menyalakan laser pedangnya. Seketika, gadis itu menarik tangannya dan terlihat kaget akan silau dari pedang seorang pria bermanik merah.

Obama sengaja terbang tak terlalu rendah karena banyaknya atap yang tingginya sejajar dengan gedung tempat gadis itu berada.

Para monster berhasil naik sampai ke atap gedung yang berdekatan dengan keberadaan gadis itu. Praktis, keadaan semakin mencekam.

"Mereka datang dari segala penjuru!" seru Irina yang melihat dari beberapa persimpangan jalan di mana para monster mulai berlari ke arah mereka.

Saat Marco siap untuk menangkap gadis berambut ikal itu, tiba-tiba saja, "Hei! Hei!" teriak Marco terkejut karena gadis itu malah berlari menghindar darinya.

Marco kebingungan dan langsung mendongak ke atas di mana kawan-kawannya sedang sibuk menembaki para monster yang berusaha melompat ke gedung tempat gadis itu berada.

"Marco! Apa yang kaulakukan?! Kenapa diam saja?!" teriak Polo kesal karena mereka sudah kerepotan untuk melindunginya, tapi Marco malah diam dalam posisi menggantung dan membiarkan gadis itu melompati tiap atap bangunan.

"Bu-bukan begitu, di-dia ... agh, sial!" gerutu Marco karena disalahkan. Tiba-tiba, KLEK!

"Marco! Dia mulai lagi!" pekik Polo geram karena saudara kembarnya malah melepaskan pengait dan mengejar gadis yang ingin diselamatkan.

Marco berlari kencang seraya melompati atap-atap bangunan. Namun, para monster yang berhasil sampai ke lantai teratas itu mulai mengejar Marco dengan beringas.

"Hei, stop! Kami datang untuk menolongmu! Jangan lari!" teriak Marco yang kesulitan untuk melompat karena atap bangunan yang tidak rata. Namun, gadis itu terlihat lincah saat melompati satu per satu bangunan seperti bermain lompat zig-zag. "Hehe, kau tak bisa lari lagi," kekeh Marco.

Pria itu melihat bangunan terakhir di depan jaraknya kurang lebih 100 meter untuk melompat ke bangunan di seberangnya.

Namun, "What?!" pekiknya langsung menghentikan langkah ketika gadis itu bisa melompat dengan jarak yang cukup jauh dan mampu mendarat dengan sempurna tanpa terluka. "Ba-barusan itu apa?" tanya Marco gugup dan bingung dalam waktu bersamaan.

"Marco!" teriak Polo yang mengejutkan pria bermanik merah itu.

Marco menoleh dan mendapati belasan monster berlari dengan buas ke arahnya. Praktis, mata pria itu melebar seketika.

"Argh, sial!" pekiknya kesal karena dirinya kini yang terperangkap.

Obama dengan sigap mengarahkan helikopter ke tempat Marco berada agar pria itu bisa menggapai tali pengait untuk membantunya lolos dari kepungan monster, tapi sekumpulan orang-orang sakit itu bergerak lebih cepat dari helikopter kargo.

"Arrghh!" erang Marco yang terpaksa melawan para monster dengan pedang Silent Gold dalam genggaman.

Marco menyabetkan pedang laser ke tubuh para monster hingga orang-orang sakit itu mengerang kesakitan, tapi tetap bernapsu untuk membunuhnya.

"Dia bisa mati!" teriak Hugo panik karena mereka tak bisa membantu Marco akibat kedatangan para monster yang tak ada habisnya.

DODODODODOR!!

"Jatuhkan mereka semua, Ritz!" seru Irina yang mencoba menolong Marco dengan menembaki para monster di sekelilingnya.

Ritz terlihat fokus menggelontorkan seluruh amunisi CD dari dua benda terbang itu, tapi ....

"Harghh!"

"Oh! CD-ku diserang para monster itu, Irina! Mereka menangkapnya!" teriak Ritz panik saat melihat wajah para manusia sakit itu di kamera benda terbangnya.

Semua orang terkejut dan melihat dari layar televisi saat CD milik Ritz seperti dirusak oleh manusia-manusia sakit itu.

Ritz kehilangan kendali dan memilih untuk merelakan benda itu direnggut darinya.

"Tekan tanda merah itu!" titah Irina yang masih bertahan dengan dua CD dalam kendalinya.

Ritz melihat tombol dari dua pengendali dalam genggaman tangan. Pria itu dengan mantap menekannya, dan seketika, BLUARR!! BLUARR!!

"Oh! Benda itu meledak!" teriak Ritz terkejut karena benda terbang tersebut seperti sebuah bom.

Ledakan itu berhasil mengenai para monster dan membuat mereka terbakar, meski masih bernyawa.

BRUKK!!

"Hah, hah," engah Marco saat dirinya lemas usai menebas seluruh monster yang berusaha untuk memangsanya.

