AKZ part 15

Adinda duduk bersama Kirana dan juga kedua keponakannya yang lucu di bale-bale. Mereka menemani suami mereka yang sedang asyik memancing.

Sementara Ibu Sandra dan Bunda Lia lebih memilih berada di dalam vila ketimbang menemani anak dan menantunya di kolam ikan.

Mereka berdua kini sibuk mempersiapkan barang-barang bawaan mereka karena akan pulang setelah makan malam.

Adinda memerhatikan sang suami dan sang kakak yang tampak akur dan kompak.

" Kenapa, Din ? " tanya Kirana menegur Adinda.

" Gak apa-apa, mba... Cuma gak nyangka aja kalau Dinda bakalan nikah sama sahabatnya Bang Juna " ucap Adinda tersenyum simpul.

" Yang namanya jodoh, rejeki, umur... Gak ada yang tahu... " ucap Kirana menepuk bahu Adinda.

Adinda menatap wajah teduh kakak iparnya itu. Wanita cantik dan sholehah. Itulah penilaian Adinda pada Kirana. Dan Adinda begitu beruntung mendapatkan kakak ipar yang sangat mencintai keluarganya.

" Kok lihatin Mba kayak gitu sih ? Ada yang salah ya sama mba ? " tanya Kirana heran dengan tatapan Adinda pada dirinya.

Adinda memeluk Kirana yang tengah menggendong Laras, membuat bayi lucu itu mengerjap namun kembali tertidur setelah ditimang Kirana.

" Maaf ya mba " ucap Adinda nyengir.

" Dinda sayang sama Mba Kirana, Dinda bahagia karena Bang Juna gak salah pilih istri " tambah Adinda satu tangannya memeluk leher Kirana dan tangan lainnya mencubiti pipi Laras yang chubby.

" Hei... Istri sama anak abang jangan diapa-apain. Awas ya kalau kenapa-napa " teriak Arjuna dari sisi kolam.

" Biarin, mau Dinda culik biar abang kesepian " sahut Adinda cuek.

" Nih... Suami kamu aja yang diculik. Culik di dalam kamar, pasti betah dia " timpal Arjuna sambil tertawa.

Adinda memutar bola matanya dengan malas, sementara sang suami terlihat menyikut perut Arjuna.

" Kak Tiwi kenapa gak ikut, Mba ? Biasanya kalau mau healing suka ikutan nyusulin sama Kak Mario " tanya Adinda penasaran.

" Iya ya... Kemarin pas diajakin katanya mau nyusul nunggu Mario dulu. Tapi sampai sekarang kok gak sampai-sampai " jawab Kirana heran.

" Nanti malah kita keburu pulang deh " tambah Kirana lagi.

" Lho, memangnya Mba mau pulang sekarang ? " tanya Adinda.

" Iya, semuanya pulang nanti malam. Kecuali kamu sama Zaid " jawab Kirana.

" Ih, kok gitu sih. Kan baru datang kok mau pulang aja sih. Gak seru deh ! " Adinda mengerucutkan bibir.

" Kita semua gak mau ganggu kamu sama Zaid. Kemarin cuma mau mastiin aja kalau kalian baik-baik aja karena kemarin Zaid khawatir banget pas nyusulin kamu ke rumah. Terus Bu Sandra nawarin kita semua datang kesini sekalian ngecek kalau kalian baik-baik aja. Dan memang kalian baik-baik aja. Malah jauh lebih baik sih kelihatannya " jelas Kirana mengulum senyum.

Adinda tersipu mendengar ucapan sang kakak ipar.

" Mba masuk ke dalam ya, mau tidurin Laras " pamit Kirana.

" Dinda ikut deh Mba... Ngapain cuma lihatin orang mancing " ucap Adinda lalu mengekori Kirana sambil mengajak Adam untuk ikut masuk.

" Udah gak usah dilihatin terus si Dinda. Entar malem lo kekepin aja si Dinda sepuasnya, jangan kasih kendor ! " goda Arjuna saat Zaid memperhatikan Adinda masuk ke dalam vila.

" Apaan sih ? " elak Zaid dengan senyum samar.

" Tangan kamu udah mendingan ? " tanya Arjuna sambil melirik lengan kiri Zaid yang terluka.

" Ya, beruntung hanya luka gores... " jawab Zaid.

" Musibah membawa berkah itu namanya, Id " ucap Arjuna sambil menarik kail pancingnya dan ia berhasil medapatkan ikan.

" Maksudnya ? " tanya Zaid tak mengerti dengan ucapan Arjuna.

Arjuna melepaskan ikan tangkapannya ke dalam jaring lalu menaruh umpan pada mata kailnya dan melemparkan kail kembali ke tengah kolam.

" Kamu kena luka gores itu namanya musibah. Tapi lihat sisi lainnya kamu kan dapet berkah. Bisa pulang duluan, udah gitu bisa enak-enak sama adik gue " ceroscos Arjuna sambil tertawa.

Zaid hanya berdecak mendengar ucapan sahabat sekaligus kakak iparnya itu.

Bener juga sih si Juna... Semua pasti ada hikmahnya... !

