Ulah Siapa?*

Malam itu. Kediaman Sultan Javier. Oman. Musim semi minggu kedua. Bulan Maret tahun 2070.

Usai mengetahui jika sang adik—Fara Imelda Flame—memiliki kekuatan tak lazim sepertinya, King D mulai menyadari jika kemampuan yang dimiliki oleh Marco, Polo, Irina, Fara, dan dirinya seperti sengaja diberikan oleh seseorang.

Sayangnya, King D belum berani menyimpulkan, alasan diberikan kekuatan misterius itu.

Namun, ia merasa jika kekuatan tersebut sangat menguntungkan di kondisi Bumi yang sedang kritis ini.

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.

"D?" panggil Irina lembut seraya berjalan dengan anggun mengenakan gaun ala Timur Tengah.

King D terdiam untuk sepersekian detik karena terpesona akan kecantikan sang kekasih. Pria itu mengulurkan tangan kanannya saat ia sedang duduk termenung di tepi kolam air mancur memikirkan kemampuan unik tersebut.

"Apa yang kaupikirkan?" tanya Irina seraya duduk perlahan dengan tangan kanan King D dalam genggaman.

"Soal kekuatan kita, Irina. Aku takut jika hal itu malah akan membuat orang-orang yang seharusnya kita lindungi malah terluka," jawab King D sendu seraya melihat dua telapak tangannya.

"Aku juga takut, D. Namun, mau bagaimana lagi? Aku ikut memikirkan hal itu. Aku tak pernah melihat diriku saat berubah. Namun, saat melihat Fara dan dirimu, aku jadi takut pada diriku sendiri. Aku takut tak bisa mengendalikannya," ucap Irina ikut mengutarakan pemikirannya.

King D menatap sang kekasih lekat dan memeluknya. Irina balas memeluk terlihat cemas akan kondisinya.

"Oleh karena itu, kita harus selalu bersama, Sayang. Kita akan saling melindungi dan mengingatkan. Aku sangat membutuhkanmu di sisiku. Kita akan menghadapi petaka ini bersama kawan-kawan kita. Lalu, kita selesaikan semua. Aku masih ingat dengan impianmu untuk menikah denganku di sebuah padang rumput yang ditumbuhi bunga ketika musim semi," ucap King D yang membuat Irina tersipu malu dalam pelukan sang kekasih.

"Sayangnya, musim semi yang kita rasakan sekarang berbeda dari harapanku, D. Bukan bunga yang tumbuh, melainkan wabah monster yang tak berkesudahan seperti sengaja disebarluaskan," ucap Irina yang membuat kening King D berkerut seketika.

"Sengaja disebarluaskan?" ucapnya mengulang. Irina melepaskan pelukan dan saling bertatapan dengan sang kekasih. "Apakah kau sepemikiran denganku?" tanya King D memastikan, dan Irina mengangguk pelan.

Keesokan harinya.

King D dan Irina mendatangi Fara yang sedang asyik di rumah kaca bersama tanaman pisang kesayangannya.

Bruno dan Robin ikut membantu di mana mereka merasa jika berkebun cukup menyenangkan.

Terlebih, mereka belum pernah melihat kebun pohon pisang yang ditanam dalam rumah kaca.

"Wow! Aku tak menyangka jika akan sebanyak ini," ucap Irina kagum saat melihat banyaknya pisang-pisang bergelantungan dalam koloni di beberapa pohon.

"Hei, Kak. Ya, tapi mereka belum matang. Yang sudah siap makan dipetik oleh Fabio dan Lucas tanpa bersisa," jawab Fara cemberut.

"Aku minta maaf atas nama dua teman-temanku. Itu karena, mereka kagum saat melihat pisang-pisangmu tumbuh subur dan rasanya enak. Di luar sana, kami jarang sekali bisa menikmati makanan lezat terlebih setelah dipetik langsung dari pohon," ucap Bruno merasa bersalah.

"Aku belum pernah keluar dari Oman. Apakah ... semengerikan itu? Bagaimana jika aku ikut dalam misi kalian? Aku bosan," pintanya merengek.

Irina dan King D saling melirik tampak terkejut.

"Di luar sangat berbahaya, Fara," ucap Irina menekankan.

