AKZ part 16

Pandangan matanya tak berkedip saat melihat dokter cantik yang berdiri di hadapannya itu.

" Hai, apa kamu tidak mendengar ? " tanya sang dokter sambil menatap pria yang berdiri mematung di hadapannya.

Satu tepukan di bahu menyadarkan sang pria.

" Maaf dok, rekan saya ini baru mulai kerja hari ini. Jadi masih bingung " salah satu rekannya menjelaskan.

" Oh begitu, ya sudah. Tolong bawakan ke mobil saya, ya " pinta sang dokter sopan sambil memberikan satu box obat-obatan kepada salah satu security.

" Baik, dok ! " ucapnya sopan.

Dokter cantik itu kemudian berlalu diikuti oleh salah seorang security yang berjaga di depan pintu masuk IGD.

Selang beberapa menit, nampak security tadi kembali dengan membawa beberapa bungkus makanan.

" Nih, jatah kamu dikasih dokter Tiwi " ucapnya sambil memberikan sebungkus makanan yang dibawanya, sementara makanan yang lainnya dia taruh di atas meja.

" Dokter Tiwi ? " tanya Farhan, security yang baru saja bekerja.

" Iya, yang tadi bikin kamu terpesona itu namanya Dokter Pertiwi " jawab Didit, rekannya.

Farhan manggut-manggut.

" Cantik ya, baik lagi. Sayangnya dia udah ada yang punya " ucap Didit tersenyum kecut.

" Dokter cantik begitu, gak mungkin nganggur kali Bang " celetuk Farhan.

" Iya, bener Han. Yang naksir sama dia mah banyak. Tapi yang beruntung ya Dokter Mario, anaknya Dokter Harun, Direktur Rumah Sakit ini. Denger-denger sih mereka udah mau nikah tahun depan. Jadi, kamu jangan berharap lebih lah. Ya, meskipun muka kamu lebih ganteng sedikit dari tunangannya Dokter Tiwi, tapi sadar diri aja. Level kita mah gak sebanding sama dia " ucap Didit terkekeh.

Farhan mengulum senyum.

Sepertinya, aku harus mendekatinya untuk menyelidiki semuanya.

...****************...

Marko Farhandika Adijaya, atau orang-orang lebih mengenalnya sebagai Farhan, security baru di Rumah Sakit tempat Pertiwi bekerja.

Semua orang mengenalnya sebagai seorang security, tapi sebenarnya ia adalah seorang pengusaha muda yang sukses dalam bisnis.

Ia adalah anak dari Tuan Esa Adijaya, pemilik Rumah Sakit tempat Pertiwi bekerja. Farhan dibesarkan di Singapura, karena sang ayah memilih negara tersebut untuk memperluas usaha dan meninggalkan Indonesia.

Farhan kembali ke Indonesia, karena ia membuka cabang perusahaannya di Indonesia. Selain itu, ia juga ingin mempertahankan Rumah Sakit milik sang ayah agar tidak dimiliki oleh pihak lain.

Ia tahu jika Rumah Sakit ini, kini tengah diincar oleh Dokter Harun, orang kepercayaan sang ayah sendiri. Dokter Harun ingin membeli 20% saham dari 60% saham milik sang ayah. Awalnya sang ayah berniat menjualnya karena berdasarkan laporan keuangan Rumah Sakit tersebut tidak profit. Namun Farhan berhasil membujuk sang ayah agar tidak menjualnya.

Karena itu, Farhan membuka cabang perusahaannya di Indonesia dan bersedia menyamar sebagai security di Rumah Sakit untuk mengetahui kebusukan dari Dokter Harun.

Farhan tahu jika orang kepercayaan sang ayah itu menyelewengkan dana Rumah Sakit. Ia kini berusaha mencari bukti kuat untuk membuka mata sang ayah agar tidak memercayakan Rumah Sakit kepada Dokter Harun.

Dan ia tahu harus memulai darimana. Di mulai dari mendekati Pertiwi. Sebagai tunangan dari anak Direktur Rumah Sakit, tentunya akan banyak informasi yang bisa diambil.

Tidaklah sulit bagi Farhan untuk mendekati Pertiwi, kendati ada batasan yang ia jaga. Ia sepenuhnya tahu jika ia tak bisa merusak kebahagiaan orang lain kendati tak bisa dipungkiri jika ia tertarik terhadap Pertiwi. Dokter cantik yang ramah dan juga baik hati.

Farhan menjadi lebih dekat dengan Pertiwi, dimulai saat mereka terjebak di dalam lift yang macet. Saat itu, Pertiwi sedang dinas malam dan ia visit dari ruangan rawat pasien. Saat itu pukul 01 dini hari, perawat di ruangan memanggilnya yang saat itu tengah bertugas sebagai dokter jaga. Ada seorang pasien yang mengalami sesak nafas setelah sebelumnya mengeluh sakit di bagian dada sebelah kiri.

