Episode 6. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)

Semua orang menatap ke depan. Aku sangat malu dengan apa yang aku lihat, mata yang saling tatap membuatku sangat gugup. Aku mengambil microphone yang diberikan oleh kak Kamal.

Lagu mulai diputar, aku menyanyikan setiap lirik dengan lebih tenang, aku lihat mereka menikmati lagu yang aku nyanyikan, dan tepuk tangan terdengar sangat ramai.

Ku rasa aku bernyanyi dengan baik. Akhirnya nervous ku hilang, hanya ada rasa senang menyanyikan setiap bait lirik dengan baik.

Musik pun berhenti tepat dengan lagu yang aku nyanyikan. Ku lihat semua orang bertepuk tangan dan jujur sedikit malu, tapi semuanya sudah aku lakukan dengan cukup baik untuk kelompokku.

Dan kami pun berjalan menuju tempat kami kembali.

" Kamu hebat Shen, mbak salut sama kamu." Kata mbak Winda sambil memegang pundak ku.

Aku membalasnya hanya dengan senyuman, dan aku merasa senang saat ini.

Waktu pun berlalu, tak terasa sudah di penghujung acara, dan salah satu dari pengurus OSIS mengumumkan barang apa saja yang harus dibawa, dan besok adalah hari terakhir kita pengenalan lingkungan sekolah.

" Baiklah dek, barang apa saja yang dibawa untuk besok di catat ya. Alat sholat, buah pegas penghilang dahaga satu, dan bekal yang berisi telur mata sapi ya."

Semua siswa menjawab dengan kompak, dan ada beberapa siswa yang bertanya tentang buah pegas penghilang dahaga yang jelas - jelas itu adalah teka teki yang harus dijawab sendiri.

" Eh Shena kamu tahu buah itu?." Tanya salah satu teman di kelompokku.

" Kayaknya sih buah pear deh." Jawabku, dengan sedikit ragu.

" Eh iya kayaknya."

Jawab temanku yang lain tanpa sadar mendengar percakapan kami.

Kami pun bergegas keluar aula karena kegiatan hari ini sudah berakhir. Aku berjalan menuju parkiran sendirian, karena Fadya sudah dijemput oleh Ayahnya, ketika aku berjalan menuju parkiran dimana sepeda motorku disimpan, ku lihat beberapa anak laki-laki sedang berdiri ditengah jalan, dan mereka menghalangi jalanku.

" Maaf, permisi." Kataku pada mereka.

" Opo (apa) mbak, arep (mau) lewat toh?." Jawab salah satu dari mereka.

" Maaf, saya nggak bisa bahasa Jawa." Kataku pada mereka.

" Wih anak Jakarta." Salah satu dari mereka ikut berbicara.

Aku sangat kesal dan hanya menjawab Iya walau sebenarnya aku bukan dari Jakarta, dari pada panjang lebar menjelaskan kepada orang menyebalkan seperti mereka, jadi ya aku nggak mau ambil pusing.

Dan sebelum mereka memberiku jalan, datanglah satu laki-laki yang menghampiri mereka.

" Awas, jangan menghalangi jalan."

Laki-laki itu berkata dan bersikap dingin.

" Santai dong." Jawab salah satu laki-laki itu.

Dan tanpa berkata apapun akhirnya mereka pergi.

"Ah, itu kan Alif." Gumam ku.

Aku pun melajukan sepeda motorku dengan hati-hati menikmati cuaca cerah hari ini, karena hari ini matahari sangat bersinar terang. Ah iya, aku lupa untuk membeli buah pear untuk besok. Aku melajukan motorku menuju sebuah pasar, ini pertama kalinya ke pasar ini sendirian. Aku berhenti disalah satu toko buah.

" Monggo mbak, arep tumbas nopo (mau beli apa)?." Ibu penjual buah itu bertanya padaku.

Aku membalasnya dengan senyuman saja, jujur pada waktu itu aku tidak mengerti bahasa Jawa.

" Bu, saya mau beli buah pear, 1 kilo berapa ya?." Tanyaku pada penjual buah itu.

" Rong puluh ewu (20 ribu)." Jawabnya.

Aku hanya bingung, ini maksudnya apa.

" Maaf Bu, saya nggak bisa bahasa Jawa." Kataku padanya sedikit malu.

" Oalah, maaf nggeh mbak, maksudnya sekilo 20 ribu." Sambil tertawa kecil melihat ku bingung.

" Oh yaudah beli 2 kilo ya Bu." Sambil memegang buah pear.

" Oh iya, emang mbaknya darimana?." Tanya penjual buah itu sambil memasukkan beberapa buah pear ke dalam kiloan.

" Saya dari Bandung Bu, lanjut sekolah disini."

" Oalah, tinggal sama siapa disini?." Tanyanya kembali.

" Saya tinggal sama budhe, pakdhe Bu.Oh iya, jadinya 40 ribu ya".

" Iya 40 ribu, nggak tambah buah yang lain?". Sambil menyerahkan buah pear dikantong plastik hitam.

" Nggak Bu ini saja." Sambil memberikan uang pas.

" Terima kasih ya mbak."

