Chapter 15

setelah itu, Sheina menuju gerbang sekolah, dan mendapati seseorang yang dirinya kenal.

membuat gadis itu, menyunggingkan senyum manisnya pada pria di depanya.

"udah lama nunggunya kak,? " tanya Sheina menghampiri mobil Kenzo.

membuat laki-laki itu, menoleh kesamping dan tersenyum. " baru kok. eh iya, kamu kok udah keluar, Anggun mana,? " tanya Kenzo yang merasa heran karena tak melihat gadis itu.

"Anggun belum keluar kelas kak jarena aku sudah keluar kelas duluan, " ucap Sheina tersenyum lebar.

Kenzo yang mendengar pun, menganggykan kepala faham. karena laki-laki itu, sebelumnya telah di beritahu oleh Anggun, jika Sheina merupakan siswa yang sangat cerdas.

tak lama, semua siswa/siswi keluar dari gerbang setelah terdengar bel panjang tanda sekolah berakhir.

tak lama, Anggun keluar dari kelas dan hendak menuju parkiran.

namun, langkahnya terhenti saat mendengar suara seseorang dari belakang. Anggun segera menoleh dan mendapati Sheina sedang melambaikan tangan di samping mobil Kenzo.

"kak Kenzo, dengan perlahan Anggun hendak berbalik menuju mobilnya. namun ia langsung menghentikan langkahnya saat teringat sesuatu.

"gak boleh, gue gak boleh menghindar. gue harus bersikap seperti biasa, supaya kak Kenzo tak curiga.

dengan langkah pasti, Anggun berjalan mendekati Sheina dan Kenzo di gerbang sekolah.

"eh, kak Kenzo, kenapa ,?" tanya Anggun berusaha setebang mungkin. tapi di dalam hatinya, percayalah jantungnya seperti berdisko ria.

bukan karena rasa suka yang berlebihan, nanun karena takut, Kenzo akan bertanya, mengapa akhir-akhir ini menghindar.

sungguh, ia tak mempu untuk menjauhi pria itu. rasa sayangnya, lebih besar dari rasa lelahnya.

lelah, karena menyimpan rasa di dadanya terlalu lama. lelah, karena hanya dirinya yang berjuang, dan lelah semuanya.

"ayo Nggun masuk," ucap Kenzo seraya membukakan pintu.

terus motor aku bagaimana kak,? " tanya Anggun ingin menolak secara halus.

"tenang Nggun, motor kamu sam motor Sheina nanti di antar orang suruhan Kakak, " ucap Kenzo tersenyum.

Anggun hanya menurut seraya masuk kedalam mobil. sementara Sheina hanya tersenyum seraya menggelengkan kepala.

"semoga loe senang Nggun," ucapnya dalam hati lalu masuk kedalam mobil Kenzo.

segera, Kenzo melajukan mobil meninggalkan area sekolah.. dan tatapan seseorang mengawasi kegiatan mereka. terutama, Sheina.

"duh, gue kok jadi gelisah dan cemas seperti ini, apa gue beneran naksir sama gadia itu,? " gumam Rian seraya melirik jam di pergelangan tanganya.

setelah itu, Rian keluar dari ruang guru dan melangkah menuju parkiran.. sesamainya di dalam mobil, Rian merogoh saku celananya, untuk nengambil ponselnya.

"halo, ketemuan di cafe Z sekarang, " ucap Rian langsung menutup panggilanya.

ia segera melajukan mobilnya, menuju tempat tujuan. butuh lima belas menit, untuk sampai di lokasi tujuanya.

sesampainya di sana, Rian segera menghampiri teman-temanya.

"hai bro, ada apa kenapa muka loe kusut banget,? " tanya teman Rian.

Rian segera mendudukan diri di kursi kosong yang ada di meja itu.

" kita makan dulu, soalnya gue belum makan, " ucap Rian seraya melambaikan tangan pada salah satu pelayan.

"mbak, saya pesen ayam bakar dan minumanya jus jeruk, " ucapnya seraya menutup buku menu. "loe mau pesen apa,? " tanya Rian pada teman-temanya.

"pesen samain aja sama loe Rian, " ucap Kido salah satu teman Rian.

"oh, oke. berarti ayam bakarnya tiga dan jus jeruk tiga, "ucap Rian pada si mbak pelayan. dan pelayan itu mengangguk dan segera berlalu.

