AKZ Part 6

Hari sudah berganti malam. Pasangan suami istri baru itu kini telah berada di kamar. Adinda membersihkan diri lebih dulu, sementara Zaid masuk ke kamar setelah sebelumnya bercengkrama bersama Arjuna dan keluarga yang lain.

Zaid melihat sekeliling kamar Adinda yang telah dihias menjadi kamar pengantin untuk mereka. Sudut bibirnya terangkat saat melihat foto sang istri terpampang di dinding kamar. Dari fotonya saja istrinya itu sudah terlihat cantik dan aslinya tentu saja jauh lebih cantik.

Zaid membuka pakaiannya hingga menyisakan celana boksernya saja membuat tubuhnya yang atletis terekspos. Zaid mencari handuk ke sekeliling kamar namun tak jua menemukannya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk duduk di tepi tempat tidur.

Pintu kamar mandi terbuka, Adinda keluar dari sana dengan hanya mengenakan handuk yang dililit menutupi dada hingga paha.

Zaid menelan salivanya dengan susah payah melihat kemolekan tubuh istrinya itu. Sementara Adinda masih belum menyadari jika Zaid kini tengah asyik memandangi sang istri yang sibuk membuka lemari, mencari pakaian untuk ia kenakan.

Adinda baru menyadari jika ada manusia lain di kamarnya setelah Zaid berdehem dan melihatnya dari pantulan cermin di lemarinya.

" Aaah... " teriak Adinda yang reflek menutupi bagian dadanya dengan tangannya.

" Kak... Kak Zaid mau ngapain disini ? " tanya Adinda menahan malu saat melihat Zaid tanpa pakaian lengkap.

" Mandi " jawab Zaid singkat kemudian mengalihkan pandangannya dari siaran langsung di depannya.

" Kalau mau mandi, sana cepetan masuk " seru Dinda dengan menunjuk ke arah kamar mandi tanpa melihat Zaid.

" Aku cari handuk, tapi gak nemu " sahut Zaid beranjak menuju kamar mandi.

" Nanti, Dinda bawain handuknya " timpal Adinda masih menundukkan wajahnya.

Zaid segera masuk ke dalam kamar mandi dengan jantung yang berdegup kencang. Hanya melihat Adinda mengenakan handuk saja sudah membuatnya ngos ngosan seperti berlari sprint. Apalagi jika nanti melihat tubuh polos Adinda. Entah akan berdetak seperti apa.

Zaid segera mengguyur tubuhnya dengan air dari shower, berharap dinginnya air bisa mendinginkan otak dan hasratnya yang mulai panas karena bertraveling saat melihat sang istri tanpa busana lengkap.

" Kak, handuknya disimpan di depan pintu ya ! " teriak Adinda dari balik pintu.

Adinda telah memakai dress piyama selutut dan kini ia telah berbaring di atas tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut.

Pikiran mesum mulai menjangkiti otak Adinda setelah tadi melihat tubuh sang suami yang nampak sexy itu. Tubuh yang begitu atletis dengan perut six pack yang diyakininya terbentuk karena latihan keras.

" Ya, ampun... Mikirin apa sih aku ini ? Engga... Engga... Aku belum siap melakukan itu. Aku harus cari cara supaya bisa lolos malam ini. Ah, mendingan aku langsung tidur aja. Pasti Kak Zaid gak akan gangguin aku kalau udah tidur " Dinda berbicara dengan dirinya sendiri sambil memukul-mukul pelan kepalanya.

Ceklek... Pintu kamar mandi terbuka.

Adinda segera menutup matanya, berpura-pura tertidur dengan membalik badan.

Zaid berjalan santai mengambil koper berisi pakaian miliknya, kemudian mengambil kaos oblong dan memakainya.

Zaid menatap Adinda yang telah berbaring dengan memiringkan tubuhnya. Zaid menahan senyum, ia tahu jika istrinya itu belumlah tertidur.

Zaid segera merebahkan diri di samping Adinda. Kemudian memiringkan tubuhnya menghadap sang istri dengan menopangkan kepalanya pada salah satu tangannya.

" Aku tahu kamu belum tidur " ucap Zaid dengan seringai di wajah tampannya.

Ck, Kok bisa tahu sih ? gerutu Adinda dalam hati.

Adinda membalikkan tubuhnya hingga mereka saling berhadapan. Adinda mendongakkan kepala melihat wajah Zaid yang tengah menatapnya.

" Te... Terus Kak Zaid mau ngapain ? " tanya Adinda salah tingkah.

