episode 15 Fakta Seorang Valexa

Orang yang menendang salah satu pria bertubuh kekar hingga terseret jauh ke belakang adalah siapa lagi kalau bukan si pangeran kampus sekaligus ketua senat, Ravelo. Kedatangannya memang tak diharapkan Valexa, tapi Ravel berencana menyelamatkan wanita pujaan hatinya dengan gaya sok keren bak palahwan super di film-film ala Marvel.

Beberapa rekan preman lainnya juga langsung terkejut melihat kehadiran keponakan dari rektor kampus di sini. Padahal harusnya, tempat ini hanya diketahui oleh komplotannya dan Nadin saja. Jika Ravel sampai tahu, artinya Nadinlah yang sudah memberitahu lokasi tempat biasa mereka mengeksekusi orang-orang yang tidak mereka suka atau para korban bullyan Nadin.

Tempat ini tidak boleh diketahui oleh siapapun demi keamanan para preman kampus ini. Namun sepertinya, mereka sudah tak bisa merasa aman lagi. Untuk itu, para preman ini berencana melenyapkan Valexa dan juga Ravel sekaligus agar tidak ada kebocoran informasi. Bisa gawat kalau keberadaan mereka diketahui oleh pihak berwajib.

"Apa kau baik-baik saja, Sayang?" tanya Ravel marah melihat Valexa diikat dan digantung seperti pare bergelantungan.

"Yah, tadinya aku baik-baik saja, tapi sekarang jadi tidak baik karena kau datang kemari." Valexa terang-terangan menunjukkan rasa tidak sukanya pada Ravel. "Dan jangan panggil aku sayang lagi, sandiwara kita sudah selesai," cetusnya kesal.

"Perasaanku padamu bukan sandiwara, Sayang. Aku benar-benar mencintaimu," seru Ravel sambil berjalan mendekat ke arah preman lalu memberi preman tersebut sebuah bogem mentah tanpa memberi aba-aba terlebih dulu.

"Dasar buaya darat!" gumam Valexa tak termakan rayuan Ravel yang menyatakan cinta padanya ditengah suasana genting begini.

Preman berbadan besar langsung jatuh tersungkur ke tanah akibat pukulan keras dari Ravel. Tak terima temannya diserang, rekan preman yang lain ikut mengeroyok Ravel bersamaan. Mereka semua berkelahi layaknya adegan action ala film bioskop netflix.

Baik Ravel ataupun para preman-preman itu, saling melayangkan tendangan dan pukulan satu sama lain. Ravel sih bisa menghindari serangan dengan mudah karena postur tubuhnya tinggi dan lincah. Sebaliknya, para preman bengis itu tampak babak belur akibat serangan dari seorang pangeran kampus yang ternyata, jago juga berkelahi.

Sayangnya, Ravel kalah jumlah sehingga ia sedikit terdesak. Melihat hal itu,Valexa mencoba melepaskan diri dari ikatan tali yang mengikatnya. Gadis itu mengayunkan diri di bawah kayu yang menahan tubuhnya, setelah itu ia menggerakkan tubuh lenturnya memutar ke atas hingga kedua kakinya mendarat mulus di atas kayu. Tanpa perlu menunggu lama, Valexa menggigit ikatan tali yang mengikat tangannya agar bisa lepas.

Akhirnya, Valexa berhasil melepaskan semua ikatan tali yang mengikat tubuhnya, tapi gadis itu tak langsung turun dari atas kayu besar dan tetap bertengger diatasnya sambil mengamati situasi. Saat ini, kedua tangan Ravel dipiting salah satu preman ke belakang punggungnya dan preman lainnya sudah bersiap hendak memukul cowok tampan itu dengan sebuah balok kayu besar. Sudah bisa dipastikan apa yang bakal menimpa Ravel jika balok kayu tersebut sampai mengenai kepalanya.

Tak ingin berdiam diri, Valexa mengambil ancang-ancang dan iapun langsung melompat turun ke arah para preman yang sedang melayangkan tinjunya ke wajah Ravel. Tendangan kaki Valexa tepat mengenai preman tersebut sehingga Ravel selamat dari maut. Preman itu tumbang tak sadarkan diri di tempat.

"Minggir!" seru Valexa dengan lantang dan Ravel refleks memiringkan kepalanya ke samping kiri lalu dengan gerakan super duper cepat, Valexa meninju wajah orang yang memiting tangan pangeran kampus hingga tulang hidung preman tersebut retak.

"Arrgggh!" erang pria itu terhuyung mundur. Darah segar bercucuran keluar dari hidungnya.

Cekalan tangan preman itu juga terlepas sehingga Ravel bisa bebas. Tanpa memberi jeda, Valexa langsung menghujani musuhnya dengan pukulan maut bertubu-tubi. Mulai dari menendang sampai memukul tengkuk preman tersebut dengan sikunya. Dalam hitungan detik, pria kekar berkulit hitam itu langsung pingsan seketika.

