AKZ part 17

Mohon maaf ya reader, baru bisa up lagi. Karena anak-anak author kemarin pada sakit😔 Insyaa Alloh diusahain up lagi. Mohon dukungannya ya 😊

Happy reading !!!

Farhan memarkirkan mobil Pertiwi di depan rumah. Pertiwi keluar dari dalam mobil diikuti Farhan yang hendak menyerahkan kunci mobil.

" Terima kasih ya, Han... Kamu sudah mau antar saya " ucap Pertiwi sambil menerima kunci mobil dari Farhan.

" Sama-sama, Dok. Saya permisi ! " pamit Farhan.

Bugh...

Satu pukulan mendarat di wajah Farhan, membuat sudut bibir Farhan mengeluarkan darah dan Farhan seketika mundur beberapa langkah.

" Astaga... Rio, kamu apa-apaan sih ? " bentak Pertiwi pada Mario yang tiba-tiba menyerang Farhan.

Pertiwi menghampiri Farhan, namun dengan segera tangannya dicekal oleh Mario.

" Kenapa kamu malah perhatiin dia... ?"

" Dia terluka karena kamu, dia harus diobati " jawab Pertiwi sengit.

" Itu balasan karena sudah berani mendekati kamu " sahut Mario.

" Apa maksud kamu ? " tanya Pertiwi heran.

" Sayang, kamu jangan tertipu. Dia baik sama kamu karena ada maunya " jawab Mario.

Pertiwi melepaskan tangan Mario.

" Oh, ya...? Lalu kamu, untuk apa kamu mendekatiku ? " selidik Pertiwi

" Karena aku mencintai kamu... " jawab Mario tegas.

" Cinta ? Bull **** " sahut Pertiwi.

" Kamu tidak percaya ? " tanya Mario menatap tajam pada Pertiwi.

" Aku lebih percaya pada apa yang sudah kulihat sendiri " jawab Pertiwi dengan memberikan tatapan yang tak kalah tajam.

Flash back

Pertiwi mengirimkan chat kepada Mario. Ia ingin mengajak tunangannya itu untuk pergi ke vila milik keluarga Zaid bersama keluarganya. Sayangnya, Mario tidak bisa ikut karena ada seminar yang harus ia ikuti.

Hingga akhirnya Pertiwi memutuskan untuk pergi sendiri. Namun saat akan bersiap pulang, dokter Tika meminta Pertiwi untuk menggantikannya jaga malam. Alhasil, mau tidak mau Pertiwi menggantikan dokter Tika jaga malam.

Beruntung, dokter Tito bersedia menggantikan Pertiwi. Hingga Pertiwi dapat menyusul keluarganya yang telah berangkat menuju vila.

Di jalan, ban mobil Pertiwi bocor sementara jalan yang dilaluinya jauh dari bengkel.Farhan menghampiri Pertiwi saat dilihatnya wanita cantik itu sedang bersusah payah mendongkrak mobil untuk mengganti ban. Farhan akhirnya menawarkan diri untuk membantu Pertiwi mengganti ban mobilnya.

" Sudah selesai, dok " ucap Farhan sambil membawa ban yang kempes ke dalam bagasi mobil Pertiwi.

" Terima kasih ya, Han ! Beruntung banget ketemu kamu disini " ucap Pertiwi senang sambil menutup bagasi mobilnya setelah Farhan menyimpan ban yang bocor serta dongkrak.

" Gak apa-apa, dok. Saya senang bisa bantuin dokter " jawab Farhan tulis.

Pertiwi melihat mobil Mario terparkir di restoran yang ada di ujung jalan.

" Kok kayak mobil Mario " gumam Pertiwi.

" Kenapa dok ? " tanya Farhan sambil ikut melihat ke arah tatapan mata Pertiwi.

" Ehh... Gak apa-apa kok. Terima kasih ya ! " ucap Pertiwi sambil berjalan menuju pintu samping kemudi.

" Nanti, kapan-kapan saya traktir kamu makan " tambah Pertiwi lagi sambil meraih handel pintu mobilnya.

Tiba-tiba Pertiwi, melihat sosok pria yang dicintainya keluar dari restoran bersama seorang wanita.

" Rio... " ucap Pertiwi lirih, ada gurat nada kecewa dan sedih dari suaranya.

Farhan yang sedari tadi memperhatikan dokter cantik itu seketika ikut terkejut melihat ke arah yang dilihat oleh Pertiwi.

" Itu, dokter Mario ? " tanya Farhan tak percaya karena melihat dokter Mario menggandeng mesra seorang wanita.

Pandangan mata Pertiwi terus memantau tunangannya itu hingga mereka masuk ke dalam mobil dan melaju dari restoran.

Pertiwi bergegas masuk ke dalam mobil. Ia merubah tujuannya yang semula berangkat ke vila, kini mengikuti mkbil Mario.

