BAB 6 Memulai Kepalsuan

Merrik memesan makanan melalui layanan delivery, dia hanya memesan dua porsi ayam bakar. Merrik mulai memerankan peran, dia tidak ingin Elena mengetahui identitas aslinya. Bukan karena ingin menguji istrinya layak atau tidak mendampinginya, Tidak! Dia melakukan ini hanya sebatas karena tidak ingin memberikan Elena kemewahan. Dia tidak sudi jika harus memberikan kemewahan kepada seorang golden digger. Ya, Merrik masih menganggap Elena sebagai golden digger seperti ibu tirinya. Kebencian terhadap Rose sudah mendarah daging hingga menyamaratakan semua perempuan miskin adalah pengejar kemewahan. Dia tidak akan membiarkan Elena terlena dengan kekayaan yang ia punya, tidak akan pernah memberikannya kemewahan dan yang utama, dia tidak akan memberikan hatinya pada Elena.

Mereka makan malam dengan diam, sesekali Merrik melirik pada Elena, mengamati wajah yang sangat polos. Namun, dia tidak akan tertipu dengan kecantikan Elena. Setelah makan malam, Merrik baru memulai obrolan. “Kau beristirahatlah, ini sudah malam,” ucap Merrik.

“Bolehkah aku pergi mandi dulu? Badanku lengket semua.” Ucap Elena.

“Tentu, mandilah.” Merrik menunjuk letak kamar mandi.

“Kak, tapi aku tidak punya baju ganti.”

“Kamu bisa pakai pakaianku dulu, besok kita beli pakaian, yah.” Merrik menuju ke kamar dan mengambil satu kaos di lemarinya. Elena masih menunggu di ruang tamu. Hanya ada satu kamar di apartemen Merrik dan satu kamar mandi. Ruang tamu dan dan juga dapur yang minimalis. Tipe apartemen standart namun mewah bagi Elena.

Elena langsung menerima pakaian yang diberikan Merrik, dia langsung masuk ke dalam kamar mandi, menggantungkan pakaian tersebut ke penyangkut di dinding kamar mandi. Elena mengamati isi kamar mandi, tidak ada gayung dan juga bak air. Tipe kamar mandi Merrik memiliki standart kamar mandi pada umumnya, dengan shower, wastafel dan toilet di sampingnya, tidak ada bath tub. Merrik memang memilih hidup sederhana saat kuliah, Merrik pecinta gunung walaupun tidak sering mendaki karena kesibukan, hingga dia sudah terbiasa hidup dengan alam dan juga kesederhanaan, karena itu dia tidak mengeluh saat berada di rumah Elena.

Elena tidak pernah mandi dengan shower, dia mencoba mencari tau cara pakainya. Meraih kran dan menggesernya, tiba-tiba air dingin keluar dari shower dan membasahi tubuhnya. “Ah, mengapa begini?” gumam Elena. Dia mencoba menggeser ke arah lain bukan berhenti, air menjadi panas, sebelum semakin panas dia terus mencoba menggeserkan ke atas dan ke bawah hingga akhirnya air dari shower tersebut berhenti. Elena sekarang mengerti cara menggunakan shower walaupun harus melalui proses percobaan terlebih dahulu. Baju seragamnya basah hingga ke pakaian dalam, Elena melepaskannya dan mulai menggantungkan pakaiannya, berharap esok pagi akan kering. Elena memulai aktivitas mandinya, dia menikmati air hangat yang keluar dari shower yang keluar secara cepat dan kencang. Elena merasa seperti di pijat, merasa sangat nyaman, tidak pernah dia merasakan seperti ini. Dia selalu mandi dengan air dingin di desanya.

Setelah selesai dia menggunakan handuk untuk mengeringkan tubuh dan memulai pakaiannya. Elena menyeringitkan dahinya. ‘Pakaian dalamku basah.’ Gumam Elena. Tidak mungkin dia memakai pakaian dalam yang basah. Dia meraih kaos yang diberikan Merrik, kaos berwarna putih, di pakai olehnya hingga batas setengah paha. Elena mulai membuka pintu kamar mandi, dia tidak mungkin tidak memakai dalaman. Dia memanggil Merrik dari sela pintu kamar mandi yang di buka sedikit. “Kak …” belum ada tanggapan apapun. Elena memanggilnya lagi. “Kak Merrik …” masih tidak ada sahutan dari Merrik. Elena keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan kaos, dia mulai mencari Merrik, ruang tamu dan dapur kosong, dia beralih ke kamar, tidak ada Merrik di dalam. Elena keluar lagi dari kamar.

