Menggila

Beberapa menit menunggu, akhirnya Sonia pun tiba di depan rumah Nio. Ia pun kembali menelpon Nio untuk meminta dibukakan pintu, berhubung sudah larut malam, para pembantu yang bekerja di rumah Nio pun sudah pasti tidur, dan ia juga merasa sangat segan jika harus memencet tombol bel yang nantinya akan membuat bising hingga mengganggu waktu istirahat orang-orang yang ada di rumah itu.

"Aku sudah di depan rumah mu" Ucap Sonia begitu Nio menjawab teleponnya.

"Oh ya? Benarkah? Emm baik lah aku akan segera kesana." Jawab Nio yang kemudian langsung mengakhiri panggilan itu.

Dengan langkah cepat, Nio pun bergegas menuruni anak tangga untuk menuju pintu utama rumahnya. Saat ia membuka pintu, Sonia pun sudah terlihat berdiri tepat di depan pintu rumahnya. Saat itu Sonia terlihat sexy dengan mengenakan mini dress tanpa lengan berwarna hitam. Dengan senyuman manisnya ia pun seketika langsung menyapa Nio yang saat itu sudah berdiri di depannya.

"Hai, selamat malam"

"Malam" Jawab Nio yang tersenyum sembari memandangi penampilan Sonia dari ujung kaki hingga rambut.

"Apa aku membuatmu menunggu lama?" Tanya Sonia sembari terus memutar-mutarkan rambutnya dengan jari jemarinya.

"Lumayan, ayo masuk lah." Nio pun segera menuntun tangan Sonia untuk membawanya masuk ke dalam.

"Eh tunggu, apa sungguh tidak apa jika aku berkunjung di larut malam begini?"

"Sudah lah, ayo masuk saja." Jawab Nio yang nampaknya sudah begitu tak bisa menahan gairahnya lagi.

Namun saat mulai ingin menaiki tangga, langkah Nio dan Sonia pun seketika terhenti karena di hadapan mereka sudah berdiri Rena yang juga sedang menuruni anak tangga. Saat itu penampilan Rena terlihat cukup berantakan dengan hanya mengenakan kimono tidur berbahan satin yang cukup tipis berwarna merah. Melihat itu lagi-lagi membuat gairah Nio semakin memuncak hingga membuatnya semakin merasa tak karuan.

"Nio, kamu menerima tamu seorang wanita saat sudah larut malam begini?" Tanya Rena sembari mulai mengernyitkan dahinya menatap Sonia.

Namun saat itu Nio tidak langsung menjawab.

"Nio, apa dia ibu sambung mu itu?" Bisik Sonia yang saat itu tengah berdiri di belakang Nio.

"Ya." Jawab Nio singkat.

"Oh halo tante, selamat malam." Sapa Sonia dengan sangat ramah.

"Malam." Jawab Rena dengan sebuah senyuman keterpaksaan.

Ya, Rena begitu bukan lah tanpa sebab, melainkan karena ia kurang nyaman dan kurang suka saat mengetahui Nio menerima tamu wanita saat malam sudah sangat larut.

"Perkenalkan tante, namaku Sonia, aku adalah..."

"Dia temanku." Sambung Nio dengan cepat.

"Oh teman, emm apa kamu tidak sebaiknya pulang saja? Karena bukankah ini sudah sangat larut malam? Apa orang tuamu tidak cemas?" Tanya Rena namun dengan nada yang lembut.

"Oh aku, emmm aku..." Sonia pun mulai bingung mencari jawaban atas pertanyaan dari ibu tiri Nio yang menurutnya cukup menyebalkan itu.

"Dia baru saja tiba. Bukankah tidak baik jika menyuruh tamu pulang begitu saja?" Tanya Nio menatap datar Rena.

