AKZ part 11

Zaid telah bersiap dan menunggu kedatangan Adrian, rekannya yang juga akan berangkat ke Bali.

Adinda dengan setia mendampingi sang suami di depan rumah. Zaid tidak ingin melewatkan sedetik pun kebersamaannya dengan sang istri.

Berat bagi Zaid meninggalkan Adinda, namun tugas negara jauh lebih penting.

Zaid tak melepaskan tautan jemari mereka, bahkan ia kerap menciuminya. Tangan satunya terulur membelai rambut Adinda kemudian mengecupi pucuk kepala sang istri dengan penuh rasa cinta.

Adinda pun begitu, merasa sangat nyaman dengan perlakuan Zaid, lantas ia melingkarkan tangannya merangkul pinggang Zaid. Ini adalah kali pertama, Zaid meninggalkannya setelah pernikahan. Entah akan ada berapa kali lagi Zaid meninggalkannya demi tugas negara. Tapi Adinda mengerti itu adalah kewajiban Zaid sebagai abdi negara.

Adrian datang dengan mengendarai mobil dinas. Ia turun dari mobil, memberi hormat pada Zaid lalu menyalami Adinda dan Bu Sandra.

Adrian membawa koper dan ransel milik Zaid ke bagasi mobil, sementara Zaid berpamitan kepada ibu juga istrinya.

" Jaga diri ya... Jangan deket-deket sama Aldi atau laki-laki mana pun. Kalau ada masalah, kamu bisa hubungi Juna... Aku pasti kangen berat sama kamu " Zaid menempelkan keningnya pada kening sang istri.

Adinda memeluk erat tubuh tegap sang suami. Menyandarkan kepalanya pada dada bidang Zaid.

Setelah ini, selama 7 hari ia akan kehilangan kehangatan seorang Zaid. Seorang pria yang menikahinya karena perjodohan. Seorang pria yang selalu hangat untuknya dibalik sikap kaku dan dinginnya.

Zaid mengeratkan pelukan pada tubuh sang istri saat ia tahu sang istri mulai meneteskan air mata.

" Dinda... Aku mencintaimu sejak dulu, kini dan nanti... " bisik Zaid lembut.

" I love you to, Kapten Z " gumam Adinda.

" Apa yang kau katakan itu benar ? " tanya Zaid sambil memandang wajah cantik Adinda.

Adinda mengangguk malu, lalu memeluk Zaid kembali. Zaid tersenyum, akhirnya ia bisa mendengar pengakuan cinta dari sang istri. Dan sepertinya, ia akan segera mendapatkan hak nya sebagai seorang suami.

OTW Zaid dan Adinda junior ini...

Zaid mengangkat wajah Adinda, lalu mendaratkan sebuah ciuman di bibir Adinda. Adinda membalas ciuman sang suami untuk pertama kalinya.

Kedua insan itu tak menyadari jika apa yang mereka lakukan menjadi tontonan gratis sang ibu juga Adrian.

Bu Sandra tersenyum melihat kelakuan pasangan suami istri itu. Sementara Adrian memilih menundukkan wajahnya. Ia kaget sendiri melihat sang Kapten yang dikenal dingin itu bisa begitu hangat dan mesra kepada sang istri.

Zaid melepaskan tautan bibir mereka, dengan nafas terengah menahan hasrat. Andai saja bukan tugas negara. Tentunya, ia akan segera membawa sang istri langsung ke kamar menghabiskan waktu berperang berdua.

" Aku akan meminta hak ku saat nanti kembali. Kamu bersiap ya " ucap Zaid membelai pipi Adinda lalu mengecup kening Adinda dan segera masuk ke dalam mobil.

Adinda melambaikan tangan saat mobil yang ditumpangi Zaid dan Adrian berlalu dari hadapannya.

" Jangan khawatir Dinda, Zaid pasti baik-baik saja. Kamu doakan saja suamimu itu sehat dan selamat " ucap Bu Sandra merangkul Adinda.

...******...

Sudah 3 hari, Zaid berada di Bali. Menjadi pasukan khusus pengaman para pimpinan negara. Setiap hari, Zaid tak pernah absen menelpon bahkan vidio call dengan sang istri di sela-sela waktu senggangnya.

Zaid baru saja menghubungi Adinda. Sang istri baru saja selesai mandi setelah pulang dari kampus. Hanya melihat Adinda mengenakan bath robe saja, Zaid sudah merasa panas dingin.

Adinda nampak seksi dengan menggulung rambutnya hingga mengexpose leher jenjangnya. Bagian dadanya sedikit terlihat dikarenakan bath robe yang dipakainya sedikit longgar. Belum lagi wajahnya yang segar serta bibir pink yang merekah. Ah, seandainya saja Zaid ada disana tentu ia tak akan menyia-nyiakan anugrah terindah yang diberikan Tuhan untuknya.

Khawatir tak bisa menahan hasrat serta ada orang lain melihat sang istri, Zaid memutuskan vidio call lalu menelpon balik Adinda.

Adinda : " Kenapa vidio call nya udahan ? "

Zaid : " Takut gak tahan, terus pulang sekarang " jawab Zaid.