"Aku tahu. Hanya saja, aku ingin ikut membuat perubahan. Aku memiliki kemampuan dan aku menyukai kekuatan baruku. Pasti aku bisa menolong kalian. Ayolah," rengeknya memaksa yang kini menunjukkan wajah memelas di depan sang kakak.

King D memalingkan wajah mencoba tak terayu dengan kesedihan yang dibuat-buat oleh sang adik. Irina menahan senyum karena Fara berusaha keras untuk meluluhkan hati sang kakak.

"Kau tak mau mengajakku? Baiklah, muntahkan semua pisang yang sudah masuk dalam perutmu. Buat mereka berada di pohon-pohon itu lagi. Aku tak mau tahu caranya. Lakukan sekarang!" serunya yang membuat mata King D langsung melotot.

"Mana bisa?! Kau menjijikkan!"

"Oleh karena itu, ajak aku! Ajak aku! Aku mau ikut! Ikut! Ikut!" pintanya seraya menangis dan menginjak-injakkan kaki ke atas tanah.

Semua orang kebingungan karena Fara bersikap seperti anak kecil padahal ia seharusnya sudah berumur 40 tahun.

Irina meringis dan mengangguk pelan kepada sang kekasih. King D memijat dahinya dan pada akhirnya menyerah.

"Iya! Kau boleh ikut. Lalu ... bagaimana dengan Hakim? Kau tega meninggalkannya sendirian?" Mengurus istana yang megah ini?" tanya King D melotot.

"Tak apa. Jangan meremehkanku, Tuan. Tahun depan, agent S dan 4P akan bangkit untuk menemaniku. Sebaiknya, Anda dan lainnya fokus untuk mencari tabung sultan dan ibu Anda. Selain itu, ada baiknya Anda mengunjungi markas lain yang belum bisa dihubungi," sahut Hakim yang muncul dari pintu masuk ruang kaca.

"Yey! Kita akan jalan-jalan!" seru Fara melompat-lompat riang dengan air mata sudah mengering.

"Jalan-jalan gundulmu. Dikira monster yang kluyuran di luar sana bisa diajak gandengan tangan dan makan es krim bersama?" sahut Obama yang berdiri menyender pada pintu masuk ruang kaca sembari menikmati sebuah pisang dalam kunyahan.

"Pisangku!" teriak Fara langsung menunjuk.

"Dilarang pelit! Otong aduin ke baba sama mimi loh. Hayoloh," balas Obama mengancam.

Fara terlihat sebal hingga keningnya berkerut. Semua orang tampak tegang, tapi Obama menunjukkan wajah santai tak terintimidasi.

"Ish! Nyebelin!" seru Fara kesal dan langsung keluar dari rumah kaca, tapi sengaja menabrak tubuh Obama hingga lelaki itu hampir jatuh.

"Woo! Matanya jelalatan! Untung pisangnya gak runtuh!" seru Obama kesal, tapi Fara menjulurkan lidah tampak tak peduli.

Semua orang di ruang kaca hanya bisa menahan senyum melihat tingkah keduanya.

Selama menunggu kebangkitan Rohan, Lucas dan Fabio terus berusaha menghubungi semua markas yang telah ditunjukkan oleh Hakim, di mana tabung-tabung tersebut berada.

Dua lelaki itu mulai memetakan rute perjalanan usai mereka nanti mengunjungi markas GIGA untuk melacak tabung kedua orang tua King D.

"Inggris aman. Kita tak perlu mendatangi markas milik Benedict," ucap Lucas, dan diangguki oleh Fabio.

Irina dan King D, mengajarkan para anggota dari Tim Marco-Polo dalam menggunakan persenjataan dari Vesper serta Boleslav Industries.

Beruntung, di Oman masih ada beberapa seragam tempur Black Armys berikut sepatu magnet. Masing-masing dari 10 orang itu dipersenjatai layaknya tentara Vesper pada zamannya.

"Sepatu milik Fara berbeda," ucap Edward menilai.

"Itu rancangan khusus yang dibuat oleh bibi Sandara dan Jordan dibantu oleh ilmuwan lainnya," jawab King D serius saat mereka memeriksa satu per satu isi muatan yang diangkut oleh helikopter kargo serta milik tim Marco-Polo.

Sedang Hugo dan lainnya, memakai sepatu magnet berwarna hitam sampai di bawah lutut, termasuk Irina, King D dan Obama Otong.