Mata Ravel terbelalak tak percaya melihat Valexa ternyata bisa melumpuhkan lawannya dengan mudah. Gerakan-gerakan Valexa bukanlah gerakan pegulat pemula. Itu adalah teknik gerakan khusus profesional sekelas suhu/sensei dalam dunia persilatan/karate. Betapa senangnya ravel ternyata wanita yang ia cintai bukanlah orang sembarangan. Baru kali ini, Ravel bertemu dengan wanita luar biasa sehebat Valexa.

Berbeda dengan Ravel yang terkagum-kagum akan aksi Valexa saat melumpuhkan lawan. Gadis itu kembali berdiri tegap sambil merenggangkan seluruh otot-ototnya yang kaku setelah beberapa waktu menyembunyikan keahliannya dalam ilmu bela diri dan berpura-pura menjadi wanita lemah yang mudah ditindas dan tersakiti. Valexa hanya menatap dingin preman-preman terkapar tak berdaya disekelilingnya.

Tak berselang lama, beberapa orang berjas hitam masuk dan berbaris berjajar rapi di hadapan Valexa. Entah siapa mereka dan bagaimana bisa mereka menemukan tempat tersembunyi ini. Yang jelas, orang-orang ini sangat mengenal Valexa.

"Maaf, kami datang terlambat, Nona muda!" salah satu pria berjas hitam dan berkacamata dengan warna serupa menundukkan kepalanya dihadapan Valexa seolah siap mendapat hukuman atas keterlambatannya.

"Tidak apa-apa. Lagipula, aku baik-baik saja."

"Kau selamat berkat aku Sayang," sela Ravel dan beberapa pria berjas hitam langsung memegang erat kedua bahu Ravel. "Apa yang kalian lakukan? Lepaskan aku!" pekiknya, tapi dua pria yang tak ia kenal malah mencengkeramnya semakin kuat.

"Lepaskan dia," perintah Valexa dan dua orang tersebut langsung mematuhi perintah nona mudanya. "Singkirkan para preman ini dari hadapanku dan ikat mereka di ruang bawah tanah rumah. Cari informasi yang kubutuhkan dari mereka. Bila mereka kukuh tidak mau menjawab, bunuh saja mereka semua," ujar Valexa dengan nada suara menakutkan.

"Baik Nona!" ucap seluruh pasukan ber jas hitam itu kompak.

Valexa pun beranjak pergi tanpa peduli pada Ravel yang masih shock melihat Valexa ternyata bukanlah gadis biasa. Wanita tangguh itu adalah seorang nona muda yang memiliki banyak bodygurad profesional. Artinya, Valexa adalah anak sultan.

"Berhenti!" seru Ravel menghadang langkah wanita pujaan hatinya. "Siapa kau sebenarnya? Informasi apa yang ingin kau tahu? Beritahu aku, aku janji akan membantumu!" tawar Ravel.

Tanpa diduga, Valexa mendorong tubuh Ravel kebelakang dengan keras sampai membentur dinding. Ia menekan leher Ravel kuat-kuat sehingga pria tampan yang jauh lebih tinggi darinya ini tak bisa bergerak.

"Jangan dekati aku lagi kalau kau tidak ingin mati. Aku tak ingin melibatkan siapapun dalam urusanku. Urus saja dirimu sendiri," ancam Valexa dan mulai melepaskan tekanannya.

"Kau masih membutuhkanku. Selama informasi yang kau inginkan belum kau dapat, kau tak bisa membuka identitas aslimu dihadapan banyak orang. Jika tidak, maka kau takkan pernah menemukan apa yang kau cari. Percayalah padaku," ujar Ravel penuh keyakinan seolah ia tahu apa yang diinginkan Valexa dan alasan ia datang kemari.

"Apa maksudmu?" alis Valexa sedikit terangkat mendengar ucapan Ravel.

"Shakila, kau datang kemari demi gadis itu, kan?" tanya Ravel dan seketika tubuh Valexa menegang menatap wajah Ravel.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

hmmm...shakila...

2024-12-23

0

Hasanah Purwokerto

Hasanah Purwokerto

siapa shakila..?

2022-07-02

1

Aminah Adam

Aminah Adam

siapakah shakila??