Adinda menyunggingkan senyumnya.

Adinda : " Kak, Dinda mau minta ijin rayain ultah Caca. Boleh ya ? "

Zaid : " Kapan ? "

Adinda : " Hari Sabtu ini, boleh ya... Lagian Kak Zaid pulangnya kan masih 4 hari lagi "

Zaid : " Siapa aja ? "

Adinda : " Sekelas... Boleh ya Kak, please !! "

Zaid : " Hem... Tapi, gak boleh... "

Adinda : " Iya, iya... Gak boleh deket-deket sama laki-laki lain. Makasih, Kak... Mmmuah "

Adinda menutup panggilan dengan senang hati karena Zaid mengijinkannya pergi. Awalnya ia mengira Zaid akan melarangnya namun diluar ekspektasi ternyata sang suami membolehkan.

Zaid tersenyum melihat ponselnya. Ponsel dengan wallpaper fotonya berdua dengan Adinda saat kemarin mereka pergi berkencan. Zaid menyentuh gambar Adinda.

Tunggu aku pulang sayang !

Bam...

Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan di basement hotel. Zaid bergegas menuju arah suara bersama yang lainnya. Sementara anggota yang lainnya mengevakuasi pengunjung yang berada di dalam hotel.

Zaid bersiap dengan pistol di tangannya, bersiaga jika sang pelaku masih berada di sekitar lokasi. Nampak sebuah mobil yang terbakar di dalam basement. Segera beberapa orang anak buahnya mengambil alat pemadam kebakaran lalu berupaya memadamkan api sebelum menjalar.

Zaid mengedarkan pandangan, memindai jika ada pergerakan mencurigakan. Hingga akhirnya, matanya menangkap gerakan dari ujung basement, dimana seseorang berpakaian hitam mengenakan masker berlari ke dalam sebuah mobil pick up.

Zaid dan Adrian mengejar mobil tersebut. Dengan gesit Zaid berlari menuju mobil yang hendak melarikan diri itu dengan menaiki dab melangkah di atas mobil-mobil yang terparkir diikuti oleh Adrian.

Suara ban mobil yang dipacu kencang berdecit saat menyentuh lantai basement. Zaid berhadapan dengan mobil tersebut lalu menembak ban mobil tersebut yang menyebabkan sopir kehilangan kendali. Mobil itu meluncur tak terkendali menuju ke arah Zaid. Refleks Zaid menghindar dengan menjatuhkan diri ke kanan. Sementara mobil pelaku berakhir dengan menabrak dinding.

Sang pelaku, keluar dari mobil dengan terhuyung disebabkan tabrakan yang tak bisa dihindari.

Zaid bangkit lalu berjalan menuju si pelaku sambil menodongkan pistolnya. Sang pelaku mengangkat tangannya saat Zaid mendekat, namun saat Zaid menurunkan senjata, si pelaku dengan cepat mengambil belati yang ada di dalam jaketnya lalu melemparkan ke arah Zaid hingga mengenai lengan Zaid.

Zaid segera menembak kaki pelaku yang membuatnya langsung terjatuh. Anggota pasukan lainnya mendekati Zaid dan pelaku, kemudian mengamankan pelaku. Sementara Zaid dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Zaid sampai di Rumah Sakit, beruntung hanya luka kecil tidak terlalu dalam hingga Zaid hanya mendapat tiga jahitan saja.

Karena kejadian ini, Zaid diperbolehkan kembali lebih dulu ke kesatuannya.

Dan akhirnya, Zaid kembali dari Bali setelah 2 hari beristirahat. Zaid melangkahkan kaki dengan perasaan bahagia saat turun dari taksi yang ditumpanginya dari Bandara. Ia ingin segera menemui istri kecilnya, mengobati kerinduannya dengan memeluk sang istri.

Zaid membuka pintu rumah, lalu menuju kamarnya berharap sang istri terkejut dengan kedatangannya. Tapi ia justru yang terkejut karena tak menemukan Adinda disana.