Zaid tersenyum sendiri.

" Kenapa senyam senyum gitu, Id ? Lo Pengen lagi kan ? " tebak Arjuna menggoda Zaid kembali.

" Iya, pengen banget ninggalin kakak ipar yang mulutnya gak ada rem kayak lo " sungut Zaid.

" Eh... Jadi adik ipar tuh sopan dikit sama kakak ipar. Gue pisahin dari Adinda tahu rasa " ancam Arjuna sambil terkekeh.

" Coba aja kalau berani " sewot Zaid.

Tak lama mereka tertawa bersama. Kebersamaan mereka memang sudah ada sejak kecil sehingga membuat mereka tak segan dan canggung satu sama lain. Selain itu mereka selalu saling melindungi satu sama lain.

*

*

" Lho, Kak Tiwi baru datang " ucap Adinda saat membuka pintu.

" Iya nih, banyak kerjaan. Makanya baru bisa nyusul sekarang " jawab Pertiwi dengan wajah kusut dan lelah.

" Kalau begitu, saya permisi pulang, Dok " ucap pria yang datang bersama dengan Pertiwi.

Adinda mengamati pria dengan tubuh tinggi dan berwajah tampan tersebut. Pria yang baru kali ini dilihatnya bersama sang kakak.

" Iya, makasih ya Han udah mau anterin saya " jawab Pertiwi.

" Tunggu, kakak nya gak mau masuk dulu ? " tanya Adinda.

Pertiwi menatap Adinda dengan curiga. Ia tahu jika Adinda pasti akan menginterogasi pria yang datang bersamanya itu. Apalagi jika Arjuna datang, maka urusan akan semakin panjang.

" Saya langsung pulang saja, dek. Permisi ! " pamitnya lalu membalik badan.

" Eh, Han... Kamu bawa mobil saya aja. Besok mobilnya kamu bawa ke Rumah Sakit " seru Pertiwi sambil menyodorkan kunci mobil.

" Siapa, wi ? " tanya Bunda saat melihat Pertiwi memberikan kunci mobilnya.

" Temen, Bunda... Tadi Tiwi dianterin kesini sama Farhan. Makanya Tiwi suruh Farhan bawa mobil Tiwi. Kan tadi Farhan yang sopirin Tiwi. Kasian kalau Farhan harus naik kendaraan umum. Disini kan jauh... " jelas Tiwi.

" Suruh masuk dulu, temen kamu itu ! Kasihan baru datang sudah mau pulang. Dia sudah cape lho anterin kamu kesini " seru Bunda Lia.

" Tidak usah, Bu. Saya langsung pulang saja " tolak Farhan.

" Masuk, nak... Terima kasih sudah mau anterin Tiwi kesini. Lagi pula, kami juga mau pulang kok sebentar lagi. Jadi bisa sekalian pulang bareng Tiwi " ucap sang Bunda.

Tiwi menganggukan kepalanya, memberi tanda pada Farhan agar ia mengikuti kemauan ibunya.

Farhan duduk di sofa ditemani oleh Adinda dan Pertiwi

Farhan tampak tenang, walaupun Adinda bertanya macam-macam tentangnya.

" Kakak sudah lama kenal kak Tiwi ? " tanya Adinda sambil mengamati Farhan.

" Baru beberapa bulan, dek. Soalnya saya pegawai baru di Rumah Sakit " jawab Farhan lugas.

" Kakak kerja di bagian apa ? " selidik Adinda kemudian.

" Saya kebetulan bagian keamanan, dek " jawab Farhan tak ambil pusing.

" Kok bisa antar kak Tiwi, padahal kak Tiwi kemana-mana diantar kak Mario. Kakak tahu kan kalau Kak Tiwi itu tunangan dokter Mario ? " tanya Adinda kembali.

" Pertanyaan apa sih itu ? Ya jelaslah Farhan tahu. Di Rumah Sakit semua tahu " jawab Pertiwi.

Farhan melirik ke arah Pertiwi, tak lama ia menjawab pertanyaan yang diajukan Adinda.

" Saya tahu dokter Pertiwi adalah tunangan dokter Mario. Saat ini, dokter Mario sedang tidak ada di tempat. Saya mengantarkan dokter Tiwi karena sejak semalam dokter Tiwi merasa tidak enak badan karena itu saya berinisiatif untuk mengantarkan dokter Tiwi. Saya tahu batasan saya dalam menjaga hubungan dengan orang lain " jawab Farhan dengan cerdas.

Pertiwi mengembus nafas dengan lega, bersyukur karena Farhan tidak mengatakan yang sebenarnya pada keluarganya.

Terpopuler

Comments

Erina Munir

Erina Munir

wahh...jangan2 ada sesuatu nih sama mario n tiwi...

2023-12-31

1

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

ada ikan dibalik pancing kyknya

2023-10-22

3

dee_an

dee_an

wah2 ada apa ini antar Mario + Farhan Dan Tiwi ??
Ada cinat segitiga kah. Ada yg Selingkuhkah si Marionya atau Tiwinya ?

2023-10-20

1

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!