Chapter 5

malam harinya...

Anggun pamit pada Sheina dan orang tuanya.

"pak, bu Anggun pamit ya, " ucap Anggun seraya menyalami tangan kedua orang tua Sheila.

"iya nak, jangan sungkan-sungkan ya jika mau kemari lagi, " ucap bu Rianti tersenyum ramah pada teman putrinya itu.

"pasti bu, kapan-kapan saya mampir lagi kemari, " ucap Anggun.

tak lama, sopir pribadi Anggunpun datang dan menghampiri anak sang majikan.

"non, mari tuan dan nyonya sudah pulang, " ucap sang supir.

"iya pak, kalau begitu, Anggun pamit assalamu'alaikum, " ucap Anggun seraya berjalan menuju mobilnya.

"Wa'alaikum salam, " ucap Sheina dan kedua orang tuanya. lalu masuk kedalam rumah.

"baik ya si Anggun, " ucap bu Rianti saat mereka bertiga sudah duduk di kursi ruang tamu.

"iya bu, Sheina bersyukur masih ada yang mau berteman sama Sheina, " ucap Sheina tersenyum senang.

pagi harinya......

seperti biasa, Sheina berangkat ke sekolah menggunakan motornya.

rasanya sudah lelah ia seperti ini. namun, ia mau bagaimana lagi, ini sudah menjadi takdir hidupnya.

sesampainya di area sekolah, Sheina turun dari motornya dan melangkahkan kaki masuk ke dalam ruang kelasnya.

hatinya mulai gelisah selaras dengan langkahnya yang semakin dekat menuju ruang kelasnya.

takut ia menjadi korban buliying kembali seperti kemarin.

namun, prasangkanya salah. hingga ia duduk di bangkunya, teman-temanya tak ada yang mengusiknya seperti biasanya.

antara lega dan takut, ia rasakan.

lega karena sekarang ia bisa belajar dengan tenang.

takut, karena teman-temanya pasti akan merencanakan yang lebih untuk dirinya.

hingga bel masuk berbunyi, teman-temanya tak ada yang mengganggunya.

mereka semua masuk seperti biasa dan duduk anteng pada bangku masing-masing.

tak lama, seorang pria muda masuk kedalam kelas dan membuat semua siswa terpana kearah sang guru tampan tersebut.

"haloo semuanya, selamat pagi, saya guru baru disini dan kebetulan guru magang. do'akan ya semoga saya bisa menjadi guru tetap di sekolahan ini, agar bisa mengajar kalian para gadis cantik, " ucap guru tersebut mencoba menggombal.

"wuah, siapa nama bapak, " ucap Shandy yang memang oaling cantik di sekolah itu.

"nama saya Rianto Putra Hutama, " ucapnya tersenyum.

"umur,? " tanya yang lain.

"25 tahun, " ucapnya. "ada lagi,? " tanyanya

"tidak pak, " ucap semua siswa dan pak Rian pun mengangguk dan mulai mengajar.

sementara itu, Sheina tampak terkejut saat nengetahui jika seorang yang ia temui kemarin, adalah gurunya.

dengan cepat, Sheina menundukan kepala. rasa takutnya kembali menyapa, takut akan dipermalukan di sekolah ini.

tak sengaja matanya menangkap seseorang murid yang sepertinya ia kenal. ia menajamkan pandanganya, guna memperjelas sosok di belakang sana.

hingga terukir sebuah senyuman misterius dari bibirnya.

"baiklah sebelum saya menerangkan materi, saya akan mengabsen kalian semua satu persatu, " ucap Rian yang mulai memegang buku absen.

semua siswa di absen satu persatu hingga pada abjad P.

segera ia menyebutnya dengan lantang. ia yakin dari namanya saja, pasti gadis ini sangat cantik. secantik namanya.

"Patricia Sheina Atmanegara" ucap Rian seraya mengamati satu persatu murid barunya.

dengan perlahan, Sheina mendongak saat mendebgar namanya di sebut oleh sang guru. mengacungkan jari telunjuknya.

"saya pak, " ucap Sheina seraya mendongak menatap kedepan.

Rian begitu sangat terkejut, ternyata nama yang bagus, twk sebagus orangnya dan ternyata kebalikanya, gadis itu sangat jelek serta menjijikan di mata Rian yang memang menganut paham perfect dari lahir.

ia memang tergolong orang yang menilai dari fisiknya bukan dari sisi sifat dan yang lainya.

walaupun ia menjadi seorang guru, ia tetap saja menilai orang dari Covernya.

terlahir dari keluarga sempurna, baik senpurna fisik maupun materi, membuatnya bersikap demikian.

bagaimana tidak, Rianto Putra Hutama, adalah anak tunggal dari pasangan perfect sepasang model yang tak lain adalah Ardianto Gibran Hutama dan Selvy Ayu Lestari, seoasang model yang membumbung tinggi pada masanya.

