episode 10 Rencana Jahat Nadin

Bila Valexa tak bisa berkutik dihadapan Ravelo yang ternyata mengetahui rahasia besarnya dan menawarkan bantuan atas nama cinta, maka lain halnya dengan Nadin yang kelabakan sendiri karena kehilangan sebagian besar anak buahnya. Kembali ke tempat Nadin yang langsung bergegas menghubungi Thomas begitu Valexa selesai membisikkan sesuatu padanya.

Hingga detik ini, orang suruhan Nadin tak kunjung mengangkat panggilannya. Gadis sombong itu mulai panik karena Valexa bilang, para preman suruhan mereka telah ia singkirkan dan takkan pernah kembali lagi ke kampus ini. Itulah kenapa Nadin langsung berlari keluar untuk memastikan apakah ucapan Valexa itu benar atau hanya bualan semata. Namun, semua anak buah Thomas dan Thomas sendiri tak ada yang berhasil ia hubungi.

Artinya, Valexa tidak main-main dengan ucapannya. Mahasiswi baru itu benar-benar membuat orang-orang Nadin menghilang tanpa jejak. Ada yang aneh dengan Valexa terlepas tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya kecuali Ravelo.

Pertama, si kampungan itu bisa menyelesaikan hukuman Mr. Morgan dalam kurun waktu relatif singkat dan pastinya itu tidak akan pernah bisa dilakukan kecuali kalau Valexa adalah manusia super. Kedua, para preman paling ditakuti di kampus ini berhasil diringkus Valexa tanpa meninggalkan bekas atau jejak apapun, Bahkan tanda-tanda keberadaan anak buah Nadin tak bisa terdeteksi sama sekali. Tidak ada seorangpun yang tahu di mana keberadaan Thomas dan lainnya. Mereka semua raib bak ditelan bumi.

"Nad, ada apa? Kenapa kau panik begitu?" tanya Meta yang akhirnya berhasil menyusul Nadin. Ia membuyarkan lamunan ketua gengnya yang berdiri diam di koridor gedung tepat di depan jendela lantai paling atas.

"Akan kubunuh gadis itu sekarang juga!" geram Nadin penuh amarah. Meta dan yang lainnya sampai bingung karena baru kali ini mereka semua melihat Nadin semarah itu pada seseorang.

"Nad, kau tak apa-apa?" tanya Meta agak sedikit takut juga, biasanya kalau si ketua geng ini marah, yang lainnya kena imbas juga.

"Cepat hubungi semua gengster kenalan Thomas yang tersisa dan culik si Valexa, bawa gadis kampungan itu ke gudang kosong belakang gedung fakultas kita! Pastikan tidak ada yang tahu!" geram Nadin saking emosinya.

Mata Nadin menatap lurus ke depan dan tiba-tiba saja, ia sangat terkejut sampai matanya melotot hampir keluar. Bukan tanpa alasan kenapa Nadin langsung shock begitu. Dari kejauhan, ia melihat Valexa berdiri berhadapan dengan Ravelo di tempat mereka menjalani hukuman lari yang diberikan Mr. Morgan.

"Tunggu! Jangan culik dia hari ini." Nadin berubah pikiran, untung Meta belum sempat menghubungi rekan gengster Thomas karena ia sendiri masih bingung dengan printah Nadin barusan.

Menculik Valexa? Yang benar saja? batin Meta bingung antara takut dan juga heran. Meta sama sekali belum mengerti situasi yang sedang dialami Nadin karena ia tidak tahu kalau Thomas and the gengnya menghilang tiba-tiba dan belum kembali hingga detik ini.

"Kau lihat apa?" tanya Meta mengikuti arah pandang mata Nadin. Iapun juga langsung terkejut ketika tahu Ravelo sedang bicara berduaan dengan Valexa. "Gadis kampungan itu benar-benar tidak tahu diri. Dia pikir dia itu cantik apa? Culun dan bloon gitu sok mengharapkan seorang pengeran seperti Ravelo. Pasti itu cewek nembak Ravel tapi ditolak mentah-mentah oleh dia. Dasar nggak punya harga diri!" Meta asal tebak. Padahal yang terjadi malah sebaliknya, Ravel lah yang nembak Valexa.

Sementara Nadin, hanya menatap lurus dua orang yang saling berdiri itu dengan tatapan aneh seolah ia tak yakin bahwa yang dikatakan Meta itu benar. Soalnya, gerak-gerik Valexa, tak seperti wanita yang mengatakan cinta pada pria. Justru sebaliknya, Valexa terkesan sedang marah pada Ravel. Mereka berdua lebih terkesan seperti sedang bertengkar. Nadin dan seluruh gengnya, hanya mengamati mereka berdua dari kejauhan tanpa bisa mendengar apa yang Valexa dan Ravelo bicarakan.

Adegan berikutnya malah semakin membuat mulut Nadin dan seluruh anggota gengnya menganga lebar. Dugaan Meta yang menyatakan kalau Valexa nembak Ravel telah terpatahkan karena si pangeran kampus langsung berlari memeluk Valexa dari belakang ketika gadis itu hendak pergi meninggalkannya.

