episode 14 Perasaan Ravel

Tak ada yang menyangka seorang Ravelo dengan julukan 'pangeran kampus' kalau marah bisa lebih menakutkan dari para preman. Apalagi, Ravel tidak main-main dengan ucapannya. Dihadapan semua orang yang ada di kelas ini, mereka semua menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana pangeran kampus yang terkenal charming itu mencekik kuat leher Meta hingga salah satu teman Nadin tak bisa bergerak karena kesulitan bernapas. Ravel terlihat sangat brutal saat mengancam Nadin untuk segera memberitahunya ada di mana Valexa sekarang.

Selain itu, teman-teman Ravel, tiba-tiba saja datang dan mengunci pintu kelas sehingga tak ada seorangpun yang bisa keluar ataupun masuk kelas ini. Siapapun yang melawan dan mencoba keluar paksa, maka bogem mentah langsung melayang ke wajah mereka yang bertindak gegabah.

Kejadian tak terduga ini membuat semua orang yang ada di kelas memaksa Nadin untik segera mengatakan di mana Valexa sebenarnya daripada mereka semua terpaksa mati muda. Sebab, semua orang tahu siapa Ravel, membunuh orang tanpa ketahuan, bukan masalah besar bagi keluarga Ravel.

Merasa terdesak, Nadin pun tak terima. Iapun jadi kalap dan memandang marah orang yang dicintainya.

"Hentikan semua ini Ravel! Apa kau sudah gila?" teriak Nadin kesal. "Kau bisa dihukum atas tindakan kekerasan dan pembunuhan!" ancamnya sok.

"Hahahaha ... " lagi-lagi Ravel tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Nadin barusan seolah wanita itu sendiri tak pernah melakukan hal yang sama.

"Kau pikir cuma kau saja yang lolos dari hukum atas kejahatan yang kau lakukan? Aku juga bisa. Aku tak peduli jika kalian semua harus mati di sini. Itu adalah pilihan yang kau pilih!" tandasnya. Tak ada gurauan sedikitpun didalamnya.

"Kenapa kau jadi seperti ini?" Jerit Nadin sudah tak bisa menahan shocknya. "Apa istimewanya gadis kampungan itu sampai kau membelanya sejauh ini? Kenapa kau tidak memilihku jadi pacarmu? Kita bisa menjadi pasangan paling sempurna di kampus ini, kenapa kau malah menjadikan cewek miskin itu pacarmu!" Nadin jingkrak-jingkrak saking emosinya karena ia tak pernah menyangka Ravelo bakal bertindak sejauh ini hanya demi gadis rendahan seperti Valexa.

"Kau ingin tahu kenapa? Karena aku mencintainya. Akan aku lakukan, apapun demi bisa melindunginya dari orang-orang jahat sepertimu sekalipun aku harus berubah menjadi monster. Jika sampai dia kenapa-napa ... kau akan tanggung sendiri akibatnya. Valexa, adalah cintaku, dia milikku, menyakitinya artinya sama saja dengan menyakitiku. Dan aku takkan pernah tinggal diam melihat wanita yang kucintai disakiti oleh siapapun. Camkan itu baik-baik!" Ravel memberi peringatan pada Nadin dan semuanya untuk tidak lagi mengganggu Valexa. Ia melirik wajah pucat Meta yang sudah hampir kehabisan napas akibat cekikannya.

"Kau tidak punya banyak waktu. Sekarang keputusan ada ditanganmu, aku tak main-main dengan ucapanku, temanmu ini akan mati dalam hitungan detik. Jadi, cepat beritahu aku ada di mana Valexaku!" ancam Ravel dan Nadin tak bisa berkutik menghadapi kebrutalan Ravelo. Pria yang ia anggap sebagai pangeran berkuda putihnya, kini sudah berubah jadi gila karena cinta.

"Dia ... ada di gudang bawa tanah belakang gedung tua tak terpakai. Anak buah Thomas ada di sana bersamanya." Akhirnya Nadin menyerah dan memberitahu keberadaan Valexa.

Ravelpun melepaskan cekikannya dan Meta langsung jatuh terduduk sambil terbatuk-batuk. Beberapa teman membantunya menjauh dari Ravel agar ia tak dijadikan korban lagi. Begitupula dengan anggota geng Nadin yang lainnya. Mereka tak berani mendekati Ravel.

