AKZ part 13

Area dewasa, bocil di skip aja ya !!

Happy reading

💖💖💖💖💖💖

Zaid masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Sementara Adinda, duduk di ranjang berukuran King Size itu. Tak ada kalimat yang terucap dari mulut Zaid saat mereka masuk ke dalam kamar. Bahkan Zaid menepis tangan Adinda saat ia memegang tangan Zaid.

Adinda masih duduk mematung di tepi ranjang. Ia merasa sedih dengan perubahan sikap Zaid. Kini suaminya itu begitu dingin padahal tadi begitu mesra saat bertemu. Sungguh, Adinda merindukan suaminya yang hangat.

Zaid keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan handuk yang melingkar di pinggangnya. Adinda melihat perban di lengan kanan Zaid.

" Tangan kakak kenapa ? " tanya Adinda berjalan mendekati Zaid.

" Bukan apa-apa " jawab Zaid sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.

" Kak Zaid marah sama Dinda ? Kalau kak Zaid marah ngomong kak... Jangan diemin Dinda kayak gini " ucap Adinda menatap sang suami.

Zaid tak bergeming.

" Kalau Kak Zaid marah, mending Dinda pergi aja. Buat apa Dinda disini... " rajuk Adinda berjalan menuju pintu.

Belum berhasil meraih handle pintu, dengan cepat Zaid memeluk sang istri.

" Maaf... Aku hanya emosi... Aku cemburu melihat kamu bersama Aldi. Aku cemburu melihat perhatiannya pada kamu " lirih Zaid tanpa melepaskan pelukannya.

" Aldi bukan siapa-siapa Kak... Kenapa Kak Zaid gak percaya sama Dinda ? " tanya Adinda dengan suara tertahan.

" Maaf... Aku terlalu mencintai kamu. Aku takut, kamu berpaling " lirih Zaid.

Adinda melepas pelukan Zaid, lalu menghadap sang suami. Adinda meraih wajah Zaid, menangkupnya lalu memberi kecupan singkat di bibir Zaid.

" Dinda gak semudah itu berpaling, Kak... "

Zaid menempelkan keningnya di kening Adinda.

" Kak Zaid gak percaya ? Dinda siap menjadi istri seutuhnya untuk Kak Zaid " ucap Adinda pasti.

" Kamu yakin dengan ucapanmu itu ? Kamu sudah siap ? " tanya Zaid meminta kepastian.

" Hem... Lahir batin, Dinda siap kak " jawab Adinda yakin.

Zaid meraih bibir mungil sang istri dengan lembut ia memberikan sentuhan dengan bibirnya hingga bibir keduanya saling mengecap, mel*mat satu sama lain. Membangkitkan gairah keduanya.

Zaid membawa Adinda menuju ranjang kemudian membaringkan sang istri, membuka satu persatu kancing kemeja yang melekat di tubuh Adinda. Dan akhirnya terpampanglah pahatan indah ciptaan Sang Maha Pencipta di hadapannya.

Zaid memberikan ciuman kembali mulai dari kening, mata, hidung hingga kembali meny*sap benda tipis kenyal yang begitu menggoda.

Keduanya berkabut gairah, sentuhan Zaid memberikan gelanyar tak biasa yang membuat Adinda semakin mend*sah. Terlebih saat ciuman Zaid turun ke leher dan berhenti di gundukan yang menantang untuk didaki.

Zaid membuka tali pembungkus dan akhirnya ia bisa melihat dengan jelas gundukan padat dan kenyal milik Adinda dengan puncak berwarna merah muda. Zaid semakin berhasrat, ia meraih kedua gundukan kembar itu lalu memainkannya.

Tubuh Adinda menegang saat Zaid bermain dengan buah pribadinya. Leng*han dan d*sahan lolos begitu saja dari bibirnya.

Zaid membuka celana jeans milik Adinda serta membuka penutup inti yang senantiasa dijaga dengan sepenuh jiwa oleh sang pemilik raga. Sementara handuk Zaid entah sejak kapan terlepas dari pinggangnya menampakkan rudalnya yang siap bertempur mengobrak-abrik bunker Adinda.

" Kamu seksi, sayang " bisik Zaid membuat Adinda semakin merona.

" Kamu siap sayang ? " tanya Zaid sekali lagi sambil menatap wajah sang istri tercinta. Ia ingin memastikan jika Adinda memang ingin melakukannya.

" I... Iya, Kak... " ucap Adinda sambil menatap yakin pada Zaid.

Zaid bersiap menembakkan r*dalnya pada b*nker milik Adinda.

" Kak... "

" Kenapa ? " tanya Zaid dengan suara parau menahan deburan gairah.

" Pelan-pelan ya, Kak " ucap Adinda malu-malu mau.

Zaid tersenyum, lalu mengangguk.

