episode 6 Kura-kura dan Kelinci

Pernyataan yang keluar dari mulut manis seorang pangeran kampus bernama Ravelo ini sukses membuat Valexa terkejut sehingga konsentrasinya mendadak buyar seketika. Ini jauh lebih mengejutkan dari apa yang ia alami selama beberapa jam berada di kampus elit ini.

Seorang Ravelo, pria idaman semua kaum hawa di universitas ternama, memintanya menjadi pacar? Itu sungguh lucu dan aneh menurut Valexa. Dan iapun tak menanggapi serius ucapan pria yang berdiri tegak disampingnya. Bagi penghuni kampus ini, gadis seperti Valexa hanyalah boneka yang mereka mainkan karena perbedaan kasta.

"Kau bilang apa tadi?" alis Valexa terangkat mendengar ucapan pria sok narsis yang berdiri disampingnya. "Apa kau sedang kerasukan setan? Untuk apa kau memintaku menjadi pacarmu? Aku sama sekali tak butuh bantuanmu! Dasar aneh. Kau pikir karena kau tampan, kau bisa nembak cewek seenak jidatmu, gitu? Aku bukan mereka! Harusnya kata-kata itu kau tujukan saja pada wanita-wanita bodoh yang jadi budak cintamu, bukan padaku!" cetus Valexa kasar.

"Tidak ada setan yang merasukiku. Aku rasa, aku pernah bertemu denganmu di suatu tempat, hanya saja aku belum ingat. Percayalah, kau jadi pacarku saja kalau kau ingin aman ada di kampus ini! Apapun tujuanmu datang kemari, kau tetap butuh perlindungan dan akulah orang yang tepat untuk melindungimu." Ravelo tersenyum manis dan senyuman itu langsung membuat heboh semua kaum hawa yang melihatnya. Meski para bucin Ravelo itu tidak tahu apa yang idolanya bicarakan dengan Velexa.

Astaga, orang ini benar-benar narsis sekali, batin Valexa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Tidak terimakasih atas tawaranmu. Aku masih tahu diri siapa aku. Menjadi kekasihmu, artinya aku menggali lubang kematianku sendiri! Jangan dekati aku lagi setelah ini, oke. Aku tak butuh perlindungan siapapun, apalagi dari orang sepertimu." penolakan yang elegan dari seorang Valexa, walau terkesan sedikit sombong.

Gadis itu berpikir, hanya berdiri bersama dengan Ravelo saja sudah membuat Valexa dihujat habis-habisan, apalagi sampai mau menjadi kekasih pengeran kampus yang sok ngartis ini. Beban Valexa malah akan semakin bertambah berat saja. Ia tidak datang kemari untuk mencari kekasih, melainkan karena suatu hal yang tak bisa ia ungkapkan, untuk sekarang.

Mendengar penolakan Valexa, Ravelo malah tersenyum dan itu membuat Valexa semakin yakin kalau pria tampan itu memang tidak serius nembak dirinya. "Sudah kuduga, kau hanya bercanda." Velexa mengutarakan komentarnya.

"Aku serius, aku tersenyum karena untuk pertama kalinya dalam hidupku ... aku nembak cewek yang baru saja aku temui dan langsung ditolak mentah-mentah oleh cewek itu. Biasanya aku yang menolak, tapi kau ... tanpa pikir panjang langsung menolak pria tampan sepertiku. Aku harap, kau tak menyesali ucapanmu, karena aku ... adalah pangeran berkuda putihmu," terang Ravelo sok percaya diri dan untuk kesekian kalinya, ia tebar pesona pada Velexa. Namun, yang jadi histeris bukanlah gadis yang ditembak, melainkan para kaum hawa yang sejak tadi memerhatikan Ravelo dari kejauhan.