"Jadi, hari ini kita belajar untuk menggunakan sepatu magnet ini? Hoho, hebat," tanya Fabio senang.

"Kita akan berpatroli di sekitar seperti yang kulakukan malam itu," sahut Fara yang membuat wajah kesepuluh pria itu datar seketika.

"Maksudmu ... keluar benteng? Bertemu para monster?" tanya Ritz langsung melebarkan mata dan merasa kakinya kembali sakit karena mendengar hal itu.

Fara mengangguk dengan wajah riang, tapi tidak dengan lainnya.

"Terlalu berbahaya," tegas King D.

"Kita harus terdesak untuk melatih kemampuan, Kak. Jika tidak begitu, kita tak akan tahu fungsi dari kekuatan ini. Aku merasa, kekuatan perakku lebih dari ini, dan tempat yang paling pas untuk mengujinya, dengan para monster," sahut Fara menekan.

"Sayangnya, kami tak memiliki kemampuan sepertimu, Irina, King D, Marco dan Polo," tegas Chen.

"Jangan jadi pria pengecut. Jangan mempermalukan kaummu," ucap Fara yang terasa menohok bagi para lelaki itu.

"Oke. Karena aku dikatakan seperti seorang pecundang, ayo kita temui para monster itu. Semoga mereka mau diajak bekerja sama dengan mengurangi tingkat keagresifannya," sahut Chen pasrah.

"Yey! Itu baru semangat! Ayo!" seru Fara gembira, tapi tidak bagi yang lain.

Malam itu, Hakim dan Obama Otong berjaga dalam benteng seraya mengendalikan CD untuk melindungi kelompok King D yang akan menyusuri kota.

Meksipun dua lelaki itu terlindungi oleh dinding yang kokoh dan persenjataan otomatis canggih, tetap saja hati mereka tak tenang karena orang-orang yang dikenal sedang menguji kemampuan di luar sana dengan para monster.

"Ya Allah, lindungi mereka," pinta Hakim penuh harap.

"Amin, amin!" sahut Obama sampai berkeringat dingin.

Mereka sengaja tak menggunakan helikopter dan benda terbang apa pun untuk menuju ke kota. Fara mengajukan diri sebagai penunjuk jalan bagi orang-orangnya.

"Fara belum pergi sampai ke wilayah pesisir pantai. Hanya saja, untuk sampai ke sana sangat jauh. Jadi, bagaimana jika ke perbatasan dengan Saudi Arabia?" tanyanya yang kini berdiri di atas benteng bersama 6 orang di sisi kanan dan 6 orang di sisi kiri.

"Ya, terserah kau saja. Yang penting kita pulang dengan selamat dan tak terluka," jawab Marco yang memilih untuk tak membuat gadis cantik itu kesal.

"Hem, bagus! Bersiap! Kita akan melakukan lompatan yang cukup jauh. Nah, kalian lihat pijakan-pijakan itu? Kita akan melompat sampai ke permukaan dengan menginjak benda-benda dari besi itu. Aku sengaja membuatnya di mana para monster tak bisa menggapainya," ucap Fara seraya menunjuk lempengan-lempengan besi di beberapa titik yang mengeluarkan cahaya merah.

"Wow! Itu ... sangat jauh dan tinggi! Jika jatuh, kami bisa mati!" seru Fabio melotot.

"Jangan pesimis. Coba juga belum. Lihat aku ya, ini mudah!" sahut Fara santai.

Seketika, mata semua orang melebar. King D ikut terkejut karena tak menyangka jika Fara bisa melompat cukup jauh dengan jarak hampir 300 meter.

Semua orang melihat Fara berhasil melompat dan mendarat di sebuah lempengan besi yang tertempel pada bagian atas sebuah pohon layaknya landasan helikopter, tapi berukuran lebih kecil.

"Oh ... aku tak memiliki keberanian sebesar itu," keluh Ritz yang merasa kakinya lemas seketika.

"Bagaimana jika menggunakan semacam parasut? Atau mungkin benda yang membantu kita melayang di udara? Jujur, melompat bukan hal yang kukuasai," sahut Robin, tapi orang-orang yang berdiri di atas benteng itu hanya bisa diam karena mereka juga ragu.

"Ayo, cepat! Jika kalian terlalu lama, aku tinggal!" seru Fara mengancam.