"Kalian semua harus dengar peringatanku, setelah ini jangan ada yang berani mengusik kehidupanku dan Valexa. Jika sampai kalian mengindahkan peringatanku, akan kupastikan besok kalian hanya akan tinggal nama!" ancam Ravelo pada semua orang yang ada di sini lalu berbalik pergi menyelamatkan wanita pujaannya.

"Kau belum tahu siapa Valexa!" teriak Nadin saat Ravel hendak meraih gagang pintu. Ravelpun berhenti bergerak dan memutar kembali tubuhnya menatap Nadin.

"Apa maksudmu?" tanya Ravel sedikit khawatir kalau Nadin mengetahui identitas asli kekasihnya.

"Thomas dan anak buahnya menghilang secara misterius saat aku mengirimnya untuk membereskan Valexa. Hingga detik ini, mereka belum juga ditemukan, tapi Valexa baik-baik saja, itu pasti karena ulahnya ..."

"Apa!" teriak Ravel memotong kata-kata Nadin. "Kau mau membunuh Valexa?" pekiknya marah.

"Awalnya begitu," aku Nadin tanpa merasa bersalah sedikitpun. "Tapi kenyataannya, ia lolos dari Thomas dan anak buahnya padahal kau tahu sendiri, seperti apa Thomas itu? Apa ... kau tak curiga padanya?" tanya Nadin melihat ekspresi dingin Ravel.

"Huh." Ravel tersenyum ketir. "Mungkin saja Tuhan masih menyayangi Valexa sehingga ia selamat dari iblis jahat sepertimu dan Thomas. Sepertinya, karma Tuhan akan segara datang padamu dan juga orang-orang yang menjadi pengikutmu! Berhati-hatilah mulai dari sekarang." alih-alih termakan provokasi Nadin, Ravel malah menakut-nakuti teman-teman Nadin agar tak berbuat jahat lagi pada siapapun. Tentu saja mereka langsung ciut dan mulai berpikir ulang apakah ia akan terus mengikui kejahatan Nadin atau tidak.

Yang lebih shock di sini adalah Nadin. Ravel sama sekali tak terkejut dengan kenahean yang ada dalam diri seorang Valexa. Sebaliknya, Ravel tampak tenang-tenang saja dan langsung pergi menyelematkan kekasihnya.

Hal itu membuat Nadin semakin panas dan juga kesal setengah mati. Saking emosinya, ia sampai menjungkirkan meja didepannya hingga terbalik diatas lantai. Wanita angkuh itu juga membanting kursi-kursi tak berdosa disekitarnya.

"Aaarrggghhh!" teriak Nadin kesal dan semua orang langsung berlari keluar kelas menjauhi Nadin daripada nanti menjadi korban pelampiasan kemarahannya.

***

Di ruang bawah tanah yang gelap, Valexa diikat di kedua tangannya lalu digantung di bawah tiang dengan posisi kaki terikat. Tubuh Valexa bergelantungan dia atas. Ia disiram air dingin oleh anak buah suruhan Nadin hingga gadis itu tersadar.

Byurr!

Valexa gelagapan dan mulai membuka matanya. Begitu tersadar ada di mana ia sekarang, gadis itu langsung mencoba melepaskan diri dari ikatan tali yang mengikatnya, tapi tidak bisa.

Suara tawa terdengar menggema diseisi ruangan ketika melihat usaha Valexa melepaskan diri gagal. Gadis itu memerhatikan beberapa orang bertubuh kekar, sedang berdiri tak jauh didepannya.

"Hahahaha ... kau takkan bisa lari dari sini. Katakan apa yang kau inginkan, sebelum kami semua melenyapkanmu?" tanya salah satu pria kekar penuh tato yang ada di hadapan Valexa.

"Aku ingin minum jus alpukat! Ah ... jus sirsak juga! Tolong berikan 2 minuman itu padaku. Sudah lama aku tak minum dua minuman enak itu," pinta Valexa tanpa ada rasa takut sama sekali sehingga membuat para pria bertubuh kekar ini saling pandang mendengar permintaan aneh dari orang yang hendak mati.