Zaid menghentakkan r*dal miliknya ke dalam b*nker Adinda.

Adinda meringis menahan sakit saat kepala r*dal milik Zaid mulai memasukinya, bahkan terus menekan membuat pertahanannya runtuh dan r*dal Zaid telah sepenuhnya berada di dalam b*nker.

Zaid menghentikan gerakannya saat sang istri menitikkan air mata.

" Sakit ya ? " tanya Zaid dan dijawab dengan anggukkan oleh Adinda.

Zaid menyapu air mata di sudut mata sang istri dengan penuh rasa sayang. Lalu mencium kening sang istri dengan lembut.

" Kita terusin lagi ya sayang... Nanggung " ucap Zaid sambil mencium bibir sang istri membuat Adinda merasa rileks dan kemudian melanjutkan kegiatannya yang sempat terjeda.

Rasa sakit yang dirasakan Adinda kini berangsur menjadi rasa nikmat yang tiada duanya. Zaid semakin bersemangat saat Adinda mend*s*h seksi di bawah kungkungan tubuhnya.

" Kak... Dinda mau... " ucapan Dinda tersengal.

" Jangan ditahan, Dinda... Kita keluarin bareng " seru Zaid dengan nafas yang memburu.

Hingga tak lama, rudal Zaid pun meledak di dalam bunker Adinda. Membuat keduanya terbang dalam rasa nikmat yang tak pernah mereka kira, meraup bersama indahnya surga dunia.

Zaid ambruk di atas tubuh sang istri, kemudian bergeser ke samping lantas memeluk tubuh Adinda yang bermandikan peluh sama seperti dirinya.

Ternyata perang di ranjang itu melelahkan tapi juga menyenangkan.

Zaid menciumi pucuk kepala Adinda,

" Terima kasih sayang... sudah memberikan yang paling berharga yang kau miliki. Aku mencintaimu " ucap Zaid dengan lembut.

Adinda hanya mengangguk tak mengucapkan apa pun. Tubuhnya terasa remuk walaupun ia tak menampik jika apa yang mereka lakukan tadi begitu nikmat.

" Kak... " panggil Adinda sambil menghadapkan wajahnya melihat wajah Zaid.

" Hem... Kenapa mau lagi ? " goda Zaid.

" Ish... Kak Zaid ini " Adinda mengerucutkan bibirnya sambil memukul pelan dada bidang Zaid.

Zaid terkekeh melihat sikap sang istri lalu menyambar bibir Adinda dan mengecupnya membuat Adinda membalik badan memunggungi Zaid serta menutupi tubuhnya dengan selimut.

" Dinda... " ucap Zaid.

" Hem... "

" Dinda... Bisa gak kamu jangan memanggilku kakak " ucap Zaid sambil membelai surau hitam milik Adinda.

" Emang kenapa kak ? " tanya Adinda mengernyit heran.

" Rasanya, seperti punya seorang adik bukan seorang istri. Lagipula, aku tidak mau orang-orang di luar sana mengira aku adalah kakakmu bukan suamimu " jawab Zaid.

" Kak Zaid kan seumur bang Juna. Jadi wajarlah mereka mikir kalau Kakak itu... " Adinda menghentikan ucapannya saat raut wajah Zaid berubah dingin.

" Terus maunya dipanggil apa ? " tanya Adinda sambil menyentuh pipi Zaid, berusaha agar sang suami tidak marah.

Zaid tak merespon sang istri. Adinda menghela nafas.

Repot nih kalau dibiarin terus... Dasar kolokan !

Cup

Satu ciuman mendarat sempurna di bibir Zaid.

" Jangan marah lagi, Mas Zaid sayang ! " rayu Dinda.

Zaid menatap Adinda dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

" Kenapa ? Gak suka ya kalau Dinda panggil Mas... Ya udah kalau gitu... "

Zaid balik menyambar bibir Adinda lalu mengecupnya sekilas.

" Mas... "

" Iya, sayang. Sebut lagi ! " seru Zaid.

" Mas Zaid, sayang... Suamiku tercinta " ucap Adinda lantang.

" Iya, istriku sayang... Ayo kita perang lagi " jawab Zaid yang tak ayal membuat Adinda membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang didengarnya.

Zaid mengecupi wajah Adinda lalu memulai kembali perang dengan sang istri karena rudalnya kini telah siap kembali untuk memborbardir bunker milik Adinda.

Terpopuler

Comments

Erina Munir

Erina Munir

mantaab brooo

2023-12-31

1

Mamah Kekey

Mamah Kekey

baru Nemu buas bener mas Zaid..🤭☺️

2023-12-14

1

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

rudal api bisa menghanguskan yg besar jdi kecil. tapi klu rudal air bisa menggembangkan yg kecil jd besar

2023-10-22

2

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!