"Hei, tunggu! Hish, anak ini," gerutu King D kesal.

Irina tampak cemas karena ia juga harus melakukan lompatan itu juga. King D bersiap untuk mencoba melakukan lompatan seperti Fara.

Sedang Obama yang sudah melihat kemampuan King D sebelumnya, merasa yakin jika lelaki itu bisa melakukannya. Hanya saja, ia tetap saja cemas karena khawatir jika King D jatuh.

"Oke! Aku akan ke sana. Ya Allah, selamatkan aku," ucap King D pucat saat mengambil posisi dengan melangkah mundur, siap untuk melompat.

Seketika, "Wow!" seru Obama sampai meremat surban yang dipinjamkan oleh Hakim untuk digunakan membungkus kepala botaknya.

Mata King D melebar. Ia melihat dirinya melompat sangat tinggi dalam kegelapan. Jantungnya serasa ingin meledak karena tak pernah melakukan hal ini sebelumnya di mana itu sengaja dilakukan.

Hingga tiba-tiba, "D!" seru Irina yang membuat King D menoleh, di mana ia merasa ada pergerakan di sisi kanannya.

Benar saja, BRANG!

"Argh!"

"KING D!" seru Irina panik saat tubuh King D dihantam kuat dari samping oleh sebuah drone seperti sebuah misil bersayap yang membuat tubuh lelaki itu terdorong kuat di udara.

"Kejar benda itu!" seru Hakim memerintahkan.

Obama dengan sigap menerbangkan CD miliknya untuk mengejar drone besar yang membawa King D menjauh dari benteng. Praktis, semua orang panik seketika.

***

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

makasih tipsnya😍 lele padamu💋 nguantuk uyy. eps bonus dalam artian naskah panjang di atas 1k dr jumlah tips bsk ya~

Terpopuler

Comments

🍃syafira indah🍃

🍃syafira indah🍃

dah lama gk mampir eyke apa kbar bestie q ini mak lele pasti dede utun dah gede,ngomong2 itu dron siapa lagi ya hmm auto marathon baca ini,sehat selalu n tetep semangat ya aju😘😘😘