" Kalau mau kamu, gimana ? " balas Zaid santai sambil menatap lekat wajah cantik sang istri yang kini merona.

Debaran jantung yang berdegup kencang tak hanya dirasakan oleh Zaid. Adinda pun merasakan hal yang sama saat matanya beradu pandang dengan Zaid.

" Ng... itu, Ng... anu... " Adinda bingung harus mengucapkan apa. Adinda hanya bisa menggigit bibir bagian bawahnya untuk menutupi kegugupannya.

Zaid semakin gemas saat melihat sikap Adinda, ingin sekali Zaid segera menyentuh bibir milik Adinda lalu ********** menuntaskan hasrat.

Zaid memutus pandangannya dengan menatap ke lain arah. Bisa-bisa khilaf dan bablas jika ia terus memandangi wajah Adinda.

" Aku tidak akan memaksamu menyerahkannya sekarang. Aku tahu kamu perlu waktu dan aku akan menunggu sampai kamu menyerahkannya sendiri padaku " tutur Zaid.

" Beneran, Kak ? " tanya Adinda senang.

" Hem... Kamu tidak perlu khawatir. Aku akan memegang ucapanku untuk tak menyentuhmu sampai kau siap " jawab Zaid.

" Yey... Makasih Kak... Udah mau kasih waktu buat Dinda " sorak Adinda lalu reflek memeluk Zaid, membuat kedua benda kenyal itu menyentuh dada bidang Zaid.

Astaga... Kalau begini, aku belum tentu kuat menunggu kamu siap, Dinda... Tuhan, ku mohon kuatkan aku menghadapi semua ini. Jangan biarkan aku khilaf sebelum waktunya.

" Ma... Maaf, kak... " ucap Dinda lalu melepaskan pelukannya dari tubuh Zaid dan segera membalik badannya menyembunyikan wajahnya yang memerah.

Ish... Sial, Kenapa jadi grogi sih. Pake salting segala lagi !!

Adinda merutuki sikapnya sendiri. Sementara Zaid tengah menatapi punggung sang istri sambil tersenyum.

Aku berani bertaruh jika kamu akan segera menjadi milikku seutuhnya !! Adinda, aku akan selalu menunggumu hingga kau siap menyerahkan jiwa dan ragamu.

Malam telah berganti pagi. Pasangan suami istri itu hanya melalui malam pertama mereka dengan tidur saling memunggungi. Tak ada cumbuan kemesraan layaknya pasangan yang baru saja menikah pada umumnya.

Keduanya memilih larut dalam pikirannya sendiri. Disaat salah satunya menyiapkan diri untuk memberi dan yang lainnya dengan sabar menanti hingga nanti saling menyerahkan diri.

Karena sejatinya pernikahan itu saling menerima juga saling memberi bukan memaksakan hasrat untuk memiliki.

Adinda membuka matanya, kemudian melihat piyama yang masih melekat sempurna di tubuhnya.

Adinda menghembuskan nafas, merasa lega karena ternyata Zaid memegang ucapannya dengan tak menyentuhnya.

Adinda melirik ke arah Zaid yang masih lelap dalam tidurnya. Adinda berniat beranjak namun ia membatalkannya saat melihat wajah tampan milik Zaid yang begitu tenang tertidur.

" Apa aku bisa mencintaimu, Kak ? Apa kita akan menjadi suami istri yang saling mencintai ? " gumam Adinda, tak sadar tangannya terulur menyentuh wajah Zaid namun segera ia menarik tangannya dan bangkit menuju kamar mandi.

Sepeninggal Adinda, Zaid membuka kelopak matanya. Rupanya sejak tadi ia sudah bangun dan memperhatikan istrinya. Ia berpura-pura tertidur saat mata Adinda mengerjap.

Senyum mengembang di bibirnya saat teringat sikap Adinda tadi. Ia begitu bahagia karena merasakan sentuhan Adinda walaupun sang istri dengan segera menarik tangannya kembali.

" Aku akan setia menunggu kamu, Dinda. Aku yakin kita akan menjadi suami istri yang saling mencintai. Aku bersumpah akan mewujudkan semua itu ! "

Terpopuler

Comments

Mamah Kekey

Mamah Kekey

tambah seruu kk lanjut 🙏

2023-12-14

1

Surianti Sofyan

Surianti Sofyan

mau ngasih hadiah tapi nggak tau bgaimm cara,y🤔🤔🤔,,,

2023-05-29

4

Erah R Zaelani

Erah R Zaelani

sy jg ksh bunga dl vote besok...cerita nya bgus lnjuut

2023-04-30

1

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!