" Iya Bu."

Aku langsung pulang tanpa membeli apapun lagi, sepertinya budhe sudah menungguku dirumah, jadi aku harus cepat pulang. Menyusuri jalanan pedesaan yang cukup panjang, akhirnya aku sampai dirumah.

" Sudah pulang nduk". Tanya budhe padaku.

" Iya budhe, tadi mampir dulu ke pasar beli buah pear buat dibawa ke sekolah."

Sambil menyerahkan kantong plastik itu.

" Banyak banget, disuruh bawa berapa emang?." Tanya budhe sambil melihat isi plastik itu.

" Disuruh bawa satu, tapi gak apa-apa itu buat pakdhe sama budhe."

" Nggak usah repot-repot beli kayak gini nduk."

" Nggak apa-apa budhe, ada juga aku yang ngerepotin disini."

" Budhe sama pakdhe nggak pernah merasa di repotin. Makasih ya, yaudah makan sama."

" Iya budhe."

Sore pun tiba, aku lihat langit penuh di hiasi oleh jingga sang senja, itu sangat indah untuk terus di pandang. Aku menumpahkan rasa lelahku padanya, digantikan oleh keindahan yang membuatku tenang. Aku harap bisa menikmati hari-hari ku dengan baik ke depannya

Episodes
1 Episode 1. (Perjalanan menuju Jawa Timur)
2 Episode 2. ( Perjalanan menuju Jawa Timur)
3 Episode 3. ( Rumah Budhe)
4 Episode 4. ( Hari pertama di sekolah)
5 Episode 5. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
6 Episode 6. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
7 Episode 7. ( Hari Terakhir MPLS)
8 Episode 8. ( Hari Pertama Di Kelas)
9 Episode 9. ( Hari Pertama Di Kelas)
10 Episode 10. ( First Problem At School)
11 Episode 11. ( Hukuman)
12 Episode 12. ( Calon Pengurus OSIS )
13 Episode 13. ( Interview )
14 Episode 14. ( Pengumuman )
15 Episode 15. ( Calon Ketua OSIS )
16 Episode 16. ( Di Sebuah Toko Buku )
17 Episode 17. ( Sebuah Keributan Di Sekolah )
18 Episode 18. ( Pertengkaran Rendi Dan Kakak Kelas )
19 Episode 19. ( Sebuah Perlombaan )
20 Episode 20. ( Pemilihan Calon Ketua OSIS )
21 Episode 21. ( Ketua OSIS )
22 Episode 22. ( Bertemu Rendi )
23 Episode 23. ( Alif )
24 Episode 24. ( Ke toko buku dengan Alif )
25 Episode 25. ( Di sebuah kedai Coffee )
26 Episode 26. ( Pergi bersama Rani dan Fadya )
27 Episode 27. ( Cerita Tentang Mimpi )
28 Episode 28. ( Ibu Penjual Kacang Rebus )
29 Episode 29. ( Alif Dan Andi )
30 Episode 30. ( Di tengah Hujan )
31 Episode 31. ( Ancaman )
32 Episode 32. ( Kecelakaan )
33 Episode 33. ( Ternyata Dia Sangat Baik )
34 Episode 34. ( Rumah Sakit )
35 Episode 35. ( Sore Bersama Senja )
36 Episode 36. ( Cukup menyenangkan )
37 Episode 37. ( Menjadi Sekretaris OSIS )
38 Episode 38. ( Apa Yang Sebenarnya Terjadi Dengan Rendi )
39 Episode 39. ( Aku dan Desi Yang Penasaran )
40 Episode 40. ( Hari Terakhir Belajar Dengan Alif )
41 Episode 41. ( Perjalan Menuju Lokasi Lomba )
42 Episode 42. ( Perlombaan Pun Dimulai )
43 Episode 43. ( Kemenangan Untukku dan Alif )
44 Episode 44. ( Rumah Alif )
45 Episode 45. ( Mereka Senang )
46 Episode 46. ( Hadiah Dari Kepala Sekolah )
47 Episode 47. ( Sebuah Novel Dari Alif )
48 Episode 48. ( Siapa Dia Sebenarnya )
49 Episode 49. ( Masih tentang Rendi )
50 Episode 50. ( Bertemu Adiknya Rendi )
51 Episode 51. ( Rendi Yang Meminta Maaf )
52 Episode 52. ( Ku Ceritakan Semuanya )
53 Episode 53. ( Ternyata Beliau Ibunya Rendi )
54 Episode 54. ( Latar Belakang Keluarga Rendi )
55 Episode 55. ( Berteman Dengan Rendi )
56 Episode 56. ( Hari Pembagian Rapor )
57 Episode 57. ( Kami Menjadi Juara Kelas )
58 Episode 58. ( Senja Dan Alif )
59 Episode 59. ( Bersama Alif )
60 Episode 60. ( POV. Alif )
61 Episode 61. ( Perjalanan Menuju Bandung )
62 Episode 62. ( Sampai Di Bandung )
63 Episode 63. ( With My Friend )
64 Episode 64. ( Takut aku gak balik? )
65 Episode 65. ( Saatnya Kembali )
66 Episode 66. ( Pulang )
67 Episode 67. ( Di Rumah Sakit )
68 Episode 68. ( Kelas baru, awal yang baru )
69 Episode 69. ( Makasih ya Shen)
70 Episode 70. ( Mulai Cemburu )
71 Episode 71. ( Ada Apa Ini?)
72 Keadaan keluarga Rendy
73 Alif mau pindah sekolah?
74 Episode 74. Rencana Kepindahan Alif
75 Episode 75. Pengumuman
76 Episode 76. Aku Terpilih
77 Episode 77. Ada Apa?
Episodes

