BAB 19 Ijin

...Jangan lupa setelah membaca kasihlah Age like, love, vote, gift 😊 Biar tambah semangat 💪💪...

...Saran dan komentarnya juga di tunggu yach, biar Age bisa lebih baik lagi dalam berkarya 🥰...

...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...

Merrik dan Elena semakin romantis, seperti biasa Merrik masih setia mengantar jemput Elena ke kampus, dia masih belum mengizinkan Elena berangkat dan pulang sendiri. Apartemen dan kampus adalah dua tempat yang di singgahi oleh Elena, selain itu dia tidak pernah pergi kemanapun, tidak ada kebebasan melakukan apapun. Merrik selalu melarangnya jika berkumpul dengan teman-teman kampusnya. Elena selalu mematuhi semua aturan Merrik bahkan tidak juga menyimpan nomor telepon teman pria sekelasnya.

"El, kita ke mall yuk? Ada meet and greet artis Aron Pabio, pemain film Above The Sky." Ajak Michele.

"Penyanyi yang merambah menjadi pemain film itu?" tanya Elena antusias.

"Kamu tau?" ucap Michele.

Elena menganggukkan kepalanya keras. "Tau, aku suka lagunya yang sweet memories. Dia itu idolaku."

"Kalau begitu ayo kita ke sana, pasti dia juga akan bernyanyi."

"Emmm, aku coba ijin Kak Merrik dulu ya." Elena sudah bercerita pada Michele bahwa dia berpacaran dengan Merrik.

"Tidak usah bilang! Pacarmu itu posesif banget. Kemaren saja kamu tidak di ijinkan hanya sekedar hang out dengan teman-teman sekelas."

"Oh, itu karena kita berkumpul nya dengan teman lelaki, Kak Merrik tidak suka aku berteman dengan pria."

"Ya, itu dia, pacarmu posesif. Kalian 'kan belum menikah, untuk apa mengatur hidupmu, kalaupun sudah menikah tidak seharusnya membatasi pergaulanmu!" ujar Michele.

"Maaf aku tidak bisa bohong, Kak Merrik tau aku pulang jam tiga hari ini. Dia pasti akan menjemputku."

"Emang kerja pacarmu apa sih? Kok bisa tiap hari jemput kamu?"

"Oh, itu karena bos-nya baik, jadi Kak Merrik diijinkan untu menjemputku setiap hari."

"Mana bisa seperti itu? Cuma ada dua kemungkinan. Pertama, pacarmu pemilik perusahaan dan kedua, pacarmu pengangguran!" ucap Michele terkekeh.

"Sudah, aku telepon dulu ya." Elena mengambil ponselnya dan mulai menyentuh icon call. Dia agak menjauh dari Michele agar pembicaraannya tidak terdengar oleh Michele. "Hallo, sayang. Apa sudah selesai kuliahnya? Bukannya keluar jam dua?" tanya Merrik sambil menatap layar komputer di depannya.

"Iya, jam dua selesai kuliah, ini lagi nunggu kelas kedua. Aku mau minta ijin, Kak."

"Ijin apa?"

"Emm, nanti Kak Merrik tidak usah jemput. Aku mau ke mall bersama Michele."

Merrik menyandarkan punggungnya ke kursi. Selama ini, Elena memang dia larang melakukan kegiatan selain kegiatan kuliah. "Sama siapa lagi?"

"Berdua saja. Aku bosan di apartemen terus, setelah menjemputku pasti Kakak kembali ke kantor. Ijinkan yah Kak, lagi pula tidak ada pria!" Jelas Elena sebelum Merrik bertanya lebih lanjut."

"Kamu bisa ke mall denganku. Tidak perlu temanmu."

"Kak, ijinkan yah, benar hanya dengan Michele, aku tidak enak menolak ajakannya, kemarin pun aku tidak ikut kumpul dengan teman sekelas karena Kakak melarang. Masa sekarang Kakak juga melarangku."

"Kamu tidak enak menolak ajakan temanmu dan mengabaikan perintahku?" ucap Merrik tegas.

"Kak, bukan begitu." Elena memutar otaknya mencari cara agar diijinkan oleh Merrik. "Kakak Sayang, kali ini saja yah! Kalau Kakak mengijinkan, aku akan lakukan apapun perintah Kakak, termasuk memakai pakaian apa saja yang Kakak inginkan." Ucap Elena merendahkan suaranya agar hanya Merrik yang mendengarnya.

Huft! Merrik menghembuskan nafasnya setelah mendengar Elena bersedia melakukan apapun, pikirannya berubah. Berjalannya waktu, Elena sudah mulai protes jika Merrik memintanya melakukan hal yang tidak diinginkan Elena. Ini kesempatannya membuat Elena mematuhi semua keinginannya.

