AKZ part 10

Adinda dan Zaid memasuki rumah. Terlihat sang bunda yang menyambut mereka. Zaid dan Adinda mencium tangan sang bunda lalu mereka duduk di sofa, sementara sang bunda meminta Bik Asih untuk menyiapkan minuman untuk anak dan menantunya ke dapur.

Adam berlari kecil menuju ruang tamu, bocah tampan itu terlihat amat bahagia melihat sang tante datang berkunjung.

" Tante Dinda " teriak Adam sambil merangkul Adinda.

Adinda menciumi Adam dengan gemas. Ia sangat merindukan keponakannya yang satu ini.

" Salim dulu sama Om Zaid " seru Bu Lia pada Adam yang segera dituruti oleh bocah tampan itu.

" Adek Laras mana ? " tanya Adinda pada Adam.

" Di kamar, lagi mimi susu " jawab Adam

Tak lama, Arjuna datang...

" Pantesan pada ngumpul disini. Juna datang ga ada yang nyambut " ucap Arjuna.

" Dari tadi, bro ? " tanya Arjuna pada Zaid sambil memeluk Zaid.

" Baru datang " jawab Zaid.

" Lusa jadi berangkat ? " tanya Arjuna lagi.

Zaid mengangguk mengiyakan.

" Berangkat kemana ? " tanya Adinda setelah mendengar ucapan Arjuna.

" Berangkat kemana, bang ? " tanya Adinda lagi menatap sang kakak.

" Emangnya Zaid belum cerita ? " Arjuna balik bertanya.

Adinda menggelengkan kepala, lalu menatap sang suami mengharapkan penjelasan.

" Nanti aku ceritain di rumah " jawab Zaid sambil tersenyum kepada sang istri.

Adinda mengangguk mengerti, lalu ia mengajak Adam menuju ke kamar sang kakak untuk melihat Laras.

Adam, Bu Lia, dan Adinda menuju lantai 2 untuk melihat bayi cantik kesayangannya. Sementara Zaid dan Arjuna pindah ke halaman belakang. Mereka berdua duduk di depan kolam ikan sambil mengobrol santai.

" Kamu sengaja cuti ? " tanya Arjuna.

" Iya, hari ini sama besok. Aku mau nemenin Adinda. Supaya gak kangen kalau nanti berangkat " jawab Zaid.

" Yakin si Dinda bakalan kangen ? Ada juga kamu kali yang kangen " sela Arjuna terkekeh pelan.

" Si*lan lo... Aku yakin dia bakalan kangen juga " jawab Zaid percaya diri.

" Gimana ? Udah berhasil ? " tanya Arjuna.

" Berhasil apa⁸ ? " tanya Zaid bingung.

" Ya elah, MP... Malam pertama " jawab Arjuna menaik turunkan alisnya.

Zaid terbatuk mendengar jawaban Arjuna.

" Gak usah bahas gituan " elak Zaid sambil meminum minuman yang sudah disiapkan Bik Asih di meja.

" Kamu masih nunggu Dinda siap ? " tanya Arjuna seperti dapat membaca pikiran Zaid.

Zaid menghela nafas lalu menghembuskannya.

" Aku hanya tidak ingin Dinda terpaksa. Aku tahu ia terpaksa menerima pernikahan ini. Aku berharap, ketika kami melakukannya kami sama- sama saling mencintai " jawab Zaid.

Arjuna menepuk pundak sahabatnya itu. Ia tahu perasaan Zaid kepada adiknya itu. Karena itu, ia merestui Zaid untuk menikahi Adinda. Ia tahu Zaid akan selalu menjaga Adinda, bertanggung jawab dan mencintai adik bungsunya yang manja.

" Sabar ya, Id... Aku tahu, cepat lambat Adinda akan mencintai kamu... " ucap Arjuna menenangkan sahabatnya.

" Berapa lama kamu disana ? " tanya Arjuna lagi.

" Sepertinya satu minggu. Dan setelahnya, aku akan cuti dan mengajak Adinda berbulan madu " jawab Zaid.

" Ok, ide bagus. Aku doain kamu berhasil cetak gol " kekeh Arjuna.

...******...

Zaid fokus mengendarai mobil, sementara Adinda terlelap tidur di samping Zaid. Setelah tadi asyik bermain dengan Adam dan Laras, Adinda nampak bahagia.

Zaid yakin jika Adinda akan menjadi ibu yang baik untuk anak mereka nanti. Zaid pun semakin yakin jika Adinda akan segera siap menjadi istri seutuhnya untuknya, setelah mendengar jawaban Adinda pada Adam.

Bocah tampan itu bertanya kapan Adinda akan segera memberikan adik kecil untuk teman bermain Laras, dan Adinda menjawab secepatnya.

Jawaban yang menurut Zaid menunjukkan jika Adinda akan segera siap untuk menjadi ibu dari anak-anak mereka.