"loe kenapa, kusut amat tuh muka, " ucap Kido.

"gue... " Rian menceritakan semua pada teman-temanya.

"gila loe, masak loe suka sama anak murid loe sendiri,? " tanya Kido seakan tak percaya yang baru saja ia dengar.

"entahlah, sepertinya gue kena karma, " ucapnya seraya menyadarkan kepalanya di kursi.

"cih, benar itu karma karena loe selalu menghina orang lain. dari dulu sampai sekarang, sifat loe tuh nggak berubah, " ucap Kido menceramahi temanya itu.

ia merasa geram pada perlakuan temanya pada salah satu teman sekolahnya dulu.

hingga si cewek merasa minder dan hampir bun** diri karena hinaan Rian.

"gue menyesal dan benar-benar ingin mendekati gadis itu, tapi gadis itu benar-benar menjauhiku, " ucap Rian semakin kusut.

"loe datang aja kerumah orang tuanya, dekati orang tuanya minta maaflah pada mereka, karena loe bukan hanya menyakiti gadis itu, tapi loe juga menyakiti hati orang tuanya, " ucap Ramon angkat bicara.

karenasedari tadi, Ramon dan Erik hanya diam dan mendengarkan keluh kesah Rian.

Rian hanya mengangguk. dan tak lama, makanan sampai dan mereka segera menikmati makananya seraya berbincang-bincang pengalaman mereka masing-masing.

🌸🌸🌸

sementara itu, mobil Kenzo sudah sampai di pekarangan rumah Sheina.

"makasih kak, " ucap Sheina hendak turun. namun, suara Kenzo menghentikan aktivitas Sheina.

"tunggu, kalian segera ganti baju dan ikut kakak yuk, " ucap Kenzo.

membuat Sheina dan Anggun menoleh secara bersamaan.

"mau kemana,? " tanya Sheina penasaran.

"sudahlah. ikut saja, " ucap Kenzo.

"tapi, aku nggak bawa baju ganti " ucap Anggun membuat Kenzo menoleh kearah samping.

"kamu, pakai saja baju Sheina, " ucap Kenzo.

Anggun menganggukan kepala. sementara Sheina, gadis itu membulatkan mata.

"ish aku nggak punya baju ganti kak Ken, bajuku kuno senua, " ucap Sheina.

"ish nggak papa Sheina, gue mau kok," ucap Anggun tersenyum.

"tapi,... " ucapan Sheina terhenti di udara saat mendengar suara Anggun.

"udah nggak papa kok, " ucap Anggun cepat. ia tau kalau Sheina pasti akan menolaknya.

mereka berdua turun dari mobil dan masuk kedalam rumah Sheina.

sesampainya di dalam rumah, Sheina masih saja mengerutu.. "duh Nggun, gue tuh nggak punya baju bagus tau nggak,? " ucap Sheina seraya nemilihkqn baju untuk Anggun.

"santai Sheina, gue bukan orang yang suka menghina, " ketus Anggun..

gadis di depanya itu, memang selalu merendahkan dirinya sendiri. dan sikapnya yang seperti itu, membuat Anggun merasa sedih.

karena, sejatinya, semua manusia di ciptakan sama dan hanya amal yang membedakan.

setelah Sheina memilihkan baju untuk Anggun, segera gadis itu berganti baju.

tak lama, Sheina dan Anggun keluar rumah seraya memakai dres selutut bermotif bunga dan kupu-kipu.

sesaat, Kenzo tertegun saat menatap penampilqn Anggun yang tampak begitu anggun.. sungguh, namanya sesuai dengan kepribadian orang yang tampak perfect.

untuk beberapa saat, pandangan itu tak lepas dari sosok Anggun. membuat Anggun sedikit menunduk karena merasa malu.

sehingga, Kenzopun tersadar dari lamunanya dan berdehem untuk mencairkan suasana.

"ehem, ayo kita berangkat nanti keburu malam, " ucap Kenzo.

merekw berduapun menurut dan masuk kedalam mobil.

Kenzo segera menjalankan mobilnya untuk pergi kesuatu tempat.

"kita mau kemana sih kak,? " tanya Sheina yang sedari tadi hanya diam.

BERSAMBUNG.......

Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chpter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 chapter 51
52 Chapter 52.
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57.
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65.
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chaprter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117 Ending
118 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chpter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
chapter 51
52
Chapter 52.
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57.
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65.
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chaprter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117 Ending
118
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!