Merrik sedang berada di balkon, menghabiskan satu puntung rokok. Memikirkan kenapa dia sampai membawa Elena. Dia bangkit, menutup pintu balkon dan masuk, matanya bertemu dengan Elena yang baru saja keluar dari kamar tidur. Merrik tidak dapat mengedipkan matanya setelah melihat Elena yang sedang berdiri di depannya. Gadis muda yang hanya menggunakan kaos putih sebatas setengah paha, kaki jenjang yang putih dan tanpa noda, sisa tetesan air dari rambutnya setelah mandi bagaikan embun di pagi hari. Bagian atas yang sangat tercetak karena tidak ada lapisan lain. ‘Apa dia sedang menggodaku? Apa begini cara gadis miskin mengejar kekayaan?’ batin Merrik mengejek.

“Kak …” Panggil Elena.

“Ada apa?” tanya Merrik yang sulit menelan salivanya.

Elena mengigit bibirnya, dia bingung mengatakannya pada Merrik bahwa dia butuh pakaian dalam. “Aku … Aku butuh pakaian, Kak.”

“Bukannya kamu sudah memakai kaos-ku?” Tunjuk Merrik pada Elena, menatapnya sangat intens.

Elena menundukkan kepalanya dia malu mengatakannya. “Aku tidak tau cara menggunakan shower jadi tidak sengaja membasahi semua pakaianku, aku butuh pakaian da—lam.”

Merrik masih mengamati Elena, dia tergoda dengan gadis di depannya, Clara yang memakai bikini saat mereka berlibur di pantai saja tidak membangkitkan gairahnya. Namun, berbeda dengan gadis di depannya. Merrik mulai sesak dan panas, dia mendekati Elena. “Besok kita beli yah!” Merrik mendorong Elena ke dinding dan mulai menciumnya, Elena sudah mulai terbiasa dengan ciuman mendadak dari Merrik. Tangan Merrik mulai bergerak dari luar pakaian dan menyentuh sesuatu yang lembut di bagian atas. Elena tersadar dan mendorong Merrik. Dia tidak bicara dan hanya menatap Merrik dengan mimik wajah yang panik. Elena masih sedikit takut berhadapan dengan Merrik, terkadang merasa nyaman, terkadang rasa takut menghampirinya. Merrik menyadari ketakutan dan kepanikan Elena, dia mencium kening Elena dan membisikan. “Jangan tolak aku! Sekarang kita adalah suami istri dan aku yakin kamu tau tugas seorang istri.” Elena memang belum genap delapan belas tahun, tetapi Merrik yakin dia mengerti apa yang di ucapkan olehnya.

Elena belum menjawab perkataan Merrik. Namun, Merrik mulai mencium Elena kembali, memegang handle pintu kamar dan menggiring Elena masuk ke dalam. Merrik tidak melepas ciuman mereka, dia takut akan keluar kata-kata penolakan dari mulut Elena, hingga tanpa sadar menjatuhkan diri mereka di atas ranjang. Merrik memulai aksinya, mencoba sesuatu yang belum pernah ia lakukan. Dia adalah pria dewasa, meskipun tidak pernah melakukan sebelumnya, naluri lelaki dapat menuntunnya melakukan dengan alami.

Hingga dua garis cairan bening keluar dari sudut mata Elena karena menahan sakit. Merrik mencium air mata Elena untuk menenangkan gadis itu. Gadis remaja yang belum mengerti cinta harus masuk ke dalam lingkaran kepalsuan cinta Merrik.

Bersambung…

Terima kasih yang bersedia mengikuti kisah Merrik dan Elena. 🙏🙏🙏

Info sedikit nih, Samudra Nayna sudah tamat, Bab nya juga tidak banyak, cus selagi menunggu up Kamuflase Cinta Sang CEO bisa baca dulu SAMUDRA NAYNA ceritanya seru loh. 🥰

Salam Age Nairie 🥰🥰🥰🥰

Terpopuler

Comments

Nurma sari Sari

Nurma sari Sari

kasihan Helena, mudah2n Merrick dapat karma, karena sdh memperdaya Helena dengan kepalsuan hatinya, Merrick mendapatkan karmanya menjadi Bucin terhadap Helena.

2023-03-20

1

Kiηg__ᴰ

Kiηg__ᴰ

sad banget ya, jadi semoga merrik sadar kalau alena benar² gadis polos. Hanya karena satu wanita berlaku buruk, bukan berarti merrik harus menyamaratakan bukan?

