* Hmphs... * Hela nafas sedih dari sosok wanita sembari melihat ke arah luar jendela
" Ne... ne... kakek... ayo lanjutkan lagi kisahnya... " ucap seorang anak perempuan yang mencoba membuat sosok yang dipanggilnya kakek untuk melanjutkan kisah yang belum selesai
" Baiklah, baik... kakekmu ini akan menceritakan kisah selanjutnya ketika mereka berhenti untuk bersikap abai. " balas sosok kakek itu dengan sebuah senyuman sembari mengusap kepala dari anak perempuan yang ada di hadapannya
" Hm~ ? apa maksud kakek? disini kan hanya ada kita berdua. " balas anak perempuan itu yang terlihat bingung lagi menampakkan wajah yang menggemaskan
" Iya, kamu benar Ela. Meskipun disini kita hanya ada kita berdua, namun di suatu dimensi yang lain, ada beberapa sosok yang ikut mendengarkan apa yang kakekmu ini ceritakan. " balasnya dengan melakukan hal yang sama pada Ela seperti sebelumnya
" Oa~ah... benarkah itu, Kakek?!! " balas dari Ela sembari melihat ke arah langit sembari berfikir seperti apa sosok lain yang ikut mendengarkan kisah yang diceritakan kakeknya
" Nma.. nma... jangan menatap mereka seperti itu, Ela... Meskipun disini atau lebih tepatnya di dimensi ini kamu terlihat sangat manis lagi menggemaskan, mungkin di dimensi lain, baik kamu maupun kakek hanyalah sebaris kalimat semata yang termuat dalam sebuah bagian dari suatu karya... " ucapnya sembari mencubit pipi dari Ela yang tembam agar berhenti menatap ke arah langit sore kala itu
" Se~bua~h ka~li~ma~t da~la~m~ karya~, itu seperti isi dari sebuah buku cerita kan, kakek? " balas Ela yang mencoba mengulang apa yang kakeknya ucapkan
" Hehe... iya.. itu benar. " ucap Kakek dari Ela yang nampak senang akan sesuatu
" Nah, Ela... karena hari akan berganti malam, sebaiknya kita kembali ke dalam ya... " tambahnya sembari mengajak Ela untuk masuk ke dalam sebuah rumah
" Tapi... bagaimana dengan kelanjutan kisahnya " balas Ela yang memberontak
" Iya, iya... kakek akan menceritakan kelanjutan kisahnya hanya untuk kita berdua... " ucapnya membujug
" He~ benarkah...? kalau begitu aku duluan ya kakek!! " balas Ela sembari berlari menuju rumahnya setelah melewati kakeknya
" Hem~ yah... meskipun masih sepi komentar, like maupun favoritnya pada beberapa kisah yang ada. Setidaknya masih ada waktu sebelum bab ke 10 di publikasikan dan seperti yang pernah disinggung olehnya, mungkin kisah masih akan berlanjut sampai bab tertentu sebelum akhirnya kisah benar-benar berakhir dan tenggelam dengan adanya kisah kisah lain yang lebih populer... " gumam Kakek itu sembari melihat ke arah langit dimana sosok dari dimensi lain tengah memperhatikan dirinya
" Ne.. ne... kakek... cepatlah kemari karena aku sudah tidak sabar menantikan kelanjutannya!! " ucap Ela yang melambaikan kedua tangannya untuk mengajak kakeknya masuk ke rumah
" dan yah... aku pun berharap bahwa mereka mau memberikan dukungannya agar kisah dari sosok penghancur sistem atau seri dari Armageddon Maker bisa terus berlanjut... " gumamnya dalam hati sembari berjalan kembali ke dalam rumahnya
" Hm~ yah... sama seperti ucapan yang pernah dikatakan olehnya pada sebuah arc mengenai permintaan dukungan melalui like, komentar maupun favorit yang tetap di abaikan. " ucap seorang perempuan yang sebelumnya sembari mengalihkan pandangannya ke arah rak-rak berisikan berbagai macam karya sastra
" Hm~ yah... mungkin keputusan untuk melakukan hal yang dimaksudkan itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan... " tambahnya sembari bersiap menutup pintu lemari yang berisikan berbagai kisah dari seri yang sama namun dengan angka yang berbeda
* sdumpsss * sesaat setelah pintu ruangan berisikan buku-buku itu di tutup beberapa buku yang ada dalam sebuah rak mulai menghilang dan hanya menyisakan beberapa buah saja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments