Pertiwi menatap tajam pria tampan yang berdiri di hadapannya. Pria yang telah mengisi hati dan hari-harinya selama 5 tahun terakhir. Dan pria ini pula yang telah menghancurkan hatinya dalam waktu satu hari.
Mario berusaha meraih Pertiwi dengan menahan tangan wanita cantik itu. Namun dengan tegas Pertiwi menepisnya bahkan menghempaskannya kasar.
" Wi... Dengarkan penjelasanku dulu. Aku mencintai kamu, aku benar-benar mencintai kamu ! " tegas Mario berusaha meyakinkan Pertiwi dengan meraih kembali tangan Pertiwi.
" Cukup... ! " bentak Pertiwi.
" Aku gak butuh penjelasan kamu. Apa yang aku lihat sudah cukup menjelaskan siapa kamu sebenarnya " ungkap Pertiwi berapi-api.
Pertiwi berlalu menuju Farhan yang terduduk sambil menahan perih di sudut bibirnya yang terluka akibat bogem mentah yang dilayangkan Mario.
Pertiwi membawa Farhan masuk ke dalam rumah. Merasa tak terima melihat perlakuan Pertiwi pada Farhan, Mario menyusul masuk ke dalam rumah.
" Mau apa lagi sih kamu ? " tanya Pertiwi sambil mengobati sudut bibir Farhan.
" Kita harus bicara " jawab Mario memicingkan matanya.
" Tidak ada lagi yang harus dibicarakan " sahut Pertiwi ketus tanpa melihat Mario.
" Kita harus bicara ! " seru Mario sambil meraih tangan Pertiwi yang tengah mengobati luka Farhan lalu menariknya paksa.
" Lepasin, Rio... Lepas ! " tolak Pertiwi.
" Maaf, dokter... Anda jangan kasar kepada wanita " ucap Farhan sambil menahan tangan Pertiwi.
" Tahu apa kamu ! " sanggah Mario kemudian memberikan pukulan tepat di ulu hati Farhan membuat sang pemilik raga kembali terhuyung dan batuk.
" Kamu gila, Rio " ucap Pertiwi sambil mendorong Mario.
Pertiwi kembali pada Farhan lalu membantu Farhan untuk duduk di sofa.
Melihat hal itu semakin membuat Mario kesal, tangannya mengepal, lehernya mengeras menahan amarah.
Mario segera menghampiri Farhan kembali namun kali ini Pertiwi menghalanginya.
" Minggir, sayang " ucap Mario mencoba menahan diri untuk tidak memaksa wanita yang dicintainya menyingkir.
" Aku tidak akan membiarkanmu menyakitinya. Dia tidak melakukan kesalahan apa pun " ucap Pertiwi tegas.
" Dia sudah bersamamu semalaman, dan itu adalah kesalahan " sanggah Mario kesal.
" Dia hanya menemaniku disaat hatiku hancur dan kau bilang itu kesalahan ? Lalu kau sebut apa dirimu sendiri yang nyata-nyata bermain di ranjang bersama wanita " suara Pertiwi meninggi. Sebisa mungkin ia menahan dirinya agar tak lagi mengeluarkan air mata.
" Sayang... Maafkan aku, sungguh aku tidak mencintainya. Aku hanya mencintaimu " ucap Mario tak tahu malu.
Seringai tipis muncul di wajah Pertiwi.
" Kamu tidak mencintaiku... Kamu hanya menginginkan tubuhku kan ? Sama halnya seperti Tika. Kamu hanya memanfaatkannya, menjadikannya pemuas nafsumu... Itu yang kamu mau kan ? "
Air mata kini meluncur deras dari mata Pertiwi.
Mario meraih Pertiwi ke dalam pelukannya.
" Aku sungguh-sungguh mencintaimu. Aku tak pernah ingin merusakmu... Aku akan selalu menjagamu hingga nanti kita menikah " ucap Mario sambil mendekap erat tubuh tunangannya itu.
Sejenak Pertiwi larut dalam dekapan hangat ptia yang dicintainya itu tapi bayangan saat Mario bermain bersama Tika kembali berkelebat di kepalanya, membuat Pertiwi dengan segera mendorong dada Mario lalu menjauhinya.
" Kalau kamu mencintaiku, kamu seharusnya bisa menjaga diri kamu untukku. Sebagaimana aku menjaga diriku untukmu... " ucap Pertiwi menatap nyalang Mario.
" Sayang... Maafkan aku... Aku khilaf, aku akui tak bisa menahan diri. Tapi tolong ampuni aku, aku benar-benar mencintaimu " mohon Mario.
" Cukup, Rio... Aku gak mau dengar itu lagi. Mulai saat ini, aku putuskan pertunangan kita. Aku tak sudi menjadi istrimu " ucap Pertiwi sambil melepaskan cincin pertunangan mereka dan melemparkannya kepada Mario.
" Pergi... Pergi kamu dari sini ! " usir Pertiwi.
" Sayang... Aku akan tetap mempertahankanmu hingga hari pernikahan kita tiba " tegas Mario.
" Jangan harap aku mau menikah denganmu " tolak keras Pertiwi .
