AKZ part 8

Zaid melirik istrinya yang tengah mengurut pelipisnya. Kemudian kembali melihat lelaki yang ada di samping mobilnya. Zaid berniat membuka pintu, namun Adinda dengan segera menahan tangan Zaid.

" Kita pulang aja, Kak " pinta Adinda tidak ingin menambah masalah. Cukuplah masalah cincin tadi pagi, ia tidak ingin Aldi bicara macam-macam dan membuat Zaid salah paham.

Zaid menatap Adinda kemudian melirik laki-laki yang bernama Aldi.

" Kamu bisa bicara disini, supaya semuanya jelas dan tidak ada yang disembunyikan " ucap Zaid tanpa mengalihkan pandangan dari wajah istrinya.

Aldi menarik nafas lalu menghembuskannya perlahan. Ia mengatur nafasnya sebelum mengatakan sesuatu pada Zaid.

" Saya menyukai Adinda, saya meminta ijin pada kakak untuk membolehkan saya mendekati Adinda " ucap Aldi terus terang.

Mata Adinda membola seiring ucapan Aldi kepada Zaid. Sementara Zaid menyeringai. Rupanya laki-laki ini menganggapnya kakak dari Adinda.

Mau mendekati istriku ? Jangan mimpi kamu, anak muda !

Zaid memicingkan matanya,

" Kau menyukai Adinda ? Lalu apa Adinda juga menyukaimu ? " tanya Zaid mencoba bersikap tenang.

Aldi menatap gadis pujaannya yang hanya diam di samping Zaid.

" Saat ini, Adinda belum menyukai saya. Tapi saya akan berusaha membuatnya menyukai saya " ucap Aldi yakin.

Adinda memelototkan matanya pada Aldi.

Dasar Aldi... Ngapain sih harus ngomong itu sama Kak Zaid. Bakalan panjang nih urusannya...

keluh Adinda dalam hati.

" Aku akui keberanianmu. Tapi untuk urusan perasaan aku menyerahkan sepenuhnya pada Adinda. Biar dia sendiri yang memutuskan " ucap Zaid melirik istrinya yang terlihat menekuk wajah.

" Ada lagi yang ingin kamu sampaikan ? " tanya Zaid kembali.

Aldi menggeleng lalu menatap pada Adinda yang kini hanya menyenderkan kepalanya pada bantalan jok mobil tanpa melihat ke arahnya.

" Baiklah, kalau begitu ada yang ingin kamu sampaikan Dinda ? " tanya Zaid pada sang istri dengan tatapan yang tak bisa dimengerti.

Pertanyaan Zaid sontak membuat Adinda mengangkat kepalanya, lalu menggelengkan kepala.

" Terima kasih sudah berterus terang.Jika tidak ada lagi yang akan disampaikan kami permisi pulang " ucap Zaid lalu menutup kaca mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan Aldi yang masih menatap kepergian Adinda.

Hening...

Tak ada satu kalimat pun yang lolos dari bibir Adinda. Begitu pula dengan Zaid, ia begitu kesal hingga malas membahas masalah Aldi dengan Adinda.

" Berhenti, Kak ! " seru Adinda saat Zaid melewati jalan yang sepi.

Zaid menepikan mobilnya, lalu menatap istrinya itu.

Adinda berusaha keluar, namun Zaid mengunci pintu.

" Bukain pintunya, kak " pinta Dinda menarik tuas pintu.

" Kalau aku buka, kamu mau apa ? Mau meminta bantuan temen kamu tadi ? " sinis Zaid.

" Aku sama Aldi gak ada hubungan apa-apa. Kak Zaid dengar sendiri dari mulut Aldi tadi " jelas Adinda.

" Belum Dinda, bukan berarti tidak akan ada apa-apa " sahut Zaid curiga.

" Jadi, Kak Zaid berharap aku sama Aldi ada hubungan, gitu kak ? "

" Sebelum aku menikah dengan Kak Zaid, aku tidak ada hubungan apa pun dengan Aldi atau laki-laki mana pun. Apalagi setelah kita menikah, mana mungkin aku berhubungan dengan laki-laki lain " beber Adinda menumpahkan keluh kesah yang ditahannya sejak tadi.

" Kak Zaid pikir, Dinda perempuan macam apa ? Hanya karena tidak memakai cincin kawin, Kakak pikir Dinda tidak menganggap pernikahan kita ada ? " cecar Adinda.

Zaid terdiam mendengar perkataan Adinda. Rasa cemburu dan takut kehilangan Adinda telah membuatnya tak bisa berpikir jernih malah berpikir macam-macam.

" Maaf... " satu kata lolos dari bibir Zaid membuat Adinda terlonjak tak menyangka laki-laki di sampingnya ini bisa mengucapkan kata itu dalam waktu singkat.