Ya ampun, ini orang narsisnya kebangetan! Pantesan saja semua wanita di sini kelepek-kelepek sama dia, lah jurus rayuan mautnya canggih gini! Mungkin dia pakai ajian semar mesem untuk memikat para wanita-wanita bodoh itu. batin Valexa agak sedikit risih juga dengan sikap sok kegantengannya si Ravelo. Walau ia akui, si pengeran kampus itu memang sangat tampan dan menawan karena Ravelo adalah blasteran Jepang Amerika.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apa alasan cowok itu memintanya jadi pacar. Itu sangat aneh dan mencurigakan. Pasti Ravelo punya motif lain untuk menghancurkan Valexa. Sebab, setelah apa yang ia alami ini, Valexa tidak bisa percaya pada semua orang yang ada di kampus ini.

Sebuah peluitpun dibunyikan sebagai tanda bahwa Valexa dan Ravelo harus segera berlari menjalani hukuman mereka. Bila diketahui ada yang curang, maka hukuman keduanya akan semakin bertambah berat. Karena itulah Mr. Morgan menghimbau agar Valexa dan Ravelo, tidak melakukan kecurangan apapun.

"Kau akan segera menjadi kekasihku! Cepat ... atau lambat! Tunggu saja," ujar Ravel sok yakin dan berlari lebih dulu meninggalkan Valexa yang lumayan sedikit terkejut juga mendengar ucapan Ravelo barusan.

"Sepertinya ada setan yang sedang merasuki tubuh pria itu!" gumam Valexa sambil bersiap-siap lari. Ia menguncir kuda rambut panjangnya dan melepas kacamata yang ia pakai lalu memasukkannya ke dalam saku jaket hitamnya.

Awalnya, Valexa berlari sangat pelan dan bahkan bisa dikatakan hanya berjalan cepat saja. Ia tertinggal sangat jauh dengan Ravelo yang sudah berlari lebih dulu darinya. Seluruh orang yang ada di sini semakin berisik meneriaki aksi Ravelo yang terlihat sangat cool ketika ia sedang berlari. Pesonanya benar-benar menyihir semua para wanita yang melihatnya.

Lain halnya dengan Valexa yang mendapat cibiran dimana-mana dan bahkan diledek bakal tak bisa menyelesaikan hukumannya untuk satu putaran saja. Cara lari Valexa itu sudah mirip seperti jalannya kura-kura, jelas tidak mungkin kalau Valexa kuat lari mengingat betapa luasnya universitas elit ini.

Uang taruhan semakin bertambah banyak begitu melihat bagaimana cara Valexa berlari melintasi orang-orang yang melihatnya. Namun, hal itu tak berlangsung lama, gerakan gadis kampungan yang dianggap sampah kampus itu berubah drastis ketika ia melewati tempat sepi. Langkah kaki Valexa yang tadinya pelan, kini semakin lama, semakin bertambah cepat. Bahkan saking cepatnya, ia sampai bisa menyusul Ravelo yang tadi sudah jauh meninggalkannya.

"Aku duluan!" seru Valexa ketika melewati Ravelo. Pria tampan itu tampak mulai kehabisan napas dan ini adalah putaran pertamanya.

"Hei! Bagaimana bisa kau menyusulku?" teriak Ravelo agak terkejut karena tadi ia yakin Valexa sudah tertinggal sangat jauh darinya dan dalam waktu cepat, gadis itu telah menyusulnya.

"Kau ingat cerita kelinci dan kura-kura? Dan kau pasti juga tahu siapa pemenangnya?" seru Valexa berbalik badan menghadap Ravelo sambil terus berlari mundur. Ia jauh lebih cepat dari sang pangeran kampus ini berlari.

Bagaikan mimpi disiang bolong, Ravelo benar-benar melihat kalau stamina tubuh gadis yang baru saja ditembaknya, ternyata sangat kuat sehingga napasnya tetap teratur dan tak terlihat ngos-ngosan seperti dirinya. Hanya atlet terlatih saja yang tahu bagaimana cara melatih napas saat berlari seperti yang dilakukan Valexa sekarang. Artinya, Valexa bukanlah gadis biasa, ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya dan itu semakin membuat Ravelo semakin menyukai gadis yang berlari cepat dihadapannya.

