Sosok yang dinanti-kan?

Di area guild petualang malam itu, beberapa petualang dengan rank menengah nampak membicarakan berbagai rumor yang ada dalam kota mereka yang semula terasa damai mulai dipenuhi berbagai macam masalah yang meresahkan dalam waktu yang berdekatan

" Mungkin sosok misterius yang ada di hutan itu mulai melemah " ucap salah seorang petualang memberikan pendapatnya

" Yah, itu sangat tidak mungkin... " balas seorang petualang lain sembari memberikan pendapatnya

" Nmah, aku pun sependapat denganmu... " ucap petualang lain setelah meneguk minumannya

" Hey, hey... apakah kamu dengar pembicaraan mereka? " bisik seorang mage kepada rekan satu partynya

" Hm~yah. Tentu... " balas sosok arcer dengan memainkan gelas kosong yang ada dihadapannya dengan malas

" Lalu apa masalahnya? Lagipula ucapan mereka juga mungkin ada benarnya dan untuk apa juga kita membahasnya... " balas seorang lancer sesaat setelah memandang ujung tombaknya yang telah dia poles sebelumnya

" M.... tapi, aku sangat yakin bahwa sosok petualang yang mereka maksud itu bukanlah sosok biasa " balas sosok mage sebelumnya dengan wajah serius

" Bukankah hal itu nampak biasa di kota kota besar seperti Peltovi, Magala, Sulfin dan bahkan kota menengah seperti Hillary pun masih ada beberapa orang seperti kita yang menyamar untuk melakukan sesuatu demi sesuatu juga? " balas sosok Swordsman setelah melipat kembali sebuah kertas

" Iya~ aku pun tahu hal itu~ tapi bukan itu yang aku magsudkan... " balas sosok mage tadi dengan wajah yang kesal

" Jika kalian ingat beberapa minggu setelah insiden itu, beberapa kejadian ini dan itu mulai muncul seolah ada yang telah mengaturnya... terlebih lagi, aku sempat merasakan beberapa energi berbeda namun anehnya itu energi yang aku maksudkan itu hanya berkumpul di satu tempat yang sama selama beberapa bulan lalu.... " ucap mage itu setelah memeriksa situasi disekitarnya

" Hey, hey, hey.... jangan bilang bahwa kamu melakukan hal seperti itu lagi di kota ini?! " balas sosok arcer

" Tidak... aku sungguh tidak melakukan hal itu di sini... " ucap mage itu dengan wajah yang terlihat panik seakan telah melakukan sesuatu

" Neh, aku ingatkan lagi ya, kalian berdua. Saat ini kondisi keuangan kita tidaklah terlalu bagus semenjak kalian terus membuat kekacauan ini dan itu... " ucap sosok Swordsman sembari menancapkan sebuah pisau kecil untuk menarik perhatian partynya yang sibuk meributkan sesuatu

* glups * suara dari ludah yang tertelan cukup jelas terdengar diantara meraka yang telah membawa banyak masalah

" Hm~pff..... berapa lama lagi mereka akan ada di sini. " ucap seorang staff guild sembari menahan rasa kantuknya yang teramat sangat

" Oa~hms.... *gretks* akh... M~s... semenjak dia menghilang dari tempat ini, aku, dan beberapa staff lain harus menjaga tempat ini sampai tengah malam nanti... " gumamnya sesaat setelah merenggangkan tubuhnya dan melihat ke sebuah jam pasir yang di depannya nampak beberapa jarum jam dengan angka

*creeeks... * sebuah decitan dari pintu salah satu ruangan di dekatnya berada membuatnya kembali kedalam posisi siap bertugas

" Ara.... Ternyata kalih ini giliran Mika yang bertugas... " ucap Shofia yang terkejut ketika melihat staff yang masih bertugas di meja resepsionis

" Hehehe... iya, master. Sekarang adalah giliranku untuk bertugas " balas Mika dengan memaksakan dirinya agar terlihat segar dan ceria

" Kalau begitu tolong cetak beberapa informasi ini dan masukkan ke rak itu ya. dan lagi, jika beberapa orang yang nampak asing datang, tolong arahkan mereka ke ruanganku dengan sebuah kode konfirmasi ini.... " ucap Shofia sesaat setelah membuka sebuah opsi yang ada dalam papan akhdar sembari membisikkan sesuatu pada Mika