"Gila! Ini benar-benar gila! Kau lihat itu? Serorang Ravel memeluk si cewek culun itu! Kalian percaya nggak sih? Pasti si Ravel sedang kerasukan, atau kalau nggak dia diguna-guna oleh cewek norak itu!" seru Meta heboh sendiri. Matanya menggambarkan kalau ia sangat panik dan juga shock antara percaya dan tidak percaya tapi yang mereka lihat itu memang sangat nyata.

Di depan mata kepala para kelompok pembully, Ravelo beneran memeluk Valexa dengan sangat erat seolah enggan melepasnya. Karena posisi mereka sangat jauh dari gedung, ekspresi Valexa sama sekali tak terlihat. Kebetulan, Nadin and the gengnya ini sedang ada di lantai paling atas gedung. Jadi, hanya mereka saja yang bisa melihat Valexa dan Ravelo dimana keduanya malah saling pelukan dan bukannya menyelesaikan hukuman terutama Ravelo, karena ia masih kurang 4 putaran lagi.

"Pantas saja, si Ravel belain Valexa, ternyata mereka ...," seru yang lainnya ikutan shock juga.

"Nad, kok kamu diem aja sih? Lakuin sesuatu dong ... si breengsek Valexa itu mencoba ngrebut Ravel darimu! Kau tidak lihat apa?" sengal Meta heran melihat sikap Nadin yang hanya diam berdiri saja menatap dua sejoli sedang berpelukan erat dari kejauhan.

Mereka tidak tahu adegan selanjutnya setelah Ravel memeluk Valexa. Sebab, posisi sang pangeran kampus yang menindih tubuh mahasiswi baru itu tak terlihat dengan jelas karena tertutupi pohon-pohon rindang. Kalau mereka tahu, pasti bakalan heboh dan kebakaran jenggot.

Tak menggubris ocehan Meta dan teman-teman satu gengnya, Nadin terus menatap benci tempat di mana Valexa dan Ravelo berada. Ia sendiri sebenarnya masih tidak percaya, gadis rendahan seperti Valexa berhasil membuat darahnya mendidih sampai pada titik didik tertinggi. Napasnya naik turun seakan ada bom atom siap meledak kapan saja.

Namun, Nadin tak bisa bertindak gegabah hanya karena ia sedang marah besar sekarang. Sebab, ada banyak sekali pertanyan yang timbul dipikiran Nadin saat ini.

Siapakah Valexa sebenarnya dan bagaimaan bisa ia menyingkirkan seorang Thomas beserta kelompoknya yang terkenal bengis dan kejam di kampus ini. Jika gadis itu bisa mengalahkan Thomas dengan mudah, maka Valexa bukanlah gadis kampungan biasa. Dan Ravelo, pasti tahu siapa Valexa, karena itulah pria tampan itu membela Valexa saat Nadin membullynya.

Kali ini, Nadin tidak mau terkecoh dan masuk ke dalam lubang sumur yang ia gali sendiri. Siapapun Valexa, ia akan menyingkirkannya bagaimanapun caranya. Dan hal pertama yang harus wanita sombong itu lakukan adalah ia harus tahu siapa Valexa dan apa hubungannya dengan Ravel. Baru setelah itu, ia akan balas dendam atas hilangnya Thomas dan gengnya yang tidak ada kabar hingga detik ini.

"Kalian semua, dengarkan aku baik-baik." Akhirnya Nadin buka suara juga. "Begitu Ravel terpisah dengan Valexa, segera ringkus cewek culun itu dan bawa ke ruang bawah tanah. Jangan sampai ada yang tahu," perintah Nadin tanpa ragu sedikitpun. Matanya menatap lurus ke depan dan semua anggota gengnya mengiyakan perintah Nadin tanpa ada yang berani berkomentar apapun.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