"Aku kura-kura, dan kau kelincinya?" tebak Ravelo seenaknya. Keduanya sama-sama berlari tapi dengan teknik yang berbeda. Valexa tetap berlari mundur menghadap Ravelo, sedangkan Ravelo berlari maju mengejar Valexa.

"Bukan, kaulah kelincinya dan aku kura-kuranya karena kau tadi meninggalkanku cukup jauh. Tapi lihat sekarang, aku menyusulmu dan bahkan kau tak bisa mengejarku." Valexa tersenyum ketir. "Yang akan menyelesaikan hukuman ini duluan adalah aku. Tak perlu tiga hari 3 malam untuk lari 20 putaran mengelilingi kampus ini. Sehari saja sudah cukup. Bye!" ganti Valexa yang mengedipkan matanya dan tebar pesona pada Ravelo sehingga membuat cowok itu semakin terpesona akan wajah manis Valexa meskipun penampilannya tampak culun dan kampungan.

"Sepertinya ... aku jatuh cinta padamu, Valexa!" gumam Ravelo berhenti berlari untuk mengatur kembali napasnya. Ia tersenyum senang karena akhirnya ia benar-benar jatuh cinta pada seorang wanta dan wanita tersebut adalah Valexa. "Akhirnya ... kita bertemu lagi. Aku takkan melepaskanmu lagi, kali ini ... akan aku dapatkan kau bagaimanapun caranya," gumam Ravelo sambil melepas kemeja hitamnya dan hanya memakai kaos dalam saja yang memperlihatkan otot-otot tangan dan kaki panjangnya.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

nah ini baru seruuuuu...

2024-12-23

0

Ricka Monika

Ricka Monika

mau pamer otot ya bang🦾💪

2024-12-22

0

Risti Dani

Risti Dani

Apakah makna dari kata "Akhirnya,kita bertemu kembali" yg diucapkan Ravelo?

2022-11-25

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1 Hari Pertama
2 episode 2 Fitnah
3 episode 3 Serangan
4 episode 4 Hukuman
5 episode 5 Valexa vs Ravelo
6 episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7 episode 7 Siapa Kau?
8 episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9 episode 9 Ancaman dan Cinta
10 episode 10 Rencana Jahat Nadin
11 episode 11 Pertemuan Pertama
12 episode 12 Serangan
13 episode 13 Ancaman Ravel
14 episode 14 Perasaan Ravel
15 episode 15 Fakta Seorang Valexa
16 episode 16 Bersedia
17 episode 17 Mansion
18 episode 18 Fakta Sebenarnya
19 episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20 episode 20 Rencana Ravel
21 episode 21 Perlindungan
22 episode 22 Maria
23 episode 23 Penjelasan
24 episode 24 Kabur
25 episode 25 Serangan
26 episode 26 Charlen
27 episode 27 Flasback 1
28 episode 28 flashback 2
29 episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30 episode 30 Flashback 4
31 episode 31 Flashback 5
32 episode 32 Terungkap Sudah
33 episode 33 Keluarga Valexa
34 episode 34 Rencana Valexa
35 episode 35 Bugatti Veyron
36 episode 36 Kesal
37 episode 37 Suasana hati Valexa
38 episode 38 Teknik Pedang
39 episode 39 Ninja
40 episode 40 Tekad Valexa
41 episode 41 Nasib Nadin
42 episode 42 Menikahlah Denganku!
43 episode 43 Penjelasan
44 episode 44 Pengakuan Ravel
45 episode 45 Perlindungan Fey
46 episode 46 Permintaan Refald
47 episode 47 Marah
48 episode 48 Keluarga Fey
49 episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50 episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51 episode 51 Glowcard
52 episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53 episode 53 Perasaan Valexa
54 episode 54 Fakta Tentang Ravel
55 episode 55 I'm yours, and you're mine.
56 episode 56 Keputusan Valexa
57 episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58 episode 58 Valexa si Wonder Woman
59 episode 59 Ritual
60 episode 60 Ritual Selesai
61 episode 61 Pengaruh Mantra
62 episode 62 Tak Mempan
63 episode 63 Hukuman yang Setimpal
64 episode 64 Lengah
65 episode 65 Menang
66 episode 66 Fakta Mengerikan
67 episode 67 Keluar
68 episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69 episode 69 Eksekusi
70 episode 70 Eksekusi Dimulai
71 episode 71 Eksekusi Berakhir
72 episode 72 Perpisahan
73 episode 73 Suara Hati Valexa
74 episode 74 Selepas Rindu
75 episode 75 Terkurung
76 episode 76 Gossip
77 episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78 episode 78 Peringatan Manis
79 episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80 episode 80 Keluarga Bahagia
81 Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82 judul novel : Pengantin Milik Raja
83 PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84 PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85 PENGUMUMAN NOVEL BARU
86 PENGUMUMAN NOVEL BARU
87 PENGUMUMAN NOVEL BARU
88 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 89 Episodes