Mendengar hal itu membuat Rena seketika terdiam, dan akhirnya tanpa menunggu lama lagi, Nio pun segera menarik tangan Sonia, kini mereka kembali melangkah menapaki anak tangga untuk menuju ke kamar Nio. Saat itu Rena masih terdiam memandangi kepergian Nio dan Sonia yang terus berjalan meninggalkannya seorang diri. Dalam hati Rena benar-benar kaget saat mengetahui Nio berani membawa masuk seorang wanita ke kamarnya pada malam hari. Karena menurut cerita dari suaminya, Nio bukan lah tipe lelaki yang seperti itu. Namun untuk melarang keras hal itu pun Rena belum terlalu berani, mengingat ia masih sangat baru tinggal di rumah itu. Ia tak ingin nantinya Nio akan berfikiran buruk tentangnya.

Rena yang tak ingin semakin pusing memikirkannya pun memilih untuk melanjutkan langkahnya menuju dapur. Karena awalnya memang ia sengaja ingin mengambil minuman di dapur karena ia begitu kehausan saat sehabis berhubungan intim dengan suaminya.

Setibanya di dalam kamar pribadi miliknya, Nio pun langsung mendudukkan Sonia di sebuah sofa yang ada di sudut kamarnya.

"Ternyata ibu tirimu masih sangat muda ya? Pasti usianya sangat jauh berbeda ya dari papamu?" Tanya Sonia memulai perbincangan.

"Emm begitu lah" Jawab Nio yang akhirnya ikut duduk di samping Sonia.

"Dan ibu tirimu juga terlihat begitu seksi, apa dia tidak malu berpakaian seperti itu di depan anak tirinya? Bukankah itu terlalu berlebihan?" Tanya Sonia lagi.

"Sudah lah Sonia, berhenti menjelekkan ibu tiriku!" Tegas Nio secara spontan.

Hal itu membuat Sonia sedikit terkejut saat suara Nio mulai meninggi.

"Ma,, maaf, Aku kelepasan." Ucap Nio kemudian dengan suara pelan.

"Iya tidak apa, emm lalu apa yang bisa kita lakukan sekarang?" Sonia pun mulai melingkarkan kedua tangannya ke leher Nio.

Membuat Nio seketika terdiam sembari mulai menatap lekat wajah Sonia. Entah kenapa, saking candunya dengan Rena, hingga membuat Nio menjadi sering berhalusinasi. Bahkan seperti saat ini pun, ketika memandang wajah Sonia ia seakan sedang menatap wajah Rena yang sangat menggoda menurutnya.

"Kenapa hanya diam saja? Apa kamu sengaja memanggilku kesini hanya untuk memandangiku saja?" Tanya Sonia lagi sembari mulai memasang raut wajah yang begitu menggoda.

Nio pun akhirnya mendengus pelan dan kembali tersenyum tipis, lalu perlahan ia pun mulai mencondongkan tubuhnya ke arah Sonia. Dan Sonia yang memang sudah sejak lama menyukai Nio pun dengan segera dan tanpa ragu-ragu langsung melahap bibir Nio begitu saja.

Sonia benar-benar memiliki banyak pengalaman tentang berhubungan intim, hingga ia benar-benar pandai dan lihai saat melumatt dan mengulum lidah Nio hingga membuat mata Nio mulai terpejam menikmati setiap permainan lidah yang Sonia berikan.

Kini Nio sudah berada di ambang batas birahinya yang sudah semakin tak bisa ia kendalikan lagi. Bayang-bayang bagaimana sebelumnya ia melihat tubuh polos Rena tanpa busana sehelai pun kian memacu gairahnya menjadi semakin berkobar. Nio pun akhirnya membalas lumataan bibir Sonia dengan tak kalah ganas. Ia bahkan langsung membaringkan Sonia begitu saja di atas sofa itu dan dengan cepat langsung menindihnya. Kini kedua insan itu bak dua ekor singa yang sedang saling menyerang satu sama lain.

Sonia, sangat menyukai Nio, apalagi saat ini, ketika melihat seorang Antonio Robert yang sedang begitu asik memainkan lidahnya pada permukaan kulit Sonia. Benar-benar menjadi hal yang begitu memabukkan bagi Sonia yang tentu saja tak mungkin melarang Nio untuk melakukan apapun pada tubuhnya.

"Aku milikmu, lakukan sesukamu!" Bisik Sonia tepat di telinga Nio, lalu kemudian langsung menggigit pelan daun telinga itu hingga membuat Nio seketika menggeliat dan semakin menggila.

