Episode 15. ( Calon Ketua OSIS )

Kami bertiga pun sampai didepan perpustakaan, benar saja, aku lihat beberapa siswa sudah ada disana.

Aku, Fajar, dan juga Rani langsung saja ke dalam perpustakaan. Disana sudah ada beberapa siswa yang terpilih menjadi pengurus OSIS, dan kakak OSIS juga termasuk kak Kamal dan mbak Winda.

" Tuh kan, mbak sih yakin kamu pasti terpilih."

Kata mbak Winda sambil tersenyum disertai tatapan mata dari semua orang yang ada disini, termasuk kak Kamal.

Aku hanya tersenyum malu membalas pertanyaan mbak Winda, dia kakak kelas yang sangat baik padaku.

Satu persatu siswa masuk ke perpustakaan, sekitar tiga puluh orang yang terpilih menjadi pengurus OSIS termasuk dengan kakak kelas kami.

Pak Yanto bilang, beliau hanya merekrut orang-orang terpilih saja yang sekiranya bisa diajak kerja sama dalam organisasi OSIS ini.

Kak Kamal pun memulai percakapan dengan kamu tentang beberapa visi dan misi pengurus OSIS, dan cerita tentang bagaimana program kerja yang harus dijalankan nanti, sambil menunggu pak Yanto atau pembina OSIS kami datang, kami pun melakukan perkenalan walaupun tidak formal, hanya mengobrol biasa saja. Dan setelah menunggu beberapa menit, akhirnya pak Yanto pun datang.

Kami pun mendengarkan beberapa kata yang disampaikan oleh beliau.

" Baiklah sudah kumpul semua?."

Tanya pak Yanto sambil melihat ke arah kami.

Semua siswa pun ada yang menjawab sudah dan ada yang menjawab belum, mungkin tergantung teman-teman sekelas mereka, kalau untuk kelasku sendiri sudah lengkap.

" Yaudah absen dulu saja."

Perintah pak Yanto kepada salah satu pengurus OSIS. Satu persatu nama disebutkan, dan kami pun tahu siapa yang belum hadir disini.

Ternyata Alif tidak hadir disini, dan dari awal pun aku sudah menyangka bahwa Alif pasti lolos menjadi pengurus OSIS.

" Alif tadi sudah izin sama bapak, dia pulang, katanya ada kepentingan keluarga." Jelas pak Yanto pada kami.

Kami pun menantikan moment yang sangat kami tunggu dari tadi, yaitu nama-nama yang terpilih menjadi calon ketua OSIS, aku sangat penasaran akan hal itu.

" Baik, terima kasih telah berkumpul disini, kalian semua adalah orang-orang yang terpilih menjadi pengurus OSIS, bapak harap kalian bisa memegang teguh komitmen kalian untuk organisasi OSIS ini." Ucap pak Yanto dengan suara yang lantang dan tegas.

Kami semua fokus memperhatikan setiap kata yang diucapkan oleh pak Yanto yang sangat penuh harap untuk kami sebagai pengurus OSIS baru.

" Selanjutnya bapak akan mengumumkan nama yang akan menjadi calon pengurus OSIS, mereka adalah orang-orang yang telah dipilih oleh para guru dan saya pribadi serta kakak OSIS kalian."

Jelas pak Yanto yang membuat kami tegang dan tidak sabar, siapa yang akan terpilih menjadi calon ketua OSIS, mungkin salah satunya kak Kamal, karena dia memang orang yang pantas atas jabatan itu.

" Langsung saja ya, untuk calon ketua OSIS yang pertama adalah Kamal."

Semua orang pun bertepuk tangan termasuk aku, kami semua mendukung jika kak Kamal menjabat sebagai ketua OSIS lagi.

" Untuk calon ketua OSIS yang kedua yaitu Alif dari kelas 10 IPA 2."

Sontak aku pun terkejut mendengar itu, Alif?

Mungkin karena dia orang yang rajin, pintar, dan baik, pantas saja dia terpilih menjadi calon ketua OSIS, aku lihat teman-teman sekelasnya pun sangat mendukung dia.

" Baiklah, untuk yang terakhir, calon ketua OSIS yang ketiga yaitu Fajar dari kelas 10 IPA 1."

Ini yang membuatku semakin terkejut, Fajar lah yang terpilih menjadi calon ketua OSIS yang ketiga, aku pikir dia pantas juga, karena Fajar adalah anak yang pintar dikelas ku, sepertinya dia sainganku juga, dan dia pun terpilih menjadi ketua kelas juga, karena dia orang yang baik dan rajin, berbeda dengan siswa laki-laki pada umumnya, Fajar sedikit lebih mirip dengan Alif.

