Chapter 7

tanpa basa-basi, Anggun segera melangkahkan kakinya nemasuki paekiran dan segera nengambil motornya.

ia tidak perduli dengan tatapan semua siswa yang menatapnya aneh.

termasuk dengan Shandy dan teman-temanya, yabg menghampiri Anggun.

"loe mau kemana,? " tanya Shandy seraya menahan tubuh gadis cantik itu.

"bacot! " sentak Anggun seraya menepis tangan Shandy dan mendorongnya, hingga terhuyung ke belakang.

lalu, dengan segera, gadis cantik itu masuk kedalam mobil dan meninggalkan area sekolah.

selama perjalanan, Anggunpun tak henti-hentinya menangis. "semoga loe baik-baik aja Sheina, " gumam Anggun seraya terus menyetir.

senentara itu di tempat lain, Kenzo tengah berusaha menguatkan gadis yang berada di oangkuanya tersebut.

"semoga kamu kuat anak baik, " ucapnya seraya terus menggenggam tangan gadis itu.

tak lama, ponselnya pun berdering. dengan tangan kanan ia merogoh saku kemejanya dan segera mengangkatnya.

"halo pah," ucap Kenzo setelah nwnekan tombol hijau di layar ponselnya.

"Ken, kamu ada dimana,? " tanya Pak Reno.

"aku ada di perjalanan pah, kami akan menuju rumah sakit, " ucap Kenzo. membuat Pak Reno mengernyitkan dahi.

"kita? rumah sakit,? siapa yang sakit Ken,? " tanya Pak Reno tak mengerti.

"aku tidak bisa menjelaskanya pah, lebih baik, papah kerumah sakit sekarang, " ucap Kenzo seraya menutup telfonya.

kembali ia fokus memandangi gadis malang tersebut dan tak terasa sudut bibirnya pun terangkat nembentuk senyuman.

sesampainya di rumah sakit Citra, Kenzo segera keluar dari dalam mobil dan meminta tolong pada suster penjaga.

"Sus, tolong! " ucap Kenzo. dan tak lama, para oerawat datang seraya membawa brankar menuju pria itu.

dengan segera, mereka memindahkan tubuh fadis SMA itu keatas brankar. lalu mendorongnya menuju ruang UGD.

Kenzo mengikuti para oerawat hingga masuk kedalam ruang UGD.

tak lama, Dokter Rizal datang menemuinya. "siapa dia bro,? " tanyanya pada Kenzo yang tengah duduk di kursi tunggu.

Kenzo mendongak dan menatap Dokter Rizal yang berada di hadapanya.

"dia adalah gadis malang yang gak sengaja gue temui, " ucapnya menatap ruang tersebut. kemudian, tatapanya nenatap Dokter Rizal yang masih setia berdiri di depanya. " gue mohon sama loe, tolong sembuhin dia, " ucap Kenzo menatap oenuh harap.

"loe tenang aja, memberikan yang terbaik adalah janji para Dokter " ucap Dokter Rizal melangkah memasuki ruang UGD.

Rizal dan Kenzo adalah sahabat sejak lima taun lalu. Rizal adalah anak dari desa yang merantau di ibu kota guna memoerbaiki keuangan keluarga.

hingga ia tak sengaja di fitnah oleh seorang karyawan yang menuduhnya mencuri barang di toko emas tempatbya bekerja.

kebetulan, saat itu, Kenzo dan sang ayah tebgah menbeli oerhiasan untuk sang mama yang sedang berulang taun. Kenzo yang melihat itu, segera menyuruh pemilik toko untuk mengecek rekaman cctv.

dan setelah semuanya terbukti tak bersalah, Rizal memilih keluar dari pekerjaanya dan hendak pulang kekampungnya.

namun, Reno menawarkan untuk menyekolahkanya di jurusan kedokteran. karena Reno melihat sifat jujur dan sikap ulet dari diri Rizal.

awalnya ia menolak tawaran itu karena ia takut di fitnah kembali. namun, berkat kesungguhan Kenzo dan Reno yang menyakinkan, akhirnya Rizal bersedia dan sejarabg bekerja di rumah sakit milik keluarga Adiguna.

tak lama, seorang gadis berlari menyusuri koridor rumah sakit seraya menyeka air matanya.

"semoga loe baik-baik aja Sheina, " gumamnya dalam hati seraya terus berjalan.

hingga langkahnya terhenti, saat melihat seorang pria duduk di kursi tunggu di depan ruang UGD.

Anggun memicingkan matanya, guna memastikan jika itu benar orangnya.

hingga gadis cantik itu yakin dan mempercepat langkah kakinya menuju ruang UGD.