ada ruang bawah tanah pula tu....huh sungguh miris....kampus apaan tu

2024-12-23

0

Ricka Monika

Ricka Monika

kebalik tu neng 🤭😜

2024-12-22

0

маяшан

маяшан

ngeri ya klo ada lingkungan kampus seperti itu

2022-12-16

0

lihat semua
Episodes
1 episode 1 Hari Pertama
2 episode 2 Fitnah
3 episode 3 Serangan
4 episode 4 Hukuman
5 episode 5 Valexa vs Ravelo
6 episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7 episode 7 Siapa Kau?
8 episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9 episode 9 Ancaman dan Cinta
10 episode 10 Rencana Jahat Nadin
11 episode 11 Pertemuan Pertama
12 episode 12 Serangan
13 episode 13 Ancaman Ravel
14 episode 14 Perasaan Ravel
15 episode 15 Fakta Seorang Valexa
16 episode 16 Bersedia
17 episode 17 Mansion
18 episode 18 Fakta Sebenarnya
19 episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20 episode 20 Rencana Ravel
21 episode 21 Perlindungan
22 episode 22 Maria
23 episode 23 Penjelasan
24 episode 24 Kabur
25 episode 25 Serangan
26 episode 26 Charlen
27 episode 27 Flasback 1
28 episode 28 flashback 2
29 episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30 episode 30 Flashback 4
31 episode 31 Flashback 5
32 episode 32 Terungkap Sudah
33 episode 33 Keluarga Valexa
34 episode 34 Rencana Valexa
35 episode 35 Bugatti Veyron
36 episode 36 Kesal
37 episode 37 Suasana hati Valexa
38 episode 38 Teknik Pedang
39 episode 39 Ninja
40 episode 40 Tekad Valexa
41 episode 41 Nasib Nadin
42 episode 42 Menikahlah Denganku!
43 episode 43 Penjelasan
44 episode 44 Pengakuan Ravel
45 episode 45 Perlindungan Fey
46 episode 46 Permintaan Refald
47 episode 47 Marah
48 episode 48 Keluarga Fey
49 episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50 episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51 episode 51 Glowcard
52 episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53 episode 53 Perasaan Valexa
54 episode 54 Fakta Tentang Ravel
55 episode 55 I'm yours, and you're mine.
56 episode 56 Keputusan Valexa
57 episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58 episode 58 Valexa si Wonder Woman
59 episode 59 Ritual
60 episode 60 Ritual Selesai
61 episode 61 Pengaruh Mantra
62 episode 62 Tak Mempan
63 episode 63 Hukuman yang Setimpal
64 episode 64 Lengah
65 episode 65 Menang
66 episode 66 Fakta Mengerikan
67 episode 67 Keluar
68 episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69 episode 69 Eksekusi
70 episode 70 Eksekusi Dimulai
71 episode 71 Eksekusi Berakhir
72 episode 72 Perpisahan
73 episode 73 Suara Hati Valexa
74 episode 74 Selepas Rindu
75 episode 75 Terkurung
76 episode 76 Gossip
77 episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78 episode 78 Peringatan Manis
79 episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80 episode 80 Keluarga Bahagia
81 Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82 judul novel : Pengantin Milik Raja
83 PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84 PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85 PENGUMUMAN NOVEL BARU
86 PENGUMUMAN NOVEL BARU
87 PENGUMUMAN NOVEL BARU
88 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 89 Episodes

1
episode 1 Hari Pertama
2
episode 2 Fitnah
3
episode 3 Serangan
4
episode 4 Hukuman
5
episode 5 Valexa vs Ravelo
6
episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7
episode 7 Siapa Kau?
8
episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9
episode 9 Ancaman dan Cinta
10
episode 10 Rencana Jahat Nadin
11
episode 11 Pertemuan Pertama
12
episode 12 Serangan
13
episode 13 Ancaman Ravel
14
episode 14 Perasaan Ravel
15
episode 15 Fakta Seorang Valexa
16
episode 16 Bersedia
17
episode 17 Mansion
18
episode 18 Fakta Sebenarnya
19
episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20
episode 20 Rencana Ravel
21
episode 21 Perlindungan
22
episode 22 Maria
23
episode 23 Penjelasan
24
episode 24 Kabur
25
episode 25 Serangan
26
episode 26 Charlen
27
episode 27 Flasback 1
28
episode 28 flashback 2
29
episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30
episode 30 Flashback 4
31
episode 31 Flashback 5
32
episode 32 Terungkap Sudah
33
episode 33 Keluarga Valexa
34
episode 34 Rencana Valexa
35
episode 35 Bugatti Veyron
36
episode 36 Kesal
37
episode 37 Suasana hati Valexa
38
episode 38 Teknik Pedang
39
episode 39 Ninja
40
episode 40 Tekad Valexa
41
episode 41 Nasib Nadin
42
episode 42 Menikahlah Denganku!
43
episode 43 Penjelasan
44
episode 44 Pengakuan Ravel
45
episode 45 Perlindungan Fey
46
episode 46 Permintaan Refald
47
episode 47 Marah
48
episode 48 Keluarga Fey
49
episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50
episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51
episode 51 Glowcard
52
episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53
episode 53 Perasaan Valexa
54
episode 54 Fakta Tentang Ravel
55
episode 55 I'm yours, and you're mine.
56
episode 56 Keputusan Valexa
57
episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58
episode 58 Valexa si Wonder Woman
59
episode 59 Ritual
60
episode 60 Ritual Selesai
61
episode 61 Pengaruh Mantra
62
episode 62 Tak Mempan
63
episode 63 Hukuman yang Setimpal
64
episode 64 Lengah
65
episode 65 Menang
66
episode 66 Fakta Mengerikan
67
episode 67 Keluar
68
episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69
episode 69 Eksekusi
70
episode 70 Eksekusi Dimulai
71
episode 71 Eksekusi Berakhir
72
episode 72 Perpisahan
73
episode 73 Suara Hati Valexa
74
episode 74 Selepas Rindu
75
episode 75 Terkurung
76
episode 76 Gossip
77
episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78
episode 78 Peringatan Manis
79
episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80
episode 80 Keluarga Bahagia
81
Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82
judul novel : Pengantin Milik Raja
83
PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84
PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85
PENGUMUMAN NOVEL BARU
86
PENGUMUMAN NOVEL BARU
87
PENGUMUMAN NOVEL BARU
88
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!