" Sebaiknya, anda pergi dokter Mario yang terhormat. Sebelum keluarga saya datang dan melakukan hal yang tidak diinginkan. Saya rasa anda sudah tahu dimana letak pintu keluar jadi saya tidak perlu mengantar anda ! " usir Pertiwi lagi.
Mario hanya bisa menatap sang pujaan hati meluapkan emosi. Rasanya sakit melihat Pertiwi mengacuhkannya bahkan mengusirnya.
Dengan langkah berat, Mario melangkahkan kaki meninggalkan kediaman Pertiwi. Ia tahu kesalahan yang dilakukannya amat berat. Mario memang seorang casanova yang tidak bisa untuk tidak bermain dengan wanita. Apalagi wanita-wanita itu yang datang sendiri kepadanya. Tentu saja Mario dengan senang hati menerima mereka untuk memuaskannya. Hubungan tanpa ikatan, hanya saling memuaskan satu sama lain.
Hal yang tak bisa ia dapatkan dari Pertiwi yang selalu menjunjung kesucian sebelum pernikahan. Walaupun begitu Mario tak pernah keberatan dengan itu karena ia begitu mencintai Pertiwi. Ia pun menginginkan kesucian Pertiwi untuk nanti di hari pernikahan mereka. Sayangnya, semua terancam berakhir karena kebodohannya sendiri.
"S**t ! Aargh... " Mario menendang ban mobilnya sambil mengacak-acak rambutnya.
Mario kemudian masuk ke dalam mobil lalu melajukan mobilnya menjauh meninggalkan rumah Tiwi.
Aku tidak akan pernah melepaskanmu, Tiwi... Kamu harus menjadi milikku, hanya milikku !
Pertiwi membawa Farhan masuk ke dalam kamarnya. Ia berencana untuk memeriksa Farhan setelah pukulan yang tadi didapatkannya. Ia merasa sangat bersalah karena telah melibatkan Farhan dalam masalahnya dengan Mario.
Pertiwi membuka kaos milik Farhan hingga terlihat sedikit memar di bagian perutnya. Pertiwi menekan perut Farhan, membuat Farhan sedikit meringis.
" Syukurlah, sepertinya hanya memar, tidak ada luka dalam. Saya akan bertanggung jawab atas yang terjadi padamu, saya akan menjamin pengobatanmu sampai sembuh. Maaf sudah membawamu dalam masalah antara saya dan Mario " tutur Pertiwi lirih.
" Tidak apa dok... Saya baik-baik saja. Sakit sedikit mah jamak. Saya kan laki-laki kuat " sahut Farhan kemudian bersandar di headboard ranjang sambil mengangkat kedua lengannya seperti popeye.
Pertiwi sedikit tertawa melihat tingkah Farhan, lalu tanpa sengaja menepuk perut Farhan.
" Aww... " rintih Farhan sambil memegangi perutnya yang tadi ditepuk Pertiwi.
" Aduh... Maaf... Maaf ya, Han... Saya gak sengaja, sakit ya ? " tanya Pertiwi lalu beranjak sambil bermaksud memeriksa perut Farhan.
Karena terburu-buru, Pertiwi justru jatuh di pelukan Farhan.
" Tiwi... Apa-apaan ini ? " Suara Arjuna terdengar bersamaan dengan terbukanya pintu kamar.
" Apa yang kalian lakukan ? Sedang apa laki-laki ini di kamar kamu ? Dan kalian berpelukan seperti itu " Arjuna meninggikan suaranya melihat keadaan Pertiwi dan Farhan yang terlihat berpelukan.
Pertiwi menjauh dari tubuh Farhan sementara Farhan kemudian berusaha bangkit dari ranjang.
" Ini tidak seperti yang abang pikirkan " Pertiwi mencoba menjelaskan pada Arjuna.
Arjuna terlanjur emosi, ia menarik tubuh Farhan dengan paksa kemudian memberikan pukulan di wajahnya kembali.
" Abang berhenti... ! Dia lagi sakit, bang " Pekik Pertiwi menghalangi Arjuna yang telah mengangkat kembali tangannya.
Arjuna menahan pukulannya saat Pertiwi menghalangi Farhan.
" Kamu membelanya ? Ada hubungan apa kamu dengan laki-laki ini ? " selidik Arjuna menatap tajam Pertiwi yang kini memeluk Farhan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 105 Episodes
Comments
Erina Munir
waduh salah paham lgi neehh
2024-01-01
1
🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ
kok ada arjuna? bukannya arjuna divila
2023-10-22
3
sari emilia
apa sih bagus nya pacaran2 sgt lm lg....aku nikah dgn suami ku tdk pernah pacaran tp rmh tangga km harmonis bahkn saling menyayangi...meski km srg berjauhan krn km sm2 sibuk justru dr jarang ketemu menambah keharminisan rmh tangga bahkn hpir puluhan tahun km tak py ank....tak pernah km ribut...bahkn km saling menyayangi sampai akhir hayat nya....sdh hpir 7 thn aku d tinggalkn nya blm terpikir lg aku u menikah krn sll igt kebaikn nya...km tak pacaran dia liat aku sekali langsung lamaran d terima nikah walau d awal aga bingung u penesuaian krn br kenal langsung nikah tp langgeng....pacaran byk nupuk dosa ga nikah2 terus d selingkuhi...kl dah sm2 mapan g ush byk mikir untung ga d hamili mario
2023-05-26
2