2022-06-12

3

Pipit Fitri Noerdiana

Pipit Fitri Noerdiana

munafik si merrik ,hatinya busuk bgt pikirannya ke elena tp pengen di embat juga😒

2022-05-30

2

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 Pertemuan
2 BAB 2 Pernikahan
3 BAB 3 Tali Rafia
4 BAB 4 Penjajakan
5 BAB 5 Ke Kota
6 BAB 6 Memulai Kepalsuan
7 BAB 7 Vitamin
8 BAB 8 Mendaftarkan Pernikahan Resmi
9 BAB 9 Area Bermain
10 BAB 10 Memberi Harapan
11 BAB 11 Eleanor
12 BAB 12 Maaf
13 BAB 13 Kedatangan Ricci
14 BAB 14 Surat Perjanjian
15 BAB 15 Test Pack
16 BAB 16 Clara
17 BAB 17 Aku Menyukaimu
18 BAB 18 Nama Anak
19 BAB 19 Ijin
20 BAB 20 Artis Idola
21 BAB 21 Coffee Shop
22 BAB 22 Kemurkaan Merrik
23 BAB 23 Tablet Kuning
24 BAB 24 Penjara Merrik
25 BAB 25 Tulus Mencintai
26 BAB 26 Rasa ini akan kusimpan seumur hidupku
27 BAB 27 Suara Burung Hantu
28 BAB 28 Takdir
29 BAB 29 Kartu Keluarga
30 Bab 30 Diary (Sisi Elena)
31 BAB 31 Bertemu
32 BAB 32 Berdiri di tengah hujan
33 BAB 33 Bimbang
34 BAB 34 Malam Lamaran
35 BAB 35 Efek Kecelakaan
36 BAB 36 Tuhan Maha Pemaaf
37 BAB 37 El Sunshine
38 BAB 38 Malam Penghargaan
39 BAB 39 Menggunakan Jas Merrik
40 BAB 40 Penyusup
41 BAB 41 Kopi Buatan Elena
42 BAB 42 Yang tersakiti itu aku, bukan dia!
43 BAB 43 Panggilan Bapak
44 BAB 44 Tempat Konseling Happiness
45 BAB 45 Tempat Konseling Happiness 2
46 BAB 46 Harga Diri Laki-laki
47 BAB 47 Pertemuan Dua Keluarga
48 BAB 48 Arka
49 BAB 49 Taman Hiburan
50 BAB 50 Sushi
51 BAB 51 Pulang
52 BAB 52 Terbuka
53 BAB 53 Diam-diam
54 BAB 54 999 Tangkai Mawar Merah
55 BAB 55 Ultimatum Amel
56 BAB 56 Apa kamu membuangku?
57 BAB 57 Berhentinya Lala
58 BAB 58 Percobaan kedua
59 BAB 59 Kehancuran Jewel Bright
60 BAB 60 Metode Terapi
61 BAB 61 Gadis Kecil
62 BAB 62 Pembicaraan Anak dan Ayah
63 BAB 63 Aku yang akan mengejarmu!
64 BAB 64 Melena
65 BAB 65 Tanggal Pernikahan
66 BAB 66 Akuisisi
67 BAB 67 Kembalinya Serigala Lapar Bag 1
68 BAB 68 Kembalinya Serigala Lapar Bag 2
69 BAB 69 Kembalinya Serigala Lapar Bag 3
70 BAB 70 Rapel
71 BAB 71 Satu persatu
72 BAB 72 Silsilah Lingerie
73 BAB 73 Tak Menduga
74 BAB 74 Awal Perjuangan
75 BAB 75 Tongseng
76 BAB 76 Pesta Barbeque
77 BAB 77 Jaminan
78 BAB 78 Perjanjian Pranikah
79 BAB 79 Hello Kitty (End)
80 BAB 80 Resepsi Pernikahan (End Part2)
81 BAB 81 The End
82 Terima Kasih
83 Merrik dan Elena : Honeymoon
84 Perfect Honeymoon
85 Arka dan Aisley 1
86 Arka dan Aisley 2
87 Arka dan Aisley 3
88 Arka dan Aisley 4
89 Arka dan Aisley 5
90 Arka dan Aisley 6
91 Arka dan Aisley 7
92 Arka dan Aisley 8
93 Arka dan Aisley 9
94 Arka dan Aisley 10
95 Arka dan Aisley 11
96 Arka dan Aisley 12
97 Arka dan Aisley 13
98 Arka dan Aisley : Kedatangan Merrik Elena
99 Arka dan Aisley End
100 Casanova dan Kutukan Cinta
101 My Pet Husband
102 Hello! Miss Call...
103 Bridge of Love
104 April's Voice
105 Lucid Dream
Episodes