" Baik, Master. Aku akan segera mengerjakannya... " balasnya sembari tersenyum untuk menutupi rasa kantuknya

" Satu, dua, tiga..... "ucap Shofi dalam hati sembari melihat ke arah beberapa pelayan dan staff yang ada dalam guild

" Master....? " ucap Mika setelah beberapa kali mencoba berbicara pada Shofia

" Akh... Mika, maaf aku sedang memikirkan sesuatu tadi, jadi bisakah kamu mengulangi ucapanmu barusan? " balas Shofi yang tersadar ketika melihat Mika yang menunjukkan beberapa kertas dengan cap yang memiliki warna berbeda

" Akh... iya, baiklah master. Tadi saya ingin bertanya mengenai pengajuan Quest sepesial ini... " ucap Mika sembari menyerahkan sebuah kertas dengan cap berwarna ungu dengan lambang pedang yang di adukkan

" Akh... iya, mengenai Quest itu tolong kamu taruh di kotak yang ada di sana dan kertas dengan logo ungu ini, biar aku yang mengurusnya. " jelas Shofia dengan ramah sembari menggulung salah satu kertas yang dirinya selipkan dengan hati hati di belakang kertas bercap ungu

" Kalau begitu terima kasih ya, Mika. Aku akan menyelesaikan beberapa hal lain di ruanganku saat ini dan jika orang-orang yang aku maksudkan belum juga datang di saat tengah malam, maka sebaiknya kamu pulanglah terlebih dahulu dan biarkan aku yang mengkunci pintu itu " lanjutnya setelah menata beberapa berkas di lemari yang tidak jauh dari meja resepsionis

" Baiklah master... aku mengerti " balas Mika dengan sikap hormat

Beberapa saat setelah Shofia pergi, Mika kembali melihat ke arah beberapa petualang yang tersisa sembari berfikir bahwa Shofia nampak bekerja terlalu keras akhir-akhir ini.

" Hm~ yah... dengan melihat kenyataan yang ada seperti ini, mungkin akan lebih baik jika aku tetap menjalani kehidupan normalku ini senormal mungkin dan aku harap aku tidak terlibat dengan apapun yang bukan menjadi urusan ku seperti masalah yang tengah diadapi master saat ini... hihihix " gumamnya sesaat sembari melihat ke sebuah cermin yang berada tidak jauh dari tempatnya berada.

" Terima kasih semuanya... silahkan kembali esok hari untuk misi yang lebih banyak lagi.... " ucapnya sembari menghormati para petualang yang pada akhirnya meninggalkan guild beberapa menit sebelum tengah malam

" Hy~uhu~ akhirnya selesai juga tugasku!! " sorak senang Mika sembari berjalan menjauhi pintu guild untuk bersiap pulang ke rumah.

" Hm~ hmhmhm~ Hm~ " sandung nada Mika yang memenuhi seluruh area guild sembari berjalan menuju pintu utama untuk meninggalkan gedung guild

" *creeeks* Selamat Malam.... " ucap seorang wanita dengan bisnis dress yang dibelakangnya nampak beberapa perempuan lain dengan pakaian yang terlihat unik

" He... he... Selamat Malam juga.... " ucap Mika yang tidak percaya bahwa ada sekelompok orang yang akan datang disaat tengah malam

" A~rgh!!! ada apa dengan orang-orang ini?!!! Kenapa mereka datang selarut ini dengan pakaian yang nampak berkilau itu?!!!! dan lagi!!! Kenapa aku sangat iri dengan apa yang mereka pakai saat ini!!! " teriaknya dalam hati sembari mengamati setiap benda yang menempel di setiap wanita itu mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut

" Heyyy... Halo~?! " ucap sosok wanita lain di samping wanita berpakaian bisnis dress pada Mika yang menampakkan wajah anehnya

" Wahaha... maaf, maaf... apakah ada yang bisa aku bantu? " balas Mika sesaat setelah berlari ke meja resepsionis dan merapikan dirinya sendiri lagi bersikap seolah tidak terjadi sesuatu sebelumnya

" Em.... ya, baiklah jika seperti itu... " ucap sosok wanita itu yang semula nampak bingung dengan apa yang Mila lakukan

" Kalau begitu, langsung saja aku sampaikan bahwa.... " ucap sosok wanita itu sembari menunjukkan sebuah kartu tanda petualang miliknya.