"Kenapa malah berdiri disitu! Cepat belikan! Kalian bilang bakal menuruti keinginan terakhirku sebelum kalian membunuhku? Apa kalian bohong? Malu dong sama tubuh gede kalian kalau ternyata ucapan kalian itu itu cuma bualan saja!" Valexa sengaja meledek orang-orang sangar didepannya.

"Kurang ajar kau! Sudah mau mati, sok berlagak sombong!" teriak salah satu pria yang langsung marah karena diledek Valexa.

"Kalau begitu cepat belikan!" bentak Valexa sok memerintah. Ia benar-benar membuat para gengster ini marah.

"Awas saja kau! Setelah ini akan kuberikan kematian paling mengerikan supaya kau tak bisa sombong lagi di alam baka sana!" ancam pria berotot itu dan langsung pergi untuk membuka pintu keluar.

Namun diluar dugaan, seseorang dari luar pintu menendang keras ulu hati pria yang baru saja membuka pintu hingga ia terpental jauh dan tubuhnya terseret sampai ke bawah kaki Valexa saking kuatnya tendangannya. Valexa langsung menatap pria tinggi yang baru saja datang dan telah merusak rencananya.

"Kenapa orang itu malah datang kemari? Menyebalkan!" gumam Valexa.

BERSAMBUNG

***

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

penasaran banget ini dg kekuatan valexa..
ravel datang...tp malah mengacaukan keinginan valexa...kok bisa..

2024-12-23

0

Risti Dani

Risti Dani

Aku baca maraton kak, soalnya nih cerita sudah selesai

2022-11-25

0

Hasanah Purwokerto

Hasanah Purwokerto

yaahhh.. gagal dpt jus gratis... 😋😂😂😂

2022-07-02

1

lihat semua
Episodes
1 episode 1 Hari Pertama
2 episode 2 Fitnah
3 episode 3 Serangan
4 episode 4 Hukuman
5 episode 5 Valexa vs Ravelo
6 episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7 episode 7 Siapa Kau?
8 episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9 episode 9 Ancaman dan Cinta
10 episode 10 Rencana Jahat Nadin
11 episode 11 Pertemuan Pertama
12 episode 12 Serangan
13 episode 13 Ancaman Ravel
14 episode 14 Perasaan Ravel
15 episode 15 Fakta Seorang Valexa
16 episode 16 Bersedia
17 episode 17 Mansion
18 episode 18 Fakta Sebenarnya
19 episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20 episode 20 Rencana Ravel
21 episode 21 Perlindungan
22 episode 22 Maria
23 episode 23 Penjelasan
24 episode 24 Kabur
25 episode 25 Serangan
26 episode 26 Charlen
27 episode 27 Flasback 1
28 episode 28 flashback 2
29 episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30 episode 30 Flashback 4
31 episode 31 Flashback 5
32 episode 32 Terungkap Sudah
33 episode 33 Keluarga Valexa
34 episode 34 Rencana Valexa
35 episode 35 Bugatti Veyron
36 episode 36 Kesal
37 episode 37 Suasana hati Valexa
38 episode 38 Teknik Pedang
39 episode 39 Ninja
40 episode 40 Tekad Valexa
41 episode 41 Nasib Nadin
42 episode 42 Menikahlah Denganku!
43 episode 43 Penjelasan
44 episode 44 Pengakuan Ravel
45 episode 45 Perlindungan Fey
46 episode 46 Permintaan Refald
47 episode 47 Marah
48 episode 48 Keluarga Fey
49 episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50 episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51 episode 51 Glowcard
52 episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53 episode 53 Perasaan Valexa
54 episode 54 Fakta Tentang Ravel
55 episode 55 I'm yours, and you're mine.
56 episode 56 Keputusan Valexa
57 episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58 episode 58 Valexa si Wonder Woman
59 episode 59 Ritual
60 episode 60 Ritual Selesai
61 episode 61 Pengaruh Mantra
62 episode 62 Tak Mempan
63 episode 63 Hukuman yang Setimpal
64 episode 64 Lengah
65 episode 65 Menang
66 episode 66 Fakta Mengerikan
67 episode 67 Keluar
68 episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69 episode 69 Eksekusi
70 episode 70 Eksekusi Dimulai
71 episode 71 Eksekusi Berakhir
72 episode 72 Perpisahan
73 episode 73 Suara Hati Valexa
74 episode 74 Selepas Rindu
75 episode 75 Terkurung
76 episode 76 Gossip
77 episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78 episode 78 Peringatan Manis
79 episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80 episode 80 Keluarga Bahagia
81 Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82 judul novel : Pengantin Milik Raja
83 PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84 PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85 PENGUMUMAN NOVEL BARU
86 PENGUMUMAN NOVEL BARU
87 PENGUMUMAN NOVEL BARU
88 BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89 PENGUMUMAN NOVEL BARU
Episodes