"Baiklah, tapi nanti aku jemput di mall dan aku akan menagih janjimu."

"Oke, makasih ya Kak." Elena langsung menutup teleponnya tanpa pamit.

"Apa-apaan dia menutup teleponku duluan, dasar Remaja!" gumam Merrik.

"Sudah dapat ijin dari pacar posesif-mu itu?" tanya Michele saat Elena mendekatinya.

"Bukan posesif, Kak Merrik hanya menjagaku. Buktinya dia mengijinkan aku pergi denganmu."

"Ya sudah, kita bersenang-senang hari ini. Sekarang kita masuk kelas dulu."

"Oke."

Setelah kelas berakhir, Elena dan Michele menggunakan mobil Michele melaju ke mall yang mereka tuju. Mereka tiba lebih awal dari jadwal meet and greet. "Kita mau kemana? Masih satu jam lagi acaranya." Michele menepuk pundak Elena.

"Emm, antar aku ke toko obat saja. Aku mau beli vitamin," ujar Elena. Pil KB yang di konsumsi Elena telah habis, kebetulan sedang berada di mall dia akan membelinya sendiri tanpa harus merepotkan Merrik.

"Oke, aku juga mau beli, masa pancaroba memang butuh vitamin," ucap Michele.

"Ayo."

Mereka tiba di toko obat yang berada di dalam mall. "Biasanya kamu minum apa?" tanya Michele.

"Kayanya semacam vitamin c, aku lupa merk-nya. Aku cari dulu ya."

Elena berkeliling mencari Vitamin yang sama seperti Merrik berikan. "Ah, ini dia." Mengambil satu botol vitamin.

"Apa bagus vitamin itu?" tanya Michele.

"Entahlah, Kak Merrik yang membelikannya, kebetulan punyaku habis, jadi sekalian saja aku beli di sini."

Michele mengambil botol vitamin dari tangan Elena. "Boleh nanti aku minta satu? Aku mau coba dulu, kalau cocok aku beli." Michele cengar-cengir.

"Nggak mau rugi yak? Maunya tester dulu!" Mereka berdua tertawa bersama. Mereka memutuskan ke toko ice cream sebelum menghadiri acara meet and greet idola mereka. "Boleh aku minta vitaminmu?" Pinta Michele yang sedang duduk di bangku toko ice cream.

"Ini." Elena mengeluarkan botol vitamin dari paper bag kecil lalu memberikan pada Michele. Michele mengeluarkan satu tablet dan meminumnya. Elena mengikat rambutnya sehingga dia tidak melihat bentuk tabletnya.

"Rasanya enak, pas di mulut tidak manis dan tidak pahit. Pantas saja harganya mahal, kandungan vitaminnya banyak," ucap Michele setelah membaca informasi yang tertera di bagian luar botol.

"Manis dari mana? Rasanya hambar kok!" sergah Elena.

"Kamu tidak meminumnya?" ucap Michele setelah melihat Elena tidak meninumnya.

"Aku biasanya minum pagi hari, sebenarnya aku malas minum vitamin tapi Kak Merrik memaksaku untuk selalu meminumnya."

"Wah, pacarmu selain posesif ternyata perhatian juga yah?" Puji Michele.

Elena hanya tersipu, dia bersyukur Merrik menjadi suaminya. Suami yang penuh perhatian. Mengingat kembali kebaikan dan perhatian Merrik, membuatnya tidak tega untuk membantah perintah Merrik.

Elena mengambil kembali vitamin tersebut, hari ini pil KB yang dikonsumsi Elena habis, pagi ini dia belum meminum vitamin, dia mengeluarkan satu tablet untuk di minum. Menyadari ada sesuatu yang berbeda dari tablet tersebut. "Kenapa tabletnya berbeda?" gumam Elena dengan suara kecil.

"Kenapa diam?" tanya Michele.

"Tidak, sepertinya vitaminnya berbeda?"

"Ah, yang benar? Kamu bilang kamu ingat vitamin yang kamu konsumsi?"

"Iya, aku yakin ini vitaminnya. Namun, seperti ada yang berbeda di tablet-nya."

"Maksudmu?" tanya Michele.

"Tabletnya warna kuning, yang aku konsumsi warna putih." Elena beranjak pergi kembali ke toko obat tersebut. "Kamu tunggu di sini, aku ke toko obat dulu."