"kak Ken, " ucap Anggun saat sudah berada di depan laki-laki itu.

Kenzo mendongak dan mendapati Anggun yang sedang berdiri dihadapanya.

"Anggun, kamu ngapain kesini dek,? " tanya Kenzo membuat Anggun sesaat tertegun.

sudah hampir tiga tahun, mereka berkenalan dan hubungan mereka terjalin cukup erat karena keluarga Anggun dan keluarga Kebzo sudah menjalin hubungan yang baik sekitar sepuluh taun.

namun, Kenzo masih saja menganggapnya adik dan memperlakukanya sepeeti bocah. padahal ia ingin di anggap sebagai wanitanya bukan adiknya.

sesaat, lamunanya terhenti saat Kenzo melambaikan tangan pada Anggun.

membuat gadis itu gelagapan.

"Anggun, hey kamu baik-baik saja kan dek,? " tanya Kenzo.

"e-eh iya kak Anggun baik, emm Anggun sedang mencari teman Anggun yang baru saja mengalami kecelakaan dan di bawa kesini, " ucap Anggun sedikit gelagapan.

"oh, siapa namanya,? " tanya Kenzo pada Anggun.

" namanya Sheina kak, ini fotonya," ucap Anggun menyodorkan sebuah foto pada Kenzo.

"ini kan, " ucapan Kenzo terhenti dan menatap Anggun intens.

"jadi anak sma yang aku tolong itu temanmu,? " tanya Kenzo pada Anggun.

"maksudnya kak, ?" tanya Anggun.

"jadi gadis yang kakak tolong itu teman kamu dan sekarang sedang berada di dalam sana, " ucap Kenzo menatap ruang UGD.

Anggun terduduk. tangisanya pecah nengetahui sahabatnya sedang tidak baik-baik saja sekarang.

Kenzo yang melihatnya segera ikut duduk dan menguatkan gadis cantik itu.

"tenanglah semua akan baik-baik saja, " ucap Kenzo menepuk pundak Anggun. dan hanya di balas anggukan oleh gadis itu.

tak lama, terdengar langkah kaki yang semakin cepat menuju kearah Kenzo dan Anggun brrada.

"bagaimana Ken, apakah gadis itu baik-baik saja,? " tanya Reno pada putranya.

"belum tau pah, Rizal belum kekuarvdari ruang UGD, " ucap Kenzo.

tak lama, pintu terbuka dan keluarlah Dokter Rizal yang berjalan kearahnya.

"gimana keadaan gadis itu Zal,? " tanya Kenzo yang langsung berdiri.

raut wajah Rizal tampak tegang dan sesekali menatap lurus kedepan.

"luka di wajahnya cukup parah dan kita harua melakukan oprasi sekarang, " ucap Rizal

membuat Anggun langsung terduduk lemas di kursi tunggu.

"lakukan apapun untuk gadis itu Rizal biar semuanya om yang tanggung, " ucap Reno

dan di angguki oleh Rizal dan segera berlalu meninggalkan ruang UGD untuk menpersiapkan ruang oprasi.

"tenanglah Anggun semua akan baik-baik saja, " ucap Kenzo oada Anggun.

Reno yang melihat itupun tersenyum simpul. sepertinya putranya itu sudah mulai tertaemrik oleh gadis SMA itu.

padahal, sudah sejak dulu Reino ingin menjodohkan putranya damengan Anggun tapi selalu di tolak oleh Kenzo.

"semoga semuanya berjalan lancar, " gumam Reno menatap Kenzo dan Anggun.

tak lama, pintu ruang ugd terbuka dan menampilkan Sheina yang tak berdaya diatas brankar.

segera Anggun berlari kearah Sheina dan mengfenggam tangan sahabatnya itu.

"semoga loe kuat Sheina, " ucap Anggun.

lalu oara perawat itu mendorong brankaruntuk menuju ruang oprasi.

"om akan menindak pembulian di sekolah, " ucap Reno yang tampak marah.

"sudah berapa lama perundungan itu Anggun,? " tanya Reno.

"sejak Sheina masuk kesekolah om, " ucap Anggun.

"lalu, kenapa kamu tak memperitahu pihak sekolah,? " tanya Reno.

"Sheina yang melarang om, dia berkata jangan mempersulit hidupnya karena hidupnya sudah sulit," terang Anggun.

BERSAMBUNG.........

Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chpter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 chapter 51
52 Chapter 52.
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57.
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65.
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chaprter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117 Ending
118 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 118 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32 + visual Pemeran PGA
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chpter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
chapter 51
52
Chapter 52.
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57.
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65.
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chaprter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117 Ending
118
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!