...Bersambung......

Terpopuler

Comments

Imas Maela

Imas Maela

lanjut

2022-12-07

2

Irfa Idiani

Irfa Idiani

🙄🙄🙄

2022-12-06

0

neng siska

neng siska

next

2022-04-04

4

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan pertama
2 Mengejutkan
3 Semakin syok
4 Pengalihan
5 Mabuk dan berhalusinasi
6 Pengalaman pertama
7 Tugas yg menyenangkan
8 Semakin dekat
9 Terpukau
10 Menghabiskan waktu bersama
11 Janji Rena
12 Sah
13 Satu atap
14 Pelampiasan
15 Menggila
16 Jatuh sakit
17 Refleks
18 Permintaan Maaf
19 Hilang kendali
20 Tersadar
21 Awal kebohongan
22 Gugup
23 Teman tak di undang
24 Teman Yang Menyebalkan
25 Bayang-bayang pengusik
26 Terjebak Situasi
27 Pertahanan yang runtuh
28 Cinta atau Nafsu
29 Canggung
30 Selalu ada kesempatan
31 Udara sejuk, tapi terasa panas
32 Cinta yang makin menggebu
33 Menunggu
34 Cemburu buta
35 Ucapan menyayat hati
36 Tidak bertemu
37 Masih enggan
38 Malam yang panjang
39 Suami tidak peka
40 Mabuk
41 Ditengah malam yang pekat
42 Tak sudah-sudah
43 Menyangkal
44 Keadaan berbalik
45 Perasaan Hambar
46 Mengagetkan
47 Menepati janji
48 Ungkapan perasaan
49 Permohonan
50 Masih sanggup
51 Wajah Berseri
52 Selalu bersikap manis
53 Sungai atau air terjun
54 Piknik
55 Kisah kelam masa lalu
56 Fetish gila
57 Sangat menyenangkan
58 Mengatasi kedinginan
59 Menghangatkan tubuh cara kedua
60 Menutup mulut secara paksa
61 Hujan yang menyejukkan
62 Menghilangkan ketakutan
63 Aksi yang gagal
64 kali ini dibiarkan lolos
65 Aneh
66 Pulang lambat
67 Penghilang lelah
68 Persiapan kejutan
69 Surprise!!
70 Surprise part ll
71 Cemburu
72 Selalu ada cara
73 Selalu ada waktu
74 Makin malam makin seru
75 Tidak bisa menolak
76 Kecil hati
77 Menjaga perasaan
78 Salah duga
79 Kado terindah
80 Kilas balik moment pertama
81 Pagi hari
82 Sarapan bersama
83 Kesal
84 Hanya berdua
85 Tanggung jawab yang menyenangkan
86 Make a wish
87 Liburan dadakan
88 Lagi-lagi terkesima
89 Mahir dalam segala hal
90 Dibawah taburan bintang-bintang
91 Seseorang tak diinginkan
92 Emosi meluap
93 Menghibur diri
94 Menghindari hal tak diinginkan
95 Hal tak di harapkan
96 Makan malam
97 Sesak
98 Berakhir
99 Berakhir part ll
100 Curhat
101 Misi mengambil hati
102 Pengalihan
103 Moment special
104 Liburan kelulusan
105 Liburan kelulusan part ll
106 Kejujuran
107 Sulit menyudahinya
108 Karma is real
109 Pergi dan menghilang
110 Hidup baru
111 Tiba waktunya
112 Mulai penasaran
113 Kabar duka yang tertunda
114 Comeback home
115 Surat wasiat
116 Kehancuran bertubi
117 Kembali bertemu
118 Positive vibe
119 Kedatangan teman
120 Setelah sekian lama
121 Kabar bahagia
122 Surat undangan
123 Menepati janji
124 Menepati janji part ll
125 Menepati janji part ll
126 Menepati janji part lll
127 Long time no see
128 Meluruskan kesalahpahaman
129 Mengira itu mimpi
130 Pesta Pernikahan
131 Si kecil menggemaskan
132 Penguntit handal
133 Pengakuan
134 Dua pilihan
135 Kegep
136 Menghilang
137 Yes
138 Perasaan yang kacau
139 Salah paham
140 Hari H
Episodes