" Wih Fajar, kamu jadi calon ketua OSIS.'

Kataku pada Fajar yang duduk disebelah ku.

" Iya Shen, nggak nyangka aku juga." Balas Fajar dengan senyum bahagia.

" Tolong persiapkan Visi dan Misi kalian. Dan untuk Alif, bapak telah memberitahu dia tadi pagi."

Jelas pak Yanto yang diiringi senyuman untuk kami.

Pak Yanto pun menjelaskan tentang penyelenggaraan pemilihan ketua OSIS yang akan diadakan beberapa hari ke depan, semuanya dipercepat, mulai dari seleksi OSIS maupun pemilihan ketua OSIS, karena akan diadakan berbagai event sekolah yang harus dilaksanakan.

Pengumuman demi pengumuman telah disampaikan oleh pak Yanto dan juga kak Kamal. Akhirnya kami pun dipersilahkan untuk kembali ke kelas masing-masing.

Saat aku, Fajar, dan Rani berjalan menuju kelas, kami bertiga pun bercerita tentang calon ketua OSIS.

" Hebat kamu jar bisa terpilih jadi calon ketua OSIS." Puji Rani pada Fajar.

" Iya, keren." Tambah aku padanya.

" Aku juga nggak nyangka loh." Jawab Fajar sambil tersenyum malu.

" Eh kalian berdua pilih aku ya." Kata Fajar sambil tertawa.

" Nggak bakalan pilih kamu." Ledek Rani yang diikuti tawaku.

" Shena pilih kak Kamal kayaknya."

Ledek Fajar yang sepertinya dia percaya dengan rumor yang dikatakan kakak OSIS tentang aku dan kak Kamal, yang aku pribadi pun tidak mengerti mengapa mereka selalu meledekku dengan kak Kamal.

" Bukan, Shena pasti pilih Alif."

Sambung Rani yang meledekku juga.

" Apaan sih kalian, eh jar, tadinya aku mau pilih kamu, gara-gara kamu ledekin aku, gak jadi lah."

Kataku sambil berjalan meninggalkan mereka yang langsung diikuti Rani dan Fajar.

Kami pun sampai dikelas, suasana kelas pun hening, sepertinya guru tidak masuk dan hanya memberikan tugas saja.

" Siapa yang jadi calon ketua OSIS nya?."

Tanya Fadya yang memecahkan keheningan.

" Tuh pak ketu ( Fajar)." Jawabku sambil melihat ke arah Fajar.

Aku memanggilnya dengan sebutan pak ketu, karena dia ketua kelas.. haha.

" Wih Fajar?." Tanya temanku yang lain.

Fajar pun tersenyum malu.

" Iya, aku, kak Kamal, sama Alif dari kelas 10 IPA 2." Jawab Fajar.

" Wih kak Kamal."

Balas siswa perempuan dikelas ku, sepertinya masih kagum dengan kebaikan dan ketampanan kak Kamal.

" Eh Shen, Alif teman SMP nya Rani itu kan?." Tanya Fadya.

" Iya." Jawabku singkat.

" Aku sih dukung Fajar."

Teriak salah satu siswa laki-laki dikelas ku yang duduk di kursi belakang.

Sontak semua siswa teman-teman kelas pun bersorak untuk Fajar. Aku senang dengan kekompakan kelas ku, yang saling mendukung satu sama lain.

Terlihat senyum bahagia dari Fajar yang mendapat dukungan penuh dari kami. Aku harap, kami mendapatkan ketua OSIS yang terbaik.

Aku pun duduk didepan kelas, karena jam pelajaran sudah berakhir. Aku menunggu Rani yang sedang mendapatkan tugas piket untuk besok, dan di sekolah pun masih banyak beberapa siswa yang belum pulang.

Aku menunggu Rani sambil memainkan ponselku, tiba-tiba seorang siswa laki-laki menginjak kakiku.

" Aduh."

Rintih ku sambil melihat orang itu.

Ternyata dia adalah Rendi, cowok menyebalkan yang pernah aku temui.

" Hey, nggak sopan kamu." Teriak ku padanya.

Lantas dia pun berhenti dan melihat ke arahku. Sebelum dia berbicara padamu, tiba-tiba seseorang menghentikan Rendi.

" Jangan kayak gitu sama perempuan."

Tegas laki-laki itu yang ternyata dia adalah Fajar.

Rendi pun menatap tajam ke arah Fajar dan meninggalkan kami begitu saja.

" Kamu nggak apa-apa Shen?." Tanya Fajar yang berjalan ke arahku.

