Pengantar pesan

" Hm~ ?! " gumam Mika yang terlihat penasaran mengenai apa yang sebenarnya dibahas oleh orang-orang itu dengan master guild

" Maaf nona, akan lebih bijak jika anda tidak melanjutkan sesuatu yang sedang anda lakukan saat ini. " ucap salah seorang tamu berpakaian bisnis dress dengan beberapa rumbai coklat kehitaman yang datang bersama seorang tamu lain yang terlihat sebaya

" Ahaha... maaf. " balasnya sesaat sebelum meminta penjelasan atas apa yang mereka bahas

Dengan nada ramah lagi tegas, dua orang tamu yang menghampiri Mika mengatakan bahwa sesuatu yang mereka bahas tidak ada kaitannya dengan Mika maupun staff dan pelayan yang ada sembari menyindir kode etik dari guild yang selalu merahasiakan sesuatu untuk alasan tertentu.

Merasa bahwa beberapa ucapan dari tamu itu yang mengisyaratkan sebuah ancaman untuknya, Mika segera bendiri hormat dan kembali ke tempatnya berada meskipun dirinya merasa bahwa hal yang mereka katakan akan berdampak besar bagi master guild dan bahkan guild petualang itu sendiri

----------------

Dalam ruangan kerja milik Shofia yang tidak lain adalah ruang khusus bagi guild master, berdiri tiga orang wanita dewasa yang dianggap sebagai tamu oleh Mika.

Sesaat ketika ketika Mika berkata bahwa tamu-tamu itu datang, dirinya tidak pernah menduga bahwa sosok tamu yang datang bukanlah tamu yang dirinya inginkan walaupun sebelumnya dirinya sangat ingin meluapkan amarahnya pada Mika, Mika justru berkata bahwa tamu-tamu itu memakai sandi yang sama seperti yang sebelumnya dia beritahukan kepada Mika.

" * glups * Jadi, bisa dibilang bahwa kalian datang kemari sebagai utusan dari tuan kalian? " ucap Shofia dengan tenang walaupun sebenarnya dirinya merasa sangat cemas atas sesuatu mengenai orang-orang yang dirinya kirimkan waktu itu

" Itu benar, nona bisa menganggapnya begitu. " jawab sosok itu dengan senyuman yang membuat Shofia buntu atas apa yang akan dirinya ucapkan selanjutnya karena mungkin satu kesalahan kecil dapat mengubah sesuatu kedepannya

" Syukurlah jika kalian bukanlah orang yang mencurigakan dan jikalau boleh bertanya, apakah ada sesuatu yang ingin kalian bahas denganku di waktu selarut ini? " ucap Shofia yang sempat buntu atas tekanan mental yang ada dalam dirinya terlebih jika mengingat sebuah rencana tersembunyi dibalik itu semua

" Karena beliau tengah sibuk melakukan sesuatu hal yang lain, kami diminta untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai sebuah turnamen yang anda singgung beberapa bulan lalu.. " balas salah satu dari tamu itu dengan ramah

" Jadi begitu ya. Lalu dimana tu, maksudku beliau sekarang? apakah ada petunjuk untuk kami karena waktu dari turnamen itu sudah sangat dekat dan kami pun ingin membahas beberapa hal yang terkait dengan itu " ucap Shofia yang ingin mencari informasi lebih mengenai ketiadaan nya selama beberapa bulan

" Jikalau anda mengingat perkataan beliau mengenai beberapa hal yang harus di urus dan justru harus mengutamakan kepentingan anda dan mereka beberapa bulan yang lalu, maka kami tidak perlu mengatakan apapun mengenai apa yang tengah dilakukan oleh beliau." ucap tamu lain dengan logat yang lebih kasar dari tamu sebelumnya

" Hehehe... jadi seperti itu alasannya tidak dapat datang di waktu dekat ini. " balas Shofia yang mengurungkan niatannya untuk bertanya lebih lanjut karena merasa bahwa beberapa dari mereka yang ada di hadapannya memiliki insting yang tajam seakan pernah melakukan sesuatu semacam ini