Marco seperti kehilangan energinya hingga keringat di tubuhnya membasahi pakaian tempur itu.

"Marco!" teriak Polo dari sambungan komunikasi yang membuat lelaki itu menoleh ke pergerakan besar dari seberang gedung menuju ke arahnya.

"Oh, shitt," umpatnya dengan lirih, tapi ia sungguh tak sanggup untuk bertarung, apalagi berlari untuk meloloskan diri.

Tubuh Marco sampai membungkuk dan pedang lasernya tak lagi menyala. Mata pria itu sayu seperti akan pingsan.

"Marco! Tangkap talinya!" teriak Obama saat berhasil mendekatkan tali pengait itu ke samping tubuh Marco.

Namun, pria itu tampak linglung. Saat Marco yang berada di tepian atap gedung ingin menggapainya, tiba-tiba ....

"MARCO!" teriak Chen hingga matanya melotot karena tangan Marco lolos dan malah menjatuhkan tubuhnya dari ketinggian seperti orang hilang kesadaran.

Praktis, mata semua orang melebar karena Marco bisa tewas dari ketinggian gedung yang mencapai 30 meter.

Pria itu bahkan tak berteriak atau berusaha untuk menggapai tepian. Marco jatuh begitu saja seperti kehilangan tenaganya.

Saat jantung semua orang seperti berhenti berdetak karena Marco tak bisa mereka selamatkan, tiba-tiba, "Hap!"

"Oh!" pekik Irina saat drone miliknya berusaha mengejar Marco yang jatuh dari atas.

Semua orang langsung menoleh ke arah layar di mana gadis yang ingin ditolong oleh Marco tadi menangkapnya.

Mata semua orang menyipit saat melihat gadis itu memakai sepatu hampir mirip dengan milik King D, tapi untuk perempuan.

"Eh?!" pekik Obama saat menyadari siapa gadis tersebut.

"Fara!" teriak Irina yang mengejutkan King D serta lainnya. "Itu Fara!" teriak Irina lagi yang akhirnya bisa melihat dengan jelas sosok gadis cantik berambut panjang itu dari kamera CD.

Gadis yang diyakini bernama Fara menangkap tubuh Marco dan membopongnya. Seolah, pria itu tak berat.

Fara menyusup ke sebuah bangunan tanpa jendela dan membuat sosok keduanya tak terlihat.

"Ke mana dia?!" tanya Fabio memekik karena kini, mata orang-orang dalam helikopter terfokus pada layar untuk mengetahui keadaan Marco.

Namun, "Hargghh!"

"AAAA!" teriak Lucas ketika mendapati seorang monster berhasil memanjat ke helikopter menggunakan tali pengait yang seharusnya ditujukan untuk Marco. Praktis, semua orang dalam helikopter panik seketika.

KRAUK!!

"Arrghh!" erang Edward karena tangannya tergigit kuat oleh manusia sakit itu.

Mata Robin melebar dan DOR! DOR! DOR!

"ARGHH! Lepaskan gigitannya!" teriak Edward mengerang kesakitan saat monster tersebut berhasil dibunuh Robin dengan tiga peluru bersangkar di kepala.

Semua orang tegang dan pucat. Bruno dengan sigap membuka rahang monster tersebut dengan dua tangannya lalu melempar mayat monster dari ketinggian.

Namun ternyata, "Mereka memanjat!" seru Bruno sampai matanya melebar ketika melihat para monster menaiki tali tersebut agar bisa sampai ke atas helikopter.

KRAS!!

"HARRGH!" erang para monster ketika Robin dengan sigap memotong tali itu menggunakan belati dalam genggaman.

Para monster jatuh dari ketinggian dan gagal menggapai helikopter tersebut.

"Kita harus segera pergi dari sini!" seru Chen karena para monster masih berdatangan seperti keluar dari tempat persembunyian.

"Bagaimana dengan Marco?!" tanya Polo panik.

"Drone-ku sedang mencarinya. Jangan khawatir, Marco akan baik-baik saja. Ia bersama Fara," ucap Irina meyakinkan.

"Kita pergi ke rumah baba. Mungkin Fara membawa Marco ke sana," ucap King D yang membuat suasana panik itu menjadi tenang seketika.

"Siap, Bos!" jawab Obama mantap dan segera mengarahkan helikopternya ke kediaman ayah King D yang berada di Oman.

****

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

Uhuy makasih tipsnya😍 Lele padamu❤️ Besok lagi ya. Kwkwkw🤭

Terpopuler

Comments

Maryani Ani

Maryani Ani

neng Fara jodohnya Marco kah

2022-09-09

0

Maryani Ani

Maryani Ani

wewww cantiknya perpaduan Toby Ama lysa 💕💕💕💕

2022-09-09

0

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

👑_𝕢𝕖𝕖𝕡𝕦𝕥_💣

huwaaa neng fara😍😍

2022-07-16

0

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!