Updated 105 Episodes

1
BAB 1 Pertemuan
2
BAB 2 Pernikahan
3
BAB 3 Tali Rafia
4
BAB 4 Penjajakan
5
BAB 5 Ke Kota
6
BAB 6 Memulai Kepalsuan
7
BAB 7 Vitamin
8
BAB 8 Mendaftarkan Pernikahan Resmi
9
BAB 9 Area Bermain
10
BAB 10 Memberi Harapan
11
BAB 11 Eleanor
12
BAB 12 Maaf
13
BAB 13 Kedatangan Ricci
14
BAB 14 Surat Perjanjian
15
BAB 15 Test Pack
16
BAB 16 Clara
17
BAB 17 Aku Menyukaimu
18
BAB 18 Nama Anak
19
BAB 19 Ijin
20
BAB 20 Artis Idola
21
BAB 21 Coffee Shop
22
BAB 22 Kemurkaan Merrik
23
BAB 23 Tablet Kuning
24
BAB 24 Penjara Merrik
25
BAB 25 Tulus Mencintai
26
BAB 26 Rasa ini akan kusimpan seumur hidupku
27
BAB 27 Suara Burung Hantu
28
BAB 28 Takdir
29
BAB 29 Kartu Keluarga
30
Bab 30 Diary (Sisi Elena)
31
BAB 31 Bertemu
32
BAB 32 Berdiri di tengah hujan
33
BAB 33 Bimbang
34
BAB 34 Malam Lamaran
35
BAB 35 Efek Kecelakaan
36
BAB 36 Tuhan Maha Pemaaf
37
BAB 37 El Sunshine
38
BAB 38 Malam Penghargaan
39
BAB 39 Menggunakan Jas Merrik
40
BAB 40 Penyusup
41
BAB 41 Kopi Buatan Elena
42
BAB 42 Yang tersakiti itu aku, bukan dia!
43
BAB 43 Panggilan Bapak
44
BAB 44 Tempat Konseling Happiness
45
BAB 45 Tempat Konseling Happiness 2
46
BAB 46 Harga Diri Laki-laki
47
BAB 47 Pertemuan Dua Keluarga
48
BAB 48 Arka
49
BAB 49 Taman Hiburan
50
BAB 50 Sushi
51
BAB 51 Pulang
52
BAB 52 Terbuka
53
BAB 53 Diam-diam
54
BAB 54 999 Tangkai Mawar Merah
55
BAB 55 Ultimatum Amel
56
BAB 56 Apa kamu membuangku?
57
BAB 57 Berhentinya Lala
58
BAB 58 Percobaan kedua
59
BAB 59 Kehancuran Jewel Bright
60
BAB 60 Metode Terapi
61
BAB 61 Gadis Kecil
62
BAB 62 Pembicaraan Anak dan Ayah
63
BAB 63 Aku yang akan mengejarmu!
64
BAB 64 Melena
65
BAB 65 Tanggal Pernikahan
66
BAB 66 Akuisisi
67
BAB 67 Kembalinya Serigala Lapar Bag 1
68
BAB 68 Kembalinya Serigala Lapar Bag 2
69
BAB 69 Kembalinya Serigala Lapar Bag 3
70
BAB 70 Rapel
71
BAB 71 Satu persatu
72
BAB 72 Silsilah Lingerie
73
BAB 73 Tak Menduga
74
BAB 74 Awal Perjuangan
75
BAB 75 Tongseng
76
BAB 76 Pesta Barbeque
77
BAB 77 Jaminan
78
BAB 78 Perjanjian Pranikah
79
BAB 79 Hello Kitty (End)
80
BAB 80 Resepsi Pernikahan (End Part2)
81
BAB 81 The End
82
Terima Kasih
83
Merrik dan Elena : Honeymoon
84
Perfect Honeymoon
85
Arka dan Aisley 1
86
Arka dan Aisley 2
87
Arka dan Aisley 3
88
Arka dan Aisley 4
89
Arka dan Aisley 5
90
Arka dan Aisley 6
91
Arka dan Aisley 7
92
Arka dan Aisley 8
93
Arka dan Aisley 9
94
Arka dan Aisley 10
95
Arka dan Aisley 11
96
Arka dan Aisley 12
97
Arka dan Aisley 13
98
Arka dan Aisley : Kedatangan Merrik Elena
99
Arka dan Aisley End
100
Casanova dan Kutukan Cinta
101
My Pet Husband
102
Hello! Miss Call...
103
Bridge of Love
104
April's Voice
105
Lucid Dream

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!