" Iya, nona. Anda benar, selain daripada itupun kami diminta melakukan beberapa hal lain yang mana hal itu bergantung pada keputusan nona sendiri untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan kami untuk melakukannya " ucap tamu sebelumnya setelah menepuk bahu dari tamu yang nampak kasar

" Aku tidak menyangka bahwa sosok tamu yang dimaksud oleh master akan sebanyak ini " ucap Mika yang berusaha untuk menjaga sikap sempurnanya di hadapan para tamu yang ada di dalam guild

Dengan tiga orang yang berada dalam ruangan Shofia, dua orang penjaga di depan pintu dan hampir dua pary di lantai utama guild, Mika sempat berfikir bahwa akan terjadi hal yang besar di masa mendatang dan hal itu mungkin akan mempengaruhi pekerjaan yang harus dirinya lakukan

" Hilang sudah hari hari indahku " gumamnya sembari membayangkan kesibukan macam apa yang akan menantinya

" Mengenai hal yang kalian minta itu, aku memang bisa mengijinkan hal itu kepada kalian. Namun sama seperti tuan kalian, kalian pun harus membentuk sebuah party dan mengisi formulir keanggotaan dari guild ini " balas Shofia yang nampak membaik setelah mengetahui alasan lain yang dimaksudkan

Sembari mencari beberapa berkas yang dimaksudkan, Shofia kembali memikirkan sebuah rencana untuk mengetahui sesuatu mengenai dirinya dengan memanfaatkan beberapa sosok yang ada di hadapannya

" Akh... apakah tuan lupa bilang kepada anda bahwa kami sudah terdaftar? " balas sosok itu dengan terkejut

" Hm~? Benarkah itu? Kalau begitu, aku pun akan mencari berkas yang berhubungan dengan party dari tuan kalian " balas Shofia yang menggubris ucapan dari mereka karena terlalu fokus mencarri dokumen yang dimaksud sembari mengaktifkan sebuah layar sihir yang nampak rumit

" Ano, maaf nona. Apakah sihir itu adalah sihir khusus atau semacamnya? karena saya mungkin pernah melihat sihir semacam itu... " ucap seorang tamu dengan penasaran

" Oah, sihir ini? Aku pun tidak tahu mengenai kebenarannya karena sihir ini selalu diajarkan kepada beberapa orang tertentu saja. Jadi mungkin bisa dikatakan bahwa ini adalah sihir khusus. Namun jika nona sendiri pernah melihatnya disuatu tempat, maka mungkin ini bukanlah sihir yang khusus. " balas Shofia dengan ramah sembari menyembunyikan fakta bahwa sihir yang digunakan merupakan sihir khusus.

" Hm.... jadi begitu ya? pantas saja tuan merasa marah ketika aku mengganggunya disaat mengaktifkan sihir itu... " gumamnya yang dilanjutkan tawa kecil

" Hm...? memang apa yang kamu lakukan sampai tuan merasa marah seperti itu? " ucap sosok tamu yang berada di sisi kanan dan kiri di waktu yang hampir bersamaan

" Akh... mengenai itu, aku mengatakan sesuatu seperti confirmed dan ava namo atau semacamnya... dan bersama hal itu pun aku pikir bahwa aku akan tewas saat itu juga " balas sosok itu dengan rasa bersalah

Shofia yang semula nampak acuh mengenai percakapan itu sempat terkejut bahwa salah satu ucapan dari sosok itu terdengar seperti code yang ada dalam salah satu opsi analisis

" Maaf, nona. Jika berkenan cobalah lihat berkas ini dan pastikan nama yang anda maksudkan ada di sana atau tidak " ucap Shofia setelah menemukan apa yang dia cari

" Hm~ bukankah itu adalah nama kami? " balas sosok itu sembari menunjukkan kata iron maiden