2022-05-17

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1 Hari Pertama
2 episode 2 Fitnah
3 episode 3 Serangan
4 episode 4 Hukuman
5 episode 5 Valexa vs Ravelo
6 episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7 episode 7 Siapa Kau?
8 episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9 episode 9 Ancaman dan Cinta
10 episode 10 Rencana Jahat Nadin
11 episode 11 Pertemuan Pertama
12 episode 12 Serangan
13 episode 13 Ancaman Ravel
14 episode 14 Perasaan Ravel
15 episode 15 Fakta Seorang Valexa
16 episode 16 Bersedia
17 episode 17 Mansion
18 episode 18 Fakta Sebenarnya
19 episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20 episode 20 Rencana Ravel
21 episode 21 Perlindungan
22 episode 22 Maria
23 episode 23 Penjelasan
24 episode 24 Kabur
25 episode 25 Serangan
26 episode 26 Charlen
27 episode 27 Flasback 1
28 episode 28 flashback 2
29 episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30 episode 30 Flashback 4
31 episode 31 Flashback 5
32 episode 32 Terungkap Sudah
33 episode 33 Keluarga Valexa
34 episode 34 Rencana Valexa
35 episode 35 Bugatti Veyron
36 episode 36 Kesal
37 episode 37 Suasana hati Valexa
38 episode 38 Teknik Pedang
39 episode 39 Ninja
40 episode 40 Tekad Valexa
41 episode 41 Nasib Nadin
42 episode 42 Menikahlah Denganku!
43 episode 43 Penjelasan
44 episode 44 Pengakuan Ravel
45 episode 45 Perlindungan Fey
46 episode 46 Permintaan Refald
47 episode 47 Marah
48 episode 48 Keluarga Fey
49 episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50 episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51 episode 51 Glowcard
52 episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53 episode 53 Perasaan Valexa
54 episode 54 Fakta Tentang Ravel
55 episode 55 I'm yours, and you're mine.
56 episode 56 Keputusan Valexa
57 episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58 episode 58 Valexa si Wonder Woman
59 episode 59 Ritual
60 episode 60 Ritual Selesai
61 episode 61 Pengaruh Mantra
62 episode 62 Tak Mempan
63 episode 63 Hukuman yang Setimpal
64 episode 64 Lengah
65 episode 65 Menang
66 episode 66 Fakta Mengerikan
67 episode 67 Keluar
68 episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69 episode 69 Eksekusi
70 episode 70 Eksekusi Dimulai
71 episode 71 Eksekusi Berakhir
72 episode 72 Perpisahan
73 episode 73 Suara Hati Valexa
74 episode 74 Selepas Rindu
75 episode 75 Terkurung
76 episode 76 Gossip
77 episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78 episode 78 Peringatan Manis
79 episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80 episode 80 Keluarga Bahagia
81 Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82 judul novel : Pengantin Milik Raja
83 PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84 PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85 PENGUMUMAN NOVEL BARU
86 PENGUMUMAN NOVEL BARU
87 PENGUMUMAN NOVEL BARU
88 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 89 Episodes

1
episode 1 Hari Pertama
2
episode 2 Fitnah
3
episode 3 Serangan
4
episode 4 Hukuman
5
episode 5 Valexa vs Ravelo
6
episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7
episode 7 Siapa Kau?
8
episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9
episode 9 Ancaman dan Cinta
10
episode 10 Rencana Jahat Nadin
11
episode 11 Pertemuan Pertama
12
episode 12 Serangan
13
episode 13 Ancaman Ravel
14
episode 14 Perasaan Ravel
15
episode 15 Fakta Seorang Valexa
16
episode 16 Bersedia
17
episode 17 Mansion
18
episode 18 Fakta Sebenarnya
19
episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20
episode 20 Rencana Ravel
21
episode 21 Perlindungan
22
episode 22 Maria
23
episode 23 Penjelasan
24
episode 24 Kabur
25
episode 25 Serangan
26
episode 26 Charlen
27
episode 27 Flasback 1
28
episode 28 flashback 2
29
episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30
episode 30 Flashback 4
31
episode 31 Flashback 5
32
episode 32 Terungkap Sudah
33
episode 33 Keluarga Valexa
34
episode 34 Rencana Valexa
35
episode 35 Bugatti Veyron
36
episode 36 Kesal
37
episode 37 Suasana hati Valexa
38
episode 38 Teknik Pedang
39
episode 39 Ninja
40
episode 40 Tekad Valexa
41
episode 41 Nasib Nadin
42
episode 42 Menikahlah Denganku!
43
episode 43 Penjelasan
44
episode 44 Pengakuan Ravel
45
episode 45 Perlindungan Fey
46
episode 46 Permintaan Refald
47
episode 47 Marah
48
episode 48 Keluarga Fey
49
episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50
episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51
episode 51 Glowcard
52
episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53
episode 53 Perasaan Valexa
54
episode 54 Fakta Tentang Ravel
55
episode 55 I'm yours, and you're mine.
56
episode 56 Keputusan Valexa
57
episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58
episode 58 Valexa si Wonder Woman
59
episode 59 Ritual
60
episode 60 Ritual Selesai
61
episode 61 Pengaruh Mantra
62
episode 62 Tak Mempan
63
episode 63 Hukuman yang Setimpal
64
episode 64 Lengah
65
episode 65 Menang
66
episode 66 Fakta Mengerikan
67
episode 67 Keluar
68
episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69
episode 69 Eksekusi
70
episode 70 Eksekusi Dimulai
71
episode 71 Eksekusi Berakhir
72
episode 72 Perpisahan
73
episode 73 Suara Hati Valexa
74
episode 74 Selepas Rindu
75
episode 75 Terkurung
76
episode 76 Gossip
77
episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78
episode 78 Peringatan Manis
79
episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80
episode 80 Keluarga Bahagia
81
Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82
judul novel : Pengantin Milik Raja
83
PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84
PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85
PENGUMUMAN NOVEL BARU
86
PENGUMUMAN NOVEL BARU
87
PENGUMUMAN NOVEL BARU
88
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!