2022-07-16

0

Winnie Irwansyah

Winnie Irwansyah

Bissmillah dlu king D biar g jatuh😊😊

2022-06-29

0

Ĺęø ♌️

Ĺęø ♌️

pihAk mAnA Lagi itu dAtEng???🤔

2022-06-06

0

lihat semua
Episodes
1 Kebangkitan King D
2 Kiamat?*
3 Si Mata Hijau*
4 Misi Dimulai*
5 Para Penyerang*
6 Militer Gadungan*
7 Menghilang?!*
8 Mengumpulkan Informasi*
9 India*
10 Para Monster Mengepung!*
11 Memecah Tim*
12 Bertukar Informasi*
13 Pengorbanan Jamal*
14 Para Penjaga India*
15 Menuju Oman*
16 Siapa Gadis Itu?*
17 Oman*
18 Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19 Ulah Siapa?*
20 Rengekan Fara*
21 Oasis*
22 Salah Paham*
23 Terkepung
24 Maafkan Aku, Hakim*
25 Meninggalkan Oasis*
26 Anggota Baru*
27 Para Penjaga Oman*
28 Teluk Oman*
29 Informasi Yang Mengejutkan
30 HOPE*
31 Temuan Baru
32 Perubahan Mengerikan
33 Misi Ditunda*
34 Mengejar Penyusup*
35 Dia Dikenali Database*
36 Perubahan Jason*
37 Tentang Irina Tolya*
38 Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39 Memburu Hope*
40 Kapal Selam di Laut Arab*
41 Chip?*
42 Kemampuan Baru*
43 Reina Akiara*
44 Ada Yang Terbangun Lagi*
45 Bagi Tugas*
46 Mongolia*
47 Menjadi Dua Tim*
48 Krasnoyarsk, Rusia*
49 Dibodohi*
50 Menuju Rusia*
51 Di Ujung Tanduk*
52 Red Skull*
53 Perubahan Hugo
54 Menuju Jumbo Island
55 Markas Jeju, Korea Selatan*
56 Kemunculan Bojan dan Cucu*
57 Anadyr, Rusia*
58 GIGA Palsu?*
59 Ingat Nasihatku, Nero*
60 Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61 Bergejolak Lagi*
62 Kemampuan Aneh Obama Otong
63 Obama Bingung Sendiri
64 Detektor Kebohongan*
65 Ontario, Kanada*
66 Lake Superior, Canada*
67 Ulah Hope?*
68 Sasaran Hope
69 Saudara Vs Saudara
70 Markas Jumbo Island
71 Siapa Red?
72 Langkah Selanjutnya
73 Giamoco Island
74 Reina Mengambil Alih
75 Kegelisahan King D*
76 Dia Bangkit!
77 Petuah Jonathan
78 Keputusan Jonathan
79 Protokol Pembangkitan Level 1
80 Bercabang dan Rumit
81 Dibangkitkan Satu Per Satu
82 Jagung Rebus
83 Markas Greenland
84 Junior Si Pucat
85 GIGA DARA
86 Kami Mengenalinya
87 Hope di Islandia
88 Para Lelaki Bertopeng
89 Semakin Tak Terkendali
90 Hapus Data*
91 Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92 Semakin Banyak Yang Berguguran
93 Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94 Dia Berbahaya atau Tidak?
95 Kim Loria*
96 Kemampuan Unik Loria
97 Loria Si Gadis Berlendir
98 New York
99 Hampir Terlupakan
100 Dia Licik dan Cerdik
101 Tiba-tiba Saja
102 Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103 Zurna Si Wanita Perkasa
104 Terminator Black Castle*
105 Mata Putih*
106 Tak Bisa Dibangkitkan?*
107 Melatih Kemampuan Unik
108 Memindahkan 20 Tabung*
109 Prancis*
110 Siapa Mereka?*
111 Satu Markas Aktif Lagi*
112 Colombia*
113 Mensiasati Ancaman Hope
114 Sengkuni?*
115 Cara Licik
116 Kisah Hope
117 Hilangnya Kemampuan
118 Mulai Berkumpul
119 Para Sukarelawan Manusia Super
120 Rekaman Mengejutkan
121 Wales, Inggris
122 Kubisa Mengendalikannya
123 Beralih Pihak
124 Wujud Lain Yang Mengerikan
125 Di Balik Kegelapan
126 Ancaman Sengkuni
127 Gerakan Mereka Terbaca*
128 Lalai
129 Menjadi Pelindung*
130 Tahanan Sengkuni
131 Solo*
132 Para Mafia Senior*
133 Utusan 13 Demon Heads?
134 Rute*
135 Siapa 1 Orang Terakhir?*
136 Bonus Play AB-1
137 Orang-orang Aneh*
138 Siapa Dia?*
139 Bonus Play AB-2*
140 Bonus Play AB-3
141 Jono The Gamer Release
142 Melody*
143 Mata Lainnya*
144 Mata Hitam*
145 Para Monster Menggila*
146 Bangkitnya Red Ribbon
147 Penyerangan Menyeluruh*
148 Gempuran Markas Lainnya*
149 Tentara Sengkuni
150 Jebol!
151 Teriakan Kematian
152 Kami Tak Akan Kalah!
153 Tak Sanggup Lagi
154 Menyerang Rusia
155 Dia Marah!
156 Mencari Celah
157 Panik!
158 Dia Menghilang
159 Mereka Datang!
160 Membersihkan Italia
161 Ada Cara Lain*
162 Datang dan Pergi
163 1 Miliar
164 Kami Berhasil
165 Serangan di Jeju
166 Serangan Aneh*
167 Dokter Gigi?
168 Gadis Yang Bersinar*
169 Markas Demon Kids?*
170 King D VS Sengkuni
171 Jangan Mati*
172 Penyiksaan Sengkuni
173 Sebuah Bisikan
174 Ditenangkan
175 Dua Topeng Merah
176 Belati
177 Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178 Dia Sakit
179 Tak Menyesal
180 Dia Abadi
181 Mengerahkan Segala Cara
182 Cukup Sampai Di Sini
183 Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184 Ke mana Mereka?
185 Presiden Dunia
186 Filipina
187 Rencana Sandara
188 Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189 Terasa Mudah*
190 Membersihkan Jepang*
191 Dinetralkan Kembali
192 Limbah Bangkai Monster*
193 Tabung Khusus
194 Misi Eropa
195 Membersihkan Indonesia
196 Aksi Penyelamatan Afro
197 Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198 Rencana Cadangan Sengkuni
199 Estafet
200 Kebangkitan Sun
201 Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202 La Palma, Spanyol*
203 Pemusnahan Limbah Monster*
204 Para Monster Terakhir
205 Cape Canaveral, Florida*
206 Musuh Terakhir
207 Roket Monster*
208 Pengorbanan King D
209 Kebangkitan 13 Demon Kids
210 Berkumpulnya Demon Kids*
211 Misi Demon Kids*
212 Portugal
213 Bertemu untuk Berpisah
214 Era Evolusi*
215 Pembersihan Terakhir
216 Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217 Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218 Dia Mati
219 Sipil Berpendapat
220 Gelitik Aneh
221 Undang-undang Dunia
222 Dari Hati
223 21 Februari 2023
224 Inkubasi
225 Mengulang Tragedi Masa Lalu
226 Disembunyikan
227 RGB
228 Skenario Jordan
Episodes