" He~?! Kenapa nama anda adalah maiden? " ucap Shofia yang terkejut ketika mengetahui nama sosok itu yang merujuk kata pelayan ataupun bidadari

" Hehehe... jadi tuan benar-benar tidak mengatakannya ya? hehehe... " balas tamu di sisi kiri yang tertawa ketika melihat kebenaran yang ada

" Maaf ya, nona. Baik kami yang ada di sini, di depan pintu dan di lantai bawah adalah unit yang tuan sebut sebagai " Iron Maiden " dan masing-masing dari kami pun sudah memiliki kartu tanda petualang seperti yang anda sebutkan sebelumnya." lanjut sosok itu sembari menunjukkan kartu keanggotaan yang nampak jelas bahwa mereka benar-benar telah terdaftar.

" Helenia Lainnama; L.25; Sakura's Blade, Ryuukyu Daendogra; L.36; Knuckle Hortonoms dan Neourova Gaian...." ucap Shofia sembari membaca nama yang tertulis jelas di kartu mereka

" Ta---tapi kenapa perbedaan pada jumlah ovl kalian justru berbanding terbalik dengan apa yang ada dalam level kalian? terlebih jumlah ovl rata rata para petualangan di Level ini sekitar 1800 - 3600 ovl... " lanjutnya tidak percaya

" Hehehe... maaf ya, nona Shofia karena membuat anda terkejut. Namun memang seperti itulah kenyataannya. " balas Neouro dengan tegas

" Lalu mengenai perbedaan kekuatan maupun perbedaan dari ovl yang anda maksudkan sebelumnya juga berdasar dari pengukuran ovl secara normal seperti petualang lain. " tambah Ryuu melanjutkan

" Ja--jangan bilang bahwa mereka yang ada di sana pun memiliki kemampuan yang sama seperti kalian?! " ucap Shofia yang tidak percaya dengan apa yang mereka katakan

" Hehehe... ya, tidak begitu juga si. Hanya kami bertiga lah yang mungkin lebih unggul dari mereka dan seharusnya kekuatan kami pun lebih tinggi dari Helen sendiri " balas Ryuu dengan nada iri

" Jika nona bertanya kenapa? maka jawaban yang tepat adalah bertanya kepada dirinya secara langsung " lanjut Neouro setelah menepuk bahu Hena

" Ji--jika memang diperbolehkan, memang apa yang nona lakukan hingga perbandingan di luar nalar ini bisa terjadi? " ucap Shofia dengan perasaan yang bercampur aduk dalam dirinya

" Karena dirinya pernah tidur bersama tuan, tentunya....." balas Ryuu dan Neouro secara bersamaan sebelum diakhir dengan tawa

Mendengar ucapan yang keluar dari mulut mereka, Shofia sempat terdiam tanpa kata dan berfikir bahwa hal yang mereka ucapan tidaklah mungkin

" Nmo~ bukankah sudah aku bilang bahwa itu adalah rahasia kita saja!!! " ucap Hena dengan wajah yang memerah

Melihat tingkahlaku dari Helen yang nampak membenarkan apa yang ada, Shofia sempat termenung dalam diamnya sembari memikirkan hal kotor mengenai apa yang terjadi antara Helen dengan Anma

* Dbruks * Shofia jatuh menghantam meja kerjanya letika Helen, Ryuu dan Neouro nampak meributkan bagaimana hal yang telah terjadi serta permainan seperti apa yang menjadi favoritnya

