Chapter12

bel pulangpun berbunyi dan ternyata, Anggun telah menunggunya di depan kelas X-A.

ia sedikit terkejut kala mendapati Anggun yang telah berdiri fi depan pintu kelasnya.

"sejak kapan loe jadi penjaga kelas Nggun,? " tanya Sheina seraya menahan tawa.

"sialan loe!! " ucapnya seraya memukul lengan Sheina " gue di suruh sama Kak Ken sama Kak Rizal katanya takut loe kenapa-napa" lanjutnya seraya menarik tangan Sheina.

Sheina hanya menurut dan berjalan di sepanjang koridor sekolah. dan seperti biasa, semua siswa akan menatap mereka berdua. karena entah sejak kapan, Anggun dan Sheina menjadi primadona sekolah.

itu juga yang membuat Shandy sangat membenci Sheina. ia merasa Sheina tak pantas menyainginya karena ia hanya merupakan gadis tak mampu.

jika dulu, ia membenci Sheina karena jelek dan abnormal, sekarang ia membenci Sheina karena kecantikanya.

"awas aja loe Sheina" ucap Shandy dan berlalu pergi.

sementara dari srah lain. tepatnya dari ruang guru, seseorang tengah menatap dengan ekspresi yang sulit diartikan.

"sabar ya pak, mungkin ini menjadi pelajaran untuk bapak jika lain kali, jangan meremehkan seseorang, " ucap seseorang yang ternyata adalah bu Winda.

sebenarnya wanita berusia dua puluh enam tahun itu, seikit kesal pada guru baru itu karena menghina wnak didiknya.

dengan sekuat tenaga bu Winda menahan diri agar tak emosi.

"sungguh saya sanga menyesai. " ucapnya seraya membereskan barang-barangnya untuk segera pulang.

sementara di luar pagar Sheina dan Anggun melihat dua motor besar tengah terparkir dengan baik di sana.

"siapa mereka,? " tanya Sheina pada Anggun. sementara para siswi sudah berkrumun di parkiran untuk melihat siapa mereka.

"wah, motornya saja keren pasti oangnya juga keren, " ucap salah satu siswa.

"bener tuh semoga saja masih muda dan masih lajang gue mau kalau dia masih muda, " celetuk yang lain.

sementara Anggun dan Sheina berjalan mendekati mereka. dan semua itu tak luput dari tatapan semua siswa.

"emang mereka berdua kenal ya,? " tanya salah satu siswa.

"mungkin saudaranya, kan kita nggak pernah tau keluarga Sheina" jawab yang lain.

sementara kedua gadis itu tak memperdulikan apa yang mereka swmua bicarakan.

"loh, kak Kenzo sama kak Rizal kenapa ada di sini,? " tanya Sheina bingung.

"sudahlah ikut saja nanti kamu juga akan tau " ucap Kenzo memberikan helm pada Sheina.

namun, Sheina malah mengambil helm yang berada di motor Rizal. " aku sama kak Rizal aja kak Ken, " ucap Sheina.

Kenzo hanya tersenyum dan menganggukan kepala.

"emm tapi mobil aku gimana kak,? " tanya Anggun. membuat Kenzo menoleh kebelakang. kemudian tertawa.

"tenang Nggun, ni kan sekolah mahal jadi pasti aman lah, " ucap Kenzo mengelus kepala Anggun dengan sayang.

membuat gadis itu merasa senang

"udah siap, ?" tanya Rizal pada Sheina dan gadis itu, hanya mengangguk. kemudian melajukan motornya meninggalkan area sekolah dan tatapan semua siswa termasuk juga tatapan seseorang yang menggambarkan sesuatu yang hanya ia dan tuhan yang tau.

sepanjang perjalanan, motor Kenzo dan Rizal saling beriringan.

"kak Rizal, memang nggak sibuk gitu kok malah jemput kita,? "tanya Sheina.

"enggak, kak Rizal nggak ada jadwal kok aman, " ucapnya seraya mengeraskan suaranya.

" terus, kak Kenzo juga nggak sibuk gitu,? " kini, giliran Anggun yang bertanya.

"enggak, kakak nggak sibuk.

motor mereka berhenti di sebuah cafe b yang tak jauh dari rumah sakit.

"loh, kok kita turun di sini,? " tanya Anggun yang kini sudah turun dari motor Kenzo.