1
episode 1 Hari Pertama
2
episode 2 Fitnah
3
episode 3 Serangan
4
episode 4 Hukuman
5
episode 5 Valexa vs Ravelo
6
episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7
episode 7 Siapa Kau?
8
episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9
episode 9 Ancaman dan Cinta
10
episode 10 Rencana Jahat Nadin
11
episode 11 Pertemuan Pertama
12
episode 12 Serangan
13
episode 13 Ancaman Ravel
14
episode 14 Perasaan Ravel
15
episode 15 Fakta Seorang Valexa
16
episode 16 Bersedia
17
episode 17 Mansion
18
episode 18 Fakta Sebenarnya
19
episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20
episode 20 Rencana Ravel
21
episode 21 Perlindungan
22
episode 22 Maria
23
episode 23 Penjelasan
24
episode 24 Kabur
25
episode 25 Serangan
26
episode 26 Charlen
27
episode 27 Flasback 1
28
episode 28 flashback 2
29
episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30
episode 30 Flashback 4
31
episode 31 Flashback 5
32
episode 32 Terungkap Sudah
33
episode 33 Keluarga Valexa
34
episode 34 Rencana Valexa
35
episode 35 Bugatti Veyron
36
episode 36 Kesal
37
episode 37 Suasana hati Valexa
38
episode 38 Teknik Pedang
39
episode 39 Ninja
40
episode 40 Tekad Valexa
41
episode 41 Nasib Nadin
42
episode 42 Menikahlah Denganku!
43
episode 43 Penjelasan
44
episode 44 Pengakuan Ravel
45
episode 45 Perlindungan Fey
46
episode 46 Permintaan Refald
47
episode 47 Marah
48
episode 48 Keluarga Fey
49
episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50
episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51
episode 51 Glowcard
52
episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53
episode 53 Perasaan Valexa
54
episode 54 Fakta Tentang Ravel
55
episode 55 I'm yours, and you're mine.
56
episode 56 Keputusan Valexa
57
episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58
episode 58 Valexa si Wonder Woman
59
episode 59 Ritual
60
episode 60 Ritual Selesai
61
episode 61 Pengaruh Mantra
62
episode 62 Tak Mempan
63
episode 63 Hukuman yang Setimpal
64
episode 64 Lengah
65
episode 65 Menang
66
episode 66 Fakta Mengerikan
67
episode 67 Keluar
68
episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69
episode 69 Eksekusi
70
episode 70 Eksekusi Dimulai
71
episode 71 Eksekusi Berakhir
72
episode 72 Perpisahan
73
episode 73 Suara Hati Valexa
74
episode 74 Selepas Rindu
75
episode 75 Terkurung
76
episode 76 Gossip
77
episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78
episode 78 Peringatan Manis
79
episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80
episode 80 Keluarga Bahagia
81
Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82
judul novel : Pengantin Milik Raja
83
PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84
PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85
PENGUMUMAN NOVEL BARU
86
PENGUMUMAN NOVEL BARU
87
PENGUMUMAN NOVEL BARU
88
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!