...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

Terimakasih masih setia dengan kisah Elena dan Merrik. Salam Sehat untuk semua 🥰🥰🥰

Salam Age Nairie 🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

Nurma sari Sari

Nurma sari Sari

kesingnya aja yg sama Elena isinya beda, kamu dikibulin Merrick, seharusnya Merrick itu di ruqiah dulu Thor, biar jin iprit nya keluar semua, biar dia sadar kalau dia itu sebenarnya mencintai Elena, tapi kesombongannya itu yg membuat dia buta 🤭

2023-03-21

1

Nila

Nila

pintar dikit Elena

2022-04-13

3

NandhiniAnak Babeh

NandhiniAnak Babeh

hahahahahaa

ketauan dah si Bambang .. cepetan pinter dong neng.. biar ga dikerjain trs sama si Bambang 🤣

2022-04-13

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Pertemuan
2 BAB 2 Pernikahan
3 BAB 3 Tali Rafia
4 BAB 4 Penjajakan
5 BAB 5 Ke Kota
6 BAB 6 Memulai Kepalsuan
7 BAB 7 Vitamin
8 BAB 8 Mendaftarkan Pernikahan Resmi
9 BAB 9 Area Bermain
10 BAB 10 Memberi Harapan
11 BAB 11 Eleanor
12 BAB 12 Maaf
13 BAB 13 Kedatangan Ricci
14 BAB 14 Surat Perjanjian
15 BAB 15 Test Pack
16 BAB 16 Clara
17 BAB 17 Aku Menyukaimu
18 BAB 18 Nama Anak
19 BAB 19 Ijin
20 BAB 20 Artis Idola
21 BAB 21 Coffee Shop
22 BAB 22 Kemurkaan Merrik
23 BAB 23 Tablet Kuning
24 BAB 24 Penjara Merrik
25 BAB 25 Tulus Mencintai
26 BAB 26 Rasa ini akan kusimpan seumur hidupku
27 BAB 27 Suara Burung Hantu
28 BAB 28 Takdir
29 BAB 29 Kartu Keluarga
30 Bab 30 Diary (Sisi Elena)
31 BAB 31 Bertemu
32 BAB 32 Berdiri di tengah hujan
33 BAB 33 Bimbang
34 BAB 34 Malam Lamaran
35 BAB 35 Efek Kecelakaan
36 BAB 36 Tuhan Maha Pemaaf
37 BAB 37 El Sunshine
38 BAB 38 Malam Penghargaan
39 BAB 39 Menggunakan Jas Merrik
40 BAB 40 Penyusup
41 BAB 41 Kopi Buatan Elena
42 BAB 42 Yang tersakiti itu aku, bukan dia!
43 BAB 43 Panggilan Bapak
44 BAB 44 Tempat Konseling Happiness
45 BAB 45 Tempat Konseling Happiness 2
46 BAB 46 Harga Diri Laki-laki
47 BAB 47 Pertemuan Dua Keluarga
48 BAB 48 Arka
49 BAB 49 Taman Hiburan
50 BAB 50 Sushi
51 BAB 51 Pulang
52 BAB 52 Terbuka
53 BAB 53 Diam-diam
54 BAB 54 999 Tangkai Mawar Merah
55 BAB 55 Ultimatum Amel
56 BAB 56 Apa kamu membuangku?
57 BAB 57 Berhentinya Lala
58 BAB 58 Percobaan kedua
59 BAB 59 Kehancuran Jewel Bright
60 BAB 60 Metode Terapi
61 BAB 61 Gadis Kecil
62 BAB 62 Pembicaraan Anak dan Ayah
63 BAB 63 Aku yang akan mengejarmu!
64 BAB 64 Melena
65 BAB 65 Tanggal Pernikahan
66 BAB 66 Akuisisi
67 BAB 67 Kembalinya Serigala Lapar Bag 1
68 BAB 68 Kembalinya Serigala Lapar Bag 2
69 BAB 69 Kembalinya Serigala Lapar Bag 3
70 BAB 70 Rapel
71 BAB 71 Satu persatu
72 BAB 72 Silsilah Lingerie
73 BAB 73 Tak Menduga
74 BAB 74 Awal Perjuangan
75 BAB 75 Tongseng
76 BAB 76 Pesta Barbeque
77 BAB 77 Jaminan
78 BAB 78 Perjanjian Pranikah
79 BAB 79 Hello Kitty (End)
80 BAB 80 Resepsi Pernikahan (End Part2)
81 BAB 81 The End
82 Terima Kasih
83 Merrik dan Elena : Honeymoon
84 Perfect Honeymoon
85 Arka dan Aisley 1
86 Arka dan Aisley 2
87 Arka dan Aisley 3
88 Arka dan Aisley 4
89 Arka dan Aisley 5
90 Arka dan Aisley 6
91 Arka dan Aisley 7
92 Arka dan Aisley 8
93 Arka dan Aisley 9
94 Arka dan Aisley 10
95 Arka dan Aisley 11
96 Arka dan Aisley 12
97 Arka dan Aisley 13
98 Arka dan Aisley : Kedatangan Merrik Elena
99 Arka dan Aisley End
100 Casanova dan Kutukan Cinta
101 My Pet Husband
102 Hello! Miss Call...
103 Bridge of Love
104 April's Voice
105 Lucid Dream
Episodes