Tanpa Pertiwi sangka, Farhan ikut masuk ke dalam mobilnya dan duduk di sampingnya.

" Ngapain kamu masuk ? " tanya Pertiwi heran.

" Saya hanya ingin memastikan, anda baik-baik saja. Tidak baik mengemudi dalam keadaan marah " jawab Farhan.

" Ck... Kamu terlalu berlebihan " ucap Pertiwi, namun ia segera memacu kendaraannya untuk mengikuti Mario.

Selama di perjalanan, tidak ada obrolan diantara Farhan dan Pertiwi. Pertiwi fokus menatap laju mobil Mario sementara Farhan sibuk berdoa karena tidak menyangka dengan kemampuan mengemudi Pertiwi yang bisa melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.

Akhirnya, mobil Mario berhenti di lahan parkir apartemen tempat Mario tinggal. Pertiwi tahu itu, karena ia juga sering datang ke apartemen milik Mario. Dan kini, ternyata ia harus menerima kenyataan jika bukan hanya dirinya wanita yang dibawa Mario ke apartemennya.

Pertiwi membiarkan, Mario dan wanita itu masuk ke dalam gedung apartemen lebih dulu. Setelah menunggu sekitar 15 menit, Pertiwi mencoba menghubungi tunangannya itu.

Pertiwi : Kamu dimana, sayang ?

Mario : Aku masih seminar. Kenapa ? Kamu kangen ya ?

Pertiwi : Kirain udah beres

Mario : Paling beresnya besok sayang. Nanti aku ke rumah kamu besok ya !

Pertiwi : Ya udah deh. Bye... !

Mario : Bye sayang. Love you, mmuah...

Masih seminar kamu bilang ? Kenapa kamu bohongin aku, Rio ?

Tangan Pertiwi mengepal setelah menutup ponselnya. Pertiwi menyandarkan kepalanya pada jok mobil sambil memejamkan mata, tak lama ia meninggalkan mobil dan segera masuk menuju apartemen Mario.

" Kamu disini aja, Han. Biar saya masuk sendiri " ucap Pertiwi sambil keluar dari mobil lalu masuk ke dalam gedung.

Farhan nampak menyusul Pertiwi setelah mengunci mobil. Pertiwi baru saja masuk ke dalam lift dan Farhan tentu saja segera ikut masuk.

" Kamu ngapain ? " tanya Pertiwi heran saat melihat Farhan tergesa masuk ke dalam lift.

" Saya hanya mau menjaga dokter " jawab Farhan.

" Saya baik-baik saja. Tidak perlu penjaga " sahut Pertiwi sedikit ketus.

" Saat ini anda mungkin baik-baik saja. Siapa yang bisa menjamin perasaan anda akan baik-baik saja setelah ini " ucap Farhan lagi.

Pertiwi bungkam mendengar ucapan Farhan.

Ya, saat ini mungkin dia baik-baik saja. Tapi, ia pun tak pernah tahu bagaimana perasaannya nanti jika melihat sang kekasih yang bahkan telah bertunangan dengannya itu tengah bersama wanita lain.

Pikiran-pikiran buruk berkelebat dalam kepala Pertiwi. Entahlah, ia bahkan tidak tahu harus berbuat apa seandainya mendapati kenyataan pahit. Skenario apa yang harus ia siapkan nanti.

Pintu lift terbuka setelah sampai di lantai 19 gedung apartemen. Pertiwi keluar dari lift diikuti oleh Farhan yang setia mengikutinya.

Farhan sendiri tidak mengerti, mengapa ia sibuk mendampingi Pertiwi. Padahal awalnya ia hanya ingin mendekati Pertiwi untuk mengorek informasi tentang Mario dan dokter Harun, ayahnya dokter Mario. Mungkinkah karena ia hanya simpati ataukah ada hal lain yang sulit diartikan. Yang pasti, ia hanya ingin dokter cantik itu baik-baik saja.

Pertiwi sampai di depan pintu apartemen Mario. Ia lebih dulu mengatur nafasnya, mencoba menenangkan diri. Setelahnya, ia menekan kode akses apartemen Mario. Pintu terbuka, lalu Pertiwi beserta Farhan masuk ke dalamnya.

Tidak ada siapapun di ruang depan apartemen. Pertiwi berjalan menuju pintu kamar Mario karena ia mendengar suara berisik dari arah kamar.

Pertiwi membuka lebar pintu kamar yang sedikit terbuka dengan tangan yang bergetar. Pintu pun terbuka dan Pertiwi membelalakkan mata saat menyaksikan pemandangan di hadapannya.

Terpopuler

Comments

Erina Munir

Erina Munir

tuhh kaan...mang dasar cowok klo mrasa udh mapan yaah gitu suka jdi takabur...

2023-12-31

1

Eman Sulaeman

Eman Sulaeman

waw

2023-02-13

3

neli nurullailah

neli nurullailah

ko jd mendetail cerita tiwi.

2022-12-01

2

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!