Episodes
1 Permintaan pada sang legenda
2 Bibit permusuhan
3 Sosok yang hilang
4 Sosok kuat selain Arcanest
5 Teman Flairia
6 Luka fatal yang disembunyikan
7 Crystal of Memorial
8 Power form Singularity
9 Opsi Rahasia
10 Informasi rahsia dibayar nyawa
11 Rumor
12 Di suatu tempat dalam waktu yang tidak diketahui
13 Sosok yang dinanti-kan?
14 Awal dari sesuatu
15 Pengantar pesan
16 Pesan Berdarah
17 Arcanest dan Exterminator Unit
18 Nasehat dari Arcanest
19 Garis waktu yang dijanjikan
20 Pertanggungjawaban Helenia
21 Keputusan pengubah masa depan
22 Peperangan ras demi human
23 Ultimate : Endless Storms
24 Arc of Arcanest
25 Sosok lain dalam diri Alpa
26 Beast Monster : Alpa
27 Klise Kehancuran
28 Ingatan Seseorang
29 Kemenangan ras demi human
30 Sky tower of Regains Smoke
31 Sosok penting yang hilang
32 X-body 02 (Nest)
33 Unit rahasia mulai bercerita
34 Sebelum perpisahan itu
35 Kebahagiaan kecil diantara mereka
36 Sarapan & Harapan
37 Berbagai hal tersembunyi
38 Kemunculan Elder
39 Awal baru untuk Moli
40 Progres Maiden
41 Seleksi tahap dua
42 Lottery numbers
43 Battle of Blade Master
44 Dua Petarung
45 Amarah [Ryuu]
46 Pertikaian kecil ditengah arena
47 Flora dan Tia bersaudara
48 Rencana untuk Mengembara
49 Hasil akhir diluar harapan
50 Sebuah akhir dari awal baru
51 Part of Dimension
52 Leita Lala
53 Salam author buat semua XD
54 Arc of Revolution
55 Rencana rahasia
56 Menghapus jejak petaka
57 Kepercayaan! [adalah dasar dari kerja sama]
58 Kebalikan dari Kenyataan yang tertunda
59 Peran seorang ayah
60 Percepatan dimensi ruang waktu
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Permintaan pada sang legenda
2
Bibit permusuhan
3
Sosok yang hilang
4
Sosok kuat selain Arcanest
5
Teman Flairia
6
Luka fatal yang disembunyikan
7
Crystal of Memorial
8
Power form Singularity
9
Opsi Rahasia
10
Informasi rahsia dibayar nyawa
11
Rumor
12
Di suatu tempat dalam waktu yang tidak diketahui
13
Sosok yang dinanti-kan?
14
Awal dari sesuatu
15
Pengantar pesan
16
Pesan Berdarah
17
Arcanest dan Exterminator Unit
18
Nasehat dari Arcanest
19
Garis waktu yang dijanjikan
20
Pertanggungjawaban Helenia
21
Keputusan pengubah masa depan
22
Peperangan ras demi human
23
Ultimate : Endless Storms
24
Arc of Arcanest
25
Sosok lain dalam diri Alpa
26
Beast Monster : Alpa
27
Klise Kehancuran
28
Ingatan Seseorang
29
Kemenangan ras demi human
30
Sky tower of Regains Smoke
31
Sosok penting yang hilang
32
X-body 02 (Nest)
33
Unit rahasia mulai bercerita
34
Sebelum perpisahan itu
35
Kebahagiaan kecil diantara mereka
36
Sarapan & Harapan
37
Berbagai hal tersembunyi
38
Kemunculan Elder
39
Awal baru untuk Moli
40
Progres Maiden
41
Seleksi tahap dua
42
Lottery numbers
43
Battle of Blade Master
44
Dua Petarung
45
Amarah [Ryuu]
46
Pertikaian kecil ditengah arena
47
Flora dan Tia bersaudara
48
Rencana untuk Mengembara
49
Hasil akhir diluar harapan
50
Sebuah akhir dari awal baru
51
Part of Dimension
52
Leita Lala
53
Salam author buat semua XD
54
Arc of Revolution
55
Rencana rahasia
56
Menghapus jejak petaka
57
Kepercayaan! [adalah dasar dari kerja sama]
58
Kebalikan dari Kenyataan yang tertunda
59
Peran seorang ayah
60
Percepatan dimensi ruang waktu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!