Updated 77 Episodes

1
Episode 1. (Perjalanan menuju Jawa Timur)
2
Episode 2. ( Perjalanan menuju Jawa Timur)
3
Episode 3. ( Rumah Budhe)
4
Episode 4. ( Hari pertama di sekolah)
5
Episode 5. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
6
Episode 6. ( Masa Pengenalanan Lingkungan Sekolah)
7
Episode 7. ( Hari Terakhir MPLS)
8
Episode 8. ( Hari Pertama Di Kelas)
9
Episode 9. ( Hari Pertama Di Kelas)
10
Episode 10. ( First Problem At School)
11
Episode 11. ( Hukuman)
12
Episode 12. ( Calon Pengurus OSIS )
13
Episode 13. ( Interview )
14
Episode 14. ( Pengumuman )
15
Episode 15. ( Calon Ketua OSIS )
16
Episode 16. ( Di Sebuah Toko Buku )
17
Episode 17. ( Sebuah Keributan Di Sekolah )
18
Episode 18. ( Pertengkaran Rendi Dan Kakak Kelas )
19
Episode 19. ( Sebuah Perlombaan )
20
Episode 20. ( Pemilihan Calon Ketua OSIS )
21
Episode 21. ( Ketua OSIS )
22
Episode 22. ( Bertemu Rendi )
23
Episode 23. ( Alif )
24
Episode 24. ( Ke toko buku dengan Alif )
25
Episode 25. ( Di sebuah kedai Coffee )
26
Episode 26. ( Pergi bersama Rani dan Fadya )
27
Episode 27. ( Cerita Tentang Mimpi )
28
Episode 28. ( Ibu Penjual Kacang Rebus )
29
Episode 29. ( Alif Dan Andi )
30
Episode 30. ( Di tengah Hujan )
31
Episode 31. ( Ancaman )
32
Episode 32. ( Kecelakaan )
33
Episode 33. ( Ternyata Dia Sangat Baik )
34
Episode 34. ( Rumah Sakit )
35
Episode 35. ( Sore Bersama Senja )
36
Episode 36. ( Cukup menyenangkan )
37
Episode 37. ( Menjadi Sekretaris OSIS )
38
Episode 38. ( Apa Yang Sebenarnya Terjadi Dengan Rendi )
39
Episode 39. ( Aku dan Desi Yang Penasaran )
40
Episode 40. ( Hari Terakhir Belajar Dengan Alif )
41
Episode 41. ( Perjalan Menuju Lokasi Lomba )
42
Episode 42. ( Perlombaan Pun Dimulai )
43
Episode 43. ( Kemenangan Untukku dan Alif )
44
Episode 44. ( Rumah Alif )
45
Episode 45. ( Mereka Senang )
46
Episode 46. ( Hadiah Dari Kepala Sekolah )
47
Episode 47. ( Sebuah Novel Dari Alif )
48
Episode 48. ( Siapa Dia Sebenarnya )
49
Episode 49. ( Masih tentang Rendi )
50
Episode 50. ( Bertemu Adiknya Rendi )
51
Episode 51. ( Rendi Yang Meminta Maaf )
52
Episode 52. ( Ku Ceritakan Semuanya )
53
Episode 53. ( Ternyata Beliau Ibunya Rendi )
54
Episode 54. ( Latar Belakang Keluarga Rendi )
55
Episode 55. ( Berteman Dengan Rendi )
56
Episode 56. ( Hari Pembagian Rapor )
57
Episode 57. ( Kami Menjadi Juara Kelas )
58
Episode 58. ( Senja Dan Alif )
59
Episode 59. ( Bersama Alif )
60
Episode 60. ( POV. Alif )
61
Episode 61. ( Perjalanan Menuju Bandung )
62
Episode 62. ( Sampai Di Bandung )
63
Episode 63. ( With My Friend )
64
Episode 64. ( Takut aku gak balik? )
65
Episode 65. ( Saatnya Kembali )
66
Episode 66. ( Pulang )
67
Episode 67. ( Di Rumah Sakit )
68
Episode 68. ( Kelas baru, awal yang baru )
69
Episode 69. ( Makasih ya Shen)
70
Episode 70. ( Mulai Cemburu )
71
Episode 71. ( Ada Apa Ini?)
72
Keadaan keluarga Rendy
73
Alif mau pindah sekolah?
74
Episode 74. Rencana Kepindahan Alif
75
Episode 75. Pengumuman
76
Episode 76. Aku Terpilih
77
Episode 77. Ada Apa?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!