Updated 140 Episodes

1
Pertemuan pertama
2
Mengejutkan
3
Semakin syok
4
Pengalihan
5
Mabuk dan berhalusinasi
6
Pengalaman pertama
7
Tugas yg menyenangkan
8
Semakin dekat
9
Terpukau
10
Menghabiskan waktu bersama
11
Janji Rena
12
Sah
13
Satu atap
14
Pelampiasan
15
Menggila
16
Jatuh sakit
17
Refleks
18
Permintaan Maaf
19
Hilang kendali
20
Tersadar
21
Awal kebohongan
22
Gugup
23
Teman tak di undang
24
Teman Yang Menyebalkan
25
Bayang-bayang pengusik
26
Terjebak Situasi
27
Pertahanan yang runtuh
28
Cinta atau Nafsu
29
Canggung
30
Selalu ada kesempatan
31
Udara sejuk, tapi terasa panas
32
Cinta yang makin menggebu
33
Menunggu
34
Cemburu buta
35
Ucapan menyayat hati
36
Tidak bertemu
37
Masih enggan
38
Malam yang panjang
39
Suami tidak peka
40
Mabuk
41
Ditengah malam yang pekat
42
Tak sudah-sudah
43
Menyangkal
44
Keadaan berbalik
45
Perasaan Hambar
46
Mengagetkan
47
Menepati janji
48
Ungkapan perasaan
49
Permohonan
50
Masih sanggup
51
Wajah Berseri
52
Selalu bersikap manis
53
Sungai atau air terjun
54
Piknik
55
Kisah kelam masa lalu
56
Fetish gila
57
Sangat menyenangkan
58
Mengatasi kedinginan
59
Menghangatkan tubuh cara kedua
60
Menutup mulut secara paksa
61
Hujan yang menyejukkan
62
Menghilangkan ketakutan
63
Aksi yang gagal
64
kali ini dibiarkan lolos
65
Aneh
66
Pulang lambat
67
Penghilang lelah
68
Persiapan kejutan
69
Surprise!!
70
Surprise part ll
71
Cemburu
72
Selalu ada cara
73
Selalu ada waktu
74
Makin malam makin seru
75
Tidak bisa menolak
76
Kecil hati
77
Menjaga perasaan
78
Salah duga
79
Kado terindah
80
Kilas balik moment pertama
81
Pagi hari
82
Sarapan bersama
83
Kesal
84
Hanya berdua
85
Tanggung jawab yang menyenangkan
86
Make a wish
87
Liburan dadakan
88
Lagi-lagi terkesima
89
Mahir dalam segala hal
90
Dibawah taburan bintang-bintang
91
Seseorang tak diinginkan
92
Emosi meluap
93
Menghibur diri
94
Menghindari hal tak diinginkan
95
Hal tak di harapkan
96
Makan malam
97
Sesak
98
Berakhir
99
Berakhir part ll
100
Curhat
101
Misi mengambil hati
102
Pengalihan
103
Moment special
104
Liburan kelulusan
105
Liburan kelulusan part ll
106
Kejujuran
107
Sulit menyudahinya
108
Karma is real
109
Pergi dan menghilang
110
Hidup baru
111
Tiba waktunya
112
Mulai penasaran
113
Kabar duka yang tertunda
114
Comeback home
115
Surat wasiat
116
Kehancuran bertubi
117
Kembali bertemu
118
Positive vibe
119
Kedatangan teman
120
Setelah sekian lama
121
Kabar bahagia
122
Surat undangan
123
Menepati janji
124
Menepati janji part ll
125
Menepati janji part ll
126
Menepati janji part lll
127
Long time no see
128
Meluruskan kesalahpahaman
129
Mengira itu mimpi
130
Pesta Pernikahan
131
Si kecil menggemaskan
132
Penguntit handal
133
Pengakuan
134
Dua pilihan
135
Kegep
136
Menghilang
137
Yes
138
Perasaan yang kacau
139
Salah paham
140
Hari H

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!