"oh, ternyata kamu yang bernama Patricia Sheina Atmanegara, namanya bagus. namun, sayang orangnya begitu buruk rupanya, " ucap Ryan sinis. membuat semua siswa, tanpa terkecuali tertawa.

hahaha

suara tawa itu nenggema di seluruh ruang kelas tersebut. membuat Sheina menundukan kepala dan tak berani mendongak.

materipun di terangkan di depan kelas. tak lama, nama Sheilapun di panggil.

"Sheina coba kamu kerjakan soal bahasa inggris di depan, " ucap Rian seraya tersenyum mengejek.

pasti tidak akan bisa mengerjakan soal seoerti ini, batinya.

dengan perlahan, Sheina maju dan mulai mengerjakan satu oersatu soal yang berada di papan tulis.

"sialan! ternyata si aneh ini bisa mengerjakanya, " gumamnya dalam hati.

srtelah selesai, Sheila meletakan spidol di meja Rian sembari menunfukan kepala.

"kamu memang cerdas Sheina. tapi sayang, kamu buruk rupa! kamu tak akan pernah keterima di pekerjaan manapun karena wajahmu yang aneh dan menjijikan. " ucap Rian berbisik agar tak mengurangi image perfectnya di depan umum.

Sheina sebenarnya merasa sakit hati dan merasa di injak-injak harga dirinya. namun, ia memilih diam karena ia hanya orang miskin yang tak terlihat.

dengan perlahan, ia kembali ketempat duduknya.

jika kalian bertanya-tanya, apakah ada seseorang yang menghina sebegitunya, apalagia beliau seorang guru,?

jawabanya adalah ada ( dan salah satunya adalah author sendiri yang menjadi korban body sharming☺☺)

oke kita kembali ke Sheina si gadis abnormal ya gaes.

bel istirahat pun berbunyi dan semua siswa beehambur keluar kelas. dan begitupun dengan Sheina.

gadis itu keluar dari kelas untuk menuju kantin. dan di tengah jalan, Sheina di slempang oleh Shandy dan mengakibatkan Sheina terjungkal ke depan. hingga wajahnya menyentuh lantai dengan keras. membuat gadis itu memekik kesakitan.

"aww" pekik Sheina seraya memegangi wajahnya yang terasa ngilu.

hahaha tawa Shandy dan teman-temanya menggema di koridor sekolah. dan pemandangan itu, tak luput dari pandangan Rian.

bukanya menolong gadis itu, Rian justeru tersenyum seraya menikmati pertunjukan di depanya.

setelah puas mengerjai Sheina, Shandy dan teman-temanya pergi meninggalkan Sheina yang masih tersengkur diatas lantai.

setrlah beberapa saat, Sheina bangkit dan melangkah menuju kantin.

disana sudah ada Anggun yang menunggunya di meja mereka biasa makan.

Shandy menghampiri Anggun yang masih menunggu sahabatnya.

"ngapain sih loe mau temenan sama tuh cewe abnormal,? " tanya Shandy menghina.

"terserah gue lah mau temenan sama siapa,? kok loe yang ngatur,? " tanya Anggun sinis.

"kalau gue jadi loe, gue ogah temenan sama dia, " ucap Shandy mencoba mempengaruhi gadis cantik di depanya.

namun, sepertinya Anggun tak menggubrisnya dan malah bermain ponsel. membuat Shandy menggeram marah.

lalu tanpa basa basi, Shandy dan teman-temanya pergi meninggalkan Anggun sendirian.

tak lama, Sheina datang dan langsung duduk di drpan Anggun.

BERSAMBUNG........

Terpopuler

Comments

Mari Anah

Mari Anah

aku jg dulu wkt msh sekolah SD pernah yg jdi korban bully,itu rasa y sakit bgt thor,sedih bgt klo inget masa itu,bahkan ibu guru yg hrs y melindungi ank yg d bully,, itu mlh ikut2n mengejek😔😢karna hbs d bully pasti aku nangis,itu hmpr tiap hari🙁🙁sedih lah thor klo inget semua y

2024-02-24

0

Ailien

Ailien

betul, seorang yg dg title aza sering menghina dan merendahkan orang laen yang merasa dirinya lebih dari org yg dihina nya.

2023-01-17

1

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

𝐏𝐂𝐇|||✿༺ d꙰yaa ༻

semangar author, skrg jaman makin canggih kok, jadi bakal ada sistem girl suport girl🙆😁

2022-07-11

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chpter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 chapter 51
52 Chapter 52.
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57.
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65.
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chaprter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117 Ending
118 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chpter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
chapter 51
52
Chapter 52.
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57.
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65.
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chaprter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117 Ending
118
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!