Episodes
1 Permintaan pada sang legenda
2 Bibit permusuhan
3 Sosok yang hilang
4 Sosok kuat selain Arcanest
5 Teman Flairia
6 Luka fatal yang disembunyikan
7 Crystal of Memorial
8 Power form Singularity
9 Opsi Rahasia
10 Informasi rahsia dibayar nyawa
11 Rumor
12 Di suatu tempat dalam waktu yang tidak diketahui
13 Sosok yang dinanti-kan?
14 Awal dari sesuatu
15 Pengantar pesan
16 Pesan Berdarah
17 Arcanest dan Exterminator Unit
18 Nasehat dari Arcanest
19 Garis waktu yang dijanjikan
20 Pertanggungjawaban Helenia
21 Keputusan pengubah masa depan
22 Peperangan ras demi human
23 Ultimate : Endless Storms
24 Arc of Arcanest
25 Sosok lain dalam diri Alpa
26 Beast Monster : Alpa
27 Klise Kehancuran
28 Ingatan Seseorang
29 Kemenangan ras demi human
30 Sky tower of Regains Smoke
31 Sosok penting yang hilang
32 X-body 02 (Nest)
33 Unit rahasia mulai bercerita
34 Sebelum perpisahan itu
35 Kebahagiaan kecil diantara mereka
36 Sarapan & Harapan
37 Berbagai hal tersembunyi
38 Kemunculan Elder
39 Awal baru untuk Moli
40 Progres Maiden
41 Seleksi tahap dua
42 Lottery numbers
43 Battle of Blade Master
44 Dua Petarung
45 Amarah [Ryuu]
46 Pertikaian kecil ditengah arena
47 Flora dan Tia bersaudara
48 Rencana untuk Mengembara
49 Hasil akhir diluar harapan
50 Sebuah akhir dari awal baru
51 Part of Dimension
52 Leita Lala
53 Salam author buat semua XD
54 Arc of Revolution
55 Rencana rahasia
56 Menghapus jejak petaka
57 Kepercayaan! [adalah dasar dari kerja sama]
58 Kebalikan dari Kenyataan yang tertunda
59 Peran seorang ayah
60 Percepatan dimensi ruang waktu
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Permintaan pada sang legenda
2
Bibit permusuhan
3
Sosok yang hilang
4
Sosok kuat selain Arcanest
5
Teman Flairia
6
Luka fatal yang disembunyikan
7
Crystal of Memorial
8
Power form Singularity
9
Opsi Rahasia
10
Informasi rahsia dibayar nyawa
11
Rumor
12
Di suatu tempat dalam waktu yang tidak diketahui
13
Sosok yang dinanti-kan?
14
Awal dari sesuatu
15
Pengantar pesan
16
Pesan Berdarah
17
Arcanest dan Exterminator Unit
18
Nasehat dari Arcanest
19
Garis waktu yang dijanjikan
20
Pertanggungjawaban Helenia
21
Keputusan pengubah masa depan
22
Peperangan ras demi human
23
Ultimate : Endless Storms
24
Arc of Arcanest
25
Sosok lain dalam diri Alpa
26
Beast Monster : Alpa
27
Klise Kehancuran
28
Ingatan Seseorang
29
Kemenangan ras demi human
30
Sky tower of Regains Smoke
31
Sosok penting yang hilang
32
X-body 02 (Nest)
33
Unit rahasia mulai bercerita
34
Sebelum perpisahan itu
35
Kebahagiaan kecil diantara mereka
36
Sarapan & Harapan
37
Berbagai hal tersembunyi
38
Kemunculan Elder
39
Awal baru untuk Moli
40
Progres Maiden
41
Seleksi tahap dua
42
Lottery numbers
43
Battle of Blade Master
44
Dua Petarung
45
Amarah [Ryuu]
46
Pertikaian kecil ditengah arena
47
Flora dan Tia bersaudara
48
Rencana untuk Mengembara
49
Hasil akhir diluar harapan
50
Sebuah akhir dari awal baru
51
Part of Dimension
52
Leita Lala
53
Salam author buat semua XD
54
Arc of Revolution
55
Rencana rahasia
56
Menghapus jejak petaka
57
Kepercayaan! [adalah dasar dari kerja sama]
58
Kebalikan dari Kenyataan yang tertunda
59
Peran seorang ayah
60
Percepatan dimensi ruang waktu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!