"kita makan dulu, " ucap Kenzo menggandeng tangan Anggun menariknya untuk berjalan masuk.

sementara Rizalpun melakukan hal ywng sama yaitu menggandeng tangan mungil Sheina. membuat gadis itu sekilas menatap tanganya yang sudah terpaut dengan tangan kekar Rizal.

Rizalpun melihat kearah pandangan mata Sheina lalu tersenyum.

"biar nggak jatuh dan nggak ilang. " ucap Rizal membuat Sheina cemberut.

"emang aku anak kecil apa yang harus di jaga, " ucapnya seraya mengerucutkan bibirnya.

"iya, karena kakak nggak punya saudara jadi kakak mau menganggap kamu seperti adik kak Rizal sendiri, boleh kan, ?" tanya Rizal.

Sheina hanya mengangguk dan tersenyum.

"mau sampai kapan kalian di sini,? " pertanyaan Kenzo membuat Sheina dan Rizal menoleh.

lalu mereka ber empat masuk ke dalam cafe dan memilih duduk di bangku paling ujung.

"mau pesan apa,? " tanya mbak pelayan yang menghampiri meja Kenzo dan yang lain.

"martabak aja sama boba empat, " ucap Sheina berbinar.

"Nggun, loe tau nggak artis ini,? " tanya Sheina di srla-srla menunggu pesanan.

"eh, ini kan artis yang populer itu kan ya,? " tanya Angun dan mereka berdua sibuk sendiri dengan ponsel masing masing.

sementara para pria, hanya bisa menatap mereka seraya menggelengkan kepala.

"bro, loe nggak ada niat buat buka hati untuk Anggun,?"tanya Rizal.

Kenzo menggelengkan kepala, " enggak gue menganggap Anggun seperti adik sendiri, " ucapnya menatap kedua gadis itu yang masih sibuk sendiri.

"oh, oke kalau begitu gue akan mendekati dia dan loe nggak boleh marah, " ucapnya menggoda sahabatnya.

ia sebenarnya tau jika Kenzo memiliki rasa pada Anggun. tapi, laki-laki itu belum menyadarinya.

setelah selesai makan, mereka berempat menuju rumah sakit untuk mengecek bekas luka sayatan di ajah Sheina.

"gimana Zal, apa lukanya sudah sembuh?" tanya Kenzo.

"hmm sepertinya sudah. ini jahitanya sudah kering." ucap Rizal memberitau.

"wah sekamat ya Sheina. sekarang kita mau kemana,?" tanya Anggun.

"ke kebun binatang" girang Sheina pada semua orang tersenyum.

"ayo! tapi kita pulang kerumah kamu dulu untuk beganti pakaian," ucap Kenzo dan mereka nenganggukan kepala dengan cepat.

sesampainya di rumah. Sheina segera masuk ke dalam rumahnya

didalam rumah, ternyata sudah ada orangtuanya "eh, bapak sama ibu sudah pulang,? " tanya Sheina setelah membuka pintu.

"eh, nak pulang sama siapa,? " tanya bu Rianti pada putrinya.

"itu bu, sama Anggun. ada kak Kenzo sama kak Rizal di depan. " ucap Sheina.

"loh, kenapa nggak di suruh masuk,? " tanya pak Rayn.

namun, Sheina sudah masuk kedalam kamarnya. karena saking senangnya, ia sampai lupa pada tamunya.

segera, pak Rayn dan bu Rianti menghampiri Anggun dan yang lain yang masih berada di teras depan.

"eh, kalian masuk yuk, " ajak bu Rianti oada ketiganya.

"eh, bggak usah bu, kita mau langsung jalan aja takut kesorean " ucap Anggun menolak dengan sopan.

"memang, kalian mau kemana,? " tanya bu Rianti.

"kami mau kekebun binatang bu, " jawab Kenzo.

"oh, gitu kalau begitu kalian hati-hati ya, titip Sheina, " ucap bu Rianti.

"oke bu beres kok, " ucap Kenzo.

tak lama, Sheina keluar rumah, dengan memakai pakaian terbaiknya.

BERSAMBUMG.......

Terpopuler

Comments

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

sekamat?

2022-07-11

0

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

gg baru kali ini aku baca novel yang plot twist nya ga bia di tebak, gw bingung njr yang mna mc cowo nye🗿

2022-07-11

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chpter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 chapter 51
52 Chapter 52.
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57.
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65.
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chaprter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117 Ending
118 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chpter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
chapter 51
52
Chapter 52.
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57.
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65.
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chaprter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117 Ending
118
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!