Setelah selesai melakukan pemeriksaan dan penanganan pasien, Pertiwi kembali ke ruang IGD. Pertiwi menekan tombol lift untuk kembali ke lantai 1, pintu lift terbuka kemudian Pertiwi masuk ke dalam. Saat pintu lift akan tertutup, ada yang menahan lift dan segera masuk ke dalam lift. Orang tersebut adalah Farhan.

" Dokter habis visit ? " tanya Farhan sopan saat melihat Pertiwi di dalam lift.

" Iya, tadi dipanggil suster, ada yang butuh penanganan " jawab Pertiwi apa adanya.

" Kamu dari mana ? " tanya Pertiwi karena biasanya Farhan bertugas di IGD.

" Habis keliling, Dok. Giliran " jawab Farhan.

Tiba-tiba lampu di dalam lift berkedip dan tak lama kemudian lampu mati begitu juga dengan lift yang berhenti bergerak. Farhan segera menyalakan senter yang ia bawa agar ada penerangan. Farhan dapat melihat raut wajah Pertiwi yang memucat.

" Tenang, Dok... Saya akan meminta bantuan " ucap Farhan sambil mendekat ke tombol lift dan menekan tombol darurat.

Pertiwi hanya menganggukkan kepala. Entah mengapa rasanya begitu sesak dan ia merasakan kedinginan padahal ac di dalam lift tidak menyala karenan lift mati.

" Dokter baik-baik saja ? " tanya Farhan. Ia merasa khawatir dengan keadaan Pertiwi.

Pertiwi meraih lengan Farhan lalu memegangnya dengan erat.

Menyadari wanita di sampingnya itu ketakutan, Farhan memberanikan diri mengelus tangan Pertiwi yang dingin dan berkeringat.

" Kita akan baik-baik saja, dokter... Percaya sama saya " Farhan menenangkan Pertiwi.

" Percaya sama Tuhan, bukan kamu " sahut Pertiwi mencoba melawan rasa takutnya.

Farhan tertawa mendengar jawaban Pertiwi.

" Ish, kamu malah ketawa sih " decak Pertiwi.

" Habis, dokter itu lucu. Saya kan cuma mau nenangin dokter aja... " sahut Farhan.

Farhan mengajak Pertiwi untuk duduk di lantai lift. Ia juga meminta Pertiwi mengatur nafasnya.

Lift sedikit begerak namun sesaat kemudian berhenti kembali.

Pertiwi mengeratkan pegangannya di lengan Farhan.

" Gimana kalau liftnya jatuh " lirih Pertiwi.

" Paling jatuh ke bawah, dok " canda Farhan.

" Kamu tuh, keadaan kayak gini masih bisa bercanda " sahut Pertiwi.

" Dari pada stress, dok... " timpal Farhan asal.

" Lagian saya seneng, Dok. Karena kalau pun jatuh, saya jatuh berdua sama dokter " ucap Farhan cuek.

Pertiwi mencubit lengan Farhan lalu melepaskan pegangannya.

" Percuma jatuh berdua kalau akhirnya mati " timpal Pertiwi kesal.

Farhan menahan tawa, tak lama lampu lift akhirnya menyala. Saking gembiranya, Pertiwi memeluk Farhan.

" Eh... Maaf ya, Han " ucap Pertiwi lalu melepaskan pelukannya dari Farhan.

Dasar bodoh... Maen peluk-peluk aja !

Pertiwi merutuki kebodohannya.

Farhan hanya tersenyum simpul dengan kejadian yang baru saja terjadi. Dalam hati ia merasa beruntung karena bisa dekat dengan Pertiwi. Entah karena merasa rencananya selangkah lebih maju atau karena ada perasaan lain yang ia rasakan kepada Pertiwi, si dokter cantik.

Tiing...

Lift berhenti di lantai 1. Setelah pintu lift terbuka, keduanya segera keluar dari lift. Pertiwi kembalinke ruangannya, begitu juga dengan Farhan yang kembali ke posisinya.

Terpopuler

Comments

Erina Munir

Erina Munir

bner juga kan ada sesuatu....bahaya nih klo dri ortunya udh ketauan ga jujur takut efeknya k anaknya....bisa ikut2 ga jujur...semuanyakan dri sebab akibat ....bner ga thor...

2023-12-31

1

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

kan benar bukan org smbarangan

2023-10-22

3

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

🍾⃝ Mᴀᴋ sͩᴜᷞɴͧᴅᷡᴜͣɴɢ

dr mn hoyang haya dan gedongan

2023-10-22

1

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!