Updated 228 Episodes

1
Kebangkitan King D
2
Kiamat?*
3
Si Mata Hijau*
4
Misi Dimulai*
5
Para Penyerang*
6
Militer Gadungan*
7
Menghilang?!*
8
Mengumpulkan Informasi*
9
India*
10
Para Monster Mengepung!*
11
Memecah Tim*
12
Bertukar Informasi*
13
Pengorbanan Jamal*
14
Para Penjaga India*
15
Menuju Oman*
16
Siapa Gadis Itu?*
17
Oman*
18
Menggemaskan, tapi Mengerikan*
19
Ulah Siapa?*
20
Rengekan Fara*
21
Oasis*
22
Salah Paham*
23
Terkepung
24
Maafkan Aku, Hakim*
25
Meninggalkan Oasis*
26
Anggota Baru*
27
Para Penjaga Oman*
28
Teluk Oman*
29
Informasi Yang Mengejutkan
30
HOPE*
31
Temuan Baru
32
Perubahan Mengerikan
33
Misi Ditunda*
34
Mengejar Penyusup*
35
Dia Dikenali Database*
36
Perubahan Jason*
37
Tentang Irina Tolya*
38
Mengungkapkan Kemampuan Tak Lazim
39
Memburu Hope*
40
Kapal Selam di Laut Arab*
41
Chip?*
42
Kemampuan Baru*
43
Reina Akiara*
44
Ada Yang Terbangun Lagi*
45
Bagi Tugas*
46
Mongolia*
47
Menjadi Dua Tim*
48
Krasnoyarsk, Rusia*
49
Dibodohi*
50
Menuju Rusia*
51
Di Ujung Tanduk*
52
Red Skull*
53
Perubahan Hugo
54
Menuju Jumbo Island
55
Markas Jeju, Korea Selatan*
56
Kemunculan Bojan dan Cucu*
57
Anadyr, Rusia*
58
GIGA Palsu?*
59
Ingat Nasihatku, Nero*
60
Selamat Tinggal, Tuan Bojan*
61
Bergejolak Lagi*
62
Kemampuan Aneh Obama Otong
63
Obama Bingung Sendiri
64
Detektor Kebohongan*
65
Ontario, Kanada*
66
Lake Superior, Canada*
67
Ulah Hope?*
68
Sasaran Hope
69
Saudara Vs Saudara
70
Markas Jumbo Island
71
Siapa Red?
72
Langkah Selanjutnya
73
Giamoco Island
74
Reina Mengambil Alih
75
Kegelisahan King D*
76
Dia Bangkit!
77
Petuah Jonathan
78
Keputusan Jonathan
79
Protokol Pembangkitan Level 1
80
Bercabang dan Rumit
81
Dibangkitkan Satu Per Satu
82
Jagung Rebus
83
Markas Greenland
84
Junior Si Pucat
85
GIGA DARA
86
Kami Mengenalinya
87
Hope di Islandia
88
Para Lelaki Bertopeng
89
Semakin Tak Terkendali
90
Hapus Data*
91
Munculnya Sig Hector Edelweiss*
92
Semakin Banyak Yang Berguguran
93
Rencana Tersembunyi Yu Jie dan Damian
94
Dia Berbahaya atau Tidak?
95
Kim Loria*
96
Kemampuan Unik Loria
97
Loria Si Gadis Berlendir
98
New York
99
Hampir Terlupakan
100
Dia Licik dan Cerdik
101
Tiba-tiba Saja
102
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah
103
Zurna Si Wanita Perkasa
104
Terminator Black Castle*
105
Mata Putih*
106
Tak Bisa Dibangkitkan?*
107
Melatih Kemampuan Unik
108
Memindahkan 20 Tabung*
109
Prancis*
110
Siapa Mereka?*
111
Satu Markas Aktif Lagi*
112
Colombia*
113
Mensiasati Ancaman Hope
114
Sengkuni?*
115
Cara Licik
116
Kisah Hope
117
Hilangnya Kemampuan