Terpopuler

Comments

Raden Ajeng Safitri

Raden Ajeng Safitri

ea ea eaaaa

2023-11-20

2

Wiwik Widyaningsih

Wiwik Widyaningsih

aduh... author ngebut

2023-04-08

1

💕Leyka Gallardiev 💕

💕Leyka Gallardiev 💕

kan Dinda udah minta izin sama kamu bang

2023-01-17

3

lihat semua
Episodes
1 AKZ part 1
2 AKZ part 2
3 AKZ part 3
4 AKZ part 4
5 AKZ part 5
6 AKZ Part 6
7 AKZ part 7
8 AKZ part 8
9 AKZ part 9
10 AKZ part 10
11 AKZ part 11
12 AKZ part 12
13 AKZ part 13
14 AKZ part 14
15 AKZ part 15
16 AKZ part 16
17 AKZ part 17
18 AKZ part 18
19 AKZ part 19
20 AKZ part 20
21 AKZ part 21
22 AKZ part 22
23 AKZ part 23
24 AKZ part 24
25 AKZ part 25
26 AKZ part 26
27 AKZ part 27
28 AKZ part 28
29 AKZ part 29
30 AKZ part 30
31 AKZ part 31
32 AKZ part 32
33 AKZ part 33
34 AKZ part 34
35 AKZ part 35
36 AKZ part 36
37 AKZ part 37
38 AKZ part 38
39 AKZ part 39
40 AKZ part 40
41 AKZ part 41
42 AKZ part 42
43 AKZ part 43
44 AKZ part 44
45 AKZ part 45
46 AKZ part 46
47 AKZ part 47
48 AKZ part 48
49 AKZ part 49
50 AKZ part 50
51 AKZ part 51
52 AKZ part 52
53 AKZ part 53
54 AKZ part 54
55 AKZ part 55
56 AKZ part 56
57 AKZ part 57
58 AKZ part 58
59 AKZ part 59
60 AKZ part 60
61 AKZ part 61
62 AKZ part 62
63 AKZ part 63
64 AKZ part 64
65 AKZ part 65
66 Season 2 Part 1
67 Season 2 Part 2
68 Season 2 Part 3
69 Season 2 part 4
70 Season 2 Part 5
71 Season 2 part 6
72 Season 2 Part 7
73 Season 2 Part 8
74 Season 2 Part 9
75 Season 2 Part 10
76 Season 2 Part 11
77 Season 2 Part 12
78 Season 2 Part 13
79 Season 2 Part 14
80 Season 2 Part 15
81 Season 2 Part 16
82 Bonchap 1
83 Bonchap 2
84 Bonchap Part 3
85 Bonchap Part 4
86 Bonchap part 5
87 Bonchap Part 6
88 Bonchap Part 7
89 Bonchap part 8
90 Boncap Part 9
91 Bonchap Part 10
92 Bonchap Part 11
93 Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94 Edisi kangen Bagas dan Alesha
95 Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96 Promo Novel Indira
97 Damar & Aluna
98 Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99 Novel Baru - Novel Kevin
100 Promo Mentari di Hati Angkasa
101 Way of Me
102 Jatuh di Kamu, My Prince
103 Bukan Surgaku
104 My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105 Mikhayla, Love is You
Episodes

Updated 105 Episodes

1
AKZ part 1
2
AKZ part 2
3
AKZ part 3
4
AKZ part 4
5
AKZ part 5
6
AKZ Part 6
7
AKZ part 7
8
AKZ part 8
9
AKZ part 9
10
AKZ part 10
11
AKZ part 11
12
AKZ part 12
13
AKZ part 13
14
AKZ part 14
15
AKZ part 15
16
AKZ part 16
17
AKZ part 17
18
AKZ part 18
19
AKZ part 19
20
AKZ part 20
21
AKZ part 21
22
AKZ part 22
23
AKZ part 23
24
AKZ part 24
25
AKZ part 25
26
AKZ part 26
27
AKZ part 27
28
AKZ part 28
29
AKZ part 29
30
AKZ part 30
31
AKZ part 31
32
AKZ part 32
33
AKZ part 33
34
AKZ part 34
35
AKZ part 35
36
AKZ part 36
37
AKZ part 37
38
AKZ part 38
39
AKZ part 39
40
AKZ part 40
41
AKZ part 41
42
AKZ part 42
43
AKZ part 43
44
AKZ part 44
45
AKZ part 45
46
AKZ part 46
47
AKZ part 47
48
AKZ part 48
49
AKZ part 49
50
AKZ part 50
51
AKZ part 51
52
AKZ part 52
53
AKZ part 53
54
AKZ part 54
55
AKZ part 55
56
AKZ part 56
57
AKZ part 57
58
AKZ part 58
59
AKZ part 59
60
AKZ part 60
61
AKZ part 61
62
AKZ part 62
63
AKZ part 63
64
AKZ part 64
65
AKZ part 65
66
Season 2 Part 1
67
Season 2 Part 2
68
Season 2 Part 3
69
Season 2 part 4
70
Season 2 Part 5
71
Season 2 part 6
72
Season 2 Part 7
73
Season 2 Part 8
74
Season 2 Part 9
75
Season 2 Part 10
76
Season 2 Part 11
77
Season 2 Part 12
78
Season 2 Part 13
79
Season 2 Part 14
80
Season 2 Part 15
81
Season 2 Part 16
82
Bonchap 1
83
Bonchap 2
84
Bonchap Part 3
85
Bonchap Part 4
86
Bonchap part 5
87
Bonchap Part 6
88
Bonchap Part 7
89
Bonchap part 8
90
Boncap Part 9
91
Bonchap Part 10
92
Bonchap Part 11
93
Bonchap Part 12 ( TAMAT )
94
Edisi kangen Bagas dan Alesha
95
Me & My Amnesia CEO (new novel promo)
96
Promo Novel Indira
97
Damar & Aluna
98
Pemberitahuan pindah versi novel Edward
99
Novel Baru - Novel Kevin
100
Promo Mentari di Hati Angkasa
101
Way of Me
102
Jatuh di Kamu, My Prince
103
Bukan Surgaku
104
My Arumi (Bukan Surgaku Season 2)
105
Mikhayla, Love is You

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!