Updated 105 Episodes

1
BAB 1 Pertemuan
2
BAB 2 Pernikahan
3
BAB 3 Tali Rafia
4
BAB 4 Penjajakan
5
BAB 5 Ke Kota
6
BAB 6 Memulai Kepalsuan
7
BAB 7 Vitamin
8
BAB 8 Mendaftarkan Pernikahan Resmi
9
BAB 9 Area Bermain
10
BAB 10 Memberi Harapan
11
BAB 11 Eleanor
12
BAB 12 Maaf
13
BAB 13 Kedatangan Ricci
14
BAB 14 Surat Perjanjian
15
BAB 15 Test Pack
16
BAB 16 Clara
17
BAB 17 Aku Menyukaimu
18
BAB 18 Nama Anak
19
BAB 19 Ijin
20
BAB 20 Artis Idola
21
BAB 21 Coffee Shop
22
BAB 22 Kemurkaan Merrik
23
BAB 23 Tablet Kuning
24
BAB 24 Penjara Merrik
25
BAB 25 Tulus Mencintai
26
BAB 26 Rasa ini akan kusimpan seumur hidupku
27
BAB 27 Suara Burung Hantu
28
BAB 28 Takdir
29
BAB 29 Kartu Keluarga
30
Bab 30 Diary (Sisi Elena)
31
BAB 31 Bertemu
32
BAB 32 Berdiri di tengah hujan
33
BAB 33 Bimbang
34
BAB 34 Malam Lamaran
35
BAB 35 Efek Kecelakaan
36
BAB 36 Tuhan Maha Pemaaf
37
BAB 37 El Sunshine
38
BAB 38 Malam Penghargaan
39
BAB 39 Menggunakan Jas Merrik
40
BAB 40 Penyusup
41
BAB 41 Kopi Buatan Elena
42
BAB 42 Yang tersakiti itu aku, bukan dia!
43
BAB 43 Panggilan Bapak
44
BAB 44 Tempat Konseling Happiness
45
BAB 45 Tempat Konseling Happiness 2
46
BAB 46 Harga Diri Laki-laki
47
BAB 47 Pertemuan Dua Keluarga
48
BAB 48 Arka
49
BAB 49 Taman Hiburan
50
BAB 50 Sushi
51
BAB 51 Pulang
52
BAB 52 Terbuka
53
BAB 53 Diam-diam
54
BAB 54 999 Tangkai Mawar Merah
55
BAB 55 Ultimatum Amel
56
BAB 56 Apa kamu membuangku?
57
BAB 57 Berhentinya Lala
58
BAB 58 Percobaan kedua
59
BAB 59 Kehancuran Jewel Bright
60
BAB 60 Metode Terapi
61
BAB 61 Gadis Kecil
62
BAB 62 Pembicaraan Anak dan Ayah
63
BAB 63 Aku yang akan mengejarmu!
64
BAB 64 Melena
65
BAB 65 Tanggal Pernikahan
66
BAB 66 Akuisisi
67
BAB 67 Kembalinya Serigala Lapar Bag 1
68
BAB 68 Kembalinya Serigala Lapar Bag 2
69
BAB 69 Kembalinya Serigala Lapar Bag 3
70
BAB 70 Rapel
71
BAB 71 Satu persatu
72
BAB 72 Silsilah Lingerie
73
BAB 73 Tak Menduga
74
BAB 74 Awal Perjuangan
75
BAB 75 Tongseng
76
BAB 76 Pesta Barbeque
77
BAB 77 Jaminan
78
BAB 78 Perjanjian Pranikah
79
BAB 79 Hello Kitty (End)
80
BAB 80 Resepsi Pernikahan (End Part2)
81
BAB 81 The End
82
Terima Kasih
83
Merrik dan Elena : Honeymoon
84
Perfect Honeymoon
85
Arka dan Aisley 1
86
Arka dan Aisley 2
87
Arka dan Aisley 3
88
Arka dan Aisley 4
89
Arka dan Aisley 5
90
Arka dan Aisley 6
91
Arka dan Aisley 7
92
Arka dan Aisley 8
93
Arka dan Aisley 9
94
Arka dan Aisley 10
95
Arka dan Aisley 11
96
Arka dan Aisley 12
97
Arka dan Aisley 13
98
Arka dan Aisley : Kedatangan Merrik Elena
99
Arka dan Aisley End
100
Casanova dan Kutukan Cinta
101
My Pet Husband
102
Hello! Miss Call...
103
Bridge of Love
104
April's Voice
105
Lucid Dream

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!