" Maaf untuk apa kak ? "

" Maaf karena telah berpikiran yang tidak-tidak. Aku hanya... Hanya takut kamu berpaling, takut kamu akan lebih nyaman dengan yang lain. Dan takut kamu tak akan pernah bisa menerima pernikahan ini " ucap Zaid, sebisa mungkin menurunkan emosinya.

" Dinda yang harusnya minta maaf, Kak. Sebagai seorang istri Dinda belum bisa memenuhi kewajiban Dinda " lirih Adinda.

" Masalah cincin, tidak apa kalau kamu tidak ingin memakainya ke kampus " ucap Zaid berlapang dada.

Dinda menggelengkan kepalanya.

" Dinda gak akan lepas lagi cincinnya. Dinda janji akan selalu memakainya, ini bukti kalau Dinda menerima pernikahan kita " ucap Dinda tulus.

" Dan masalah Al... ? "

" Dinda sama Aldi gak ada hubungan apa-apa. Mungkin Aldi suka sama Dinda tapi Dinda cuma anggap Aldi temen sama kayak yang lain. Kalau Dinda ada hubungan sama dia, udah dari dulu aja Dinda jadian terus Dinda kabur aja waktu... "

Cup, sebuah kecupan singkat mendarat sempurna di bibir Adinda membuat si empunya langsung terdiam sembari memegang bibirnya.

" Itu hukuman karena kamu banyak bicara. Jangan pernah berpikir untuk lari dari sisiku Nyonya Zaid " ucap Zaid sambil merapikan anakan rambut istrinya dan menyematkannya ke belakang telinga sang istri.

Zaid menyandarkan tubuhnya pada jok mobil. Sejenak ia menenangkan debaran jantungnya yang berpacu cepat saat ia memberanikan diri mencium bibir sang istri saat ia sadar. Karena Zaid sering kali mencuri ciuman Adinda saat sedang tertidur.

Adinda masih terdiam, tubuhnya terasa kaku. Hentakan di dadanya terasa begitu kuat bertalu. Darahnya berdesir sementara nafasnya berhembus tak beraturan.

Zaid kembali menangkup wajah Adinda, menatap sang istri yang sepertinya masih shock dengan apa yang dilakukannya tadi.

Zaid tersenyum simpul,

" Jadi aku yang pertama ? " tanya Zaid menatap lembut Adinda.

" A... Apanya ? " Adinda balik bertanya, ia tengah berusaha menetralkan gejolak rasa di hatinya.

Zaid menyentuh bibir Adinda dengan jarinya.

" Ini... " ucap Zaid lalu kembali menyesap bibir Adinda dan sedikit menahan tengkuknya sehingga ia bisa menikmati bibir sang istri lebih lama.

Adinda tak menolak perlakuan Zaid padanya. Bahkan ia terkesan pasrah atas apa yang Zaid lakukan. Hingga kemudian Adinda mendorong dada Zaid hingga ci*man mereka terlepas.

" Jangan disini, Kak... Nanti ada yang lihat " ucap Adinda dengan wajah memerah menahan malu.

" Berarti di rumah boleh ? " goda Zaid dengan menaikkan sebelah alisnya.

" Eh, itu... "

" Aku akan selalu menunggumu siap melakukannya " potong Zaid sambil membelai pipi mulus Adinda.

" Kak Zaid udah gak marah ? " tanya Adinda hati-hati.

" Marah ? Sama kamu ? Mana mungkin aku bisa marah. Sudah ku katakan jika aku hanya takut kehilangan kamu " jawab Zaid serius.

" Kalau begitu, cobalah mempertahankan Dinda dengan segala yang Kak Zaid bisa... Dan Dinda akan selalu ada untuk Kak Zaid " ucap Adinda.

Zaid tersenyum mendengar ucapan Adinda. Lesung pipi menghiasi wajah tampannya. Ia semakin yakin bisa memenangkan hati sang istri. Bahkan Zaid merasa jika sang istri telah membuka hati untuknya.

Adinda memandangi wajah sang suami. Dalam hatinya ia bersyukur mendapatkan suami seperti Zaid. Walaupun terkadang kaku dan dingin tetapi ia dewasa serta pengertian. Terlebih lagi, Adinda bisa merasakan jika Zaid begitu mencintainya. Mungkin saat ini telah tumbuh benih-benih cinta di dalam hatinya. Hanya saja, Adinda belum menyadarinya.

Terpopuler

Comments

Ara Dhani

Ara Dhani

itulah klu pernikahan di sembunyikan

2023-12-19

1

NpScr EH

NpScr EH

namanya Zaid tapi aku bacanya zet🤣🤣🤣

2023-12-02

2

Raden Ajeng Safitri

Raden Ajeng Safitri

Dinda yang dikecup,,jantung ku yg melompat2 DRA tempatnya,, haduh thoooor,,tanggung jawab y kamu thor

2023-11-20

2

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!