" Nggak kok, makasih ya, emang tuh laki-laki nyebelin banget."

Balasku yang sambil melihat ke arah Rendi yang berjalan jauh dari hadapan kami.

Aku tidak habis pikir dengan Rendi, sepertinya dia benar-benar benci padaku gara-gara kejadian itu.

Episodes
1 Episode 1. (Perjalanan menuju Jawa Timur)
2 Episode 2. ( Perjalanan menuju Jawa Timur)
3 Episode 3. ( Rumah Budhe)
4 Episode 4. ( Hari pertama di sekolah)
5 Episode 5. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
6 Episode 6. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
7 Episode 7. ( Hari Terakhir MPLS)
8 Episode 8. ( Hari Pertama Di Kelas)
9 Episode 9. ( Hari Pertama Di Kelas)
10 Episode 10. ( First Problem At School)
11 Episode 11. ( Hukuman)
12 Episode 12. ( Calon Pengurus OSIS )
13 Episode 13. ( Interview )
14 Episode 14. ( Pengumuman )
15 Episode 15. ( Calon Ketua OSIS )
16 Episode 16. ( Di Sebuah Toko Buku )
17 Episode 17. ( Sebuah Keributan Di Sekolah )
18 Episode 18. ( Pertengkaran Rendi Dan Kakak Kelas )
19 Episode 19. ( Sebuah Perlombaan )
20 Episode 20. ( Pemilihan Calon Ketua OSIS )
21 Episode 21. ( Ketua OSIS )
22 Episode 22. ( Bertemu Rendi )
23 Episode 23. ( Alif )
24 Episode 24. ( Ke toko buku dengan Alif )
25 Episode 25. ( Di sebuah kedai Coffee )
26 Episode 26. ( Pergi bersama Rani dan Fadya )
27 Episode 27. ( Cerita Tentang Mimpi )
28 Episode 28. ( Ibu Penjual Kacang Rebus )
29 Episode 29. ( Alif Dan Andi )
30 Episode 30. ( Di tengah Hujan )
31 Episode 31. ( Ancaman )
32 Episode 32. ( Kecelakaan )
33 Episode 33. ( Ternyata Dia Sangat Baik )
34 Episode 34. ( Rumah Sakit )
35 Episode 35. ( Sore Bersama Senja )
36 Episode 36. ( Cukup menyenangkan )
37 Episode 37. ( Menjadi Sekretaris OSIS )
38 Episode 38. ( Apa Yang Sebenarnya Terjadi Dengan Rendi )
39 Episode 39. ( Aku dan Desi Yang Penasaran )
40 Episode 40. ( Hari Terakhir Belajar Dengan Alif )
41 Episode 41. ( Perjalan Menuju Lokasi Lomba )
42 Episode 42. ( Perlombaan Pun Dimulai )
43 Episode 43. ( Kemenangan Untukku dan Alif )
44 Episode 44. ( Rumah Alif )
45 Episode 45. ( Mereka Senang )
46 Episode 46. ( Hadiah Dari Kepala Sekolah )
47 Episode 47. ( Sebuah Novel Dari Alif )
48 Episode 48. ( Siapa Dia Sebenarnya )
49 Episode 49. ( Masih tentang Rendi )
50 Episode 50. ( Bertemu Adiknya Rendi )
51 Episode 51. ( Rendi Yang Meminta Maaf )
52 Episode 52. ( Ku Ceritakan Semuanya )
53 Episode 53. ( Ternyata Beliau Ibunya Rendi )
54 Episode 54. ( Latar Belakang Keluarga Rendi )
55 Episode 55. ( Berteman Dengan Rendi )
56 Episode 56. ( Hari Pembagian Rapor )
57 Episode 57. ( Kami Menjadi Juara Kelas )
58 Episode 58. ( Senja Dan Alif )
59 Episode 59. ( Bersama Alif )
60 Episode 60. ( POV. Alif )
61 Episode 61. ( Perjalanan Menuju Bandung )
62 Episode 62. ( Sampai Di Bandung )
63 Episode 63. ( With My Friend )
64 Episode 64. ( Takut aku gak balik? )
65 Episode 65. ( Saatnya Kembali )
66 Episode 66. ( Pulang )
67 Episode 67. ( Di Rumah Sakit )
68 Episode 68. ( Kelas baru, awal yang baru )
69 Episode 69. ( Makasih ya Shen)
70 Episode 70. ( Mulai Cemburu )
71 Episode 71. ( Ada Apa Ini?)
72 Keadaan keluarga Rendy
73 Alif mau pindah sekolah?
74 Episode 74. Rencana Kepindahan Alif