Mobil Zaid telah masuk ke dalam halaman rumah setelah pagar dibuka oleh Pak Yusuf, security penjaga rumah keluarga Zaid.

Zaid melepaskan seat belt yang di tubuhnya lalu melepaskan seat belt Adinda. Zaid membuka pintu lalu menggendong Adinda menuju ke dalam rumah. Ia tak ingin membangunkan sang istri yang telah terlelap.

Zaid membaringkan Adinda di ranjang yang ada di kamar mereka. Ia membuka sepatu Adinda, lalu menyelimuti sang istri yang semakin lelap. Tak lupa ia mencium kening sang istri sebelum membersihkan diri dan berakhir dengan menyusul Adinda ke alam mimpi.

Adinda mengerjapkan matanya, tangannya meraih tangan Zaid yang melingkar di perutnya.

Adinda membalik badannya hingga berhadapan dengan Zaid.

Adinda mengamati wajah sang suami lalu menyentuh pipinya. Sejurus kemudian Zaid membuka matanya dan dengan segera Adinda menarik tangannya dari pipi Zaid.

" Pagi, sayang... " ucap Zaid sambil mencium pipi Adinda.

" Pa... Pagi... " ucap Adinda dengan wajah yang bersemu merah. Walaupun setiap pagi Zaid mencium pipinya namun tetap saja Adinda merasa malu sendiri.

" Tadi malam, Kak Zaid pasti gendong Dinda sampai sini ya " ucap Adinda lagi, berusaha untuk bangun.

Zaid menarik tubuh sang istri yang mulai menjauh hingga jatuh ke pelukannya.

" Aku mau peluk kamu dulu, jangan nolak " seru Zaid membuat Adinda diam dalam pelukan Zaid.

Adinda bisa mendengar degup jantung Zaid yang berdetak kencang. Sama halnya dengan jantungnya yang selalu bertalu-talu akan sikap Zaid yang begitu hangat dan manis.

" Kak... Sholat dulu, habis itu mandi. Kakak kan harus kerja " ingat Adinda.

" Hem... Hari ini aku mau temenin kamu, aku cuti " ungkap Zaid.

" Maksudnya gimana ? Kakak cuti mau temenin Dinda ? " tanya Adinda tak mengerti.

" Iya,,, Kamu gak mau aku temenin ? " tanya Zaid menatap mata Adinda.

" Hari ini, Dinda gak ada kuliah. Dosennya sakit jadi cuma dikasih tugas aja. Jadi Dinda gak pergi ke mana-mana " jelas Adinda.

" Kalau gitu, kita jalan-jalan aja. Pergi kencan berdua... " inisiatif Zaid.

" Kamu mau kan ? Sejak awal kita menikah, kita belum pernah kencan... " ucap Zaid lagi.

" Siap Kapten " jawab Adinda sambil menghormat pada Zaid.

Adinda dan Zaid berjalan-jalan di mall. Hari ini Zaid ingin memanjakan Adinda dengan mengajaknya jalan-jalan, berbelanja, nonton film dan berakhir dengan makan malam romantis.

" Dinda... Aku harus memberi tahu sesuatu " ucap Zaid setelah mereka selesai makan

" Apa kak ? Yang kemarin Bang Juna bilang itu ya ? " tebak Adinda.

" Hem... " jawab Zaid meraih jemari tangan sang istri lalu menciumnya seolah tak ingin melewatkan satu pun.

" Aku ada tugas mendadak... " ucap Zaid menjeda ucapannya.

" Kemana ? " tanya Adinda.

" Ke Bali, ada pertemuan pemimpin negara-negara dan aku salah satu yang mewakili untuk menjaga keamanan acara tersebut " jawab Zaid.

Adinda menatap wajah sang suami. Ia tahu jika Zaid berat meninggalkannya. Dinda meraih tangan sang suami lalu menggenggam erat jemari Zaid.

" Dinda tahu itu tugas penting. Dinda gak akan menghalangi pekerjaan kakak. Dinda paham, itu sudah tugas Kak Zaid. Dinda harap Kak Zaid bertugas dengan baik, selamat sampai nanti Kak Zaid kembali pulang. Dinda akan berdoa untuk keselamatan kakak dan akan selalu menunggu Kak Zaid kembali " ucap Adinda menenangkan hati Zaid.

" Terima kasih, kamu sudah mau mengerti dan mendukungku. Aku akan segera pulang sehat dan selamat " ucap Zaid semakin merekatkan tautan jemari mereka.

Terpopuler

Comments

Raden Ajeng Safitri

Raden Ajeng Safitri

dimana2 bik asih selalu muncul ,,selalu dan selalu jadi art 😆😆😆

2023-11-20

4

Nasriati Bakri

Nasriati Bakri

kpn2 buat novel putra samudra thor

2023-09-21

1

Wiwik Widyaningsih

Wiwik Widyaningsih

cieee... disangoni yo sblm berangkat

2023-04-08

1

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!