118
Mulai Berkumpul
119
Para Sukarelawan Manusia Super
120
Rekaman Mengejutkan
121
Wales, Inggris
122
Kubisa Mengendalikannya
123
Beralih Pihak
124
Wujud Lain Yang Mengerikan
125
Di Balik Kegelapan
126
Ancaman Sengkuni
127
Gerakan Mereka Terbaca*
128
Lalai
129
Menjadi Pelindung*
130
Tahanan Sengkuni
131
Solo*
132
Para Mafia Senior*
133
Utusan 13 Demon Heads?
134
Rute*
135
Siapa 1 Orang Terakhir?*
136
Bonus Play AB-1
137
Orang-orang Aneh*
138
Siapa Dia?*
139
Bonus Play AB-2*
140
Bonus Play AB-3
141
Jono The Gamer Release
142
Melody*
143
Mata Lainnya*
144
Mata Hitam*
145
Para Monster Menggila*
146
Bangkitnya Red Ribbon
147
Penyerangan Menyeluruh*
148
Gempuran Markas Lainnya*
149
Tentara Sengkuni
150
Jebol!
151
Teriakan Kematian
152
Kami Tak Akan Kalah!
153
Tak Sanggup Lagi
154
Menyerang Rusia
155
Dia Marah!
156
Mencari Celah
157
Panik!
158
Dia Menghilang
159
Mereka Datang!
160
Membersihkan Italia
161
Ada Cara Lain*
162
Datang dan Pergi
163
1 Miliar
164
Kami Berhasil
165
Serangan di Jeju
166
Serangan Aneh*
167
Dokter Gigi?
168
Gadis Yang Bersinar*
169
Markas Demon Kids?*
170
King D VS Sengkuni
171
Jangan Mati*
172
Penyiksaan Sengkuni
173
Sebuah Bisikan
174
Ditenangkan
175
Dua Topeng Merah
176
Belati
177
Menghabisi Para Monster Yang Tersisa
178
Dia Sakit
179
Tak Menyesal
180
Dia Abadi
181
Mengerahkan Segala Cara
182
Cukup Sampai Di Sini
183
Selamat Tahun Baru 2023 LAP*
184
Ke mana Mereka?
185
Presiden Dunia
186
Filipina
187
Rencana Sandara
188
Pemusnahan dan Pembersihan Monster di Seluruh Dunia
189
Terasa Mudah*
190
Membersihkan Jepang*
191
Dinetralkan Kembali
192
Limbah Bangkai Monster*
193
Tabung Khusus
194
Misi Eropa
195
Membersihkan Indonesia
196
Aksi Penyelamatan Afro
197
Manusia Setengah Makhluk Mitologi
198
Rencana Cadangan Sengkuni
199
Estafet
200
Kebangkitan Sun
201
Kebangkitan Durriyah, Buffalo dan Martin*
202
La Palma, Spanyol*
203
Pemusnahan Limbah Monster*
204
Para Monster Terakhir
205
Cape Canaveral, Florida*
206
Musuh Terakhir
207
Roket Monster*
208
Pengorbanan King D
209
Kebangkitan 13 Demon Kids
210
Berkumpulnya Demon Kids*
211
Misi Demon Kids*
212
Portugal
213
Bertemu untuk Berpisah
214
Era Evolusi*
215
Pembersihan Terakhir
216
Pemakaman dan Pembangkitan Masal
217
Bangkitnya Tabung-tabung Level 3*
218
Dia Mati
219
Sipil Berpendapat
220
Gelitik Aneh
221
Undang-undang Dunia
222
Dari Hati
223
21 Februari 2023
224
Inkubasi
225
Mengulang Tragedi Masa Lalu
226
Disembunyikan
227
RGB
228
Skenario Jordan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!