75 Episode 75. Pengumuman
76 Episode 76. Aku Terpilih
77 Episode 77. Ada Apa?
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Episode 1. (Perjalanan menuju Jawa Timur)
2
Episode 2. ( Perjalanan menuju Jawa Timur)
3
Episode 3. ( Rumah Budhe)
4
Episode 4. ( Hari pertama di sekolah)
5
Episode 5. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
6
Episode 6. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
7
Episode 7. ( Hari Terakhir MPLS)
8
Episode 8. ( Hari Pertama Di Kelas)
9
Episode 9. ( Hari Pertama Di Kelas)
10
Episode 10. ( First Problem At School)
11
Episode 11. ( Hukuman)
12
Episode 12. ( Calon Pengurus OSIS )
13
Episode 13. ( Interview )
14
Episode 14. ( Pengumuman )
15
Episode 15. ( Calon Ketua OSIS )
16
Episode 16. ( Di Sebuah Toko Buku )
17
Episode 17. ( Sebuah Keributan Di Sekolah )
18
Episode 18. ( Pertengkaran Rendi Dan Kakak Kelas )
19
Episode 19. ( Sebuah Perlombaan )
20
Episode 20. ( Pemilihan Calon Ketua OSIS )
21
Episode 21. ( Ketua OSIS )
22
Episode 22. ( Bertemu Rendi )
23
Episode 23. ( Alif )
24
Episode 24. ( Ke toko buku dengan Alif )
25
Episode 25. ( Di sebuah kedai Coffee )
26
Episode 26. ( Pergi bersama Rani dan Fadya )
27
Episode 27. ( Cerita Tentang Mimpi )
28
Episode 28. ( Ibu Penjual Kacang Rebus )
29
Episode 29. ( Alif Dan Andi )
30
Episode 30. ( Di tengah Hujan )
31
Episode 31. ( Ancaman )
32
Episode 32. ( Kecelakaan )
33
Episode 33. ( Ternyata Dia Sangat Baik )
34
Episode 34. ( Rumah Sakit )
35
Episode 35. ( Sore Bersama Senja )
36
Episode 36. ( Cukup menyenangkan )
37
Episode 37. ( Menjadi Sekretaris OSIS )
38
Episode 38. ( Apa Yang Sebenarnya Terjadi Dengan Rendi )
39
Episode 39. ( Aku dan Desi Yang Penasaran )
40
Episode 40. ( Hari Terakhir Belajar Dengan Alif )
41
Episode 41. ( Perjalan Menuju Lokasi Lomba )
42
Episode 42. ( Perlombaan Pun Dimulai )
43
Episode 43. ( Kemenangan Untukku dan Alif )
44
Episode 44. ( Rumah Alif )
45
Episode 45. ( Mereka Senang )
46
Episode 46. ( Hadiah Dari Kepala Sekolah )
47
Episode 47. ( Sebuah Novel Dari Alif )
48
Episode 48. ( Siapa Dia Sebenarnya )
49
Episode 49. ( Masih tentang Rendi )
50
Episode 50. ( Bertemu Adiknya Rendi )
51
Episode 51. ( Rendi Yang Meminta Maaf )
52
Episode 52. ( Ku Ceritakan Semuanya )
53
Episode 53. ( Ternyata Beliau Ibunya Rendi )
54
Episode 54. ( Latar Belakang Keluarga Rendi )
55
Episode 55. ( Berteman Dengan Rendi )
56
Episode 56. ( Hari Pembagian Rapor )
57
Episode 57. ( Kami Menjadi Juara Kelas )
58
Episode 58. ( Senja Dan Alif )
59
Episode 59. ( Bersama Alif )
60
Episode 60. ( POV. Alif )
61
Episode 61. ( Perjalanan Menuju Bandung )
62
Episode 62. ( Sampai Di Bandung )
63
Episode 63. ( With My Friend )
64
Episode 64. ( Takut aku gak balik? )
65
Episode 65. ( Saatnya Kembali )
66
Episode 66. ( Pulang )
67
Episode 67. ( Di Rumah Sakit )
68
Episode 68. ( Kelas baru, awal yang baru )
69
Episode 69. ( Makasih ya Shen)
70
Episode 70. ( Mulai Cemburu )
71
Episode 71. ( Ada Apa Ini?)
72
Keadaan keluarga Rendy
73
Alif mau pindah sekolah?
74
Episode 74. Rencana Kepindahan Alif
75
Episode 75. Pengumuman
76
Episode 76. Aku Terpilih
77
Episode 77. Ada Apa?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!