Updated 89 Episodes

1
episode 1 Hari Pertama
2
episode 2 Fitnah
3
episode 3 Serangan
4
episode 4 Hukuman
5
episode 5 Valexa vs Ravelo
6
episode 6 Kura-kura dan Kelinci
7
episode 7 Siapa Kau?
8
episode 8 Terimakasih Ala Ravelo
9
episode 9 Ancaman dan Cinta
10
episode 10 Rencana Jahat Nadin
11
episode 11 Pertemuan Pertama
12
episode 12 Serangan
13
episode 13 Ancaman Ravel
14
episode 14 Perasaan Ravel
15
episode 15 Fakta Seorang Valexa
16
episode 16 Bersedia
17
episode 17 Mansion
18
episode 18 Fakta Sebenarnya
19
episode 19 Ungkapan Cinta Ravel
20
episode 20 Rencana Ravel
21
episode 21 Perlindungan
22
episode 22 Maria
23
episode 23 Penjelasan
24
episode 24 Kabur
25
episode 25 Serangan
26
episode 26 Charlen
27
episode 27 Flasback 1
28
episode 28 flashback 2
29
episode 29 Flasback 3 Fakta Sebenarnya
30
episode 30 Flashback 4
31
episode 31 Flashback 5
32
episode 32 Terungkap Sudah
33
episode 33 Keluarga Valexa
34
episode 34 Rencana Valexa
35
episode 35 Bugatti Veyron
36
episode 36 Kesal
37
episode 37 Suasana hati Valexa
38
episode 38 Teknik Pedang
39
episode 39 Ninja
40
episode 40 Tekad Valexa
41
episode 41 Nasib Nadin
42
episode 42 Menikahlah Denganku!
43
episode 43 Penjelasan
44
episode 44 Pengakuan Ravel
45
episode 45 Perlindungan Fey
46
episode 46 Permintaan Refald
47
episode 47 Marah
48
episode 48 Keluarga Fey
49
episode 49 Ritual Pernikahan Tak Biasa
50
episode 50 Hukuman Fey untuk Pak Po
51
episode 51 Glowcard
52
episode 52 Pasangan Pengantin Baru
53
episode 53 Perasaan Valexa
54
episode 54 Fakta Tentang Ravel
55
episode 55 I'm yours, and you're mine.
56
episode 56 Keputusan Valexa
57
episode 57 Mantan Pacar, jadi Suami
58
episode 58 Valexa si Wonder Woman
59
episode 59 Ritual
60
episode 60 Ritual Selesai
61
episode 61 Pengaruh Mantra
62
episode 62 Tak Mempan
63
episode 63 Hukuman yang Setimpal
64
episode 64 Lengah
65
episode 65 Menang
66
episode 66 Fakta Mengerikan
67
episode 67 Keluar
68
episode 68 Pasangan Nggak Ada Akhlak Datang
69
episode 69 Eksekusi
70
episode 70 Eksekusi Dimulai
71
episode 71 Eksekusi Berakhir
72
episode 72 Perpisahan
73
episode 73 Suara Hati Valexa
74
episode 74 Selepas Rindu
75
episode 75 Terkurung
76
episode 76 Gossip
77
episode 77 Ciutnya Nyali Caitlin
78
episode 78 Peringatan Manis
79
episode 79 Cinta Ravel dan Valexa
80
episode 80 Keluarga Bahagia
81
Judul Novel : Takdir Cinta Kinan
82
judul novel : Pengantin Milik Raja
83
PENGUMUMAN GIVE AWAY!
84
PENGUMUMAN NOVEL CETAK PUTRA RAJA
85
PENGUMUMAN NOVEL BARU
86
PENGUMUMAN NOVEL BARU
87
PENGUMUMAN NOVEL BARU
88
BAB PENGUMUMAN NOVEL BARU
89
PENGUMUMAN NOVEL BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!